
"Kakak ini surat dari Ibu." Ucap Yun Yunyue dengan mata yang berkaca-kaca.
"Yue'er, jangan menangis kita akan mencari Ibu setelah pergi dari Keluarga Xiao ini." Imbuh Yun Jung menghapus air mata sang adik, lalu ia melanjutkan, " Sekarang buka suratnya Yue'er, jangan sampai ada hal penting di tuliskan oleh Ibu."
"Baik Kakak." Balas Yun Yunyue sambil membuka surat tersebut.
Untuk Jung'er dan Yue'er.
"Yue'er, Jung'er setelah kalian baca surat ini Ibu sudah pergi jauh dari kehidupan kalian. Untuk Yue'er maafkan Ibu Nak, Ibu tidak melihat tumbuh kembangmu. Tapi percayalah kita akan bertemu lagi cepat atau lambat, Jung'er bantu adikmu mencapai puncaknya karena adikmu memiliki tubuh Dewi Abadi. Untuk saat ini kekuatan itu masih jauh di dalam jiwanya, tapi nanti Yue'er sudah mencapai Rana Dewa Surga kekuatan itu pasti akan keluar dari tubuhnya. Saat kekuatan itu telah bangkit dari tubuh adikmu, pasti ada kekuatan lain yang akan memburu adikmu untuk mendapatkan kekuatan abadi tersebut. Yue'er, berlatihlah dengan keras Nak, karena tanggung jawabmu sangat besar setelah kekuatan Dewi Abadi bangkit.
..... Setelah kekuatan Abadi itu bangkit dari tubuh Yue'er, mintalah kepada Hu Bai dan Long Jiang untuk menemanimu pergi ke gunung Aniun. Jung'er, Ibu minta tetap berada di samping adikmu Nak, kamu juga harus berlatih dengan keras untuk melawan musuh adikmu suatu saat. Untuk kedua anak Ibu, tidak perlu mencari Ibu! Ibu menunggu kalian di Alam Surga, maka itu berlatihlah dengan keras untuk cepat-cepat bertemu dengan Ibu."
Sekian Dari Ibu Yun Xuexia.
"Yue'er ka-kamu-...."
"Ia Kakak, aku memiliki tubuh Dewi Abadi." Ucap Yun Yunyue sedih.
"Yue'er tidak perlu khawatir kakak akan selalu bersamamu, kakak juga akan berlatih di dalam kalung dimensi untuk meningkatkan kekuatan kakak." Ucap Yun Jung sambil memeluk adiknya.
"Terima kasih Kakak..."
"Kenapa berterima kasih, sebagai seorang kakak pasti akan selalu menjaga adiknya. Sudah ambil baju terakhir Ibu dan kita pergi dari Keluarga Xiao bajingan ini, mungkin bawahan mu sudah menunggu kita di hutan itu." Ucap Yun Jung lembut.
"Ia Kakak ku yang paling tampan sedunia."
"Eh,eh memang kakakmu ini memiliki wajah yang tampan sejak dari kandungan." Balas Yun Jung
"Haha ih kakak percaya diri sekali, ayo kakakku yang cerewet."
Setelah keluar dari gudang tersebut, keduanya langsung melesat pergi ke hutan terdekat untuk bertemu yang lain. Tidak lama kemudian mereka telah sampai dan melihat semua bawahannya sedang menunggu mereka.
"Tuan."
"Nona." Ucap mereka memberi hormat.
Yun Yunyue hanya mengangguk kepalanya setelah itu dia berkata, " Hu Bai, Long Jiang, Lu Zhan, dan Han Rou, kalian pergilah ke pasar gelap untuk membeli budak di sana dan terserah kalian mau membeli budak laki-laki atau wanita. Setelah membeli budak, bawah mereka ke air terjun yang waktu itu kalian mencariku, Lu Zhan, Han Rou kalian masih ingatkan?"
__ADS_1
"Sangat jelas Nona." Jawab keduanya serempak.
"Pergi!"
"Baik Tuan."
"Baik Nona."
Melihat keempat bawahannya telah pergi, Yun Yunyue dan lainnya juga melesat pergi menuju air terjun untuk berlatih di sana. Setelah sampai di sana Yun Yunyue menyuruh Kakak dan ketiga bawahannya untuk saling berpegang tangan agar dia bisa membawa mereka ke dasar sungai atau lebih tepatnya gua yang ada di dasar air terjun tersebut.
"Whuss..." Setelah menyelimuti semuanya dengan sinar emas, Yun Yunyue membawa mereka masuk ke dasar air. Lima menit kemudian mereka telah sampai di depan gua, Yun Jung dan ketiga bawahannya terlihat sangat kaget karena melihat ada sebuah gua yang cukup besar di dasar air terjun.
"Ayo masuk! Gua ini aku beri nama JungYue." Ucap Yun Yunyue duluan masuk ke dalam gua.
"Nama yang bagus Yue'er." Ucap Yun Jung senang sambil mengikuti adiknya dari belakang. Setelah masuk ke dalam gua, Yun Jung dan ketiga bawahannya kembali kaget dengan adanya sebuah patung yang sama persis dengan adiknya, Tuan, dan Nona mereka.
"Tu-Tuan, patung itu sama persis dengan Tuan." Ucap Long Qian kaget melihat patung yang sama persis dengan Tuannya.
"Yue'er, kenapa patung ini sama persis dengan mu?" Tanya Yun Jung kepada adiknya penasaran.
"Jadi waktu itu Nona tersedot masuk ke sini toh." Ucap Xiao Mei.
"Ia Mei." Balas Yun Yunyue sambil mengeluarkan kesembilan bawahannya dari Kalung dimensinya.
Whuss!
"Nona.." Ucap mereka sambil menangkupkan tangan dengan hormat. Basis kultivasi mereka juga telah sampai di Rana Raja 🌟 ⁴ sama seperti Lu Zhan, Han Rou, dan Zhe Lan. Hanya Xiao Mei sendiri yang masih di Rana Pertapa Suci 🌟 ⁹ tapi dia tidak iri dengan saudara-saudaranya, malahan ikut senang dengan pencapaian mereka.
"Selamat kalian telah mencapai Rana Raja 🌟 ⁴." Ucap Yun Yunyue memberi selamat kepada bawahannya.
"Ini semua berkat Nona sehingga kami bisa sampai ke Rana ini." Ucap mereka dengan hormat.
"Tidak perlu berterima kasih, kalian adalah bawahanku orang-orangku jadi sudah sepantasnya." Ucap Yun Yunyue dingin tapi lembut. Lalu ia melanjutkan, " tolong bersihkan tempat ini, gua ini akan kita gunakan sebagai markas kita nantinya."
"Baik Nona." Ucap mereka dengan semangat.
Di Tempat Lain.
__ADS_1
Hu Bai dan lainnya membawa lima ratus budak menuju gua JungYue, diantara semua budak tersebut dua ratus wanita dan tiga ratus laki-laki. Para budak tersebut mengikuti mereka dengan patuh sambil menundukkan kepala.
"Kalian tidak perlu cemas, Tuan/Nona kami akan melakukan kalian dengan baik asalkan jangan mengkhianatinya." Ucap Long Jiang kepada mereka saat melihat para wanita sepertinya ketakutan.
"Baik Tuan."Jawab mereka serempak dan tenang kembali saat mendengar penjelasan Long Jiang tentang orang yang akan mereka layani.
Setelah satu jam kemudian mereka akhirnya sampai di air terjun yang Tuan/Nona mereka maksud.
"Kalian beristirahatlah sambil tunggu Tuan/Nona kami menjemput kita." Ucap Hu Bai
"Baik Tuan."
Di dalam gua Yun Yunyue merasakan keempat bawahannya telah kembali sehingga ia memutuskan untuk keluar menjemput mereka.
"Kakak aku keluar sebentar, keempat bawahanku telah kembali dari pasar gelap." Pamit Yun Yunyue kepada sang kakak.
"Yue'er kakak ikut." Balas Yun Jung cepat, sedang Yun Yunyue hanya mengangguk kepalanya mengizinkan kakaknya ikut.
Whuss....!
Yun Yunyue dan Yun Jung muncul melayang-layang di atas air terjun dengan indahnya seperti sepasang kekasih. Sementara Hu Bai dan lainnya melihat Tuan/Nona mereka datang segera berdiri untuk memberi hormat diikuti oleh semua budak tersebut.
"Tuan."
"Nona."
Yun Yunyue dan kakaknya mendarat turun di depan mereka dengan ekspresi wajahnya yang datar di balik cadarnya.
"Jelaskan." Tegas Yun Yunyue singkat.
"Tuan total budak yang kami beli di pasar gelap hanya lima ratus, dua ratus wanita dan tiga ratus pria. Dan semuanya tidak memiliki keluarga Tuan." Jelas Long Jiang Kepada Tuannya.
***********
Bersambung.........
Hy guys kita ketemu lagi, dan semoga para pembacaku selalu sehat ya...😇🤗😘🤍
__ADS_1