
Keempat sosok tersebut meninggalkan tempat itu dengan kecepatan tinggi. Setelah kepergian mereka, Long Zhou Yang dan Hu Bai muncul dari balik formasi.
"Ternyata begitu! Kalian yang menjual maka kami akan membelinya." Long Zhou Yang menatap tajam ke arah pusat informasi berada.
"Mereka pikir kita mudah di bodohi, hehe..." Hu Bai menimpali dengan tertawa kecil.
Long Zhou Yang melihat tempat di sekitarnya dengan saksama, setelah tidak mendapatkan pergerakan apa pun, Long Zhou Yang dan Hu Bai langsung menghilang dari tempatnya.
Keduanya melesat dengan kecepatan tinggi dalam kegelapan menuju menara putih, tempat satu-satunya menjual informasi selain Pusat informasi.
Setelah bergerak selama beberapa menit, Long Zhou Yang dan Hu Bai dapat melihat sebuah bangunan bertingkat tiga, berdiri di atas gunung agak jauh dari keramaian kota.
Tidak lama kemudian, keduanya langsung mendarat turun di depan gerbang, yang langsung di sambut oleh prajurit penjaga.
"Tuan-tuan, selamat datang di Menara Putih." Ucap salah satu dari mereka menyambut dengan ramah.
Long Zhou Yang dan Hu Bai menganggukkan kepala dengan tersenyum tipis. "Kami ingin membeli beberapa informasi, apa kami berdua bisa di perbolehkan untuk masuk?" Tanya Long Zhou Yang membalasnya dengan ramah.
Ketiga penjaga itu menganggukkan kepala dengan cepat. "Mari tuan-tuan, aku akan mengantarkan kalian menuju lantai atas." Ucap salah satu dari mereka yang bertindak sebagai pemimpin.
Long Zhou Yang dan Hu Bai mengikuti kepala penjaga itu dari belakang, hingga tidak lama kemudian mereka bertiga tiba di sebuah ruangan yang ada di lantai tiga.
"Tok... Tok... Tok..." Kepala penjaga itu mengetuk pintu ruangan sebanyak tiga kali.
"Masuk!" Sebuah suara yang sangat lembut terdengar dari dalam ruangan, sebagai mengizinkan mereka untuk masuk.
Kepala penjaga mempersilahkan mereka masuk ke dalam, sedangkan dia akan kembali melanjutkan tugasnya.
"Terima kasih." Ucap Long Zhou Yang sebelum masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Silahkan duduk tuan-tuan tampan." Ucap wanita itu dengan mengedip sebelah matanya.
Long Zhou Yang dan Hu Bai menganggukkan kepala, lalu mendudukkan tubuhnya di kursi yang sudah tersedia.
__ADS_1
"Langsung saja Nona, kami membutuhkan beberapa informasi yang ada di kota Nun dan Benua Barat ini." Hu Bai langsung ke intinya.
"Hah? Apa kalian tidak berasal dari Benua Barat ini?" Tanya wanita itu dengan serius.
Long Zhou Yang dan Hu Bai menganggukkan kepala. "Benar. Kami berasal dari Benua Tengah." Long Zhou Yang menjawab dengan seadanya.
Wanita itu tersenyum menganggukkan kepala mengerti. "Satu informasi seharga seribu koin emas tuan-tuan tampan."
Hu Bai langsung memberikan sekantong koin emas kepada wanita itu. "Katakan!"
"Informasi seperti apa yang tuan-tuan inginkan?"
"Katakan saja informasi yang menurutmu penting!" Ucap Hu Bai dengan menahan kekesalannya pada wanita itu yang mengulur-ulur waktu.
Wanita itu menanggapinya dengan senyum manisnya, lalu mulai menjelaskan. "Tuan, kota Nun adalah kota yang terbuang di Benua Barat ini. Dan juga kota yang paling dekat dengan perbatasan. Di kota Nun, ada tiga klan yang berkuasa, yaitu Klan Nu, Klan Zhe dan Klan Dan. dan satu Organisasi Bersayap Hitam.
"Ketiga klan itu saling bekerja sama dan juga memiliki hubungan baik dengan Organisasi Sayap Hitam. Visi dan Misi mereka adalah melindungi orang yang lemah, tapi di balik itu semua, setiap minggunya mereka pasti akan menculik para gadis dan menaikkan harga pajak para penduduk kota Nun.
"Organisasi Sayap Hitam juga memiliki pusat informasi sebagai pekerjaan sampingan. Para penduduk kota Nun tidak mengetahui pekerjaan mereka sebenarnya, karena keempat kekuatan besar itu akan bersifat wales asih ketika di luar. Di dalam kota Nun, hanya walikota saja yang tahu sifat asli mereka, tapi ia juga tidak melakukan apa-apa sebab tidak memiliki pendukung yang kuat di belakangnya." Wanita itu menghentikan ucapannya sejenak untuk mengambil nafas.
Long Zhou Yang dan Hu Bai menganggukkan kepala mengerti. "Lanjutkan!" Ucap Long Zhou Yang.
"Di Benua Barat, memiliki lima Kerajaan dan satu Kekaisaran yang di pimpin oleh Kaisar Tang Zhang. Kelima Kerajaan itu saling berteng-tangan dan memiliki kubuh masing-masing. Di Benua Barat juga ada tiga klan terkuat yang memiliki Visi dan Misi masing-masing. Informasi selanjutnya ada di gulungan itu." Ucap wanita itu.
Long Zhou Yang menganggukkan kepala, sambil menerima gulungan itu.
"Baiklah, apa uang ini cukup?" Tanya Hu Bai.
"Lebih dari cukup Tuan, terima kasih." Balasnya dengan membungkukkan badannya, sehingga dua gunung kembarnya terpampang jelas di hadapan Long Zhou Yang dan Hu Bai.
"Baiklah, kami permisi!" Ucap Long Zhou Yang dan Hu Bai sebelum menghilang dari pandangan dengan menahan sensasi aneh di dalam tubuhnya.
Wanita cantik itu terlihat kesal dengan tanggapan mereka. "Apa aku kurang cantik atau kurang seksi sehingga mereka menolakku." Batinnya dengan melihat-lihat tubuhnya di depan cermin.
__ADS_1
Di Tempat Lain.
Dua kilatan cahaya terus melesat dengan kecepatan tinggi di kegelapan malam. Tidak berselang beberapa menit, keduanya sampai di penginapan di mana sang Tuan menginap.
"Whuss..." Long Zhou Yang dan Hu Bai muncul di depan Yun Yunyue yang sedang berkultivasi.
"Tuan.." Keduanya memberikan hormat.
Yun Yunyue perlahan membuka kedua mata indahnya, lalu bangkit dari duduknya menuju sofa yang ada di kamar tersebut.
Setelah mereka semua duduk, Yun Yunyue menatap mereka dengan serius. "Bagaimana?" Ucapnya singkat.
Hu Bai lalu mengeluarkan gulungan yang di berikan wanita gila itu, sedangkan Long Zhou Yang menjelaskan kembali semua informasi itu dari awal hingga akhir kepada Yun Yunyue.
Yun Yunyue mendengarnya dengan serius, sesekali mengeluarkan aura membunuhnya saat mendengar kekejaman Organisasi Sayap Hitam dan klan-klan yang ada di kota Nun ini.
"Tuan, apa yang harus kami lakukan?" Long Zhou Yang menatap Yun Yunyue dengan serius.
"Kita akan berada di kota Nun ini untuk beberapa hari membereskan masalah ini, setelah itu baru kita kembali melanjutkan perjalanan."
Hu Bai dan Long Zhou Yang menganggukkan kepala mengerti.
"Whuss... Whuss..." Yun Yunyue mengeluarkan Long Jiang, Yun Jinling, Yun Xia Lin dan Long Qian dari kalung di mensinya.
"Kalian pergilah menyebar di seluruh kota, dan bunuh siapa saja yang berani menculik para gadis di kota Nun ini!" Perintah Yun Yunyue dengan tegas dan mendominasi, membuat tubuh enam bawahannya bergetar.
"Baik, Tuan." Mereka menjawab dengan hormat sebelum lenyap dari pandangan Yun Yunyue.
"Benua Barat ternyata lebih kacau dari yang aku kira." Gumam Yun Yunyue sambil melanjutkan kultivasinya.
Tidak jauh dari kamar Yun Yunyue, terlihat dua pria dewasa memperhatikan semua gerak-gerik Yun Yunyue dari balik bayangan, lalu melaporkannya kepada tuan mereka.
****
__ADS_1
Bersambung......