
Bijaklah dalam membaca!
Setelah melakukan shalat dua rokaat, Risma mengecup punggung tangan suaminya. Sedangkan Reyhan mengecup kening istrinya. Keduanya merapikan alat shalatnya. Risma berdiri di depan cermin. Lalu mengambil alat make up di dalam tasnya. Baru saja membuka tasnya, Reyhan sudah memeluk perutnya.
“Mau apa hem?” bisik Reyhan di dekat telinga Risma.
“Mau mempersembahkan yang terbaik buat Abang. Sabar yah?” jawab Risma sambil bergidik geli karena hembusan napas suaminya.
“Baiklah. Abang tunggu metamorfosisnya” ucap Reyhan dan melepaskan pelukannya. Dia membiarkan istrinya berbuat sesuka hatin, terlebih untuk menyenangkannya.
Risma sudah terbiasa berdandan saat hendak melakukan hubungan badan. Tujuannya adalah untuk membuat suami tetap berfokus padanya dan tidak tergoda oleh wanita lain. Terlebih lagi jika berhubunganbadan, namun membayangkan wanita lain. Maka hal itu sama saja dengan melakukan zina, meskipun kenyataannya yang digauli adalah istrinya sendiri. Tapi niatn dalam hati, bukan istrinya yang digauli, tapi perempuan lain.
Karena hal inilah, Risma sangat menjaga agar suamina benar-benar sadar bahwa yang digaulinya adalah dirinya, bukan wanita lain.
Reyhan terus memperhatikan Risma yang bersolek. Belum juga selesai merias wajahnya, Reyhan sudah melihat aura kecantikan istrinya itu bertambah. Reyhan terus memperhatikan Risma yang mengambil dua lipstik dari dalam tasnya. Lalu istrinya menoleh padanya dengan dua benda itu di tangannya.
“Abang suka warna apa di bibir Risma?” tanya Risma. Reyhan mengeryit bingung dan mendekatina.
“Warna apa yang kamu pegang, Sayang?” tanya Reyhan berjongkok di depan Risma.
“Ini warna merah menyala. Biasanya lebih terlihat menantang jika dipakai saat hendak melakukan penyatuan. Kalau ini merah gelap. Abang lebih suka warna yang mana?” tanya Risma lagi.
“Abang lebih suka yang cerah. Jadi yang merah terang saja” putus Reyhan mengambil lipstik pilihannya. Lalu memberikan kembali pada istrinya sambil mengambil lipstik yang tereliminasi.
Risma membalikkan badannya menghadap cermin kembali dan mengenakan lipstik pilihan suaminya. Sedangkan Reyhan berdiri tepat dibelakang Risma sambil melihat bibir Risma yang sedang dipoles lipstik.
“Sangat cantik” puji Reyhan merengkuh Risma dari belakang.
“Terimakasih Abang. Abang nggak ingin juga memberikan penampilan terbaik buat waktu teristimewa kita?” tanya Risma mengusap tangan Reyhan yang bertengger di perutnya.
“Kamu suka penampilan abang bagaimana?” tanya Reyhan balik.
“Hem, yang macholah Bang” jawab Risma seadanya dan terkekeh.
“Yang macho itu seperti apa?” tanya Reyhan tidak tahu perspektif macho menurut Risma.
“Kita tunggu sebentar lagi. Paketnya akan datang” jawab Risma.
Benar saja, tak lama kemudian, paket yang diminta Risma sudah datang. Risma hendak membukakan pintu, namun ditahan Reyhan.
“Kenapa Bang?” tanya Risma heran.
“Biar Abang aja. Kamu udah cantik banget. Bagaimana kalau kurirnya laki-laki?” jawab Reyhan membuat Risma tertawa.
__ADS_1
“Hahahaha, Abang cemburu. Baiklah. Abang yang terima”
Reyhan membuka pintu dan benar saja yang mengantarkan paket adalah laki-laki. Reyhan menerimanya dan kembali masuk ke kamar.
“Ini Sayang, paketnya” Reyhan menyerahkan paketnya pada Risma yang duduk di tepi ranjang.
“Kita buka sama-sama” Reyhan mengangguk dan mulai membuka paketnya bersama istrinya.
“Ini?” tanya Reyhan terkejut. Risma mengangguk. Tadi saat makan, Risma memesan pakaian wajib untuk dirinya juga suaminya. Hanya saja untuk nomor kamarnya, Risma berpesan pada resepsionis hotel untuk menunjukkannya pada pengirim peket. Karena saat melakukan pemesanan, suaminya belum reservasi kamar.
“Abang suka?” tanya Risma manja.
“Sangat suka. Biasanya pria yang berinisiatif untuk meminta istri mengenakan pakaian ini. Tapi kamu” Reyhan kagum akan kepekaan istrinya. Sungguh, dia benar-benar bahagia dan merasa beruntung memiliki Risma sebegai istrinya.
Itulah bedanya antara perawan dengan janda. Kalau perawan masih segelan dan belum disentuh orang, tapi janda sudah pasti banyak pengalamannya. Kecuali janda kembang yah? Kalau itu janda rasa perawan, asal jangan perawan rasa janda aja.
“Abang pakai ini. Pasti terlihat macho dan keren” ucap Risma memberikan kaos tanpa lengan yang pres body juga boxer yang pres body juga. Sedangkan Reyhan memberikan lingerie yang dipegangnya tadi pada istrinya.
“Abang ganti baju di sini. Risma ganti di kamar mandi” Reyhan hanya mengangguk menuruti mau Risma.
Risma langsung ke kamar mandi berganti baju. Begitu juga dengan Reyhan. Pemberian Risma sangat cocok di tubuhnya. Perut sixpac dan badan atletis sangat tercetak jelas meskipun mengenakan kaos. Begitu juga bagian bawahnya. Terlihat sangat keren.
Risma bercermin di kamar mandi setelah berganti pakaian.
Risma membuka pintu dan melangkahkan kakinya satu langkah. Reyhan yang sudah menunggu terpana melihat betapa cantik dan **** nya istrinya. Sungguh ini adalah hal yang baru bagi Reyhan. Dulu, hanya Dita yang mengenakan pakaian wajib menyambutnya. Kini, keduanya mengenakan pakaian wajib.
Reyhan melangkah berlahan menuju Risma yang tersenyum padanya.
“So beautiful and sek-si” bisik Reyhan dengan suara yang serak. Tangannya meraih pinggang Risma dan menatapnya dalam.
“Abang suka?” tanya Risma dengan suara yang lembut.
“Hem. Apa Abang terlihat tampan?” tanya Reyhan dengan suara yang semakin serak. Hasratnya sudah diubun-ubun melihat penampilan istrinya.
“Abang sangat tampan dan hum, sek-si” jawab Risma lembut. Jarinya bermain-main di dada bidang suaminya.
“Kenapa kamu bisa secantik ini?” tanya Reyhan dengan mata berkabut gairah.
“Karena Risma mau Abang melihat Risma bisa tampil cantik. Tidak hanya waktu buluk saja” jawab Risma mengerucutkan bibirnya memandang dada bidang suaminya. Jari-jarinya masih setia bermain di sana.
Cup. Reyhan mengecup singkat bibir monyong Risma. Risma mendongak memandang Reyhan. Matanya mereka saling pandang yang Risma sangat tahu apa arti pandangan itu. Tangan Reyhan merengkuh pinggang Risma semakin dalam. Badan keduanya sudah sangat menempel. Reyhan berdo’a sebelum akhirnya tangan Reyhan mulai bergerilya. Risma sudah memejamkan matanya menikmati sentuhan suaminya. Tiba-tiba badannya terasa melayang. Ternyata Reyhan mengangkatnya dan dengan berlahan penuh kehati-hatian, dia meletakkan
Risma di atas kasur.
__ADS_1
“Bang” panggil lirih Risma.
“Ya?” jawab Reyhan serak.
“Risma mencintai Abang” ucap Risma memberi pengakuan padanya.
Untuk sesaat, Reyhan mematung karena ini untuk pertama kalinya Risma mengatakan mencintainya. Risma tersenyum melihat wajah kaget suaminya. Risma merasa perlu untuk mengatakan perasaannya sebelum benar-benar melakukan penyatuan dengan suaminya.
“Abang kenapa?” tanya Risma manja. Melihat suaminya hanya terdiam, membuat Risma kembali bertanya.
“Abang nggak suka dengan pengakuan Risma?” tanya Risma masih dengan nada manja.
Reyhan menatap Risma dengan intens.
“Katakan sekali lagi apa yang baru saja kamu akui” pinta Reyhan.
“Risma mencintai Abang. Sama seperti Risma mencintai Mas Erik dulu. Karena Abang halal bagi Risma sekarang” Risma memandang mata Reyhan yang terlihat binar bahagia.
“Seberapa sama?” tanya Reyhan lirih. Wajahnya menunduk agar semakin dekat dengan wajah Risma.
“Sama besar, Abang” jawab Risma tepat di depan wajah Reyhan karena wajah keduanya sudah sangat dekat.
“Abang lebih mencintai kamu. Rasa cinta Abang ke kamu lebih besar dari pada rasa cinta Abang ke Dita” jujur Reyhan. Risma memandang lekat netra Reyhan dan hanya kejujuran yang dia dapati.
“Terimakasih” lirih Risma. Dan cup. Risma mengecup bibir Reyhan.
Kesempatan tidak dilewatkan Reyhan begitu saja. Mendapat kecupan yang Reyhan tahu akan berlangsung sekilas diubah olehnya menjadi lama. Risma mengikuti mau suaminya dan membiarkan mereka menikmati surga dunia bersama-sama.
Eng ing eng. Yah, nggantung. Pengen nggantung bunda nggak sih? Hehehehe.
Tenang saja. Di part selanjutnya akan bunda bayar lunas. Sengaja bunda bikin pert syik-asyiknya tiga bab. Biar puas. Hahahaha.
*****
Ketemu lagi sama bunda di novel DUREN ANTIG. Novel ini selow update seperti novel-novel sebelumnya. Bagi readers baru yang belum membaca novel bunda sebelumnya, boleh dikepoin dengan klik profil dan pilih novel yang ingin dibaca. Ada PERNIKAHAN DADAKAN, OH SUAMIKU dan TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI.
Jangan lupa untuk Like, Komentar, Vote, Beri Hadiah dan Rating Bintang limanya. Terimakasih karena sudah bersedia mampir. Salam sayang dari bunda untuk readers semua.
*****
NEXT
*****
__ADS_1