DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG

DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG
DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG 23


__ADS_3

Riko yang mengikuti mobil yang dikendarai Riska terkejut ketika mobil tersebut memasuki masion mewah orang nomor satu pengusaha berlian di negaranya.


“Hem, memang benar kalau dia bukan Risma. Kalau benar Risma, apa hubungannya coba dengan Tuan Kusumo?” guman Riko yang tidak mengetahui kalau Reyhan dan William bersahabat.


“Jadi kita benar salah orang Tuan?” tanya Ardi.


“Sepertinya begitu. Apa Kusno sudah bisa dihubungi?” tanya Riko.


“Belum Tuan. bahkan ponselnya belum aktif sejak kemarin”


“Hem. Sebenarnya ke mana perginya Kusno. Kenapa sejak kemarin nggak bisa dihubungi?” kesal Riko.


“Kita pergi Tuan?” tanya Ardi hati-hati.


“Kita di sini dulu. Siapa tahu ada petunjuk” Ardi mengangguk mendengar ucapan Tuannya.


Riko dan Ardi juga sang sopir sudah berada di sana hampir satu jam. Namun tetap tidak mendapatkan apapun. Riko semakin kesal karena harapannya Riska itu Risma semakin limit. Namun kekesalannya berubah menjadi senyuman karena ucapan Ardi.


“Tuan, lihatlah. Bukankah itu si kembar dan si bungsunya Risma”


“Iya benar. Berarti, wanita tadi benar Risma. Kenapa dia bisa bersama dengan Tuan Kusumo dan cucu-cucunya?” Riko heran sambil terus memperhatikan trio R yang sedang berjalan bersama dengan Ali dan juga Sean dan Seno.


Riko terus menatap mereka yang bermain ayunan bersama. Ada rasa rindu dalam dirinya pada duo R, taoi egonya menyangkalnya dan hanya menginginkan keduanya untuk menguasai perusahaan Atmaja. Riko tersenyum sinis saat melihat William dan Heru keluar dari masion mewah itu.


“Cuih, ternyata kalian hanya pura-pura tidak tahu keberadaan Risma. Dan kau Risma. Jangan harap akan bisa mengelabuhiku lagi” geram Riko.


“Ar. Sewa orang untuk mengawasi Riska. Jika dia keluar dari masion, hubungi aku segera”


“Baik Tuan”


“Kita pergi”


Tanpa menunggu perintah kedua kalinya, sang sopir menjalankan mobilnya meninggalkan masion mewah keluarga Kusumo. Penantian panjangnya membuahkan hasil yang membuat Riko tersenyum sepanjang perejalanan. Banyak niat jahat di otaknya. Apalagi berhadapan dengan keluarga nomor satu itu.


Setelah menunggu hampir seminggu di kota X. Akhirnya dia bisa menemukan celah untuk menekan Risma. Riko mendapat kabar dari orang Ardi kalau Risma sedang belanja di minimarket dekat sekolah trio R. Riko mengenakan kaos oblong dan celana jeans serta topi seperti tukang becak. Penyamarannya sangat sempurna sampai membuat Lintang dan anggotanya yang menjadi bayangan tidak mengenalinya. Dengan santai, Riko masuk minimarket danmencari keberadaan Risma. Ternyata wanita yang dicari sedang berada dibagian snack dan susu kotak.


“Hai Nona” sapa Riko pada Risma yang sedang melihat kemasan untuk mengecek tanggal kadaluarsanya.


“Maaf, anda bicara dengan saya?” tanya Risma yang belum mengetahui kalau itu Riko karena belum melihat wajahnya. Riko masih setia menunduk.

__ADS_1


“Iya, Nona Riska. Oh salah, Nona Risma” Riko mendongak dan membukan topinya.


“Ri-Riko”pekik Risma  karena terkejut. Rikomenyeringai karena mendengar Risma menyebut namanya.


“Hem.Sudah kuduga kalau itu kamu, Risma” ucap Riko penuh penekanan. Senyum di bibirnya sudah hilang dan berganti dengan tatapan tajam. Risma mendadak panik dan mundur berlahan. Namun sayang, gerakannya terbaca oleh Riko membuat Riko menarik tangannya.


“Akh” pekik Risma dan dalam sekejap, tubuhnya sudah dalam dekapan Riko.


“Bagaimana kalau kita senang-senang dulu? Lalu baru kita jemput anak-anak dari rumah tuan Kusumo” bisik Riko. Riska mengetatkan rahangnya saat Riko mengungkit soal anak. Dengan latihan yang diberikan Erik, Riska manarik tangan Riko yang memeluk punggungnya. Dan dengan gerakan cepat, Riska memutar tubuhnya dan membanting Riko.


Gedebuk. Riko jatuh dengan pungung menghantam lantai minimarket. Untung pengunjung sedang sepi sehingga Riko tidak menjadi tontonan. Riska langsung berlari keluar dan meninggalkan belanjaannya. Riko yang masih terkejut karena tidak menyangka akan mendapat perlawanan dari Risma terbengong melihat Risma  yang melarikan diri. Hanya butyh waktu beberapa detik saja buat Riko sadar dan langsung berdiri. Dia berlari mengejar Riska yang sudah membuka pintu minimarket. Riska sempat melihat ke belakang dan melihat Riko berlari mengejarnya. Dengan panik Riska berlari dan dengan bodohnya, malah berlari ke jalan raya. Bukan berlari menuju mobil. Lintang yang melihat nonanya berlari segera mengejar. Namun dia terkejut karena Riko menyalipnya dan membuatnya sedikit oleng karena Riko sengaja menabraknya.


“Sial. Siapa pria itu?” kesal Lintang. Sedetik kemudian, dia sadar kalau Riska dalam bahaya.


“Kejar Nona. Cepat. Ada pria yang mengejarnya” teriak Lintang dari Lovi Smartyang tersambung dengan anggota bayangan.


Lintang melanjutkan aksi pengejaran pada Riko dan Riska. Bagaimanapun kuatnya wanita, namun laki-laki masih lebih kuat. Ini terbukti dari jarak antara Riko dan Riska semakin dekat.


Hap. Riko berhasil menarik baju Riska dan secara otomatis, Riska tertarik ke belakang.


“Mau lari ke mana?” tanya Riko dan langsung menarik kedua tangan ke belakang.


“Tak akan pernah” tekan Riko.


“Hei, lepaskan Nona” teriak Lintang. Riko menoleh ke arah Lintang dan dengan cepat,  otaknya mengingat kalau dia


adalah pria yang menjadi sopir Riska.


“Heh, jangan harap aku akan melepaskannya” sinis Riko. Lintang geram. Bahkan sampai lupa untuk mengabari Reyhan.


“Jangan paksa saya untuk berbuat kasar pada anda, Tuan Riko” tegas Lintang. Tatapannya sudah nyalang sekarang, karena kepala Riska sudah dipiting oleh Riko. Riska tak bisa bergerak bebas karena tangan dan kepalanya dikunci oleh Riko. Riko semakin panik saat anggota yang lain datang. Sedangkan Riska diam dan mencoba menanti keberuntungan dari kelengahan Riko. Untuk saat ini, hanya menurut dan diam yang bisa Riska lakukan.


“Lepaskan Nona kami” teriak meraka yang khawatir dengan kondisi nonanya. Beruntung salah satu dari mereka tidak lupa mengabari Reyhan seperti Lintang.


“Kalian hati-hatilah. Jangan gegabah” terang Lintang dan semuanya mengangguk.


“Saya sudah mengabari Tuan Rey dan beliau langsung menuju ke sini” ucap salah satu membuat Lintang sadar saking paniknya.


“Huft, syukurlah. Aku lupa tadi”

__ADS_1


“Bukan masalah”


Mereka kembali fokus pada Riko yang membawa Riska dengan mundur berlahan. Mereka menjadi panik saat langkah Riko mundur ke arah jalan raya.


“Berhenti” teriak Lintang.


“Hahahaha, kalian takut? Bagaimana kalau nona kalian aku lempar ke tengah jalan raya?” tanya Riko sengaja mematik emosi mereka.


“Berani menyakiti Nona kami, habis kamu” hardik anggota yang lain.


“Uuuh, takuuut” ucap Riko bergaya takut, padahal sebenarnya mengejek.


Riko melihat dua orang yang maju perlahan.


“Berani maju satu langkah lagi, Riska akan aku lempar ke tengah jalan” ancam Riko membuat semuanya diam di tempat. Sungguh situasi yang sulit. Riko juga menyadari kalau ada orang yang menghubungi polisi karena memang dia berada di jalan sehingga banyak yang menonton.


“Jangan ada yang berani melapor ke polisi atau wanita ini akan mati” teriak Riko  membuat tiga orang menurunkan kembali ponselnya. Nyawa Riska lebih penting.


Reyhan datang dengan tergopoh-gopoh menghampiri Riska dan Riko. Tanpa sepengetahuan Riko, Reyhan sudah melapor polisi sebelum menyusul Riska.


“Lepaskan Riska?” teriak Reyhan dengan tatapan tajam.


“Selamat datang Tuan Reyhan yang terhormat. Sungguh saya tidak menyangka akan berjumpa dengan Tuan di sini” ejek Riko dengan sinis.


“Tuan Reyhan?” Riska terkejut melihat tuannya juga berada di sana.


Riska melihat Erik berdiri di belakang Reyhan. Riska meneteskan air matanya. Semuanya menganggap kalau Riska kesakitan. Padahan air matanya jatuh melihat Erik berdiri dengan  mata nyalang ke arahnya, tepatnya ke arah Riko. Saat memandang Riska, pandangannya kembali meredup menjadi lebih teduh. Erik memperlihatkan gerakan pada Riska yang terus mengamati apa yang Erik lakukan.


*****


Ketemu lagi sama bunda di novel DUREN ANTIG. Novel ini selow update seperti novel-novel sebelumnya. Bagi readers baru yang belum membaca novel bunda sebelumnya, boleh dikepoin dengan klik profil dan pilih novel yang ingin dibaca. Ada PERNIKAHAN DADAKAN, OH SUAMIKU dan TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI.


Jangan lupa untuk Like, Komentar, Vote, Beri Hadiah dan Rating Bintang limanya.  Terimakasih karena sudah bersedia mampir. Salam sayang dari bunda untuk readers semua.


*****


NEXT


*****

__ADS_1


__ADS_2