
Semua pasukan Penginapan Lotus menatap tetua Lu Wei dengan serius termasuk Putra Mahkota Qin Zhuyao dan Jendral Tian.
"Hari ini akan menjadi sejarah baru untuk Penginapan Lotus. Hari ini adalah hari dimana Penginapan Lotus akan memperlihatkan kembali pada dunia, jika apa yang mereka pikirkan selama ini tentang keadaan kita, adalah sebuah kesalahan besar." Tetua Lu Wei menghentikan ucapannya sejenak.
"Whuss..." Pedang pemberian Yun Yunyue muncul mengambang di langit yang menggambarkan Lotus Emas di gagang pedangnya.
"Pedang Lotus! Sebagai Pusaka tertinggi di Penginapan Lotus ini akan menjadi pertanda akan kebangkitan kita semua! Angkat senjata kalian! Tunjukkan pada mereka hasil latihan kalian selama ini! Hancurkan siapapun itu yang berniat buruk terhadap dunia ini.
"Hancurkan para penghianat! Dan yang paling penting, kita tunjukkan pada mereka semua jika Penginapan Lotus akan kembali menuju puncak kejayaannya! Aku Lu Wei, meminta kepada kalian semua untuk sama-sama berjuang dalam medan pertempuran yang sebentar lagi akan kita lakukan.
"Mari kita bersatu, saling bekerja sama menjaga saudara-saudari kita. Kita pergi bersama, dan kita akan kembali membawa kemenangan untuk Penginapan Lotus juga bersama! Dan yang penting jangan mengecewakan Cucuku Yun Yunyue, Nona Muda kalian."
"Whuss..." Pedang Lotus Emas bergetar, membuat angin di sekitarnya berhembus dengan kencang.
Pasukan Penginapan Lotus yang mendengar pidato dari tetua Lu Wei, mulai memancarkan api semangat yang membara pada diri mereka masing-masing.
Mereka telah benar-benar siap untuk melakukan pertempuran secara besar-besaran. Mereka tidak takut jika harus tewas dalam pertempuran besar yang akan terjadi nantinya.
Dengan penuh semangat, mereka semua menegakkan badan, mengangkat kepala tinggi-tinggi sebagai bentuk kesiapan mereka semua.
"Hancurkan mereka!" Teriak salah satu anggota Penginapan Lotus yang berada di tengah-tengah barisan, dengan suara menggelegar seperti sebuah petir yang menyambar jiwa semua orang.
Jiwa kesatria semua pasukan bangkit, mereka semua ikut berteriak memberikan semangat satu sama lain.
"Hancurkan mereka!" Teriak semua pasukan yang membuat tempat itu benar-benar sangat luar biasa.
Tetua Lu Wei, tetua Han, Putra Mahkota Qin Zhuyao, dan Jendral Tian, tersenyum menatap semua pasukan Penginapan Lotus.
Kemudian tetua Han yang ternyata sudah di anggap Leluhur oleh tetua Lu Wei dan lainnya melangkah maju. Dengan hentakkan kaki ke tanah, Leluhur Han melayang di tengah-tengah pasukan Penginapan Lotus.
"Tidak banyak yang akan aku katakan. Aku hanya memiliki permintaan kepada kalian semua. Kembalilah setelah melakukan pertempuran, kita akan sama-sama merayakan kemenangan!" Ucap Leluhur Han dengan senyum.
"Hancurkan mereka!"
"Hancurkan mereka!"
Tetua Lu Wei mengangkat tangan untuk menghentikan mereka.
"Apa kalian semua siap?" Teriak tetua Lu Wei yang mengeluarkan aura yang cukup kuat.
"Siap!" Teriak semua pasukan.
Dengan menggenggam pedang Lotus, tetua Lu Wei mengangkat tinggi ke atas, lalu meminta mereka semua untuk segera bergerak menuju sekte Lebah kegelapan.
"Berangkat!" Teriak tetua Lu Wei yang langsung menggenggam pedang Lotus, lalu bergerak ke barisan terdepan memimpin pasukan.
"Whuss..."
"Whuss..."
"Whuss..."
Enam belas ribu pasukan Penginapan Lotus, yang di pimpin langsung oleh tetua Lu Wei dan Leluhur Han mulai bergerak pergi meninggalkan hutan perbatasan.
Begitu juga dengan Putra Mahkota Qin Zhuyao dan Jendral Tian, yang juga ikut dalam pasukan terhebat.
__ADS_1
Jenderal Tian dan Putra Mahkota Qin Zhuyao juga belajar banyak hal dari ini semua. Mereka tidak menyangka jika orang-orang Yun Yunyue memiliki tingkat kultivasi yang sangat luar biasa serta semangat juang yang tinggi.
Di Benua Timur.
Kekaisaran Lou.
Kaisar Lou Qing Rou bersama Permaisurinya sedang bersantai di halaman belakang, tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Jenderal Utama Kekaisaran.
Dengan langkah terburu-buru, sang Jenderal berjalan mendekati mereka berdua.
"Hormat pada Kaisar dan Permaisuri!"
"Jenderal Heng, apa telah terjadi sesuatu?" Tanya Kaisar Lou Qing Rou saat melihat bagaimana raut wajah sang Jenderal Utama.
"Benar Kaisar! Saat ini Penginapan Lotus dari Benua Tengah tengah bergerak menuju Sekte Lebah kegelapan. Mereka membawa enam belas ribu pasukan, dan di dalam pasukan itu sendiri terdapat Putra Mahkota Qin Zhuyao dan Jendral Utama Kekaisaran Benua Tengah yang ikut dalam penyerangan tersebut!" Jelas Jenderal Heng.
Kaisar Lou Qing Rou dan Permaisuri menatap ke arah Jenderal Heng.
"Biarkan saja mereka menghancurkan Sekte tersebut, yang selalu membuat masalah di dalam Kekaisaran kita." Ucap Kaisar Lou Qing Rou dengan tenang.
Jendral Heng hanya menganggukkan kepala, meski dia sedikit khawatir dengan penyerangan kali yang di lakukan oleh orang-orang Benua Tengah.
"Jendral, anda tidak perlu khawatir, aku yakin mereka tidak membuat macam-macam di dalam Kekaisaran." Ucap Permaisuri Nang Yun menenangkan Jenderal utama Kekaisaran itu.
"Baik!" Jendral Heng kemudian memberi hormat, lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
Setelah kepergian Jenderal Heng, Kaisar dan Permaisuri saling menatap dalam diam. Mereka mengetahui apa yang di lakukan oleh Keluarga Kekaisaran Benua Tengah itu berkaitan dengan Yun Yunyue.
Di Atas Awan.
"Tetua Lu Wei, kita akan melewati kota terakhir sebelum tiba di kawasan hutan kegelapan, wilayah Sekte Lebah Kegelapan berada." Leluhur Han menjelaskan pada tetua Lu Wei.
Tetua Lu Wei menganggukkan kepala. "Beberapa lama waktu untuk tiba di hutan yang kita butuhkan untuk tiba di hutan kegelapan?"
"Dengan kecepatan seperti ini, kita akan tiba di sana saat waktu menunjukkan menjelang malam." Jelas Leluhur Han setelah berpikir beberapa saat.
"Jika begitu, kita akan melakukan penyerangan menjelang pagi. Setelah tiba di hutan kegelapan, biarkan semua pasukan untuk memulihkan diri mereka."
"Baik tetua Lu Wei."
Mereka semua terus bergerak dengan terus fokus pada tempat yang di lewati.
Setelah menempuh perjalanan selama lima jam, mereka akhirnya melihat sebuah kota terdekat dengan hutan kegelapan.
"Tetua, apa kita akan singgah di kota Meliang?" Tanya Leluhur Han, saat melihat jarak kota Meliang dengan pasukan sekitar setengah kilometer.
Tetua Lu Wei menatap ke belakang, mencoba memastikan semua pasukan.
"Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan hingga kita tiba di hutan kegelapan. Disana baru kita akan beristirahat. Bagaimana juga kita membawa pasukan dengan jumlah yang besar, hal itu akan menarik perhatian semua orang."
"Baik." Leluhur Han bertindak sebagai penunjuk jalan, membawa semua pasukan bergerak memutar menghindari kota Meliang.
Pasukan dengan jumlah besar itu terus bergerak, hingga tidak lama kemudian mereka akhirnya tiba di hutan kegelapan.
Tetua Lu Wei, Leluhur Han, serta Jendral Tian memberikan pengarahan kepada semua pasukan untuk segera memulihkan diri mereka masing-masing.
__ADS_1
"Putra Mahkota Qin Zhuyao, Pulihkan diri Putra Mahkota." Leluhur Han menatap Qin Zhuyao yang terlihat masih baik-baik saja.
"Baik." Putra Mahkota Qin Zhuyao kemudian berjalan mendekati anggota pria Penginapan Lotus.
Mereka semua segera mengambil sikap kultivasi untuk memulihkan energi spiritual mereka yang telah terkuras cukup banyak.
Leluhur Han sendiri mencoba memeriksa tempat di sekitarnya, dan memastikan jika tidak ada yang mengetahui atau mengawasi pergerakan yang dilakukan oleh mereka semua.
Setelah merasa jika tidak ada siapapun, Leluhur Han segera melesat ke atas pohon.
"Semoga dengan penyerangan kali ini, Penginapan Lotus akan benar-benar kembali pada masa puncak kejayaannya." Ucap Leluhur Han menatap langit malam.
Kemudian ia mengeluarkan batu giok komunikasi untuk memberikan kabar pada Yun Yunyue mengenai penyerangan mereka.
Di Tempat Lain.
Di Benua Tengah, tepatnya di dunia Spirit Keluarga Zhang. Yun Yunyue yang baru saja tersadar, segera memeriksa cincin penyimpanan yang bergetar.
"Hmm.." Yun Yunyue terdiam, membuat kakak dan beberapa bawahannya serta keempat Leluhur di tempat itu menatap penuh tanda tanya.
"Yue'er?" Yun Jung mencoba memastikan.
Yun Yunyue menatap kakaknya. "Aku baru saja mendapatkan kabar jika Penginapan Lotus telah bergerak di bantu oleh kedua Fraksi, membawa enam belas ribu pasukan untuk menyerang Sekte Lebah kegelapan. Hal ini akan membuat ketenangan di Benua Timur menjadi terganggu!"
"Aku harus cepat menyelesaikan misi yang saat ini sedang aku jalani!" Batin Yun Yunyue.
Long Zhou Yang sendiri masih merasa sangat penasaran dengan Yun Yunyue.
"Bagaimana keadaan Patrick Zhang Chin?" Tanya Yun Yunyue menatap Leluhur Zhang Chie dan lainnya.
"Aku rasa tidak lama lagi dia akan sadar Nona Muda."
Yun Yunyue menganggukkan kepala, lalu meminta Long Zhou Yang untuk memulihkan diri. Yun Yunyue mengetahui jika Long Zhou Yang beberapa hari ini tidak memiliki waktu istirahat.
"Istirahatlah! Aku tahu beberapa hari ini kamu telah bekerja keras dengan menjaga dan merawatku!"
"Tap-..." Ucap Long Zhou Yang terhenti saat Yun Yunyue menggelengkan kepala.
"Baik Tuan." Patuh Long Zhou Yang kemudian berbalik menatap saudara-saudarinya.
"Jaga Tuan!"
"Cih, tanpa memberitahu, kami semua akan menjaga Tuan." Ucap Long Jiang dan Hu Bai dengan kesal.
Mereka semua merasa cemburu melihat kedekatan Long Zhou Yang dan Tuan mereka. Mereka merasa jika sejak kedatangan Long Zhou Yang, Tuan mereka tidak membutuhkan mereka lagi.
Long Zhou Yang tidak memperdulikan raut wajah mereka, ia berjalan mencari tempat untuk beristirahat.
*
*
Bersambung.....
Tinggalkan jejak Guys!!!😘🤗🥰🤍
__ADS_1