
Bab 05. Tentang Aziz Abraham
**
Menikah pernah menjadi impian Aziz 2 tahun yang lalu, tapi semua itu hanya lah impian. Dan sirna begitu saja saat Aziz tahu kekasihnya tidak pernah mencintainya.
Dia Vita Amelia kekasih Aziz dua tahun yang lalu, hubungan mereka sudah berjalan cukup lama. Menjalin kasih dengan Vita membuat Aziz sering merasa bangga. Selain Vita yang cantik dia juga seorang model. Dan bagi Aziz itu tidak lah menjadi masalah.
Hanya saja Aziz harus menelan pil pahit ketika dia tahu jika Vita sama sekali tidak mencintai nya. Vita hanya mencintai apa yang Aziz punya, bukan mencintai Aziz seperti yang Aziz lakukan terhadap Vita.
Sore itu setelah semua urusannya selesai Aziz mengendarai mobilnya menuju perusahaan dimana Vita tengah melakukan pemotretan. Aziz sengaja tidak memberitahu Vita karena di berniat ingin memberikan kejutan pada kekasihnya itu. Tapi semua hanyalah niat, dimana Aziz yang justru mendapat kejutan dari Vita.
Aziz melangkah masuk ke dalam gedung, berjalan ke arah ruangan dimana Vita tengah beristirahat. Dia yang tidak tahu Vita tengah melakukan apa hanya terus berjalan. Dan terus berdoa agar apa yang sudah dia rencanakan berjalan dengan baik.
Namun semuanya sia-sia ketika Aziz akan memutar handle pintu samar-samar dia mendengar suara seorang pria dari dalam sana. Aziz masih berpikir jika dirinya salah ruangan, atau kekasih nya itu tengah keluar tapi suara seorang perempuan yang sangat Aziz kenal membuyarkan pikiran positif tentang kekasihnya. Dia semakin menempelkan telinganya untuk memperjelas apa yang tengah mereka bicarakan.
"Jadi kapan kamu akan meninggalkan Aziz hm, aku sungguh sangat muak jika melihat mu selalu bergandeng tangan dengan nya."
__ADS_1
"Hei sabar lah aaahh-" suara perempuan tersebut tercekat seperti tengah menahan sesuatu. "Aku akan segera meninggalkan nya, aku bahkan masih berada di sampingnya karena apa yang dia miliki." Sambungnya, dan kembali mengeluarkan desahan.
"Tapi kapan aku sudah tidak kuat."
"Nanti setelah semuanya beres aahh sayang, ayo lah kenapa kau tarik ulur terus aku sudah tidak kuat aaahh."
Entah apa yang tengah mereka lakukan di dalam sana, namun Aziz tidak memikirkan itu semua. Dia sungguh kecewa pada dirinya sendiri, bagaimana mungkin dia sampai tidak tahu jika Vita selama ini tidak pernah menginginkannya.
Hingga suara desahan-desahan yang keluar dari mulut Vita benar-benar membuat Aziz meradang. Dia tidak sanggup jika harus mendengar lebih lama. Pintu yang sudah terbuka sedikit itu dia dorong dengan kuat. Matanya menatap tajam pada Vita dan juga seorang pria yang tengah bersama nya.
"Aziz kau-" Vita langsung membenarkan gaun yang dia pakai, kemudian berdiri dan menghampiri Aziz yang tengah menatap ke arah nya.
"Menjelaskan semuanya?" Potong Aziz dia masih menatap tajam pada Vita.
"Ini tidak-
"Seperti yang aku lihat? Begitu? Tapi aku mendengar apa yang kalian bicarakan!"
__ADS_1
"Aziz dengar lah, kau
"Kau apa Vita? Apa yang aku dengar dan aku lihat membuktikan semuanya. Kau sungguh keterlaluan, aku mencintai mu dengan tulus, tapi kau malah membalasnya seperti ini."
"Aku sungguh menyesal, telah percaya kata-kata mu itu. Kau tidak lebih dari seorang pe la cur Vita."
"Iya kau benar, tapi aku tidak menyesal karena kau telah mendengarnya. Setidaknya aku tidak harus susah payah meninggalkan mu Aziz. Dengar Aziz disini aku yang paling menderita, aku menyesal telah menerima mu menjadi kekasihku. Kau adalah pria yang paling kaku yang aku kenal. Kau adalah pria penggila kerja dan aku begitu muak dengan semua sandiwara yang aku lakukan. Mungkin awalnya aku begitu mencintai mu tapi lama kelamaan aku bosan. Hingga aku lebih memilih menikmati apa yang kamu punya. Aku menyesal telah bersama mu selama dua tahu ini, waktu ku semua nya sia-sia hanya menemani lelaki arogan seperti mu."
"Dengar Vita, suatu saat kau akan menyesal telah melakukan semua ini padaku. Kau tidak akan mendapatkan lelaki seperti diri ku."
"Iyah mungkin aku akan menyesal, tapi aku yakin disini kau yang akan paling menyesal. Dan disini pula kau yang akan menderita. Kau tidak akan mendapatkan wanita lain setelah kau putus dengan ku."
Ucapan Vita bagai sebuah doa yang langsung di kabul oleh maha pencipta, apa yang di katakan oleh Vita memang langsung terkabul begitu saja. Terbukti setelah Aziz putus dari Vita dia sama sekali tidak pernah menjalin kasih dengan wanita mana pun. Hingga akhirnya ibu nya menjodohkan di dengan seorang gadis dari teman nya sendiri.
Aziz bisa saja menolak, tapi siluman wanita yang menjadi sosok ibunya begitu licik. Dia begitu pintar untuk menyusun rencana. Hingga Aziz sendiri tidak bisa berkutik, untuk menolak saja sangat sulit apalagi melawan. Dan Aziz harus menerima jika dirinya di jodohkan dengan gadis SMA.
ELENA ATALIA ATMAJA itu lah nama calon istrinya.
__ADS_1
Nasib ku buruk batin Aziz Abraham