Dijodohkan

Dijodohkan
dinda ditabrak


__ADS_3

"kamu sudah selesai" ucap alex


"udah mas,ini mau pamit dulu pulang sama ayah"


"ya ayo pamit dulu"


mereka berdua pergi menemui ayahnya untuk pamit pulang, setelah pamit lalu mereka kembali ke mobilnya.


"mas kita mau langsung ke rumah ayah"


"ya ayah ingin berbicara penting"


"oh emm gitu"


"kamu sepertinya sangat cape hari ini"


"tidak mas,aku bahagia sudah bertemu ayah dan juga teman ku, hanya saja sekarang aku agak kesusahan nafas karna perut ku yabg membesar"


"sabar ya istriku"


"iya mas"


"kamu ingin membeli apa, disana banyak toko cemilan"


"tidak mas kita cepat cepat saja kerumah ayah"


"baiklah" setelah menempuh perjalanan satu jam mereka sampai di kediaman tuan robert.


"akhirnya kalian datang,duduk lah " ucap sang ayah


"sebenarnya ada apa ayah"


"begini,ayah sudah merencanakan resepsi pernikahan kalian"


"apa!! ayah apa kita akan menikah lagi" ucap dinda polos


"bukan begitu,kita akan mengadakan pesta pernikahan kalian karna kalian waktu itu hanya menikah sederhana jadi ayah hanya ingin kalian punya momen kebahagiaan" dinda terharu mendengarnya


"tentu saja aku setuju denganmu" ucap alex


"baiklah ayah akan mengundang klien kerja ayah"


"bagus ayah,harus nya lebih banyak lagi mengundangnya, aku benar benar ingin oesta besar besaran demi istri ku ini"


"mas kamu jangan berlebihan gitu mas"


"ga apa apa sayang hehe"


"ayah hanya menyampaikan ini saja pada kalian"


"em kalau begitu kita pulang ayah"


"ya kalian boleh pulang"


"aku ingin bermain dulu ditaman,aku ingin melihat taman bunga yang indah"


"baiklah ayo"


"ayah kami pulang dulu"


"baiklah hati hati dijalan" ucap sang ayah


lalu mereka pergi,ia akan mengunjungi taman yang tak jauh dari apartemen alex.


"mas kita turun dulu disini ya"


"iya sayang"


mereka berdua turun menuju mobil nya dan berjalan jalan di sekitaran taman bunga, di pinggir jalan taman bungan banyak lalu lalang kendaraan lewat jadi mereka berniat akan masuk kedalam taman.

__ADS_1


"ayo mas kita masuk"


"iya ayo"


dinda terus menggenggam tangan alex begitu pun dengan alex ia terus mengecup kepala dinda.


"kamu mau cemilan itu"


"emm aku mau mas"


"kamu tunggu disini ya"


"iya mas"


pas alex mau menyebrang jalan ,dinda melihat ada motor yang akan menabrak alex.


"alex"


"alex awas" dinda berlari ke arah alex.


alex terjatuh ke pinggir jalan karna dinda mendorong nya.


"aaaaaaaa" teriak dinda


brukkkk


dinda di tabrak oleh orang yang tak dikenal.


"dinda" alex langsung berlari ke arah dinda


"dinda bangun" teriak alex


dinda pingsan dan alex melihat darah dari hidungnya karna kepala yang membentur ke jalan.


"toloooong" teriak alex,lalu banyak orang yang menghampirinya


"baik tuan biar saya saja" ucap satu warga yang ada disitu.


"dinda bertahan lah" perasaan alex sudah tak karuan melihat hidung dinda yang berdarah. lalu alex mengangkat dinda akan di bawa kemobil. alex merasakan tangan nya basah lalu ia melihat darah mengalir dari jalan lahirnya dinda.."astaga darah" alex mulai panik


"ayo cepat pa kita kerumah sakit"


"baik tuan"


"dinda tolong lah bertahan,kita sebentar lagi akan sampai" hiks hiks alex menangis ia baru kali ini menangis dengan penuh air mata yang mengalir


"tuhan selamatkan istriku dan juga bayiku"


menempuh waktu 20 menit dalam perjalanan ke rumah sakit, alex langsung teriak memanggil suster.


"suster tolong istri saya"


"baik tuan" suster membawa dinda, ia akan langsung membawanya ke ruang operasi karna dinda pendarahan hebat.


"suster tolong selamatkan istri saya"


"baik tuan, tapi anda tidak bisa masuk,anda silahkan tunggu disini,istri anda akan segera di tindak"


alex benar benar tak kuat menahan tangisnya lagi , ia lemas dan terduduk di lantai.


"tolong selamatkan istriku"hiks hiks


"siapa yang melakukan ini pada istriku" argghhh


"tolong bersabar tuan" kata suster yang menenangkan nya.


"sialan kau" bugh bugh "aku bilang kau harus membunuh laki laki itu,kenapa kau malah menabrak kekasih ku hah" ucap pria yang sedang marah


"maaf tuan ,saya memang akan membunuh nya dengan cara menabrak,tapi wanita itu malah menyelamatkan suaminya"

__ADS_1


"sial kau bodoh" bugh bugh


"ampun tuan maaf kan saya,tapi saya tak sengaja"


"awas kau jika kekasih ku kenapa napa maka kau harus menerima hukuman ku " bugh


alex masih menunggu dokter di luar ,ia berharap dinda tak kenapa napa,namun alex masih belum melihat dokter yg keluar dari ruangan operasi.


"kenapa lama sekali" alex terus mondar mandir ia tak tenang karna belum tau kondisi dinda


"alex"


"ayah"


"bagaimana keadaan menantuku" ucap tuan Robert


"dinda masih di dalam yah"


"kenapa ia bisa tertabrak alex"


"ada orang yang akan menabrak ku ayah, namun dinda malah mendorongku dan dia jadi korban"


"astaga siapa yang melakukan ini pada kalian"


"aku tak tau ayah"


"ayah akan mencari tahu,ayah sudah menyuruh bawahan ayah untuk mencari pelaku yang menabrak istrimu"


"terimakasih ayah"


"kau harus tenang alex,berdoalah"


"ya ayah"


ceklekk dokter sudah keluar dari ruangan nya.


"bagaimana ke adaan istri saya dok"


"istri anda mengalami cedera otak yang cukup parah,dan harus di tindak operasi" alex langsung lemas mendengarnya


"lalu bayinya bagaimana dok" ucap tuan robert


"bayinya selamat, kami melakukan secar pada istri anda karna ini benar benar darurat jadi kami mengeluarkan bayi dalam perut istri anda"


"syukur lah "ucap tuan robert


"jadi sekarang kami akan fokus pada istri anda, kami akan menindak untuk operasi lagi, jadi silahkan tandatangani ini dulu untuk persetujuan"


"apakah saya sudah bisa lihat istri saya dok"


"maaf anda hanya bisa melihat di cermin saja,anda belum bisa masuk kedalam.kalau begitu saya permisi dulu"


"baik dok,terimakasih"


lalu alex pergi mengunjungi dinda diruang icu,ia hanya bisa melihat dari cermin.alex sangat sedih melihat dinda yang penuh dengan alat alat di badan nya.


"dinda sadar lah sayang" lirih alex "anak kita sudah lahir,kau harus melihat nya" hiks hiks


"alex sudah lah kau jangan menangis terus, kau harus semangat,percaya lah dinda akan secepat nya sadar"


"ya ayah"


lalu alex melihat keruangan sebelahnya yaitu ruang bayi,ia melihat bayi yang kecil mungil mirip seperti dirinya.


"anakku" alex melihat bayinya,yang penuh dengan alat juga karna sang bayi yang masih 7 bulan dikandungan terpaksa harus di keluarkan.


"kasian sekali anak ayah" alex semakin tak tahan lagi dengan tangisan nya.


"aku akan mencari yang mencelakai mu dinda,aku akan membunuhnya" alex mengepalkan tangan nya penuh dendam.

__ADS_1


__ADS_2