Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 25 - Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga.


__ADS_3

Melihat ekspresi Tuannya yang seperti tidak senang dengan penjelasannya tubuhnya bergetar hebat.


"Tidak apa-apa lima ratus juga sudah cukup." Ucap Yun Yunyue tenang sambil melihat ke arah para budak tersebut.


"Katakan sesuatu agar aku bisa mempercayai kalian, karena aku paling benci dengan yang namanya penghianatan." Lanjut Yun Yunyue dingin sambil menatap tajam kearah mereka


"Nona, kami bersumpah atas nama langit untuk selalu setia kepada Nona Yun Yunyue sampai akhir hayat kami, jika suatu saat kami menghianati Nona Yun Yunyue tubuh kami akan menjadi abu di sambar petir Surgawi." Ucap mereka serempak dengan berlutut di hadapan Yun Yunyue.


Dhuarr!


Dhuarr!


Seketika itu juga petir Surgawi meledak di atas langit tanda sumpah mereka telah di terima oleh langit, jika suatu saat mereka menghianati orang yang mereka layani maka tubuh mereka akan di sambar petir Surgawi menjadi abu.


"Kalian dengar? Jika suatu saat kalian menghianati aku, kalian akan di hukum oleh petir Surgawi menjadi abu!" Ucap Yun Yunyue.


"Kami tidak berani Nona." Jawab mereka


"Berdirilah, kalian bisa membungkuk kepadaku tapi tidak dengan berlutut aku tidak suka!" Tegas Yun Yunyue dingin.


Sedangkan Yun Jung yang melihat adiknya bersikap tegas seperti itu, ia menelan ludahnya kasar.


"Baik Nona." Ucap mereka sambil cepat-cepat berdiri agar tidak membuat Nona mereka marah.


"Baik, mari kita masuk ke markas kita." Ucap Yun Yunyue sambil menyelimuti semuanya dengan sinar emas.


Whuss....!


Setelah sampai di depan gua selain Yun Yunyue dan Yun Jung, ekspresi wajah mereka sama seperti yang lainnya saat pertama masuk ke tempat itu.


"Ayo masuk jangan membuang-buang waktu lagi." Tegas Yun Yunyue dingin lalu berjalan masuk tanpa menunggu yang lain.


Seakan tersadar mereka segera mengikuti Yun Yunyue dari belakang, saat masuk sama seperti Yun Jung dan lainnya saat melihat patung tersebut. Yun Yunyue yang melihat mereka seperti itu memutar bola matanya malas.


"Semuanya berkumpul, ada sesuatu yang akan aku sampaikan kepada kalian." Ucap Yun Yunyue pelan tapi suara indahnya seakan berdekatan dengan mereka semua.


"Baik Tuan."


"Baik Nona."

__ADS_1


Saat melihat semua bawahannya telah berkumpul Yun Yunyue melihat ke arah kelima ratus budak tersebut.


"Jumlah kalian sudah cukup untuk membuat dua Fraksi, untuk para laki-laki akan menjadi Fraksi Naga Langit, sedangkan untuk wanita kalian Fraksi Bunga. Setelah keluar dari markas, tugas kalian untuk Fraksi Bunga berpencar untuk mencari informasi di berbagai rumah makan, sedangkan untuk Fraksi Naga Langit bertugas menjaga Fraksi Bunga dari bayang-bayang." Jelasnya sambil menatap tajam kearah mereka satu persatu.


"Hu Bai, Long Jiang dan Long Qian pergi latihlah Fraksi Naga Langit. Sedangkan Xiao Mei dan lainnya akan melatih Fraksi Bunga." Lanjut Yun Yunyue.


"Baik Tuan."


"Baik Nona."Jawab semuanya serempak lalu membubarkan diri untuk berlatih.


Di dalam gua hanya tersisa Yun Yunyue dan Yun Jung, ia melihat ke arah sang kakak lalu melepaskan cadarnya sambil tersenyum lebar di wajahnya yang cantik. Untuk sesaat Yun Jung sangat terpesona dengan wajah cantik sang adik, tidak lama ia membalas senyum adiknya.


"Kakak ayo kita masuk ke dalam kalung dimensi untuk berlatih." Ucap Yun Yunyue.


"Baik Yue'er."


Lalu kedua kakak beradik itu masuk ke dalam kalung dimensi. Sedangkan di tempat lain tepatnya di Keluarga Xiao, wajah semua orang dalam satu malam menjadi buruk rupa sehingga membuat kota Anshan menjadi gempar. Di setiap rumah makan semua penduduk kota membicarakan Keluarga Xiao tentang keburukan wajah mereka, semua orang bertanya-tanya Keluarga Xiao menyinggung siapa sehingga membuat wajah mereka seperti itu?


Di Keluarga Xiao.


Tepatnya di aula, semua orang sedang berusaha keras untuk mencari penawarnya, karena wajah mereka selain buruk rupa juga mengeluarkan bau yang sangat menyengat.


"Rumah lelang apa kalian sudah pergi ke sana?" Ucap Xiao Lan.


"Sudah Patrick tapi mereka bilang tidak ada penawarnya." Ucap tetua lainnya.


Hening semua orang terdiam, sedangkan Xiao Lan mencurigai Yun Jung dan Yun Yunyue tadi malam tapi tidak ada bukti untuk menekan mereka.


Di Tempat Lain di Keluarga Jun.


Patrick Keluarga Jun sedang tertawa terbahak-bahak saat mendengar laporan dari mata-mata yang dia kirim untuk mengawasi Keluarga Xiao, musuh bebuyutannya.


"Hahaha bagus-bagus, aku akan pergi ke Keluarga Xiao untuk mengucapkan selamat. Pergi, panggil tetua kedua datang kemari untuk menemaniku pergi ke Keluarga Xiao." Ucap Jun Meng kepada orang kepercayaannya.


"Baik Patrick."


Tidak lama kemudian ia datang kembali dengan membawa tetua kedua.


"Salam Patrick." Ucap tetua kedua memberi salam.

__ADS_1


"Hahaha bagus-bagus ayo kita berangkat ke Keluarga Xiao hahaha." Ucap Patrick Jun Meng.


"Baik Patrick." Jawab tetua kedua dengan senyum sinisnya.


Keluarga Yu.


Yu Nan, Patrick dari Keluarga Yu juga tertawa terbahak-bahak mendengar berita tentang musibah yang menimpa Keluarga Xiao. Keluarga Yu dan Keluarga Jun saling bekerja sama untuk menjatuhkan Keluarga Xiao tapi tidak berhasil, sehingga saat mendengar berita yang menimpa Keluarga Xiao kedua Keluarga itu terlihat sangat senang.


"Tetua agung bagaimana kalau kita bertamu ke Keluarga Xiao hahaha?"


"Hahaha setuju Patrick ayo, aku sudah tidak sabar untuk melihat muka mereka yang seperti apa hahaha." Jawab tetua agung sambil tertawa.


"Panggil beberapa prajurit inti untuk menemani kami pergi ke Keluarga Xiao." Ucap Yu Nan kepada salah satu tetua yang ada di aula.


"Baik Patrick." Ucap tetua tersebut sebelum berjalan keluar.


Setelah mendengar prajurit inti sudah menunggu di gerbang, Patrick Yu Nan membawa rombongannya menuju Keluarga Xiao.


Dalam perjalanan rombongan Yu Nan menarik perhatian semua orang yang ada di dalam kota Anshan, tapi mereka seakan acuh tak acuh sambil terus berjalan menuju Keluarga Xiao.


Sementara di tempat lain, Patrick Jun Meng dan salah satu tetuanya sudah sampai di depan gerbang Keluarga Xiao.


"Berhenti! Untuk apa Patrick Jun yang terhormat datang ke Keluarga Xiao kami? Tanya salah satu penjaga menghentikan langkah mereka.


Wajah mereka sedang tertutup dengan kain sehingga hanya mata mereka yang terlihat, semua orang yang ada di Keluarga Xiao tidak ada satupun yang tidak kenah bubuk Yun Yunyue.


"Kami ingin bertemu dengan Patrick Xiao, ada hal penting yang akan aku sampaikan kepada beliau." Ucap Patrick Jun Meng dingin, sedangkan di dalam hatinya sedang berdisko-disko karena saking senangnya melihat penderitaan Keluarga Xiao.


Tidak lama kemudian kembali terdengar suara langkah kaki menuju ke arah Keluarga Xiao, semua orang berbalik untuk melihat siapa yang mengunjungi Keluarga Xiao. Setelah berbalik, mereka melihat Keluarga Yu dan rombongannya sedang menuju ke arah mereka.


"Hahaha Yu Nan ternyata kamu yang mengunjungi Keluarga Xiao!" Ucap Jun Meng sambil tertawa kecil.


"Hahaha orang tua lalu ada apa dengan mu?" Balas Yu Nan tertawa terbahak-bahak.


**************


Bersambung........


(◍•ᴗ•◍)❤

__ADS_1


__ADS_2