Dijodohkan

Dijodohkan
alex memaafkan theo


__ADS_3

"jadi untuk apa kau datang kesini" ucap alex pada theo.


"aku ingin meminta maaf"


"untuk apa"


"aku ingin bekerja dengan mu lagi dan aku minta maaf atas perlakuan ku dulu"kata theo


"apa kau berniat ingin mengambil istriku lagi".


"tidak, aku sudah punya seseorang,aku hanya ingin berteman dengan mu lagi alex".


"aku malas berteman lagi dengan orang uang sudah berkhianat kepada ku" ucap alex,ia masih punya rasa tak suka pada theo


"baik lah aku tak akan memaksa mu" lalu theo pergi dari hadapan alex. dan alex kembali lagi keruangan dinda."sayang gimana ke adaan mu sekarang"


"aki aga mendingan, aku ingin berjalan melihat bayiku"


"kamu belum di perbolehkan untuk berjalan,sabar lah kamu pasti akan bertemu dengan bayi kita"


"tapi aku ingin melihatnya"


"sabar lah sebentar lagi kau akan pulih dan kau akan melihat nya"


"ya mas, lalu bagaimana dengan rafi mas,apa dia dipenjara"


"kenapa kamu menanyakan pria jahat,biarkan saja dia membusuk di penjara"


"aku ga percaya kenapa bisa dia mas"


"itulah kenyataannya memang dia"


dinda sedih setelah tau bahwa Rafi pelaku nya,ia tak menyangka apa yang dilakukan rafi padanya.


"pokonya kamu ga boleh memikirkan apapun,kamu harus secepatnya pulih dan kita akan bersama sama lagi"


"ya mas"


"kamu tau kan kita akan mengadakan acara resepsi"


"ya mas,apa tidak bisa di batalkan". tanya dinda


"tidak bisa sayang makanya kamu harus segera pulih"


"hemmm".


"ini aku memotret bayi kita lihat lah di sangat lucu bukan" alex mencoba menyemangati dinda


"lucu sekali"


"ia ingin segera di gendong oleh mu,cepat lah pulih"


"iya mas"alex memeluknya lalu mengecup keningnya.


"theo bagaimana dengan alex" kata audia


"dia sudah tak ingin berteman denganku lagi"


"kenapa"


"mungkin ia kecewa kepada ku"


"lalu sekarang kau mau apa disini"


"aku akan tetap disini,aku akan terus menemui alex".


"theo kau masih saja mengharapkan alex,biar kan saja dia bahagia tanpa kamu theo"


"aku hanya ingin bekerja dengan nya lagi,itu saja"


"kamu tau sendiri kan sekarang alex gimana terhadap kamu,lebih baik kita kembali saja ke korea"


"aku tidak bisa audia,tolonglah aku masih ingin disini"


"hemm terserah kamu saja theo" audia kesal dengan sikap theo yang keras kepala lalu ia pergi dari hadapannya.


"aku harus menemui tuan robert" theo berencana akan menemui tuan robert. lalu ia pergi menuju rumahnya tuan robert


"theo ada apa kau kesini"


"aku minta bantuan mu tuan"

__ADS_1


"untuk apa"


"aku ingin bekerja bersama alex lagi"


"bukannya kau sudah bekerja dengan kakak mu"


"tidak tuan,itu hanya sementara"


"bagaimana mungkin alex mau dengan mu lagi sedangkan kamu sudah berbuat kesalahan"


"tolong bantulah saya tuan kali ini saja"


"hemm ya sudah aku akan memperkerjakan mu sebagai asisten alex lagi"


"tapi bagaimana jika alex menolak ku tuan".


"ini perintah ku theo"


"ah baiklah terimakasih tuan".


pagi ini theo berangkat ke kantornya,karna sekarang dinda sudah jauh lebih baik jadi ia memutuskan untuk bekerja lagi.


"sayang aku pergi dulu ya,kamu baik baik disini"


"iya mas hati hati di jalan"


alex mengecup keningnya dinda "aku mencintai mu" lalu alex pergi meninggalkan dinda.


sesampai nya di ruangan alex di kejut kan dengan keberadaan theo.


"pagi tuan berkas anda sudah saya selesaikan semuanya"


"kau"


theo hanya menunduk


"siapa yang menyuruhmu disini"


"tuan robert,ini perintah nya"


"aissh kenapa dengan ayah"


"pergilah kau dari sini ,mata ku sakit melihat mu ada disini"


"argghh sial bisa bisanya ayah mengirim dia kepadaku"


"alex" ucap theo


"ya" jawan alex singkat


"apa kau benar membenci ku"


"ya"


"aku harus meminta maaf dengan cara apa alex"


"sudah lah terserah kau saja,aku tak ingin berdebat"


"artinya kau memaafkan ku kan"


"hemm ya"


"terimakasih alex" ucap theo dengan penuh senyum semangat.


"diam lah kau jangan tersenyum,aku tak suka"


"hehe maafkan aku"


"hemm"


"oh iya katanya kau akan mengadakan pesta pernikahanmu,apa kau sudah mempersiapkannya"


"belum"


"kalau begitu aku akan mempersiapkan nya"


"terserah lah" ucap alex singkat


"kalau begitu saya pergi dulu" lalu theo akan kembali keruangan nya namun alex malah memanggilnya lagi


"theo"

__ADS_1


"ya ada apa"


"apa benar kau punya hubungan dengan audia"


"ya aku akan segera menikahinya,apa kau marah padaku"


"untuk apa aku marah"


"aku kira kau akan marah,karna audia bersama ku"


"ambil saja,aku hanya membutuhkan dinda bukan audia lagi.aku sudah tak mencintainya" ucap alex


"kalau begitu kau merestui ku dengan audia"


"ya tentu saja, oh iya dinda ingin bertemu dengan mu datanglah kerumah sakit dan temui dia"


"terimakasih alex,memang aku ingin menemui nya,terima kasih sudah mengizinkan ku"


"ya sama sama, kembali lah bekerja" ucap alex pada theo.


......................


"dinda" hiks


"dini"


"dinda aku ga tau kamu sedang sakit" ucap dini dengan penuh air mata.


"kenapa kau menangis"


"aku khawatir padamu, aku pun tak menyangka semua ini karna rafi" hiks


"sudah lah lupakan saja"


"dia jahat sekali ,aku ingin membunuh nya"


"sudah dini biarkan saja dia dipenjara,aku juga tak menyangka kenapa ia melakukan ini pada ku"


"kamu ga tau din kenapa rafi lakuin ini padamu, kamu tau ga rafi itu berniat membunuh suami mu supaya kamu bisa dimiliki dia"


"apa!! benarkah tujuan rafi begitu"


"ya tadi dia udah klarifikasi di kantor polisi,aku juga tak menyangka ku kira ia baik nyatanya ia tak sesuai dengan ekspektasi ku.aku menyesal telah berteman dengan dia"


"sudah lah yang penting sekarang aku sudah pulih"


"tetap saja aku sakit hati,temanku ini hampir meninggal"


"siapa yang mau meninggal dini"


"katanya kamu koma beberapa hari ,aku sempat kepikiran itu,aku takut kau meninggal kan ku ,kau teman ku satu satunya dinda hiks hiks"


"sudah sudah kenyataan nya aku lebih sehat dari sebelumnya kan"


"ya" dini menganggukan kepalanya lalu memeluk dinda .


"bayi mu mana din"


"ada diruangan,bayi ku sedang perawatan khusus karna dia lahir prematur"


"kasihan sekali ponakan ku ini"


"doakan saja semoga anak ku baik baik saja"


"ya dinda kau juga harus cepat pulih,aku ingin bersama sama lagi"


"iya dini"


"kalau gitu kau mau makan buah apa,ini aku membawakan nya untuk mu"


"hemm aku sudah kenyang"


"ya sudah untuk nanti saja ya"


ceklek tiba tiba pintu ruangan terbuka.


"audia" ucap dinda, dinda memalingkan wajah nya .ia tak suka pada audia.


"dinda aku kesini ingin meminta maaf"


"untuk apa"

__ADS_1


"aku sudah jahat sama kamu,maaf kan aku"


"apa kau ingin mengambil suami ku lagi, dasar pelakor.pergi kau dari sini" dinda mengusir audia dari ruangan nya,ia sangat tak menyukai audia.ia tak ingin mengingat masa lalu nya lagi karna audia.


__ADS_2