
Enam bawahannya yang sedang membawa tubuh Yun Yunyue, tiba-tiba merasakan aura yang sangat kacau merembas keluar dari dalam tubuhnya.
Wajah Yun Yunyue terlihat sangat pucat di balik topengnya, sesekali suara pekikan seekor Phoenix terdengar dari dalam tubuh.
Leluhur Han, Xiao Mei dan Lu Zhan yang mendengar suara samar-samar itu menatap Long Zhou Yang dengan serius. Long Zhou Yang sendiri Hanya diam, tanpa berniat memberikan penjelasan pada mereka.
"Aku harap semua akan baik-baik saja." Batin mereka semua yang terlihat semakin cemas.
Leluhur Han yang sudah tidak mampu menahan rasa penasarannya mulai bertanya pada salah satu di antara mereka.
"Tuan Long Zhou Yang, apa yang sebenarnya terjadi pada Nona Muda?"
"Leluhur Han tenanglah, Tuan hanya membutuhkan waktu untuk beristirahat memulihkan diri." Jawab Long Zhou Yang dengan berbohong.
Meski tidak percaya dengan penjelasan Long Zhou Yang, namun Leluhur Han hanya mengiyakan.
"Whuss..." Kilatan cahaya terus melesat meninggalkan perbatasan menuju Istana.
Satu jam kemudian, Qin Zhuyao bersama Han Rou dan Zhe Lan melewati tempat itu.
"Saudara Rou, aku merasakan ada sesuatu yang aneh pada tubuh Nona." Ucap Zhe Lan melalui telepati.
"Aku juga merasakan apa yang saudara rasakan. Sebaiknya kita tidak perlu memikirkan hal ini, aku yakin Saudari/ri kita akan menjaga Nona dengan sebaik mungkin." Balas Han Rou.
Qin Zhuyao sendiri hanya diam dengan terus bergerak.
Di Atas Langit.
Keenam Binatang Suci itu terus bergerak membawa tubuh sang Tuan dengan kecepatan tinggi. Pikiran mereka sangat kusut saat merasakan aura Tuannya semakin bertambah kacau. Mata mereka terus memperhatikan tubuh sang Tuan.
Leluhur Han dan lainnya juga merasakan aura tersebut, dia semakin di buat tidak mengerti dengan situasi yang sedang terjadi saat ini.
"Argh..." Yun Yunyue tiba-tiba meraung kesakitan, dengan pekikan Phoenix yang keluar.
Mereka semua terkejut mendengar pekikan itu.
"Leluhur, kami tidak bisa membawa Tuan menuju Istana. Mungkin kami akan mencari tempat untuk membantu Tuan memulihkan diri." Ucap Hu Bai dengan serius, yang mendapat anggukan kepala dari kelimanya.
Leluhur Han menganggukkan kepala dengan cepat. Lalu mengatakan akan menjelaskan pada yang lain tentang kepergian mereka.
Setelah berpamitan pada Leluhur Han, keenam Binatang Suci itu segera melesat dengan kecepatan tinggi menuju dunia Spirit. Menurutnya, akan lebih leluasa berada di sana.
Setelah kepergian Long Zhou Yang dan lainnya, Leluhur Han menghentikan gerakan saat merasakan beberapa aura sedang bergerak dari arah belakang.
"Whuss..." Qin Zhuyao bersama Han Rou dan Zhe Lan muncul di tempat itu.
"Leluhur.."
Leluhur Han menganggukkan kepala, lalu meminta mereka untuk kembali melanjutkan perjalanan.
"Baik!"
"Whuss..." Mereka berenam kembali bergerak menuju Istana Kekaisaran Qin.
Di Tempat Lain.
Long Zhou Yang yang merasa ledakan aura Yun Yunyue semakin menyebar, segera membuat perisai transparan.
__ADS_1
"Whuss..." Mereka menambahkan kecepatan terbang.
Hingga beberapa jam berlalu, Long Zhou Yang dan lainnya tiba di kaki Gunung Senjie. Dengan cepat mereka melesat turun.
"Whuss..." Kemunculan Long Zhou Yang dan lainnya langsung mendapatkan tatapan tajam dari beberapa penjaga.
Hingga saat mereka mengetahui siapa yang datang, mereka semua segera menurunkan kewaspadaan.
"Tuan." Ucap kelima anggota dunia Spirit dengan hormat.
Di Dalam Istana Dunia Spirit.
Wajah Patrick Lou Hanzi Rei yang sedang berkumpul bersama para tetua berubah panik.
"Panggil para Leluhur untuk menuju Istana Utama. Aku merasakan kehadiran Yang Mulia!" Ucap Patrick Lou Hanzi Rei dengan serius.
Tanpa menunggu, tetua Zhang Hu segera pergi meninggalkan tempat itu.
Patrick Hanzi Rei sendiri, segera pergi membawa beberapa tetua untuk ikut bersamanya menuju gerbang teleportasi dunia kecil.
"Whuss..." Mereka semua tiba di depan gerbang teleportasi.
Hingga beberapa saat kemudian,....
"Whung..."
Gerbang teleportasi dunia kecil itu bergetar, memperlihatkan sosok Long Zhou Yang dan lainnya yang sedang membawa Yun Yunyue.
"Tuan." Ucap Hanzi Rei dengan terkejut.
Long Zhou Yang menganggukkan kepala dengan cepat. "Kami membutuhkan ruangan untuk bantuan Tuan." Ucapnya dengan cepat.
Dia juga memberikan perintah pada para tetua untuk mengadakan pertemuan secara mendadak.
"Whuss..." Kedatangan Long Zhou Yang dan lainnya di Keluarga Utama, di sambut dengan tatapan bahagia oleh para Leluhur dan petinggi dunia Spirit. Hingga saat mereka menatap keadaan Yun Yunyue, tiba-tiba wajah mereka berubah menjadi cemas.
"Tuan Long Zhou Yang, apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Leluhur Zhang Mo dengan serius.
"Kami akan menjelaskan kepada kalian nanti. Untuk saat ini, kami membutuhkan ruangan khusus."
Keempat Leluhur dan Lou Hanzi Rei segera mengarahkan Long Zhou Yang dan lainnya menuju salah satu ruangan.
Para tetua di tempat itu saling berpandangan. Mereka dapat merasakan aura kekacauan yang merambas keluar dari tubuh Yun Yunyue.
"Semoga saja Yang Mulia baik-baik saja." Ucap salah satu dari mereka, yang mendapatkan anggukkan kepala dari semua orang.
setelah berjalan selama beberapa saat, mereka akhirnya tiba di ruangan paling besar yang ada di Istana Utama dunia Spirit.
Lou Hanzi Rei segera mengarahkan Long Zhou Yang menuju tempat tidur.
Long Zhou Yang dengan tenang merebahkan tubuh sang Tuan, lalu mereka minta semua orang untuk segera keluar.
Meski mereka ingin menolak, tapi setelah melihat keseriusan dari wajah enam Binatang Suci itu, mereka semua akhirnya pergi meninggalkan ruangan itu.
Setelah kepergian semua orang, Hu Bai mulai membuat segel tangan dengan kecepatan tinggi.
"Whuss..." Secara perlahan tubuh Yun Yunyue di selimuti energi berwarna putih polos dengan sisik-sisik emas.
__ADS_1
"Kita harus mencobanya!" Ucap mereka dengan mata berkaca-kaca.
"Formasi Perisai Jiwa Abadi!" Enam Binatang Suci itu terus menggerakkan tangan dengan bantuan darah milik mereka masing-masing.
"Formasi Tubuh Phoenix Abadi!" Ucap mereka sekali lagi, dari dalam tubuh Yun Yunyue muncul Siluet Phoenix Emas.
"Formasi Darah Suci Keabadian!" Ucap mereka ketiga kali, lalu muncul darah emas dari dalam tubuh Yun Yunyue yang mulai menyatu dengan siluet Phoenix Emas.
Dengan perlahan tubuh Yun Yunyue mengambang di udara, lalu mulai masuk terkurung ke dalam siluet Phoenix Emas tersebut.
"Langkah terakhir kita! Semoga tidak terjadi sesuatu yang merepotkan!" Long Zhou Yang kemudian menyalurkan energi kehidupan ke dalam siluet Phoenix Emas diikuti lima Binatang Suci lainnya.
Setelah semua proses selesai, tubuh mereka terjatuh dengan wajah pucat pasi.
"Tuan, semoga kita bisa bertemu kembali..." Ucap mereka dengan suara lemah, lalu tidak sadarkan diri.
Di bawah alam kesadaran Yun Yunyue.
"Shuittt..." Pekikan Phoenix Abadi terus menggema menatap kedua jiwa yang sedang bertarung.
Jiwa hitam sendiri memiliki bola mata merah menyala, sedangkan jiwa putih berwarna emas.
Mereka saling bertukar serangan dengan teknik dan jurus yang sama-sama.
"Hahaha... Kau tidak akan mampu mengalahkanku!" Ucap Jiwa hitam dengan tertawa meremehkan.
"Benarkah?" Balas jiwa putih tidak kalah sengit.
"Slash... Slash... Dhuarr..." Mereka terus bertarung dengan sangat dahsyat.
Petir hitam dan petir putih muncul di atas langit.
"Dhuarr..." Mereka berdua sama-sama terlempar, lalu bangkit kembali.
Roh Phoenix Abadi yang ada di tempat itu terus saja meraung dengan marah, mencoba melepaskan diri dari petir hitam yang menyegel tubuhnya.
"Kita tidak akan pernah bisa membebaskannya. Kau sendiri yang membebaskan segel pada waktu yang tidak tepat! Kali ini biarkan aku yang menggantikan peranmu. Kita akan sama-sama menuju puncak kejayaan!" Ucap jiwa hitam dengan penuh percaya diri.
"Tepat atau tidak, semua sudah terjadi. Dan itu sudah menjadi keputusanku! Jika kau mampu, maka lakukan..." Ucap sosok putih dengan tenang.
Hingga beberapa saat kemudian, tiba-tiba muncul kekuatan energi yang bergerak menyelimuti tubuh jiwa putih.
"Whuss..."
Jiwa hitam menatap itu semua dengan marah.
"Bajingan! Kau benar-benar licik!"
"Aku rasa semua sudah berakhir!" Ucap sosok jiwa putih, lalu melesat dengan kecepatan tinggi melepaskan serangan.
"Dhuarr...."
*
*
Bersambung.....
__ADS_1
~Apakah enam Binatang Suci akan menghilang dari cerita ini? Sedih juga jadinya....~