
Suara tawa Houe Song memecahkan keheningan, semua yang sedang menatap penuh takjub seekor Phoenix Emas yang terus berputar di atas langit.
"Langit benar-benar berada di pihakku! Orang yang selama ini aku cari untuk membalaskan dendam atas kematian Leluhur akhirnya muncul di tempat ini. Aku bahkan tidak perlu pergi jauh meninggalkan dunia Alam Rendah untuk mencarinya..." Ucapnya dengan bahagia.
Yun Yunyue menatap tajam ke arah Houe Song.
"Ternyata kau satu-satunya keturunan yang masih hidup!"
"Benar. Lagipula setelah kamu tahu, kamu juga tidak akan bisa berbuat apa-apa..."
"Kamu terlalu percaya diri. Leluhurmu saja dapat di kalahkan oleh bawahanku, bagaimana bisa kau berkata seakan dirimu lebih baik dibandingkan Leluhurmu!" Ucap Yun Yunyue yang mulai mengedarkan kekuatan puncak.
Wajah Houe Song memerah, dia mulai melepaskan kekuatan dari dalam tubuhnya.
Semua orang yang berada di tempat itu dapat merasakan dua ledakan aura berbeda yang sangat kuat. Long Zhou Yang dan lainnya dengan cepat meminta semuanya untuk bergerak lebih menjauh.
"Pertarungan besar akan segera terjadi. Segera bergerak menjauh dan bantu kami untuk menjaga formasi." Teriak Long Zhou Yang memberikan perintah.
Semuanya segera melesat pergi, lalu para petinggi dari kedua Kekaisaran mulai mengikuti arahan Long Zhou Yang.
Di atas langit, Yun Yunyue segera melepaskan ribuan bintang emas dengan sajak kuno yang perlahan mulai membentuk dengan sebuah energi transparan menutupi seluruh kawasan itu.
"Whuss..." Angin di sekitarnya berhembus kencang dengan aura yang sangat kuat muncul mendominasi.
Di tempat Houe Song, dia mulai membuat segel tangan. Hingga beberapa saat kemudian muncul tengkorak besar dengan mulut terbuka.
"Whuss..." Awan gelap muncul di sekitar tengkorak tersebut, menampilkan sebuah tangan hitam dengan kuku panjang seperti tangan Raja Iblis.
Jauh dari tempat itu, terlihat pasukan besar yang sedang berkumpul tiba-tiba merasakan aura kematian yang sangat besar.
"Ugh..." Mereka semua tiba-tiba memuntahkan darah hitam dengan wajah pucat pasi.
"Aku persembahkan jiwa-jiwa jahat kepada para Leluhur!" Ucap Houe Song, hingga beberapa saat kemudian terdengar suara pekikan yang sangat keras, bersamaan dengan terhisapnya semua pasukan itu.
Yun Yunyue terlihat sangat terkejut, melihat adanya pasukan besar yang bersembunyi. Dia semakin di buat marah saat melihat bagaimana pasukan itu di jadikan persembahan.
"Teknik ini hampir sama dengan teknik Leluhur kuno yang aku lihat saat berada di reruntuhan kuno." Batin Yun Yunyue.
Dari jauh, enam bawahannya, Kaisar Qin Shan, Qin Zhuyao, Leluhur Han, dan semua orang dari Benua Tengah menatap ke arah Yun Yunyue dengan khawatir.
Yun Yunyue yang dapat merasakan hal itu menengok ke arah mereka, lalu membalas dengan tersenyum, menenangkan kekhawatiran mereka semua.
"Whuss..." Sulur-sulur hitam muncul dari atas langit, dengan aura pembunuh yang sangat kuat melesat ke arah Houe Song.
"Dhuarr... Dhuarr..." Suara Ledakan Petir memenuhi kawasan itu.
Tidak lama kemudian, sebuah aura yang sangat kuat muncul dari dalam tubuh Houe Song, lalu berputar di sekitarnya.
__ADS_1
"Whuss..." Kekuatan yang sebelumnya berada pada Mortal puncak kini menembus Penguasa awal.
Phoenix Emas yang sebelumnya berada di atas langit bergerak mendekati sang Tuan, membuat penghalang untuk menahan aura yang mulai menekan.
Houe Song membuka kedua matanya, yang kini berubah menjadi warna hitam polos. Kening tengkorak memiliki titik hitam besar sebesar kelereng.
Houe Song menatap ke arah Yun Yunyue dengan tajam, beberapa saat kemudian menghilang dari tempatnya.
"Boom..." Houe Song tiba-tiba muncul di samping Yun Yunyue dengan menghancurkan penghalang di sekitarnya, membuat Yun Yunyue terlempar lima meter.
Yun Yunyue segera menyeimbangkan tubuhnya, tanpa rasa takut sedikitpun.
Sang Phoenix sendiri kini melesat ke arah tengkorak raksasa milik Houe Song.
"Apa hanya ini saja kemampuan yang kau miliki tengkorak bodoh!" Ucap Yun Yunyue dengan menghapus darah di sudut bibirnya.
Houe Song hanya diam tanpa membalas ucapan Yun Yunyue. Namun Yun Yunyue tidak tinggal diam, dia terus mencoba memprovokasi Houe Song dengan kata-kata yang menghina.
"Cih! Manusia rendahan sepertimu terlalu banyak berbicara omong kosong! Aku akan mempersembahkan jiwamu untuk Leluhurku!"
Yun Yunyue terkekeh pelan. "Kau terlalu percaya diri! Bahkan Leluhurmu saja tidak akan mampu menggunakan jiwaku ini untuk persembahannya!" Yun Yunyue kemudian mengigit ujung jarinya.
"Whuss..." Darah berwarna emas kembali muncul mengambang di udara.
Yun Yunyue mulai membuat segel tangan dengan kecepatan angin, setiap gerakannya akan muncul berbagai warna yang berbeda.
Keenam bawahannya menatap itu dengan tubuh bergetar hebat.
"Benar! Ini salah satu teknik legendaris Dewi Keabadian Yang Agung!" Yun Jinling menatap dengan tidak percaya.
Di tempat Yun Yunyue, segera perlahan segel yang di buat mulai menyatu dengan darah emas yang mengambang di udara.
"Tidak akan aku biarkan!" Teriak Houe Song bergerak ke arah Yun Yunyue.
"Boom..." Baru saja ingin mendekati Yun Yunyue, tiba-tiba Houe Song terlempar sejauh puluhan meter.
"Whuss..." Yun Yunyue menutup kedua matanya, hingga perlahan energi yang sangat kuat, menenangkan, dan mendominasi berputar di sekitarnya.
Tubuh Yun Yunyue mulai mengalami perubahan dengan rambut panjang berwarna emas kini memiliki corak berbeda warna, pupil mata memiliki tujuh warna berbeda, dan zirah emas yang muncul di tubuhnya. Kali ini berbeda sangat mencolok di tampilkan dibandingkan perubahan sebelumnya.
Sosoknya benar-benar terlihat sangat mendominasi, dengan pahatan wajah yang begitu sempurna. Topeng kulitnya perlahan memasuki kalung dimensi dengan sendirinya.
Yun Yunyue mulai membuka kedua matanya, bersamaan dengan itu, muncul angin yang sangat kuat menyapu tempat di sekitarnya.
"Keik..." Suara Phoenix memekik keluar dari dalam tubuh Yun Yunyue.
Yun Yunyue menggerakkan tangannya, hingga beberapa saat kemudian semua orang di tempat itu terjatuh tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Hanya ada keenam bawahannya yang masih tersadar menatap itu semua dengan sangat serius.
Yun Yunyue melesat menghampiri Houe Song, lalu mengepalkan kedua tangannya.
"Dhuarr..." Pukulan keras melemparkan tubuh Houe Song dengan telak.
Tidak berhenti di situ saja, Yun Yunyue kembali menghilang dari tempatnya dengan terus melepaskan pukulan ke tubuh Houe Song ke berbagai arah.
"Dhuarr..."
"Dhuarr..."
Ledakan keras terus menggema memenuhi langit perbatasan kedua Benua.
Hingga beberapa saat kemudian, muncul ledakan kekuatan besar dari dalam tubuh Houe Song.
Bersamaan dengan itu, tengkorak besar yang sedang bertarung dengan Phoenix Emas bertransformasi memiliki sebuah sayap di kanan kirinya.
"Pukulanmu benar-benar membuat darahku semakin mendidih!" Teriak Houe Song dengan tertawa keras.
Suara tawa itu benar-benar dapat merusak gendang telinga. Yun Yunyue sendiri bahkan dengan sigap menyelimuti kedua telinga menggunakan energi spiritual.
"Whuss..." Houe Song terlihat sangat marah, dia mulai melesat melepaskan pukulan ke arah Yun Yunyue.
"Mati!" Teriak mereka yang sama-sama melesat dengan melepaskan serangan.
"Whuss... Whuss..." Dua kilatan cahaya emas dan hitam itu saling beradu pukulan.
Yun Yunyue melepaskan Cahaya keemasan yang keluar dari keningnya, sedangkan Houe Song melepaskan pukulan tengkorak hitam di sekeliling asap tebal.
"Dhuarr..." Ledakan dahsyat yang sangat mengerikan menghancurkan tempat itu hingga belasan kilometer. Bahkan kedua benteng pertahanan kedua Benua hancur berantakan.
Untung saja Yun Yunyue telah membuat formasi terkuatnya untuk melindungi semua orang. Keenam bawahannya yang berusaha menahan formasi itu bahkan terjatuh memuntahkan darah.
"Sangat mengerikan!" Batin mereka dengan menggelengkan kepala, merasakan tubuhnya benar-benar hampir hancur.
Di atas langit, Yun Yunyue dan Houe Song sama-sama terdorong hingga ratusan meter. Walaupun demikian, tampak Yun Yunyue sedikit mendominasi.
"Sangat kuat! Orang-orang Alam atas memang berbeda dengan orang-orang Alam Rendahan." Ucap Houe Song sambil memulihkan diri.
"Hahaha... Aku pikir ucapan Leluhur hanya sebuah candaan. Dan penilaianku terhadapmu terlalu berlebihan. Kau tidak semenakutkan yang aku bayangkan..." Ucap Houe Song dengan berusaha bangkit.
"Kau tidak akan mampu membayangkan seberapa mengerikan aku..." Yun Yunyue mulai kembali mengedarkan kekuatan puncak.
"Beban yang aku rasakan sangat besar. Apalagi tingkat kultivasiku masih sangat rendah untuk menggunakan teknik-teknik tingkat tinggi seperti ini..." Batin Yun Yunyue menahan rasa sakit di tubuhnya.
*
__ADS_1
*
Bersambung......