DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG

DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG
DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG 76


__ADS_3

Tuan Permana beserta istri juga seluruh keluarga Herlambang sudah tiba di kediaman Risma. Reyhan dan anak- anaknya sudah menyulap halaman rumah menjadi taman mini yang indah di malam hari. Rindi menyalakan ponselnya dan mulai merekam kegiatannya.


“Selamat malam semua. Jumpa lagi di channel Ratu Cantik bersama saya Rindi Cantika. Malam ini Rindi akan mengajak kalian semua mengenal keluarga besar saya. Kebetulan banget nih guys, malam ini akan ada kejutan buat Bunda dari Papa. Dan malam ini Rindi mendapat tugas buat meyakinkan Bunda untuk pakai baju yang indah dan tampil secantik mungkin. Kuy, kita intip apa yang dilakukan Bunda di kamarnya” Rindi membuka siarannya dengan gaya yang humble.


“Kamu live Dek?” tanya Katrina yang diminta Reyhan ikut mempersiapkan istrinya.


“Eh, ada Tante Katrin. Hai guys. Perkenalkan, ini Tante Ridni yang kece badai. Namanya adalah Tante Katrina. Cantikkan? Sama kaya Rindi yang imut tiada duanya ini” bukannya menjawab, Rindi malah memperkenalkan Katrina di siarannya.


“Hai semuanya. Salam kenal dari Tante yang katanya kece badai” Katrina melambaikan tangan ke kamera. Keheningan tercipta ketika Rindi dan Katrina berjalan menuju kamar Risma.


“Nah, sekarang kita sudah sampai di depan kamar Bunda. Eh, ini ada yang tanya Tante. Bentar dulu ya? Rindi bacain pertanyaannya. Kenapa manggilnya bunda papa, bukan bunda ayah atau mama papa” Rindi memandang tantenya dan Katrina  mengangguk.


“Jadi guys, kenapa Rindi manggil Bunda sama Papa. Karena Ayah dan Mama udah tenang di sana. I love you Ayah, Mama” ucap Rindi menengadah menandakan bahwa keduanya telah berada di sisi Tuhan yang Maha esa. Suasana yang tadinya ceria, berubahmenjadi sendu didukung oleh komentar dari para penonton yang menyatakan


bela sungkawanya. Ada juga komentar penyemangat agar Rindi dan keluarga selalu dalam kesabaran dan ketabahan.


“Terimakasih teman-teman online Rindi. Insya Allah Rindi akan tetap semangat buat semuanya. Eh, ada yang tanya soal perjalanan hidup Rindi nih. Rindi akan ceritakan disesi lain waktu yah. Pintu udah dibuka nih sama Bunda” Rindi merubah kamera depan menjadi kamera belakang dan tampaklah Risma yang mengenakan baju tidur panjang dengan hijab simple.


“Kakak live?” tanya Risma dan dijawab anggukan oleh Rindi.


“Sejak kapan?”

__ADS_1


“Sejak tiga bulan yang lalu Bund. Diajari sama Kak Sila. Hehehe” jawab Rindi yang hanya terdengar suaranya saja tanpa muncul wajahnya. Karena yang tergambar di layar masih wajah Risma. Rindi mengubah kamera belakang menjadi kamera depan lagi dan bergabung dengan Risma.


“Ini nih guys, Bunda tercinta saya yang cantik banget. Ayo Bund, sapa teman-teman omnlie Rindi”


“Hai semuanya. Saya Bundanya Rindi. Salam kenal semuanya” sapa Risma lembut. Rindi tersenyum senang dan mencoba memancing reaksi Risma. Sedangkan Katrina sudah bergerilya mencari baju di lemari Risma yang cocok dikenakan untuk malam ini.


“Bund, gimana tanggapan Bunda soal live Rindi?”


“Bunda sih nggak masalah. Asal tidak mengganggu kegiatan lainnya terutama pendidikan formal dan non formalnya” jawab Risma lembut sembari membelai kepala anaknya.


“Nah, itulah Bunda Rindi. Beliau selalu mendukung keinginan anak-anaknya asal masih dalam hal yang positif ya Bund?” Risma mengangguk membenarkan.


“Teman-teman online Rindi. Kalian jadi saksi janji Rindi yah. Rinsi berjanji akan tetap menjalankan semua kegiatan yang sudah terjadwal dan tidak akan mengabaikan pendidikan. Insya Allah. Harus ada kata Insya Allah-nya guys kalau janji sama Bunda. Hehehe” Risma tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat anaknya yang kini sudah beranjak dewasa. Dia teringat Sila yang usianya lebih tua dari putrinya. Putri sulungnya itu sudah mulai mengenal lawan jenis. Risma berusaha lebih memperhatikan Sila lagi terutama pergaulan dan cara berpacaran, jika Sila nanti berpacaran.


“Memangnya ada apa sih?” tanya Risma bingung.


“Udah. Bunda nurut aja sama kita. Oke” ucap Katrina memberi tanda pada Rindi. Rindi mengacungkan jempolnya. Dengan pasrah, Risma mengikuti mau Katrina dan Rindi.


“Bunda cantik. Tapi biar makin cetar, tangan Tante Katrin akan menyempurnakannya. Rindi live lagi yah. Kali ini tutorial dari Tante Katrin. Gimana?” ucap Rindi dan Risma hanya pasrah melihat tingkah anaknya yang lagi suka-sukanya ngelive.


“Oke” jawab Katrina.

__ADS_1


“Hai guys. Lanjut lagi bersama Rindi Cantika di channel Ratu Cantik. Kali ini Rindi akan menayangkan kemampuan tersembunyi dari Tante Rindi yang kece badai. Siapa lagi kalau bukan Tante Katrin yang cantik. Nah, lihat tuh guys cara Tante Rindi. Selamat menonton yah?” Rindi mulai menyorot Katrina yang dengan lihainya menggerakkan tangannya di wajah Risma. Semuanya direkam Rindi live tanpa editan tentunya.


“Sambil melihat keahlian Tante Katrin, Ridi baca komentar dari kalian yah guys. Rindi juga minta maaf kalau ada komentar yang nggak kebaca nantinya. Dari Baca Aja, hai salam kenal. Aku penggemar baru. Bisa buka salon nih Tantenya. Makasih Baca Aja. Salam kenal juga dari Rindi Cantika. Jangan lupa buat kasih jempolnya yah. Lanjut lagi dan kali ini dari Penjual Cinta. Malam Rindi yang cantik sesuai namanya, Cantika. Oh. Makasih Penjual Cinta udah bilang Rindi cantik. Selamat malam juga. Ada buaya di dalam sungai. Kesasar di sungai gangga. Ada penjual cinta untuk Rindi. Siap setia memberi cinta. Oh, so sweet. Rindi balas yah? Ada buaya di sungai gangga. Nggak ada kaitannya sama penggali sumur. Terimakasih pada penjual cinta. Tapi maaf, Rindi masih di bawah umur. Hehehehe” pantun dadakan Rindi ternyata sukses menuai komentar lebih banyak lagi. Tidak hanya mengomentari keahlian Katrina, kini sebagian besar mengolok-olok penjual cinta. Ada juga yang memberi semangat. Seperti yang


ditulis akun Girigigi : Maaf penjual cinta, masih dibawah umur. Belum ada restu dari camer. Huhuhu  Atau Rupiahutang : Semangat penjual cinta. Ada banyak jalan menuju Roma. Ada banyak jalan juga menuju jurang. Tuh, tinggal pilih. Hahahaha. Dan masih banyak  lagi komentar-komentar yang lainnya. Live terus berlangsung hingga tiba di halaman depan rumah Risma. Suasana yang romantis dan tempatnya disulap menjadi lebih indah. Halaman rumahnya diubah menjadi taman bunga dengan panggung mini yang elegan. Rindi sudah menjauh dari Risma. Dia


ingin memberi info pada penikmat channelnya.


“Malam ini ada kejutan dari Papa untuk Bunda yang ngidam ingin dinyanyiin sama Papa. Kuy, kita lihat bagaimana ekspresi Bunda dan usaha Papa buat nyenengin Bunda”


Live masih merekam Risma yang berjalan dengan anggun dan wajah terkejut Risma sukses membuat live Rindi ramai. Wajah terkejut Risma terus bertambah dan makin terperangah saat melihat suaminya berada di atas panggung memegang gitar ditemani anak-anaknya masing-masing memegang alat musik. Rendi memegang bass. Sean memgang drum, Sila berada di balik piano. Sedangkan Seno memegang seruling dan Reno sudah siap dengan saksofon. Entah kapan mereka belajar, Risma tidak tahu. Pasalnya baru siang tadi dia meminta dinyanyikan lagu oleh suaminya.


*****


Ketemu lagi sama bunda di novel DUREN ANTIG. Novel ini selow update seperti novel-novel sebelumnya. Bagi readers baru yang belum membaca novel bunda sebelumnya, boleh dikepoin dengan klik profil dan pilih novel yang ingin dibaca. Ada PERNIKAHAN DADAKAN, OH SUAMIKU dan TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI.


Jangan lupa untuk Like, Komentar, Vote, Beri Hadiah dan Rating Bintang limanya.  Terimakasih karena sudah bersedia mampir. Salam sayang dari bunda untuk readers semua.


*****


NEXT

__ADS_1


*****


__ADS_2