Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 133 - Akhir


__ADS_3

Yun Yunyue kini mulai membuka kedua matanya, terlihat perubahan yang sangat mencolok dengan perubahan kedua bola mata berwarna emas dengan pupil mata emas.


Yun Yunyue mulai mengangkat kedua tangan ke atas langit, dengan pandangan mengarah pada kedua Leluhur Sekte Kegelapan.


"Whuss..." Tombak Suci bergetar hebat menimbulkan gemuruh di atas langit kemudian bergerak ke arah Yun Yunyue.


Petir berwarna hitam keemasan terus menyelimuti tombak Suci kini berada di tangan kanan.


"Tombak Suci - Dewi Keabadian!"


Tombak Suci berubah wujud menjadi seekor Phoenix Emas yang langsung meliuk-liuk di sekitar tubuh Yun Yunyue, yang kemudian melesat dengan kecepatan tinggi menuju kedua Leluhur Sekte Kegelapan.


Kedua Leluhur Sekte Kegelapan terdiam dengan lutut bergetar, bahkan wajah mereka kini telah di basahi oleh keringat yang terus mengucur deras membasahi tubuhnya.


Yun Yunyue kembali menggerakkan kedua tangan dengan kecepatan angin membuat pola rumit, hingga beberapa saat kemudian muncul sebuah kubah berwarna emas dari bawah tanah mengurung kedua Leluhur itu.


"Shuittt..." Phoenix Emas meraung dengan keras menggetarkan tempat di sekitarnya.


"Boom..." Ledakan keras terdengar, saat Phoenix Emas menghantam tubuh kedua Leluhur yang telah terperangkap dalam kubah emas yang di ciptakan Yun Yunyue.


"Argh..." Teriak kesakitan kedua Leluhur Sekte Kegelapan.


Hingga beberapa saat kemudian, tubuh mereka berdua di lahap habis oleh sang pemangsa Phoenix Emas.


Kedua pasukan dari kedua kekuatan besar itu menatap dengan tidak percaya. Setelah mengetahui jika ketiga Leluhur mereka telah di kalahkan, wajah anggota Sekte Kegelapan mulai putus asa. Mereka dengan cepat melemparkan senjata ke berbagai arah, lalu berlutut meminta pengampunan.


"Dhuarr..." Ledakan keras terjadi menghancurkan tubuh Patrick Sekte Kegelapan menjadi kabut darah.


Kejadian tiba-tiba itu membuat wajah semua anggota Sekte Kegelapan sangat ketakutan.


Yun Yunyue menatap semua pasukan Penginapan Lotus. "Bunuh mereka semua! Jangan sisakan satupun dari mereka!" Perintah Yun Yunyue tidak ingin membiarkan satupun dari anggota Sekte Kegelapan untuk tetap hidup.


Setelah apa yang mereka perbuat selama ini, Yun Yunyue tidak ingin berbaik hati dengan memberikan mereka kesempatan.


Setelah mendengar perintah sang Nona Muda, semua pasukan Penginapan Lotus di pimpin langsung Xian Feng, Xiao Mei dan lainnya kembali bergerak menghancurkan anggota Sekte Kegelapan.


Bola mata para petinggi Sekte Kegelapan melotot tidak percaya.


"Kalian orang-orang dari aliran putih bahkan tidak memberikan kami kesempatan untuk tetap hidup. Lalu apa bedanya kalian dengan kami!" Teriak Tetua Agung Sekte kegelapan dengan marah.


"Berisik! Kau tidak layak untuk menilai kami!" Teriak Yun Xia Lin tiba-tiba muncul dan langsung melepaskan serangan.


"Dhuarr..." Tetua Agung Sekte kegelapan langsung tewas dengan tubuh hancur.


Kini semua anggota Sekte Kegelapan tidak dapat lagi berfikir jernih, mereka sudah di takdirkan untuk hancur saat ini juga.


Karena tidak ingin menyerah begitu saja, dengan keras salah satu petinggi berteriak memberikan perintah.

__ADS_1


"Meski kita harus mati, kita akan membawa mereka sebanyak-banyaknya bersama kita!"


"Baik!" Teriak semua anggota yang tersisa, langsung bergerak menuju pasukan Penginapan Lotus.


Seketika kekacauan besar kembali terjadi, perang pun kembali di mulai. Ledakan demi ledakan dengan cipratan darah terdengar bersahut-sahutan.


Langit dan tanah di pegunungan Neian, menjadi medan perang kematian. Para murid dari kedua pasukan berperang tanpa takut mati.


"Dhuarr..."


"Dhuarr..." Ledakan terus bergema, membuat pasukan Sekte Kegelapan semakin berkurang dan tersisa ribuan dari jumlah awal dua ratus ribu.


Meski jumlah pasukan Penginapan Lotus kalah jumlah, tapi mereka memiliki kualitas lebih baik. Di mana pasukan Penginapan Lotus adalah Pendekar dengan kekuatan tinggi.


Tanah mulai di penuhi mayat-mayat, di sisi lain, Xiao Mei, Lu Zhan, Han Rou, Zhe Lan, dan Yuan Shou bertarung dengan menggila.


Hingga beberapa saat kemudian, kini tersisa ratusan murid dan beberapa tetua. Tubuh mereka berlumuran darah, dengan wajah penuh ketakutan menatap tumpukan mayat.


"Whuss..." Sebuah tapak emas muncul, dan langsung menghancurkan tubuh mereka semua.


"Hidup Penginapan Lotus!" Teriak salah satu murid dengan nafas tidak beraturan karena kelelahan.


"Hidup Penginapan Lotus!"


"Hidup Penginapan Lotus!"


"Para murid, pulihkan diri kalian. Untuk yang masih mampu, bantu mereka yang terluka dan segera kumpulkan semua sumber daya yang dapat di ambil." Ucap Xian Feng dengan wajah bahagia.


Dia merasa tidak sia-sia melayani Nona Yun Yunyue, setelah melihat apa yang terjadi sebelumnya.


Semua murid langsung bergerak menjarah ke seluruh penjuru Sekte Kegelapan yang telah mengalami kehancuran. beberapa dari mereka langsung memulihkan diri dengan di bantu murid senior, dan beberapa lagi mengumpulkan mayat-mayat rekan mereka yang tewas dalam penyerangan kali ini.


Kini hanya tersisa Xian Feng, Xiao Mei, Lu Zhan, Han Rou, Zhe Lan, dan Yuan Shou dan enam bawahan Yun Yunyue.


"Bagaimana keadaan kalian?" Tanya Yun Yunyue.


"Kami baik-baik saja Nona Muda. Lalu setelah ini, apa yang akan kita lakukan Nona Muda?" Tanya Xian Feng.


"Biarkan semua murid untuk memulihkan diri, setelah itu kembali ke Penginapan Lotus. Kita akan membahas langkah selanjutnya setelah tiba di Penginapan Lotus." Jawab Yun Yunyue.


Mereka semua menganggukkan kepala, kemudian bergerak untuk memulihkan diri.


Di Tempat Lain.


Beberapa pasukan kecil mulai berdatangan ke wilayah hutan Kegelapan. Mereka semua sangat penasaran dengan hasil perang dari kedua belah pihak aliran berbeda itu.


Hasil dari perang kali ini, sangat menentukan langkah selanjutnya dari masing-masing kekuatan lain di Benua Timur. Jadi mereka harus segera mengetahui, untuk melakukan persiapan.

__ADS_1


Jika Sekte Kegelapan berhasil di hancurkan, maka sekte-sekte aliran hitam lain harus segera mengambil tindakan. Begitu juga sebaliknya, jika pasukan Penginapan Lotus di kalahkan, mereka bersiap ke Penginapan Lotus untuk mengambil keuntungan.


Sekte aliran putih juga memiliki tujuan sendiri. Mereka berharap Penginapan Lotus dapat menghancurkan Sekte Kegelapan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mengambil alih kota-kota yang telah di susupi orang-orang dari aliran hitam.


Tiga jam kemudian, semua pasukan telah kembali berkumpul.


Yun Yunyue menatap mereka semua dengan tersenyum senang.


"Terima kasih atas perjuangan kalian semua. Aku juga turut berdukacita atas rekan-rekan kita yang harus tewas dalam perang besar kali ini. Setelah ini, kita akan melakukan perjamuan besar sebagai perayaan kemenangan kita.


"Tapi aku memohon maaf karena belum bisa kembali bersama kalian. Ada hal yang harus aku lakukan terlebih dulu di kota Wadan, setelah urusanku selesai, aku akan segera mengunjungi Penginapan Lotus." Ucap Yun Yunyue.


Hingga beberapa saat kemudian, mereka mulai pergi meninggalkan tempat itu.


Beberapa Waktu Kemudian.


Setelah semua pasukan kembali ke Penginapan Lotus. Perjamuan besar-besaran di adakan. Semua murid sangat bahagia, mereka di suguhi berbagai hidangan mewah.


Penginapan Lotus sudah tiga hari tertutup sebelum melakukan pertempuran melawan Sekte Kegelapan.


Di aula, para petinggi yang mengadakan perjamuan, satu persatu di datangi oleh para perwakilan Sekte aliran putih lain. Mereka datang silih berganti untuk mengucapkan selamat atas kemenangan yang telah di raih. Tidak lupa juga mereka memberikan berbagai item langkah sebagai hadiah atas kemenangan tersebut.


"Manager Xian Feng, aku dengar Penginapan Lotus memiliki seorang Nona Muda yang sangat jenius. Apa kami boleh bertemu dengannya?" Tanya salah satu Leluhur Sekte tingkat tinggi.


Leluhur itu awalnya tidak memperdulikan dunia luar. Dia sama sekali tidak tertarik lagi dengan keadaan dunia ini. Jadi mereka tidak mengetahui sosok Yun Yunyue.


Manager Xian Feng menghela napas panjang. "Leluhur Gon, Nona Muda tidak ikut kami kembali ke Penginapan Lotus."


"Lalu dimana dia?" Tanya Patrick Yan Zheng.


"Nona Muda masih di kota Wadan. Entahlah, kami juga tidak tahu apa yang sedang Nona Muda lakukan di sana."


Mendengar ucapan Manager Xian Feng, membuat wajah para Leluhur dari berbagai Sekte aliran putih kecewa.


Mereka telah mendengar dari Patrick Sekte mereka masing-masing, tentang sosok Yun Yunyue.


Saat pertama kali berita Penginapan Lotus akan menyerang Sekte Kegelapan, para Leluhur menjadi sangat gelisah, karena jika Penginapan Lotus di kalahkan, maka orang-orang aliran hitam akan semakin bertindak semena-mena.


Di Tempat Lain.


Berita pemusnahan Sekte Kegelapan menyebar dengan cepat, bahkan sudah sampai di Penginapan Lotus yang berada di Benua Tengah.


Banyak sekte-sekte aliran hitam mulai menutup diri dari dunia luar. Mereka juga menarik semua anggota mereka yang berkeliaran di luar.


Di sisi lain, pihak keamanan kota dan murid-murid Sekte aliran putih mulai melakukan pergerakan memberantas orang-orang aliran hitam.


****

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2