
ckiitttt theo hampir saja menabrak anak kecil, sedangkan alex melaju bebas tanpa dikejar theo lagi.
"ah sial aku gagal mengerjarnya" bug
theo memukul setir mobilnya
setelah alex melihat theo sudah tidak mengikutinya lagi ia langsung pergi membeli vitamin untuk dinda.
"akhir nya kau theo,tak bisa mengikutiku lagi" ucap alex
"hemm kira kira apa ya yang di butuh kan dinda"
alex membeli vitamin,susu,cemilan ,buah buahan dan lain lain nya,ia memborong semuanya untuk dinda.
"ah mungkin ini sudah cukup,aku harus segera pulang,dinda pasti menunggu ku"
alex sudah selesai lalu ia kembali lagi ke apartemen nya.
"pak tolong bawa kan ini kedalam"
ucap alex pada securitynya
"baik tuan"
"alex"panggil dinda "kenapa kau lama sekali,aku khawatir"
"maaf karna mobilku mogok ditengah jalan jadi aku lama,aku minta maaf ya "
"ya alex, tapi kenapa belanjaan mu banyak sekali"
"ini untuk mu ,semuanya untuk mu dan bayi kita,kau harus banyak makan dinda"
"astaga alex kau benar benar membelikan ku semua ini"
"ya dinda,ayo masuk" alex menggenggam tangan dinda lalu masuk ke dalam apartemen nya.
"emm jadi kapan kita kedokter dinda"
"mungkin besok"
"hmm baiklah,kau harus menjaga kesehatanmu ya"
"tentu saja alex"
"nanti siang aku ada pertemuan dengan klien ku,apa kau tidak apa apa sendirian"
"tidak apa apa alex"
"tapi aku sudah menyiapkan pengawal untuk mu"
"kenapa jadi ketat sekali alex"
"aku takut theo menemui mu,tapi tenang saja theo tak akan pernah kesinii"
"terima kasih alex sudah melindungiku"
"sama sama"
!
......................
dikediaman lisa
theo melampiaskan amarahnya pada tembok,ia terus memukulnya.
"theo hentikan" teriak lisa
"bisa kah kau diam sehari saja"
"diam"
"kau kenapa hah"
"hanya karna 1 wanita kau seperti ini"
"aku membenci alex"
"kenapa kau membencinya tentu saja dia berhak atas istrinya "
"tetap saja aku tak terima"
"kau egois theo,sadar lah theo"
"bagaimana aku tak egois,dia menolakku.dulu dia disakiti suaminya,aku lah yang membantu nya ,aku lah yang slalu berada di dekat nya.tapi apa balasan nya sekarang" theo berteriak pada lisa
__ADS_1
"theo sadar lah, aku mohon, wanita tidak hanya dinda. masih banyak diluaran sana yang menginginkam mu.kau harus sadar theo"
"tapi hati ku tak kau bisa ka"
"kau pasti bisa ,dulu kau juga bisa. jangan bisen jadi orang baik theo.kakak yakin kau bukan pendendam.iklas kan dinda untuk alex,mereka juga berhak bahagia" tiba tiba theo, mungkin kata kata yang barusan lisa ucapkan sangat menyentuh pada hatinya.
"ayolah bangkit lagi,kau pasti bisa theo,kau akan menemukan wanita yang mencintaimu dengan tulus percaya lah padaku"
theo tak menjawabnya,ia terus menunduk.ia kesal pada dirinya sendiri karna tidak bisa mengontrol emosinya.
"kau istirahat lah theo, pikirkan ucapan ku barusan,, aku akan kekantor ,aku akan bertemu dengan klienku" lisa pergi dari hadapan theo.
ia merenungi kata kata lisa ,menurut nya memang benar ia salah tapi kenapa ia sendiri tak bisa mengontrol emosinya.
"apa benar aku salah" ucap theo penuh penyesalan
"kenapa aku jadi begini" theo menyesal atas perlakuannya kepada dinda.
......................
"lisa"
"em alex ada apa"
"apa theo ada dirumah mu" tanya alex
"ya ,dia sedang emosi"
"apa!!"
"aku tak tahu harus bagaimana lagi menghadapi sikap theo,ia menjadi keras kepala" ucap lisa
"aku juga tak tahu kenapa theo bisa begitu, dulu ia asisten setia ku dan ia tak pernah berbuat salah"
"aku juga tak mengerti alex, mungkin mata hatinya tertutup oleh cinta, ia mencintai istri mu tapi istrimu tak mencintai theo,ia hanya menganggap sebagai kakaknya saja namun theo malah berlebihan"
"lalu bagaimana keadaan theo sekarang"
"ia akan baik baik saja alex, tenang saja kau tak perlu khawatir soal adikku"
"terimakasih lisa, oh iya sa hari ini kita ada meeting "
"iya mari kita adakan meeting sekarang saja" ucap lisa
"aku ingin secepat nya beres pekerjaan ku disini,aku ingin pulang kenegaraku lagi bersama dinda"
"iya terimakasih lisa atas kerja sama kamu"
"sama sama"
......................
dinda yang sedang di apartemen ia merasa bete ingin keluar dari apartemen namun pengawal tak mengizin kan nya.
"huh menyebalkan sekali,lebih baik aku telpon ayah Robert saja"
"hallo dinda ada apa"
"ayah aku sudah bersama alex"
"benarkah"
"ya ayah"
"bagaimana perlakuan alex padamu dinda"
"alex baik yah,dia benar benar berubah"
"emm bagus lah,kapan kau pulang kesini"
"nanti kalo pekerjaan alex sudah selesai yah"
"emm baiklah"
"ayah"
"ya dinda"
"aku ingin memberikan kabar bahagia untuk mu"
"apa itu"
"sebenarnya aku lagi mengandung ayah"
"wah benarkah sayang"
__ADS_1
"ya ayah,aku sedang mengandung 6 bulan"
"akhirnya ayah akan punya cucu, kamu jaga kesehatan disana yah"
"iya ayah"
"ayah akan memikirkan pekerjaan untuk alex, mungkin ayah akan menggantikan alex"
"kenapa ayah"
"biar kau cepat pulang ke negara ini"
"apa ayah serius"
"tentu saja anakku,mungkin sekitar 1 minggu lagi kau akan pulang"
"terima kasih ayah, aku memang ingin segera pulang,aku ingin menemui ayah ku"
"tentu saja dinda"
akhirnya dinda bisa pulang lagi ke negaranya,ia sangat merindukan sang ayah yang sedang sakit.
......................
"theo" ucap seorang wanita
"audia, kau disini"
"ya kau sedang apa disini"
"aku sedang menghirup udara segar"
"ku kira tidak ingat padaku"
"tentu saja aku ingat, kau ****** nya alex" ucap theo tanpa rasa bersalah
"sialan kau theo masih mengira aku ******"
"memang benarkan"
"aku sudah tobat theo"
"emm anak mu vano mana" ucap theo
namun audia malah menangis
"kenapa kau menangis audia"
"sebenarnya vano sudah tiada"
"apa" theo terkejut "sejak kapan
"sudah 3 bulan ia meninggalkan aku , ia tertabrak mobil saat sedang bermain"
"maafkan aku audia, aku ga tau"
"ga apa apa theo,tapi aku masih memiliki anak lagi"
"anak, kapan kau mengandung"
"wakti berpisah dengan alex,aku memang sedang mengandung"
"lalu anak siapa dia,apa dia anak alex"
"bukan theo, dia anak dari ayahnya vano" ucap audia
"ku kira anak alex"
"memang kenapa kalo misalnya jika anak alex"
"aku akan menghancurkan nya"
"kenapa begitu,apa maksud mu"
"aku punya masalah dengan alex"
"masalah apa theo"
"kau tak usah tau ******"
"kau selalu saja memanggilku ******" ucap audia sedih
"lalu ada apa kau kemari"
"hmm aku juga sedang mengirup udara segar ga sengaja aku melihat mu sendirian" jadi aku menyapa mu
__ADS_1
"oh gitu" jawab theo singkat