Dijodohkan

Dijodohkan
theo membohongi alex


__ADS_3

5 bulan kemudian.


alex sudah menyelesaikan tugas tugas nya ,ia hari ini akan pergi ke korea dan akan mengurus perusahaan nya yang ada disana.


"semoga saja aku bertemu dinda"ucap alex dalam hatinya.


alex menggunakan jet pribadinya untuk terbang ke korea.


setelah 3 jam alex baru sampai di korea,dan ia akan tinggal di apartemen milik ayahnya.


"akhirnya aku sudah berada di korea,siang ini juga aku akan bertemu dengan kolegaku semoga aku tidak mengecewakan ayah". ucap alex


.....


di kediaman lisa


"theo hari ini kita akan bertemu dengan kolega kita apa kau sudah mempersiapkan nya"


"sudah ka tenang saja aku susah mempersiapkannya sejak kemarin"


"bagus kamu memang bisa di andal kan,,emm apa dinda sudah meminum susunya"


"sudah ka tadi aku sudah membuatnya" ucap theo


"kau memang selalu perhatian padanya,kakak sangat iri"


"makanya kakak segera menikah udah 32 tahun masih sendiri huh"


"theo kau menghinaku hah"


"tidak, tapi ini memang kenyataannya kan"


"kau benar benar theo" lisa mencubit lengan theo dengan keras sampai theo merasakan sakit.


"aww kakak ini sakit"


"jangan sekali kali kau meledek ku".


"hehe maafkan aku kakak" theo menutup mulutnya rapat-rapat.


"lihatlah kakak ini wanita karir,usia 32 tahun kakak sudah punya perusahaan sendiri" ucap lisa dengan sombongnya.


"ehem ehem ada apa nih rame rame"ucap dinda yang turun dari tangga menghampiri lisa dan theo dengan perut yang sudah membuncit.usia kehamilan dinda hari ini sudah mau menginjak 6 bulan,ia benar benar


terlihat lebih bahagia.


"theo mengejekku belum menikah"ucap lisa sambil cemberut


"aku becanda kakak"


"ini udah siang kenapa belum berangkat" ucap dinda


"a iya sepertinya aku kesiangan ,gara gara kau theo,ayok cepat berangkat kita akan bertemu dengan kolega" lisa menarik narik tangan theo

__ADS_1


"ya sudah dinda aku berangkat dulu ya" kata theo


"hati hati kalian"


"hmm aku bahagia sekali dengan mereka , aku juga ingin ikut bekerja namun theo malah melarangku huh menyebalkan sekali ,padahal walaupun perut ku buncit aku masih bisa bekerja" dinda kembali ke kamarnya ia merasa bosan karna tak punya teman ngobrol disaat theo dan lisa pergi ke kantor.


......................


alex sudah sampai di kantor lisa ia langsung di sambut dengan sekertaris nya lisa yg super centil dan terus menggoda alex dengan baju yg ketat serta body nya yg membentuk.


"mm tuan maaf ibu lisa nya masih dalam perjalanan"ucap sekertaris lisa dengan senyum genit yg menggoda


"baiklah aku akan menunggu disini"


"silahkan duduk tuan" ucapnya lagi


"ah sial bisa bisanya ia menggoda ku" ucap batinnya alex.


tak lama kemudian lisa dan theo datang dan langsung di sambut sekertaris nya


"selamat siang bu, tamu kita sudah datang sedari tadi"


"siang, benarkah.ayo theo kau harus menyambutnya"


theo memasuki ruangan khusus tamu


"selamat siang" ucap theo, alex langsung berbalik dan berdiri ia kaget ternyata dihadapannya itu theo begitupun dengan theo ia juga kaget.


"theo,kau kah ini"


"dimana dinda" deg sudah pasti alex menanyakan dinda karna tujuan nya datang ke sini iya mencari dinda.


"theo jawab aku"


theo hanya diam saja ia bingung harus menjawab apa


"dimana dinda kenapa kau diam saja" ketus alex ia tak sabar ingin mendengar jawaban theo


"em dinda sudah menjadi istriku ,kenapa kau mencarinya lagi" ucap theo berbohong ia tak ada pilihan lagi,ia tak ingin dinda pergi darinya,theo benar benar menyayangi nya.


alex bagai di sambar petir,perasaan nya pun ikut sakit mendengar nya .


"apa maksudmu" alex melemah ia tak menyangka dinda akan secepat ini mencari penggantinya.


"aku sudah menikahinya jadi tolong jangan pernah menemuinya"


"kau ternyata benar benar mengkhianati ku theo, kau membawanya kabur dariku lalu kau menikahinya, sahabat macam apa kau theo,aku sudah menganggap mu saudara namun kau menganggapku musuh,aku benar benar kecewa padamu theo"


"maafkan aku alex,karna memang aku mencintainya jadi aku menikahinya,tolong izinkan kami bahagia" ucap theo


lisa yg baru datang ia kaget mendengar pembicaraan theo yg mengakui sudah menikahi dinda,lisa tak menyangka dengan sikap adik nya.


"em selamat siang tuan alex" lisa mencairkan suasana

__ADS_1


"siang bu lisa,maaf saya mewakilkan ayah saya disini,maaf sebelum nya saya tidak memberitahu anda"


"ah tidak apa apa tuan alex , mari kita merencanakan bisnis kedepan nya tentang perusahaan kita"


"ya mari" alex menatap theo penuh kebencian,ia pergi meninggalkan theo lalu mengikuti lisa keruangan nya .


theo hanya diam,ia menunduk mengerutuki dirinya yg sudah berbohong pada alex "maaf kan aku alex ini demi kebaikan dinda juga"


lisa sedang menjelaskan detailnya tentang perusahaannya pada alex,namun alex malah melamun ia tak fokus dengan pembicaraan lisa.


"emm tuan alex"


alex masih diam ia seperti memikirkan sesuatu


"tuan"


"emm ah ya ada apa , lanjut kan bulisa"


lisa melanjutkan lagi pembicaraan nya sampai selesai.


"terimakasih sebelum nya tuan alex sudah bekerja sama dengan saya"ucap lisa


"saya juga berterimakasih pada anda bu lisa" lisa dan alex menjabat tangan lalu ia pergi keluar dari ruangan alex


"em tuan alex apa anda akan tinggal dikorea" ucap lisa


"ya tentu saja saya akan menyelesaikan tugas tugas dikorea mungkin saya memakan waktu yg cukup lama untuk tinggal disini"


"oh begitu" ucap lisa mengangguk anggukan kepalanya .


"em apa kau tahu theo tinggal dimana" tanya alex


lisa bingung ia harus menjawab apa,bahwa lisa adalah kakak kandungnya,namun lisa mendengarkan ucapan theo tadi jadi ia ikut berbohong.


"hmm saya tidak tau tuan, mungkin ia juga tinggal di apartemen sekitaran sini" ucap lisa berbohong


"em begitukah,terimakasih lisa"


"emm maaf tuan sebelum nya ada apa anda menanyakan asisten saya"


"oh jadi theo sekarang asisten anda"


"ya tentu saja"


"hem saya hanya ada urusan dengan nya ini bukan soal pekerjaan..saya permisi dulu bu lisa"


"baik tuan alex" ucap lisa


alex pergi dari kantor lisa karna ia sudah menyelesaikan tugas nya


"aku tak akan membiarkan mu theo, walaupun kau sudah menikah,aku akan tetap mencari dinda.dia milikku"arrggghhh alex memukul setir mobilnya."sialan kau theo sudah bermain main denganku" dijalanan yg macet theo terus memukul setirnya. tak sengaja alex melihat theo yang keluar dari supermarket.ia melihat theo membawa susu ibu hamil lalu theo masuk kedalam mobil nya.


"ia membeli susu untuk siapa,siapa yang hamil" deg ada rasa sakit di dadanya alex ia membayang dinda yang mengandung anak theo.

__ADS_1


"aku harus mengikuti theo" alex melajukan mobil nya lalu ia mengikuti mobil theo


__ADS_2