Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 66 - Kemenangan Penginapan Lotus.


__ADS_3

Suara Ledakan akibat pertempuran antara Penginapan Lotus dan Sekte Lebah kegelapan, terdengar hingga ke seluruh kawasan Sekte.


Namun suara pertempuran itu tidak sampai terdengar oleh para penduduk kota Meliang. Bukan hanya karena jarak yang jauh, tapi karena adanya formasi Lotus Emas yang telah menyelimuti kawasan wilayah tersebut.


Pertempuran yang di dominasi oleh Pasukan Penginapan Lotus, membuat pasukan dari sekte Lebah kegelapan terus terlempar dan tewas.


Senjata rahasia yang tiba-tiba muncul membunuh anggota Sekte Lebah kegelapan, juga meninggalkan kesan buruk di bayangan mereka semua.


Hal itu membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi, hingga akhirnya rasa cemas dan ketakutan menyelimuti, dan berakhir dengan kematian.


Meski Sekte Lebah kegelapan memiliki jumlah empat kali lebih besar, namun dapat di lihat kombinasi serangan dan pertahanan pasukan Penginapan Lotus lebih baik, hingga membuat mereka sangat mendominasi jalannya pertempuran.


Sekte Lebah kegelapan memang kuat, namun setelah Leluhur mereka tidak dapat menggunakan teknik pemanggilan pasukan Lebah, membuat mereka menjadi kehilangan taringnya.


Patrick dan Leluhur Sekte Lebah kegelapan yang melihat hal tersebut pun merasa begitu keheranan. Apalagi setelah mereka menghancurkan batu giok untuk memberikan kabar kepada sekte aliansi.


"Apa yang sebenarnya terjadi, mengapa murid dan para tetua terlihat begitu kerepotan." Patrick Sekte Lebah kegelapan menatap dengan nanar anggota Sekte yang terbunuh.


"Kini aku hanya dapat mengharapkan bantuan dari sekte kegelapan dan Sekte aliansi lain untuk membantuku." Lanjut Patrick Sekte Lebah kegelapan dengan cemas.


Leluhur Han masih terlihat sangat tenang, ia berdiri di atas langit dengan jarak sekitar lima belas meter dari tempat Leluhur Sekte Lebah Kegelapan.


Begitu juga dengan tetua Lu Wei, ia menatap pertempuran di bawahnya, lalu menatap ke arah Patrick Sekte Lebah kegelapan.


"Leluhur."


Leluhur Han menganggukkan kepala, mereka berdua mengalirkan energi ke dalam pedang Lotus Emas.


"Whuss..." Mereka berdua bergerak dengan kecepatan kilat, menghabisi semua tetua.


Di tambah lagi dengan adanya anggota Fraksi Naga dan Bunga yang bersembunyi di balik kegelapan. Mereka kini meningkatkan serangan senjata rahasia.


"Gunakan seluruh kemampuan kalian. Aku merasa formasi ini tidak akan bertahan lama!" Ucap pemimpin tersebut yang ternyata adalah Yuan Shou yang terus mengawasi jalannya pertempuran.


Fraksi Naga dan Bunga sendiri bukan tidak ingin ikut terlibat langsung dalam pertempuran, tapi ini semua memang menjadi ciri khas mereka, sebagai seorang Assassin.


Saat melihat Patrick Sekte Lebah kegelapan bergerak ke arah pasukan Penginapan Lotus, dengan cepat Yuan Shou melepaskan senjata berbentuk bintang beracun.


"Whuss..." Gerakan senjata rahasia itu sangat cepat, tanpa meninggalkan suara sedikitpun.


"Booms..." Leluhur Sekte Lebah kegelapan menahan senjata rahasia itu, membuat dia terpukul mundur beberapa langkah.


"Sangat kuat!" Batinnya dengan tangan bergetar.


"Apa yang sebenarnya mereka rencanakan?" Batin Yuan Shou dan Ling Ling menatap tetua Lu Wei dan Leluhur Han.


"Whuss..." Jendral Tian yang sebelumnya berada di medan pertempuran, muncul di samping Yuan Shou dan lainnya.


"Jelaskan padaku, apa tujuan kalian semua?" Tanya Jenderal Tian yang memang tidak mengetahui kedua Fraksi tersebut.


Yuan Shou tersenyum, dia akhirnya menyadari mengapa tetua Lu Wei dan Leluhur Han tidak segera mengakhiri pertempuran ini.


"Aku tidak menyangka, kau mampu mengetahui keberadaan kami. kamu tidak perlu cemas, dan katakan pada tetua Lu Wei dan Leluhur Han kalau Putri Xue Naen, sudah berada di tempat yang aman. Kami hanya membantu kalian, bagaimana juga kalian adalah orang-orang Nona kami." Ucap Yuan Shou dengan dingin.


Jenderal Tian terdiam, dia merasa aneh karena tidak dapat merasakan kekuatan mereka semua.


"Pergilah, aku rasa sudah saatnya mengakhiri pertempuran ini!" Lanjutnya lagi.


Jenderal Tian menganggukkan kepala, kemudian melesat pergi dengan mengirimkan pesan melalui telepati pada tetua Lu Wei dan Leluhur Han.

__ADS_1


"Sudah saatnya." Ucap Jenderal Tian menghampiri tetua Lu Wei dan Leluhur Han.


Leluhur Han menganggukkan kepala, lalu meminta Jenderal Tian untuk segera memimpin masuk lebih dalam ke Sekte Lebah kegelapan.


"Semuanya dengarkan aku! Kita akan masuk lebih dalam, dan menghancurkan apa pun yang ada di tempat ini!" Ucap Jenderal Tian kepada semua pasukan Penginapan Lotus.


"Baik!"


"Whuss..."


"Whuss..."


"Dhuarr..."


"Dhuarr..."


Anggota Sekte Lebah kegelapan yang mencoba menahan pasukan tersebut, satu persatu dari mereka terbunuh.


Tetua Sekte Lebah kegelapan menatap sedih keadaan Sekte mereka saat ini.


"Ini adalah pembantaian.." Ucap lemah tetua Sekte Lebah kegelapan, menatap tumpukan mayat anggota sektenya.


"Andai saja kita tidak ikut dalam rencana mereka, mungkin Sekte Lebah kegelapan kita akan tetap baik-baik saja."


"Benar! Bahkan dalam keadaan seperti ini tidak ada satupun dari mereka yang membantu kita."


Para tetua itu mulai menyesal, ikut dalam rencana aliansi sekte aliran hitam yang di pimpin sekte kegelapan.


"Dhuarr..."


"Bukan saatnya kalian untuk menyesali semua yang telah terjadi. Meski kita harus mati, setidaknya kita harus mati membawa mereka!" Ucap Leluhur Sekte Lebah kegelapan yang baru saja terlempar setelah mendapatkan serangan tapak dari Leluhur Han.


Para tetua yang melihat dan mendengar ucapan Leluhur mereka menganggukkan kepala setuju. Mereka semua menatap ke arah pasukan Penginapan Lotus.


"Bunuh mereka!" Perintah salah satu tetua, dengan menunjuk ke arah pasukan Penginapan Lotus.


"Whuss..."


"Whuss..."


Empat tetua Sekte Lebah kegelapan segera melesatkan pukulan.


"Booms..."


"Apa!" Ucap kaget tetua yang ingin menyerang pasukan Penginapan Lotus, yang ternyata di halangi oleh sosok misterius yang tidak lain Yuan Shou.


"Lawanmu adalah aku!" Ucap Yuan Shou dengan dingin, kemudian segera melesatkan serangan tapak ke arah tetua yang masih belum tersadar dari keterkejutannya.


"Dhuarr..." Tetua itu terlempar dengan keras.


Leluhur Han melesat ke arah Putra Mahkota Qin Zhuyao, yang kini sedang menghadapi satu orang tetua.


"Mati!"


"Dhuarr..." Tetua sekte Lebah kegelapan hancur menjadi kabut darah.


Leluhur Han menatap Putra Mahkota Qin Zhuyao yang cukup kelelahan. " Putra Mahkota, pulihkan dirimu." Leluhur Han memberikan pil emas.


"Baik, Leluhur." Putra Mahkota Qin Zhuyao dengan cepat menerima pil tersebut.

__ADS_1


"Biar aku yang menjaganya." Ucap Ketua Fraksi Bunga Ling Ling menghampiri Leluhur Han.


Leluhur Han menganggukkan kepala, kemudian kembali menyerang Leluhur Sekte Lebah kegelapan.


Leluhur Sekte Lebah kegelapan menggerakkan tangan berniat menggunakan salah satu teknik rahasia, hingga beberapa saat kemudian.


"Dhuarr..." Ia meledakkan tubuhnya sendiri.


Perlahan muncul lebah hitam dengan ukuran tubuh yang cukup besar.


"Akhirnya kau menggunakan teknik terkuatmu. Dengan ini tidak ada lagi yang harus aku khawatirkan!" Ucap Leluhur Han dengan tersenyum, lalu menggunakan pedang yang hampir sama dengan pedang Lotus Emas.


Leluhur Han khawatir akan keselamatan pasukan Penginapan Lotus, dimana racun dari lebah ini sama dengan racun yang bersarang di tubuh Patrick Keluarga Zhang, Zhang Chin.


"Teknik pedang Lotus - Gerakan pertama, Energi Pemusnahan!"


"Whuss..." Energi biru bercorak emas melesat ke atas langit, kemudian formasi Lotus Emas yang sebelumnya transparan kini berubah warna menjadi biru bercorak emas.


"Whuss..."


"Whuss..."


Satu persatu pasukan Penginapan Lotus melesat ke luar dari formasi. Begitu juga dengan Ling Ling membawa Putra Mahkota Qin Zhuyao pergi meninggalkan wilayah tersebut.


Semua pasukan Sekte Lebah kegelapan terdiam, menatap pasukan musuh yang bergerak mundur.


Leluhur Han tersenyum, lalu tiba-tiba menghilang dan kembali muncul di atas langit tepat di luar formasi.


"Ledakan Energi Lotus!" Leluhur Han mengayunkan pedangnya ke arah formasi.


"Dhuarr..."


"Dhuarr..."


"Dhuarr..."


Ledakan keras terus terjadi di dalam formasi tersebut. Membuat semua pasukan Sekte Lebah Kegelapan yang tersisa terlempar dengan tubuh hancur.


Lebah kegelapan dengan ukuran besar ikut hancur bersamaan dengan cairan hitam yang menyebar ke seluruh kawasan wilayah Sekte.


"Krak!" Formasi Lotus Emas hancur, bersamaan dengan hembusan angin meninggalkan jejak aura kematian.


Terlihat di luar formasi berkumpul semua pasukan Penginapan Lotus dengan keadaan terluka, beberapa dari mereka telah terjatuh kehabisan energi.


Leluhur Han menatap pasukannya dengan sedih. Kini Penginapan Lotus kehilangan sekitar enam ribu pasukan.


"Leluhur.." Tetua Lu Wei menghampiri.


"Bantu mereka memulihkan diri. Setelah itu kita akan kembali ke Penginapan Lotus untuk melakukan upacara penghormatan." Ucap Leluhur Han, kemudian berjalan pergi meninggalkan mereka semua.


*


*


Bersambung.....


Kalau Author tidak sibuk, Up/hari 4-5 ch ya!


Tapi kalau Author sibuk, /hari minimalnya 3 bab.

__ADS_1


Jangan lupa juga tinggalkan jejak Guys!🥰🤗🤍🤍


__ADS_2