Dijodohkan

Dijodohkan
bertemu dini


__ADS_3

kesibukan alex hari ini mempersiapkan dan menyuruh bawahan nya untuk pesta pernikahan mereka. alex benar benar dengan telaten ia ingin mempersiapkan semewah mungkin.


"tolong carikan gaun yang bagus dan elegan untuk istriku"


"baik tuan"


"ah lelah nya hari ini, semoga kau suka dengan pestanya dinda" lirih nya.


"alex aku sudah membagikan undang an ke seluruh perusahaan yang bekerja sama dengan kita" ucap theo yang baru saja datang.


"bagus, terimakasih kau sudah bekerja keras untuk ku"


"emm sama sama,karna nanti aku juga akan minta bantuan mu" kata theo


"untuk apa"


"aku akan menikah dengan audia"


"wow kapan kau akan menikah"


"emm sekitar 2 minggu lagi,jadi nanti aku pasti akan meminta bantuan mu"


"tenang saja theo,aku tak akan diam saja melihat teman ku yang akan menikah" ucap alex.


"terima kasih alex, maaf kan aku yang sudah mengkhianati mu"


"tak apa apa sudah lah kau jangan bahas soal ini lagi mari kita lupakan"


"terima kasih alex"


"sama sama"


......................


"bibi" panggil dinda


"iya non ada apa"


"hari ini aku ingin menjemput anakku, apa bibi mau ikut"


"tentu saja nona ini juga perintah tuan alex"


"baiklah bi,ayo kita berangkat sekarang.aku sudah tak sabar ingin melihat anak ku"


"baik nona saya akan panggil kan pak sopirnya dulu ya"


"ya bi jangan lama lama ya" sebelum berangkat dinda akan menghubungi alex dulu.


"hallo mas"


"ya ada apa sayang"


"aku hari ini mau melihat anak ku" kata dinda


"kamu pergi sama siapa"


"aku pergi sama bi ida mas,boleh yah.aku ingin melihat anakku"


"sayang bukan nya kamu masih ga enak badan"


"aku udah sembuh mas,izinin aku ya"


"ya boleh tapi hati hati dijalan,kamu ga boleh mh kecapean dinda"


"tidak mas,aku kan naik mobil bukan jalan"


"tetap saja kau tak boleh lelah, badan mu harus sehat sebentar lagi kita akan meraya kan pesta"


"mas anakku lebih penting dari pada pesta"

__ADS_1


"ya tentu saja sayang,kau boleh menemuinya"


"ya mas aku juga ingin tahu bagaimana perkembangan nya"


"iya iya hati hati dijalan,kemungkinan mas pulang malam hari ini mas sibuk"


"ya mas semangat ya".


"nona mari" ucap bi ida.


"iya bi"


"sepertinya nona bahagia sekali"


"ya tentu saja bi karna aku akan bertemu dengan anakku"


dinda sudah tidak sabar ingin menemui bayi nya. namun di jalan malah kejebak macet.


"maaf non di depan macet sepertinya ada kecelakaan" kata pak supir


"hemm apakah masih lama pak"


"mungkin sekitar setengah jam kita akan kejebak macet"


"ya tak apa apa , lebih baik aku akan tidur dulu saja"


"ya nona"


"bi nanti bangun kan aku ya"


"baik nona"


setelah satu jam perjalanan mereka sudah sampai di rumah sakit.


"nona bangun"


"kita sudah sampai"


"benarkah,ayo kita masuk bi.aku ingin segera bertemu dengan nya"


"ya ayo nona"


dinda dan bi ida langsung pergi keruangan dokternya lalu menemui sang bayi yang berada diruang an khusus.


"ah bayi ku gemes sekali" ucap dinda penuh haru "kamu sangat tampan seperti ayah mu


hemm"


"dok kapan anak ku bisa pulang bersama ku"


"sekitar seminggu lagi.bayi anda sekarang sudah normal"


"terimakasih dokter"


"sangat tampan" ucap bi ida


"aku udah tak sabar ingin menggendongnya"


"sabarlah non,seminggu lagi"


"iya bi, ayo kita pulang bi"


dokter hanya memberi waktu setengah jam untuk melihat ade bayi nya.


lalu dinda pergi ia akan langsung pulang kerumah nya tiba tiba ia bertemu dini dirumah sakit .


"dini ,kau sedang apa disini"


"dinda, hiks pacar ku kecelakaan" ucap dini

__ADS_1


"apa,sekarang di mana pria mu"


"dia sedang di operasi, aku harus bagaimana dinda"


"kami berdoa aja,yang sabar ya"


"bukan itu yang ku maksud din" ucap dini


"lalu kenapa"


"pacarku kecelakaan dengan selingkuhannya, namun selingkuhan nya meninggal di tempat"


"apa ,jadi pacar mu bersama selingkuhan nya"


"iya dinda hiks"


"hemm lebih baik ayo kita pulang saja" ucap dinda


"ga bisa din, dia ga ada yang jagain"


"biarin saja,suruh siapa berani berani nya selingkuh"


"tapi aku ga bisa dinda, aku mencintainya"


"dini kau bodoh sekali, kenapa sekarang kau peduli pada pria yang sudah menyakiti mu dini..ayo pulang ke rumah ku sekarang juga"


"tapi dinda"


"ayolah jangan peduli kan dia lagi"


"hiks hiks"


"ayo biarkan saja, dia tak akan kenapa napa,aku ingin tau apakah dia masih mencintaimu atau tidak jika kau tak ada disisi nya jadi marilah pulang bersama ku".


"baiklah"


"nah gitu dong semangat, ko kamu makin kesini malah makin cengeng sih"


"ini karna cinta din"


"lupain cinta yang sekarang, nanti akan ada lagi yang datang padamu"


"hemm" dini masih terus menangis.


"kamu tau kenapa kekasih mu kecelakaan"


"apa maksud mu".


"itu karna dia sudah menyakitimu, jadi dia menerimanya sekarang,sudah kamu jangan nangis lagi ya kamu doa kan dia saja di hati mu,aku yakin dia pasti baik baik saja"


"ya din, terima kasih"


"sama sama, oh iya din 3 hari lagi aku akan merayakan pesta pernikahan,kamu datang ya"


"benarkah dini"


"ya"


"aku senang sekali melihat mu bahagia" ucap dini


"terima kasih, hemm sudah sampai ayo kita masuk dini,aku ingin bercerita dengan mu"


"iya ayo,tapi aku malu sama suami mu"


"tenang saja ia tak ada dirumah, ia sedang bekerja"


"yeay benar kah,kalau begitu aku bebas main dirumah mu"


"tentu saja"

__ADS_1


__ADS_2