Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 31 - Keluarga Zhou.


__ADS_3

"Apa kalian mengawasi kami dari balik bayang-bayang?" Tanya Yun Yunyue.


"Betul Nona maafkan kami."


"Duduklah itu masih banyak kursi kosong, aku tidak mau kalian berdiri terus seperti itu." Yun Yunyue berkata dengan tegas. Ia menghela nafas panjang lalu melanjutkan, " Siapa yang pergi memesan makanan kita aku sudah sangat kelaparan."


"Sudah Nona sementara disiapkan." Ucap salah satu anggota Fraksi Bunga yang bernama Ling Ling.


"Nona.."


"Katakanlah Ling Ling."


"Nona, setelah kami datang ke kota Dalian ini kami merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan adanya kenaikan pajak, menculik para gadis dan berbagai tindakan lainnya terhadap para penduduk kota." Ling Ling berhenti sejenak untuk mengambil nafas, lalu ia melanjutkan.


"Lalu kami memutuskan untuk menyelidiki kasus ini, sehingga kami mendapatkan kalau Keluarga Zhou lah yang melakukan semua itu dengan adanya dukungan dari belakang."


"Nona, Patrick Keluarga Zhou yang sekarang yang memiliki dukungan tersebut, dan Patrick sebelumnya di tahan di dalam penjara dengan anak istrinya. Sedangkan Leluhur Keluarga Zhou kabur untuk melindungi pusaka Keluarga Zhou dari para penghianat itu." Yang lain menimpali.


Yun Yunyue mendengarnya dengan tenang tanpa ekspresi sedikit pun di wajahnya. " Kalian tahu siapa orang-orang yang mendukung Keluarga Zhou?"


"Kami hanya tahu mereka dari Benua Tengah Nona, dan Patrick yang sekarang sedang menjalin kerja sama dengan beberapa Sekte Aliran Hitam." Ucap Ling Ling dengan hormat.


"Hmm." Hanya itu yang keluar dari mulut Yun Yunyue.


Saat Yun Yunyue dan semua bawahannya sedang menyusun rencana untuk menyelamatkan Patrick Keluarga Zhou dan keluarganya, mereka mendengar ada keributan di lantai bawah.


"Ling Ling pergi, selesaikan dengan cepat dan bawah Tuan Muda dari Keluarga Zhou itu kehadapanku."


Yun Yunyue tahu siapa yang sedang membuat kekacauan itu, sehingga dia ingin menyendera Tuan Muda itu untuk memancing Keluarga Zhou. Inilah awal dari rencana mereka.


"Baik Nona." Ucap Ling Ling hormat sebelum menghilang dari tempatnya.


Di Lantai Bawah.


"Kenapa kamu tidak mau menemaniku makan malam ha?" Teriak Zhuo Linghe dengan marah sambil mencengkram erat leher gadis itu.


"Tu-Tuan Mudah le-lepaskan sa-sakit." Gadis itu memohon sambil berusaha melepaskan tangan kasar itu dari lehernya.


"Lepaskan dia, beraninya hanya dengan wanita."


Terdengar suara yang sangat halus menggema di telinga semua pengunjung, sehingga semua orang termasuk Tuan Muda Zhou Linghe mencari suara tersebut.


"Siapa kau pengecut, keluarlah." Zhou Linghe berteriak dengan marah saat ada orang yang mengganggu kesenangannya.


"Apa matamu buta ya, aku disini bodoh." Ucap suara itu yang ternyata adalah Ling Ling.

__ADS_1


Zhou Linghe sangat geram mendengar orang itu yang mengatainya bodoh sehingga ia langsung berbalik untuk melepaskan serangannya. Setelah berbalik dia melihat ada seorang wanita yang sangat cantik sedang bersandar di dinding sambil melipatkan tangannya di perut.


Zhou Linghe menelan ludahnya dengan kasar melihat tubuh indah itu, saat Zhuo Linghe masih melamun Ling Ling melesat menuju ke arahnya sambil melepaskan serangan.


"Tuan muda awasssss..." Teriak salah satu pengawalnya sambil melesat untuk menolong Tuan Mudanya tapi terlambat..


Dhuarr.."


Tuan muda Zhuo Linghe di kirim terbang keluar dari restoran dengan kecepatan tinggi.


Booms!


"Argh jal**Ng kecil beraninya kamu, tunggu apalagi ha cepat serang jal**Ng itu." Teriak Zhou Linghe dengan marah saat melihat para pengawalnya yang hanya bengong di tempat.


"Baik Tuan Muda." Mereka menjawab serempak tapi sebelum para pengawal itu bergerak, Ling Ling sudah melepaskan serangan ke arah mereka.


Dhuarr...!


Dhuarr...!


Dhuarr...!


Satu persatu di kirim terbang keluar dari restoran setelah Ling Ling melepaskan serangannya.


"Ma-mau apa kau ha, kau tidak tahu siapa aku? Aku Tuan Muda dari Keluarga Zhou. Jika kau membunuhku Keluarga Zhou akan memburumu." Ucap Zhou Linghe mengancam


"Apa kau pikir aku akan takut dengan Keluarga Zhou kecilmu itu!" Ling Ling berkata dengan sinis sebelum menghilang dari tempat bersama Zhou Linghe.


Whuss...!


"Nona ini orangnya." Ucap Ling Ling dengan hormat setelah muncul kembali di depan Nonanya.


Yun Yunyue mengangguk kepalanya sambil berkata, " Mari makan dulu baru mengorek informasi darinya."


"Baik Nona."


Yun Yunyue dan kelompoknya makan dengan tenang, sambil mendengarkan suara rintihan dari Zhou Linghe yang seperti musik menemani mereka makan.


"Lepaskan aku, si-siapa kalian? Kenapa kalian menangkap aku?" Ucap Zhou Linghe kesakitan saat Hu Bai menginjak kepalanya dengan keras.


Setengah jam kemudian mereka akhirnya menyelesaikan makan mereka. Yun Yunyue duduk dengan tenang sambil melihat orang-orangnya dengan satu persatu.


"Yuan Shou pergi panggil Manager penginapan ini untuk menemuiku. Dan mulai sekarang kau dan Ling Ling akan menjadi ketua dari Fraksi Bunga dan Fraksi Naga Langit"


"Baik Nona." Keduanya menjawab dengan serempak sebelum Yuan Shou keluar dari ruangan untuk memanggil Manager penginapan.

__ADS_1


"Aku akan memberikan misi untuk kalian, Hu Bai, Long Jiang dan kalian Fraksi Naga Langit pergi mencari Leluhur Keluarga Zhou, sedangkan Yun Jinling, Yun Xia Lin dan Ling Ling pergi menyelamatkan Patrick Keluarga Zhou dan keluarganya dari penjara bawah tanah. Aku, Long Qian dan lainnya akan menunggu kalian di sini." Ucap Yun Yunyue tenang.


"Baik Tuan."


"Baik Nona."


Setelah itu mereka menghilang dari tempat pergi menuju tujuan mereka masing-masing.


Di dalam ruangan hanya tinggal Yun Yunyue, Long Qian dan beberapa anggota Fraksi Bunga yang sedang menunggu Manager penginapan.


Beberapa menit kemudian Yuan Shao datang membawa seorang pria paruh baya yang mengikutinya dari belakang.


"Nona." Ucap Keduanya serempak.


"Duduklah Pak tua." Yun Yunyue berkata dengan dingin.


Terlihat pria paruh baya itu sangat intimidasi oleh aura dingin yang di keluarkan Yun Yunyue, sehingga dengan cepat ia duduk sedikit jauh dari Yun Yunyue.


"Pak tua apa yang kau ketahui dari Keluarga Zhou?" Tanya Yun Yunyue dingin tapi tidak bagi pria paru baya itu yang seperti melihat seorang Dewi sedang berbicara dengannya, tegas dan berwibawa.


"Nona, Keluarga Zhou yang sekarang berbeda dengan dulu, Patrick yang sekarang berbuat semena-mena menaiki harga pajak dan menculik para gadis setiap minggunya." Ucap pria paruh baya itu menghela nafas panjang tidak berdaya, lalu melanjutkan. " Walikota juga mendukung mereka karena mendengar adanya pendukung yang kuat di belakang Keluarga Zhou."


Yun Yunyue hanya menganggukkan kepalanya dengan tenang, sambil mengeluarkan beberapa Buah Abadi dari kalung dimensinya untuk di berikan kepada pria paruh baya itu lalu berkata.


"Tingkatkan kekuatanmu yang tertahan di Pertapa Suci 🌟 ² ke Rana Raja dengan Buah ini, dan sewalah beberapa kultivaltor bebas untuk menyerang Keluarga Zhou setelah Leluhur Keluarga Zhou di temukan."


Bisa saja Yun Yunyue dan semua orangnya membantai Keluarga Zhuo itu, tapi yang memiliki dendam bukan dia melainkan Patrick Zhuo yang sebelumnya dan Leluhur Keluarga Zhou, dia hanya mengembalikan apa yang seharusnya milik mereka.


"Nona Bu-Buah A-Abadi ak-..."


"Ambillah dan tahan Zhou Linghe ke ruang bawah tanah penginapan ini." Yun Yunyue memotong perkataan pria paruh baya tersebut.


"Baik-baik, terima kasih terima kasih Nak." Pria paruh baya itu berkata dengan suara yang bergetar menahan tangis.


Yun Yunyue hanya mengangguk sambil tersenyum tipis, lalu ia kembali mengeluarkan dua kantong koin emas di berikan ke pria paruh baya itu untuk menyewa kultivaltor bebas yang membutuhkan koin emas.


"Nak koin emas ini terlalu ban-...."


"Sisanya untuk Kakek ambillah." Ucap Yun Yunyue.


*************


Bersambung........


Gaess, Author sementara sedang sibuk tapi masih meluangkan waktu untuk mengupdate, karena tidak mau para pembaca Author kecawa jika lambat Up...! Jadi mohon dukungannya ya dengan like komen dan Vote..🥰🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2