Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 114 - Rencana Yun Yunyue.


__ADS_3

"Dhuarr..." Kelima Kristal itu hancur berkeping-keping. Kekuatan Petir, Api, Angin, Air, dan Es keluar dari dalam tubuh kelima Putri Ras Binatang Suci, yang secara perlahan memasuki formasi kekuatan Inti.


Aura jiwa dan aura kehidupan menyatu merembas keluar dari dalam tubuh masing-masing Putri Ras Binatang Suci.


Yun Yunyue tersenyum senang melihat hal itu. Hingga beberapa saat kemudian, Siluet tubuh lima gadis berusia dua puluh tahunan muncul berdiri di hadapan Yun Yunyue.


Kelima gadis itu menatap ke arah Yun Yunyue dengan penuh hormat.


"Hormat pada Dewi Keabadian Yang Agung. Hamba Hou Yin, dari Ras Elang Api." Ucap gadis dengan pakaian merah.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung. Hamba Xia Lou, dari Ras Gagak Emas Petir." Ucap gadis dengan pakaian putih bercorak emas.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung. Hamba Chang Shui, dari Ras Kura-kura Elemen Air." Ucap gadis dengan pakaian serba putih.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung. Hamba Feng Lin, dari Ras Phoenix Es." Ucap gadis dengan pakaian biru muda.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung. Hamba Bing Xing, dari Ras Rubah Emas Angin." Ucap gadis dengan pakaian abu-abu.


Kelima Putri Ras Binatang Suci berlutut dengan hormat, sambil memperkenalkan diri serta identitas mereka.


Terlihat di jubah bagian belakang mereka terdapat lambang Binatang Suci dengan kekuatan inti masing-masing Ras.


Yun Yunyue tidak bergeming di tempatnya, dia terus menatap kelima Putri Ras Binatang Suci yang masih berlutut.


"Whuss..." Yun Yunyue menarik kembali formasi kekuatan inti mendekat ke arahnya.


"Formasi Dewi Keabadian!" Yun Yunyue segera membuat segel tangan dengan kecepatan tinggi, hingga beberapa saat kemudian muncul lingkaran emas di belakang punggung.


Kelima formasi kekuatan inti bergetar hebat, lalu bergerak memasuki Lingkaran emas tersebut. Setelah kelima formasi kekuatan inti terserap masuk, kini lingkaran emas secara mengejutkan mengalami perubahan. Di dalam lingkaran muncul gambar bintang, dengan bagian sudut yang mengeluarkan kekuatan inti Api, Petir, Angin, Es dan Air.


Yun Yunyue menutup mata, saat merasakan aliran kekuatan yang sangat besar memasuki tubuhnya. Seakan kelima kekuatan inti itu kini telah menyatu.


"Ini sangat luar biasa, aku dapat merasakan kekuatan inti Petir, Api, Angin, Es dan Air, ada di dalam tubuhku." Batin Yun Yunyue dengan sangat senang.


"Boom..."


"Boom..."


"Boom..."

__ADS_1


Tiga Ledakan terdengar dari dalam tubuh Yun Yunyue.


"Ini!" Yun Yunyue sangat terkejut, merasakan tingkat kultivasinya yang tiba-tiba melesat naik tiga tingkat, yang mana sekarang kekuatan Yun Yunyue berada di ranah Mortal 🌟 ⁴.


Tubuh Yun Jung bergetar sangat hebat, merasakan tekanan yang sangat besar memaksa dia untuk berlutut.


"Apa Yue'er telah melampaui tingkat kultivasi yang yang di Alam Rendah?" Ucap Yun Jung dengan suara bergetar. Dia merasa sangat lemah di hadapan sang adik, ia juga tidak mengetahui kekuatan adiknya yang ternyata sudah melampaui batas.


Lima belas menit kemudian, Yun Yunyue secara perlahan membuka mata. Dengan tenang dia berdiri menatap kelima Putri yang masih setia berlutut.


"Bangunlah, hormat kalian aku terima."


"Terima kasih, Yang Mulia Dewi." Kelima Putri bangkit berdiri.


"Meski proses yang kalian jalani sudah selesai, tapi pondasi kekuatan kalian saat ini masih rapuh. Perbaiki pondasi kalian, jika butuh sesuatu, minta saja pada kakakku." Ucap Yun Yunyue.


Kelima Putri menganggukkan kepala menjawab dengan hormat. Setelah berbincang-bincang sedikit dengan sang Kakak dan kelimanya, Yun Yunyue kemudian kembali ke dalam kamar untuk membersihkan diri.


Keesokan Harinya.


Sinar mentari pagi menampakkan sinarnya. Matahari mulai bangun dari redupnya cahaya, memancarkan sinarnya, memadamkan embun di dedaunan, menghangatkan tubuh dari hawa dingin, dan membakar semangat baru di hari yang baru.


Kemegahan fajar adalah kecemerlangan sebuah semangat, yakni semangat baru untuk hari yang baru menyambut pagi dengan senyum dan suasana hati yang baik.


Setelah menyelesaikan urusan di dalam kalung dimensi, Yun Yunyue segera keluar dari dalam kamar untuk menemui yang lain.


Semua berkumpul di dalam ruangan, untuk menikmati sarapan dengan penuh kebahagiaan.


Saat ini Yun Yunyue berkumpul bersama kedua anggota Fraksi Naga dan Bunga.


Untuk Kaisar Qin Shan sekeluarga telah kembali ke Benua Tengah, karena Kaisar Qin Shan tidak lama-lama meninggalkan Istana Kekaisaran Qin.


Yun Yunyue sengaja mengumpulkan mereka semua, untuk membahas rencana besar yang akan segera dia lakukan sebelum berpetualang menuju Benua Barat.


"Baiklah, karena kalian semua sudah berkumpul, maka aku akan segera menjelaskan pada kalian semua." Yun Yunyue menatap mereka satu persatu.


"Aku memiliki rencana untuk pergi ke Benua Barat. Namun sebelum itu, aku berniat menjadikan Benua Timur menjadi salah satu Benua yang di takuti oleh orang-orang aliran hitam." Lanjut Yun Yunyue.


Semua orang terdiam, menyimak dengan saksama setiap ucapan Yun Yunyue.

__ADS_1


"Mereka telah bertindak melebihi batas, dengan niatan menguasai Benua ini. Bahkan mereka sudah melakukan pergerakan, hingga akhirnya mereka kembali mundur saat Sekte Iblis Tengkorak yang mereka harapkan dapat membantu ambisi mereka dalam keadaan di ambang kehancuran. Apa kalian mengerti maksudku?"


Semua orang menganggukkan kepala, mereka sangat memahami apa yang di maksud Yun Yunyue.


"Karena kalian sudah mengerti, sekarang aku ingin kalian semua segera mempersiapkan diri. Kita akan mendatangi mereka, dan menghancurkan mereka semua hingga tidak ada lagi yang memiliki pemikiran untuk menguasai Benua Timur ini!" Ucap Yun Yunyue dengan serius.


Mereka semua sangat bersemangat dengan rencana ini.


Yun Yunyue sendiri menyadari, jika apa yang dia katakan memang terdengar sedikit tidak masuk akal. Bagaimana juga, hitam dan putih akan selalu berdampingan, meski kita sudah berusaha sekeras mungkin untuk menyingkirkan.


"Aku tidak mengatakan ingin menghilangkan apa itu hitam, karena bagaimana juga hitam dan putih akan selalu berdampingan. Tapi aku ini menjadikan Benua ini putih, hingga hitam itu sendiri menyadari jika Keberadaan mereka akan sulit untuk tetap berada di tempat ini. Setidaknya mereka akan berfikir berulang kali untuk membuat masalah.


"Dan ini menjadi tugas kalian untuk bertindak tegas. Jangan berikan sedikit ruang untuk mereka mengalami perkembangan, meski terlihat kejam, tapi ini semua kita lakukan demi orang-orang Benua Timur."


"Dan satu lagi, setelah bubar dari sini Yuan Shou, perintahkan beberapa anggota Fraksi Naga untuk pergi menyelidiki Keluarga Xiao, sekaligus hancurkan mereka, aku ingin menuntaskan balas dendamku ini!"


"Baik, Nona Muda!" Yuan Shou menjawab dengan tegas.


Mereka sekali lagi menganggukkan kepala.


Yun Yunyue menatap ke arah Ling Ling, yang sejak tadi seperti memiliki sebuah pertanyaan.


"Ling Ling, katakan..."


Ling Ling terkejut, namun dia mencoba untuk tetap tenang.


"Nona Muda, aku merasa di balik ucapan Nona Muda seperti memiliki maksud lain." Ucap Ling Ling dengan pelan.


Yun Yunyue tersenyum, lalu menganggukkan kepala.


"Kamu benar. Di masa depan kita tidak dapat memperkirakan apa yang akan terjadi. Dan saat ini aku sedang mencoba mempersiapkan diri serta membantu kalian untuk berkembang. Kita akan sama-sama berperang menghadapi musuh-musuh di depan sana." Jelas Yun Yunyue dengan serius.


"Kesimpulan dari apa yang Nona Muda katakan, sepertinya akan terjadi sebuah pertempuran yang sangat besar. Apa memang di depan sana ada musuh yang sangat kuat?" Tanya Xi Qiameng dengan serius.


Yun Yunyue tidak menjawab, dia hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Xi Qiameng.


"Kalian akan segera mengetahui nanti. Sekarang fokus pada tujuan kita saat ini untuk melakukan serangan ke sekte-sekte aliran hitam di Benua Timur, serta bersihkan sampah di Keluarga Xiao!"


"Baik!" Ucap mereka semua dengan semangat yang berapi-api, tidak ingin terlihat memikirkan hal lain.

__ADS_1


*****


Bersambung.....


__ADS_2