
Setelah menunggu selama beberapa saat, tidak lama kemudian seluruh penduduk kota datang ke tempat itu.
Mereka terlihat sangat bingung, bahkan wajah mereka di penuhi kecemasan.
"Nona Muda." Jenderal Zhiang menatap sang Nona Muda yang masih diam.
Yun Yunyue menganggukkan kepala, lalu melangkahkan kaki setelah mengamati semua penduduk kota.
"Harap tenang!" Teriak Xi Qiameng dengan keras.
Kerumunan itu pun terdiam, mereka memfokuskan pandangan ke arah Yun Yunyue bersama rombongan.
"Kamu! Maju ke depan!" Ucap Yun Yunyue menunjuk salah satu pria paruh baya berumur sekitar empat puluh tahunan.
Pria itu terlihat sangat ketakutan, meski begitu dia tetap melangkahkan kaki maju mendekati Yun Yunyue.
Setelah berada sekitar dua meter jaraknya, pria itu membungkukkan badan memberi hormat.
"Nona, aku Li Housan." Ucap pria itu memperkenalkan diri.
"Li Housan, aku ingin mendengar pendapatmu mengenai situasi yang terjadi di kota Wadan"
"Maksud Nona?"
"Bagaimana kehidupan kalian setelah Sekte Kegelapan datang ke kota ini?"
Raut wajah Li Housan berubah sendu, setelah mendengar pertanyaan tersebut.
"Nona, aku tidak mengetahui apa tujuan Nona menanyakan hal itu. Jika Nona menanyakan bagaimana kehidupan yang kami jalani selama ini, aku lebih memilih untuk mengatakan jika kami telah lama mati. Kami di paksa untuk bekerja menjadi budak yang selalu memberikan kepuasan pada tuannya.
"Semua yang kami miliki akan di ambil dengan paksa. Bukan hanya harta dan benda, bahkan nyawa kami jika mereka menginginkan, maka kami hanya dapat diam dan merelakannya. Beberapa dari kami mencoba untuk bunuh diri, tapi itu semua bukan pilihan yang tepat karena akan mempersulit semua orang.
"Setiap kali ada yang mencoba untuk pergi meninggalkan kota, akan di siksa dengan sangat kejam. Wanita muda hingga yang telah memiliki suami, bahkan tidak lepas dari nafsu liar para bajingan itu.." Li Housan terus menceritakan semua penderitaan yang di alami penduduk kota Wadan.
Setiap ucapan yang keluar, menyiratkan rasa kesedihan, kemarahan, ketidakberdayaan, dan keputusasaan. Mata Li Housan memerah, terlihat darah yang mengalir membasahi wajah menyiratkan emosi yang sangat luar biasa.
Para penduduk terdiam mendengar semua ucapan Li Housan. Mereka juga merasakan hal yang sama. Jika dapat memilih, mereka akan lebih bahagia untuk mati dibandingkan hidup seperti ini.
Tapi, apa mereka mampu? Tidak! Jika ada yang diam-diam bunuh diri, maka semua penduduk akan menjadi amukan orang-orang Sekte Kegelapan. Mereka akan mengalami siksaan hingga hal itu akan meninggalkan trauma untuk semua orang. Jika mereka tidak memiliki hati, mereka tidak akan peduli dengan kehidupan orang lain.
Mereka takut apabila mereka memutuskan untuk mengakhiri hidup, akan memberikan penderitaan yang lebih dalam untuk penduduk lain yang masih hidup. Meski mereka merasa mati lebih baik, dibandingkan tetap hidup tapi ada rasa kehangatan di antara mereka.
Mereka menganggap semua orang kota Wadan adalah saudara yang harus saling melindungi. Rasa kesatuan di antara mereka lebih kental dibandingkan darah.
Yun Yunyue, Yun Jung, Xi Qiameng, Jenderal Zhiang, Yuan Shou, Ling Ling, dan anggota pasukan Phoenix Emas mengepalkan tangan dengan marah. Mereka tidak pernah menyangka akan penderitaan yang mereka alami selama ini.
"Nona..." Panggil Li Housan setelah selesai menjelaskan, menatap Yun Yunyue yang masih diam dengan pandangan kosong.
Beberapa saat kemudian, Yun Yunyue menarik napasnya dalam-dalam, lalu menghembuskan secara perlahan.
"Jenderal Zhiang, Xi Qiameng, Ling Ling, dan semua anggota pasukan Phoenix Emas tetap tinggal di tempat ini!" Ucap Yun Yunyue dengan nada tegas.
__ADS_1
"Nona Muda?" Jenderal Zhiang menimpali dengan terkejut.
"Bantu mereka membangun kembali kota Wadan. Setelah urusanku di Sekte Kegelapan selesai, aku akan kembali ke tempat ini!" Lanjut Yun Yunyue.
Jenderal Zhiang yang ingin mengatakan sesuatu tiba-tiba terdiam.
"Baik, Nona Muda!" Ucap mereka semua dengan serius.
Meski mereka sangat ingin ikut untuk membunuh para bajingan di Sekte Kegelapan, tapi mereka tidak ingin membuat Yun Yunyue kecewa. Mereka juga memahami maksud Nona Mudanya yang meminta mereka untuk tetap tinggal di kota ini.
"Aku akan pergi sekarang!" Yun Yunyue lalu menatap Yun Jung dan Yuan Shou.
Keduanya menganggukkan kepala, kemudian mereka berdua langsung melesat menuju hutan Kegelapan untuk berkumpul bersama pasukan Penginapan Lotus.
Setelah Yun Yunyue dan Yun Jung pergi, Xi Qiameng langsung menatap ke arah Li Housan yang terlihat kebingungan.
"Aku akan menjelaskan pada kalian..." Xi Qiameng kemudian mulai memberikan arahan dan memberitahukan kepada semua penduduk tentang apa yang di inginkan Yun Yunyue.
Setelah mendengar penjelasan dari Xi Qiameng, wajah semua penduduk terlihat sangat bahagia. Mereka sangat terharu, hingga meneteskan air mata.
"Langit benar-benar telah berpihak pada kami semua." Ucap Li Housan yang langsung bersujud penuh rasa syukur.
Setelah mendapatkan penjelasan dari Xi Qiameng, mereka akhirnya mengetahui jika Yun Yunyue dan orang-orangnya akan membantu penduduk kota Wadan, untuk kembali membangun kota menjadi sebuah tempat tinggal yang nyaman.
"Kami masih memiliki beberapa kejutan untuk kalian semua, tapi untuk saat ini lebih baik kita fokus untuk membereskan kekacauan di kota, lalu membangun kembali Bangunan yang telah hancur." Ucap Xi Qiameng dengan penuh semangat.
Mereka semua segera melakukan tugas untuk saling bekerja sama untuk membangun kota Wadan.
Di Tempat Lain.
"Kakak." Yun Yunyue menatap Yun Jung.
"Baik Yue'er." Jawab Yun Jung menganggukkan kepala tersenyum menatap sang adik.
"Terima kasih kakak.." Yun Yunyue lalu membuka gerbang kalung dimensi.
"Berhati-hatilah Yue'er." Yun Jung lalu masuk ke dalam kalung dimensi bersama gadis kecil yang telah mereka tolong sebelumnya.
Setelah mereka berdua masuk, Yun Yunyue dan Yuan Shou langsung mempercepat pergerakan mereka masuk ke dalam hutan kegelapan.
"Katakan pada Xiao Mei, dan lainnya untuk bersiap-siap. Kita akan langsung menghancurkan Sekte Kegelapan saat ini juga!"
"Baik, Nona Muda!" Yuan Shou langsung mengirimkan pesan batu komunikasi.
Di Tempat Lain.
Xiao Mei yang sedang duduk bersama Lu Zhan, Han Rou, Zhe Lan, dan Xian Feng, langsung memeriksa cincin penyimpanan.
"Saudari Mei?" Xian Feng menatapnya.
"Nona Muda meminta kita untuk bersiap-siap. Saat ini dia sedang menuju ke tempat ini."
__ADS_1
Mendengar ucapan itu, Xian Feng dan lainnya langsung bangkit berdiri, begitu juga dengan Xiao Mei.
Kelimanya langsung berjalan menemui semua pasukan.
Beberapa anggota yang sedang bersantai, langsung bangkit berdiri menatap kehadiran Xiao Mei dan lainnya.
"Saudari, Saudara." Sapa mereka.
Lima puluh ribu pasukan Penginapan Lotus dengan kekuatan Pendekar Kaisar dan Dewa Langit puncak itu juga langsung berbaris.
"Hormat pada Ketua Xian Feng dan semuanya!" Teriak semua pasukan.
Xian Feng, Xiao Mei dan lainnya menatap semua pasukan dengan penuh semangat.
"Persiapkan diri kalian. Sebentar lagi kita akan segera berangkat untuk berperang menghancurkan Sekte Kegelapan." Ucap Xian Feng dengan suara tegas.
Kobaran semangat terpancar dari wajah semua pasukan. Mereka sudah sangat menantikan saat-saat seperti ini.
Hingga sepuluh menit kemudian, dua kilatan cahaya melesat dengan kecepatan tinggi ke arah pasukan Penginapan Lotus.
"Whuss... Whuss..." Yun Yunyue dan Yuan Shou muncul di tempat itu.
"Hormat pada Nona Muda Yun Yunyue!" Ucap pasukan Penginapan Lotus secara serempak.
Yun Yunyue menganggukkan kepala, menatap semua pasukannya dengan tatapan hangat.
Setelah itu, Yun Yunyue melayang di udara. Dengan tenang, Yun Yunyue menatap semua pasukan berjumlah lima puluh ribu itu.
"Apa kalian sudah siap?"
"Siap, Nona Muda!"
"Jika begitu, mari kita bersama-sama hancurkan Sekte Kegelapan!"
"Hancurkan Sekte Kegelapan!"
"Hancurkan Sekte Kegelapan!" Teriak semua pasukan.
Yun Yunyue menatap Xiao Mei dan lainnya dengan anggukan kepala.
"Berangkat!" Teriak Xian Feng.
"Baik!"
"Whuss... Whuss..."
*
*
Bersambung.....
__ADS_1