Dijodohkan

Dijodohkan
romantis


__ADS_3

mereka seperti pasangan yang bahagia, dinda selalu tersenyum bahagia setelah ia kembali lagi pada alex.


"mas emm"


"iya"


"i love u hehe"


"kamu gemesin sayang,aku sudah tak sabar ingin membawa mu pulang"


"mas aku juga udah ga betah disini,kapan kita pulang"


"kita tunggu ayah, setelah ayah datang kita akan pulang"


"semoga aya secepat nya kesini mas"


"iya sayang"


"mas aku ingin ketaman,serasa ingin menghirup udara segar"


"baik lah,mari kita kesana"


alex mengendarai mobil menuju taman yang kemarin theo datangi, emm apakah mereka akan bertemu🤔


"kita sudah sampai" ucap alex


"ya udah mas ayo turun"


"eits tunggu dulu,kamu jangan dulu turun"


"kenapa alex"


"aku yang akan membuka kan pintunya"


"hemm kirain apa"


"silahkan tuan putri hehe" alex membukakan pintu mobilnya untuk dinda


"wah indah sekali taman nya penuh dengan bunga"


"kau menyukai bunga" tanya alex


"tentu saja aku menyukainya"


"emmm"


"ayo kita duduk disana mas"


"ayo"


dinda bersandar di pundak nya alex,begitu pun alex mengelus rambut dinda dengan lembut memang benar benar pasangan yang romantis


"mas aku baru tau,ternyata kamu sesayang ini sama aku".


"karna aku mencintaimu dinda"


"hmm kenapa mas dulu jahat sama aku"


"maaf kan aku,dulu aku terlalu memperdulikan harta pada akhirnya sekarang aku sadar,hartaku adalah kau.. kamu tau tidak setelah kamu pergi dengan theo ,disitu aku menyadarinya bahwa aku benar benar kehilanganmu dinda,dan aku baru sadar bahwa aku mencintaimu,akupun meminta bantuan ayah untuk mencarimu,namun ayah berbohong padaku,ia memberi ku surat cerai darimu disitu aku benar benar frustasi tapi ayah tetap menyemangatiku untuk mendapatkan mu lagi padahal ayah hanya menjebak ku ,dan aku pergi kesini itu bukan untuk bekerja tapi niat ku untuk menemuimu , aku bertemu theo dikantor dan aku bertanya pada nya tentangmu,ia bilang kau sudahenikah dengan nya,hatiku benar benar sakit waktu mendengar ucapan theo, aku langsung lemas mendengar nya seperti tak ada harapan lagi untukku,namun ayah tetap menyemangatiku dengan tegas untuk mendapatkan mu dan sampai saat ini aku masih dipersatukan denganmu,maafkan sikap ku yang dulu dinda."


dinda menangis di pundak alex,ia menangis antara bahagia dan sedih mendengar cerita alex.


"mas ternyata kau penuh perjuangan"


"ya dan aku pun penuh penyesalan , tapi aku sekarang lebih bersyukur lagi karna bisa bersamamu lagi apa lagi sekarang kau mengandung"

__ADS_1


"terimakasih mas tolong selalu seperti ini mas ,aku mencintaimu"


"tapi kenapa kamu tak membenciku dinda,aku sudah jahat padamu"


"karna anak yg ku kandung mas, aku ingin memberi kebahagiaan pada anakku ini bahwa kau tetap ayah nya,walaupun kamu jahat sama aku tapu aku tetap mencintaimu,aku sempat menghilangkan perasaan ini demi kamu yang akan menikah lagi dengan audia waktu itu,tapi semuanya gagal ditangan ayah,dan aku merasa ada harapan lagi untuk mencintaimu, hemm pada akhirnya kau memperkosaku"


"haha kenapa kau bilang aku memperkosa mu hah ,sudah jelas itu kewajiban mu sayang"


"tapi saat itu kau sambil menyiksaku semua badan ku sakit sampai aku di bawa theo ke rumah sakit"


"hemm maafkan aku dinda"


"jadi aku tak membenci theo walaupun ia pernah mengurungku, karna jasa dia benar benar banyak untuk ku"


"hem apa kau mencintainya" seketika alex cemburu


"apa maksudmu,aku tak mencintai nya mas"


"tapi kau seperti menyayanginya"


"jelas karna aku menganggap dia hanya sebagai kakakku saja,namun dia malah menganggapku lebih"


"hemm apa kau tak sadar dinda"


"maksudmu"


"kau ini cantik,ramah,baik siapa uang ga suka sama kamu dinda"


"tapi aku biasa aja,banyak ko wanita seperti aku"


"kamu lebih dari wanita lain, sampai akupun luluh padamu dinda, kau pakai pelet apa memang nya" ucap alex.


"astaga alex ,aku ga main dukun ,ini murni dari diri aku" ucap dinda sewot


"kami becanda terus ,ga lucu tau"


"sepertinya mau ujan ,lihat awan nya mendung.kita pulang yu"ucap alex


"iya ayo mas"


mereka tak sadar sedari tadi theo mengintipnya di bawah pohon. ada rasa menyesal dalam diri theo


"aku ga nyangka alex sudah berubah,maafkan aku yang sudah menghancurkan rumah tangga kalian" lirih theo lalu theo juga pergi meninggal kan taman itu.


"tuh kan ujan, untung aja kita sudah sampai dimobil" ucap alex


"iya mas ,kau pintar sekali. prediksi mu benar"


"ya tentu saja awan nya aja sudah hitam"


"aku jadi ngantuk mas"


"tidur aja sayang,aku akan mengendarai mobilnya pelan biar kamu nyenyak tidurnya"


"kami ga apa apa sendirian mas,ga ada yg ngajak ngobrol"


"ga apa apa dinda tidur lah,"


"emm ya mas" hhuuaaamm


"hemm kau gemas sekali kalo lagi tidur gini"


tring tring dering ponsel alex menandakan ada yang menelponnya,


"hemm siapa ya"alex menatap layar ponsel nya

__ADS_1


"emm ayah"


"hallo ayah ada apa"


"kamu sedang dimana alex"


"aku di mobil bersama dinda,ini mau pulang"


"ayah berada di apartemen mu"ucap tuan robert


"baik ayah aku akan segera kesana"


"hati hati jangan ngebut kasian menantu dan cucuku yang di dalam perut"


"hehe baik ayah,ayah tunggu aja disana"


hanya memakam waktu setengah jam alex sudah sampai di apartemen nya.


"sayang bangun"


"emm aku masih ngantuk mas"


"iya bangun dulu nanti lanjut di kamar tidurnya.kita sudah sampai"


"benar kah"


"aku akan menggendong mu kau jangan turun"


"ga mau mas, aku berat loh"


"kau meragukan ku,lihat otot ku " alex membuka kancing kemejanya memperlihat kan perut yang sispex dan otot tangan nya.


"kau ini ,ga usah dibuka juga kali"


"kamu terpesona kan heheh" kata alex


"udah ayo turun aku masih ngantuk nih"


"diam aku akan menggendongmu" alex menggendong dinda lalu membawa nya masuk ke dalam.


"kalian romantis sekali" dinda terkejut dengan keberadaan ayahnya


"ayah,sejak kapan ada disini"


"dari tadi ayah sudah menelpon alex"


dinda mencubit tangan alex


"aww apa sih dinda"


"kenapa kau tak bilang ada ayah disini,aku malu tau"


"lucu kali pipi mu merah kaya udang rebus,kenapa malu coba, ayah juga dulu waktu muda gini ko"


"tetap saja malu huh, emm ayah mau minum apa biar aku ambilkan"


"tidak usah repot repot dinda, kau pasti cape istirahat saja di kamar mu" ucap tuan robert


"ya kau mending kekamarmu saja,biar aku yg ambilkan minum untuk ayah"


"yaudah mas aku ke atas dulu, maaf ayah aku mau istirahat dulu ya aku benar benar ngantuk"


"ya dinda, istirahat lah ini mungkin bawaan cucuku yang ada di dalam perut mu"


"hehe iya ayah""

__ADS_1


__ADS_2