Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 54 - Bulan Darah, Ritual Pengorbanan Darah.


__ADS_3

Di Dalam Lembah Kuno.


Dua kilatan cahaya berbeda warna terus melesat di atas langit dengan kecepatan tinggi.


Hingga tidak lama kemudian, keduanya bergerak turun masuk ke dalam hutan yang berada tidak jauh dari lokasi danau.


"Tuan." Long Zhou Yang menatap serius ke arah Yun Yunyue.


"Kita akan bergerak sekarang juga. Aku merasa sesuatu yang besar akan terjadi jika kita terlambat."


"Whuss..." Di setiap tempat yang mereka lewati, Yun Yunyue akan melepaskan formasi jebakan.


Long Zhou Yang sendiri Hanya diam, memperlihatkan apa yang di lakukan Yun Yunyue.


"Untuk berjaga-jaga jika mereka bergerak dengan jumlah yang besar. Akan sangat merepotkan jika fokus kita terbagi dalam pertarungan yang kita sendiri tidak mengetahui dengan pasti Kuantitas serta kualitas musuh." Yun Yunyue menjelaskan, saat memperhatikan raut wajah kebingungan Long Zhou Yang.


Disaat mereka berdua hampir mencapai tengah hutan, tiba-tiba terlihat beberapa kilatan cahaya melesat dengan kecepatan tinggi.


Dhuarr...!


Dhuarr...!


Ledakan keras menggema di tempat itu, setelah kilatan cahaya tersebut mengenai formasi jebakan yang di buat oleh Yun Yunyue.


Ledakan keras itu sendiri mulai menarik perhatian musuh, yang berada tidak jauh dari tempat tersebut.


Suar derap langkah dan hembusan angin di sekitarnya mulai terasa dengan perubahan suhu yang sangat cepat.


"Tuan." Long Zhou Yang menatap Yun Yunyue dengan serius.


"Ini di luar rencana. Kita memang sejak awal tidak mengetahui medan yang akan kita tuju. Persiapkan dirimu, kita akan mulai menghancurkan mereka saat ini juga." Ucap Yun Yunyue dengan mengeluarkan pedang usang dari cincin penyimpanan.


Hal yang sama juga dilakukan Long Zhou Yang, dimana ia mengeluarkan sebuah tombak dengan ukiran api di tombak tersebut.


"Whuss... Whuss..." Mereka berdua segera bergerak dengan cepat, melepaskan serangan ke arah musuh yang datang.


Musuh itu sendiri kawanan hewan buas yang memiliki kekuatan lebih tinggi di bandingkan sebelumnya.


Yun Yunyue terus bergerak dengan mengayunkan pedang usang ke bagian vital hewan buas. Setiap kali ayunan pedang Yun Yunyue, akan ada hewan buas yang terbunuh.


Di Atas Langit.


Terlihat beberapa pria dan wanita yang kini telah menjadi boneka pasukan pria misterius, yang tidak lain salah satu Leluhur kota Bulan.


"Jika kita tidak bergerak sekarang, maka semua pasukan hewan buas milik tuan akan terbunuh tanpa mampu menggunakan teknik ritual darah." Ucap salah satu pria dengan serius, menatap Yun Yunyue dan Long Zhou Yang yang menyerang dengan menggila membantai pasukan hewan buas.


"Tenang saja, kita hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk membunuh mereka. Jadi biarkan saja kedua sampah itu kehabisan energi, setelahnya baru kita akan turun tangan menghadapinya." Kesepuluh sosok itu saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


Di bawah, Yun Yunyue terus bergerak dengan jarak setengah meter mengambang dari tanah.


"Sekarang!" Yun Yunyue menggerakkan tangan dengan kecepatan cahaya, untuk mengaktifkan formasi jebakan di sekitarnya.


Long Zhou Yang dengan cepat melesat ke atas langit.


"Whuss..." Udara di sekitarnya bergetar, bersamaan dengan kemunculan ratusan pedang Bintang yang langsung melesat ke arah pasukan hewan buas.


"Dhuarr.... Booms...." Saat jarak pedang berjarak setengah meter, pedang Bintang akan meledak hingga menghancurkan puluhan hewan buas sekali ledakan.


"Dhuarr.... Dhuarr...." Ledakan dahsyat terus menggema mengguncang seluruh kawasan hutan.


Hal itu membuat kesepuluh bawahan Leluhur kota Bulan membeku di tempatnya. Mereka semua tidak menyangka akan melihat hal seperti ini.


"Whuss.... Whuss...." Yun Yunyue dan Long Zhou Yang muncul tidak jauh dari tempat kesepuluh pria dan wanita bawahan Leluhur kota Bulan.


"Dewi Keabadian memang luar biasa, bertindak seolah tidak mengetahui situasi medan di tempat ini, tapi dia sendiri telah mempersiapkan segalanya dengan sangat baik." Batin Long Zhou Yang mengagumi Yun Yunyue.


"Whuss...." Formasi Sangkar Keabadian muncul mengurung kesepuluh bawahan Leluhur kota Bulan.


"Ini!" Bawahan Leluhur kota Bulan sekali di buat terkejut.


"Trik murahan! Apa kalian pikir mudah untuk mengalahkanku?" Ucap Yun Yunyue menatap tajam mereka semua.


Yun Yunyue lalu menatap ke arah Long Zhou Yang. " Hancurkan mereka!"


"Whuss...."


"Dhuarr...." Tanpa segan, Long Zhou Yang melepaskan serangan untuk menghancurkan tubuh mereka.


Yun Yunyue tersenyum tipis di balik topengnya, dia cukup penasaran dengan tingkat kultivasi milik Long Zhou Yang.


Meski terlihat jika saat ini Long Zhou Yang berada di pendekar Dewa Langit puncak, tetapi dari serangan dan kecepatan sangat berbeda jauh dari pendekar Dewa Langit yang ada di Alam Rendah.


Dengan waktu singkat, Long Zhou Yang dapat menghancurkan kesepuluh bawahan Leluhur kota Bulan.


Yun Yunyue menggerakkan tangan membuat segel kuno. Hingga beberapa saat kemudian, terlihat sepuluh bintang besar, sebesar kepala manusia terbang ke arah segel yang di buat olehnya.


"Sudah aku katakan sebelumnya, jika trik murahan seperti ini tidak akan berguna untuk melawanku!" Yun Yunyue kemudian mengeluarkan Api Keabadian.


"Whuss..." Api Keabadian melahap habis kesepuluh bola hitam, yang tidak lain jiwa dari kesepuluh bawahan Leluhur kota Bulan.


Kesepuluh jiwa itu berteriak kesakitan, hingga beberapa detik kemudian lenyap bersamaan dengan formasi Sangkar Keabadian yang menghilang.


"Api Keabadian yang legendaris. Aku tidak menyangka Tuan sudah mampu menguasai kekuatan Api Keabadian dengan cukup baik." Batin Long Zhou Yang, dia semakin di buat penasaran akan kekuatan Yun Yunyue.


Api Keabadian yang sebelumnya di gunakan oleh Yun Yunyue, adalah api tertinggi bagi seluruh Dewa dan Dewi di Alam Surga. Bahkan Api Keabadian itu juga masuk dalam urutan nomor satu Api tertinggi di seluruh Alam Semesta.

__ADS_1


"Kita akan kembali melanjutkan perjalanan."


"Baik Tuan." Ucapnya dengan semangat.


Sebelum pergi meninggalkan tempat itu, Yun Yunyue terlebih dulu menghilangkan bekas aura pertempuran dengan membakar habis tubuh dan darah hewan buas.


"Whuss...." Mereka berdua kembali bergerak dengan kecepatan tinggi.


Di Tempat Lain.


Di dalam gua yang berada di tengah hutan, terlihat Leluhur kota Bulan semakin marah, setelah tidak dapat merasakan kehadiran kesepuluh boneka miliknya.


"Bajingan! Siapa sebenarnya mereka. Jika seperti ini terus, aku akan gagal membangkitkan tuan dan pergi menuju Neraka Kuno." Leluhur kota Bulan terus mengumpat dengan kesal, lalu berjalan keluar.


Di depan gua sendiri, terlihat beberapa orang dari Benua Tengah yang berhasil dia tangkap, dan ingin di jadikan sebagai komandan pasukan miliknya.


"Sebaiknya aku segera melakukan ritual pengorbanan darah." Leluhur kota Bulan lalu membawa dua puluh jenius Benua Tengah ke sebuah altar.


Terlihat di altar tersebut sudah di kelilingi api yang membentuk bulan. Di atas altar tergambar dua puluh lingkaran merah kehitaman.


Leluhur kota Bulan kemudian membawa satu persatu dari jenius Benua Tengah ke lingkaran tersebut.


Hingga beberapa saat kemudian, mereka semua sudah berada di tempat masing-masing.


Leluhur kota Bulan menatap ke atas langit, dimana bulan telah berubah warna merah darah dengan lingkaran hitam di sekitarnya.


"Whuss..." Leluhur kota Bulan mulai melafalkan kata-kata yang membuat suasana di sekitarnya menjadi sangat dingin.


Yun Yunyue dan Long Zhou Yang yang sedang menuju tempat itu, juga dapat merasakan perubahan Aura di sekitarnya.


"Tuan, sepertinya ritual akan segera di mulai." Ucap Long Zhou Yang dengan serius.


Yun Yunyue menganggukkan kepala, lalu meminta Long Zhou Yang untuk menambahkan kecepatannya.


"Whuss..."


"Whuss..."


Mereka berdua bergerak dengan kecepatan penuh, membuat tempat di sekitarnya bergetar.


"Semoga saja tidak terlambat." Batin Yun Yunyue dengan cemas.


*********


Bersambung......


Tinggalkan jejak ya Guys 🤗🥰🤍😘

__ADS_1


__ADS_2