
"dinda aku mohon maaf kan aku" ucap audia memohon
"pergi kau ******, aku tak suka melihat mu disini" ketus dinda
audia juga kesal dengan sikap dinda,lalu ia pergi dari ruangan dinda.
"dinda ada apa" tiba tiba alex datang.
"kenapa ada audia disini mas,aku ga suka takut dia deket deket sama kamu lagi" kata dinda
"ga akan sayang, sekarang audia kan sudah jadi theo"
"apa maksud mu"
"audia dan theo akan menikah"
"benarkah begitu kenapa theo menyukai ****** bekas kamu"
"dinda kamu ga boleh bilang begitu" ucap alex
"lagian aku kesal sekali apalagi inget masa lalu bersamamu rasanya aku ingin muntah"
"dinda kamu ga boleh gitu,audia ga seperti dulu lagi percaya lah padaku"
"tetap saja ingatanku membekas"
"ekhem" theo berada di ruangan dinda dan audia kembali lagi bersama theo
"theo"
"ya dinda ini aku"
"kenapa kau membawa wanita itu kembali theo" ucap dinda
audia kesal dengan ucapan dinda rasanya ia ingin melawan dinda namun theo menahan nya.
"ini calon istriku,maafkan dia dinda"
"bisa bisa nya kamu punya calon istri seorang plakor" sindir dinda
"dinda kamu ga boleh gitu sayang" ucap alex mengelus rambutnya dengan lembut "maafkan mereka mungkin sudah melukai hati mu,tolong maaf kan mereka kamu wanita berhati baik dinda"
alex memohon pada dinda.
"hemm baik lah aku memaafkan nya tapi awas saja kalau kau dekat dekat pada suami ku lagi" ucap dinda pada audia.
"tenang saja aku tak akan mendekati suami mu lagi,lagian sekarang theo lah yang aku cinta" ucap audia.
"huuuuh"
hari ini dinda sudah kembali pulih dan ia akan pulang ke apartemen alex,namun sang bayi masih harus di rawat dirumah sakit karna memang belum di izinkan pulang sebelum berat badan bayi nya normal.
"bayiku, mama harus pulang,mama ingin membawa kamu pulang tapi mama ga bisa"
"dinda jangan sedih,kita percayakan ini pada dokter,bayi mu akan segera pulih ia juga akan ikut pulang dengan mu"
"lalu siapa yang akan menjaga bayiku mas"
"tenang saja aku sudah menyewa perawat untuk bayi kita,percayalah padaku.bayi kita akan baik baik saja"
"ya sudah" ucap dinda "hai sayang mama pulang dulu ya,nanti mama kesini lagi"
"ayo" ajak alex.
mereka pergi meninggalkan rumah sakit, alex sangat senang sekali karna dinda sudah kembali pulih.
__ADS_1
"emm mas bukanya kita akan mengadakan resepsi , apa di batalkan dulu mas"
"tidak sayang minggu depan kita akan tetap melaksanakan nya"
"kenapa ga di batal kan dulu sih mas ,anak kita kan belum pulih"
"tak apa apa sayang cuma sehari aja ko,dokter bilang 2minggu lagi anak kita bisa pulang jadi setelah resepsi kita bisa jenguk anak kita untuk bawa pulang"
"emm terserah mas aja lah"
sesampai nya di apartemen dinda disambut oleh bi ida dan juga tuan Robert serta ayahnya.
"ayah kau di sini"
"ya ayah menunggu mu" dinda langsung memeluk ayah nya.
"aku merindukan mu ayah"
"ayah juga lebih merindukan mu"
"kalau begitu ayo kita masuk"ucap alex.
"non bibi sudah menyiapkan makanan kesukaan nona ,ayo makan"
dinda bahagia sekali di sambut penuh hangat oleh keluarganya walaupun hanya ada seorang ayah dan mertua ia sangat bahagia,apa lagi alex sekarang sangat menyayanginya dan memperlakukan nya dengan baik.
"emm ayah sudah berencana akan melaksanakan resepsi kalian di hotel xxx" ucap tuan robert
"kenapa tidak disini saja ayah" ucap alex
"em karna ayah sekalian membuka hotel itu untuk peresmian"
"wah seperti nya ini lebih meriah dari yang aku bayangkan"
"emm tentu saja" ucap tuan robert
"ga apa apa sayang, kapan lagi bisa seperti itu,kamu harus menuruti perintah ayah" ucap tuan robert.
"ya ayah terserah ayah saja"
"nah gitu harusnya, jadi mulai hari ini ayah akan mempersiapkan nya"
"hemm aku harus mempersiapkan apa ayah" ucap alex
"kau tak usah, kau jagalah istrimu biarkan ayah akan menyiapkan segalanya" kata tuan Robert
"terimakasih ayah"
"emm ayah aku udah selesai makannya aku ingin istirahat dulu" ucap dinda
"ayo kita ke kamar " kata alex
alex menggendong dinda ala bridal style.
"mas lepas kan aku,aku malu sama ayah"
"tak apa apa mereka juga pernah muda" ucap alex dengan santainya
"tapi aku malu mas"
"alex terus membawanya ke kamar tanpa mempedulikan ucapan dinda.sesampai nya di kamar,alex langsung menidurkan dinda lalu ia menindihnya. "mas kau mau apa" dinda terkaget atas perlakuan alex.
"ya mau meminta hak ku"
"jangan mas, aku baru selesai lahirin anak loh mas"
__ADS_1
"emm tak apa apa" alex mencium bibir dinda dan memainkan nya
"emmp emmp" alex melepaskan nya. tenang saja aku tak akan meminta hari ini" ucap alex
"tapi ingat setelah resepsi kau harus memberiku jatah"
"tenang saja mas ,akan aku berikan tapi aku mohon untuk tidak sekarang"
"ya aku mengerti dinda, tidur lah dan istirahat lah istriku"
"terimakasih mas"
"sama sama, aku akan kebawah dulu,aku ada perlu pada ayah"
"ya mas silahkan"
"terima kasih sayang" alex mengecup kening nya dinda.
......................
"audia kamu kenapa" ucap theo
"aku ga suka sama dinda"
"ga boleh gitu audia" kata theo
"tapi aku bener bener ga suka, aku di bilang ****** sama dia" ketus audia
"sayang mungkin dia masih sakit hati padamu apa yang telah kamu lakukan dulu"
"itukan masa lalu theo".
"tetap saja ia masih membenci mu,jadi kamu maklumi saja ia juga pasti baik lagi "
"iya sih tapi aku ga enak aja di bilang ******"
"intinya kamu bukan ****** di mata ku audia" kata theo
"tapi dulu kau lah yang bilang aku ini ******"
"itukan dulu sekarang beda lagi jadi jangan membahasnya lagi" ucap theo
"iya iya deh gimana kamu aja"
"aku mencintaimu audia"
"aku juga theo"
"Will you marry me"ucap theo
lalu audia mengangguk anggukan kepalanya.
"aku mau"
"benarkah" ucap theo
"ya theo, terima kasih sudah mau menerima ku apa adanya,aku mencintai mu theo" lalu audia memeluk theo dengan erat,ia terharu dan bahagia karna telah menemukan laki laki yang tulus padanya.
"kamu janji harus jadi wanita baik untuk aku,jangan jadi wanita tidak benarlagi" ucap theo
"aku janji theo,tapi tolong jangan memanggilku dengan ucapan itu lagi,aku tak suka dipanggil wanita tidak benar, aku tak seperti dulu lagi"
"ya terima kasih kau mau berubah untuk ku"
"sama sama" lalu audia mengecup bibir theo.begitupun theo membalas nya...
__ADS_1
dan terjadilah ciuman hangat.