DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG

DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG
DUREN ANTIG VS JANDA ANTIG 59


__ADS_3

Semua peserta telah maju dan termasuk duet dari Reyhan dan Risma. Mereka menyanyikan lagu Dasi dan Gincu


milik Bang Haji  Rhoma Irama. Berduet dengan begitu mesra membuat semuanya tersentuh. Sayangnya, keduanya tidak menang karena pemenangna adalah solo wanita dari bagian HRD. Meskipun begitu, semua peserta tidak kecewa karena memang wanita ini suaranya sangat merdu. Lagi pula, semua ini terjadi karena keseruan semata.


Malam puncak yang dinantikan semuanya telah dimulai. Diawali dengan group band Wali yang menyanyikan lagu Lamar Aku. Sang vokalis, Faank, bahkan memberikan kalimat pembuka.


“Lagu perdana malam ini. Bagi kalian para wanita yang digantung statusnya. Dan kalian para pria yang menggantung status sang kekasih. Inilah lagu yang mewakili perasaan kekasih kalian. Lamar Aku”


Prok prok prok. Tentu saja yang paling semangat adalah kaum hawa karena memang lagu ini sangat cocok bagi


mereka yang menjadi korban PHP.


Musik mulai beralun dari keyboard yang dimainkan Ovi. Dilanjutkan dengan petikan gitar yang dimainkan dengan apik oleh Apoy, sang pencipta lagu. Begitu juga drammer Wali yang tak kalah apik memainkan dramnya.


Buka mata buka hati


Buka mata hati kasih


Tolong baca tolonglah dibaca


Lihat tulisan ini


 Pelan pelan pelan pelan


Pelan pelan kau pahami


Tiap kata setiap baris kata


Ini permintaan hati


 Aku tak butuh kata I love you


Aku tak butuh kata I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku 'kan lamar putrimu


Sudah cukup darimu I love you


Sudah cukup darimu I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku 'kan lamar putrimu


Apalagi apalagi alasannya apalagi


Lamar aku lamarlah diriku


Tak cuma I love you


Aku tak butuh kata I love you


Aku tak butuh kata I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku kan lamar putrimu


Sudah cukup darimu I love you


Sudah cukup darimu I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku kan lamar putrimu


Aku tak butuh kata I love you


Aku tak butuh kata I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku kan lamar putrimu


Sudah cukup darimu I love you


Sudah cukup darimu I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku kan lamar putrimu


Aku tak butuh kata I love you


Aku tak butuh kata I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku kan lamar putrimu


Sudah cukup darimu I love you

__ADS_1


Sudah cukup darimu I need you


Yang ku mau datangi ayahku


Katakan ku kan lamar putrimu


Semua penonton yang hafal lagunya ikut bernyanyi mengikuti Faank yang bersuara merdu itu. Lagu pertama selesai dengan sempurna dengan tepuk tangan meriah dari penonton.


“Lagi, lagi lagi” sorak semuanya.


“Hahaha. Nanti lagi ya? Kita ganti personel dulu” ucap Faank menjawab permintaan semuanya.


“Silahkan kepada personel serta artis dari New Pallapa. Nanti kita akan kolaborasi bareng” ucap Faank dan tak lama semua personel New Pallapa masuk dibarengi oleh Tasya juga Gery Mahesa.


“Yeee” sorak penonton begitu mendengar rencana kolaborasi Wali dan New Pallapa.


“Hahaha, sabar ya. Itu nanti. Silahkan diambil alih. Kami permisi dulu” kali ini Apoy yang bicara. Personil Wali turun untuk istirahat sejenak sebelum kembali beraksi. Diatas panggung sudah ada Tasya dan Gery yang bersiap hendak bernyanyi duet.


“Mas Gery. Aku tuh cinta sama mas. Kenapa mas malah milih dia?” ucap Tasya mengawali drama.


“Maafkan aku ya Dek Tasya. Mas tidak melihat cinta dari Dek Tasya” jawab Gery dengan gaya khasnya.


“Aku kecewa, Mas” ucap Tasya manja.


“Maafkan daku, Dek Tasya” jawab Gery.


“Hehehehe. Lagu Gerhana dalam cinta untuk kalian semua” ucap Tasya menjadi kode para personel untuk memuali memainkan alat musiknya.


“Mas Geryyyyyy”


“Tasya”


Gery dan Tasya saling menyorak nama satu sama lain.


Gery :


Manalah ku tahu engkau suka


Di mata tak ada jejak cinta


Bagai di terik mentari


Hujan datang tiba-tiba


Tasya :


Keputusanmu memilih si dia


Membuat aku kecewa


Aku tak menyangka akhirnya kau pilih dia


Tasya :


Lama ku pendam cinta ini


Engkau yang tak pernah peduli


Gery :


Bukan bukanlah maksud hati


Maaf cintamu tak ku sadari


Tasya :


Kini tiada harapan lagi


Sampai mati kah aku sendiri


Gery :


Jangan jangan kau patah hati


Jodoh hanya Tuhan yang tahu pasti


Gery : Ini sebab gerhana cinta


Tasya : Sembunyi di hati yang lara


Gery : Terlambat menyatakan cinta


Tasya : Tinggal lah aku yang merana


Lagu demi lagu telah dinyanyikan oleh para artis. Bahkan Wali berkolabirasi dengan dua Pallapa yaitu Anisa Rahma dan Tasya Rosmala membawakan lagu Jamin Rasaku. Selain itu, Wali juga bernyanyi dangdut, yaitu Cinta Hampa.


Reyhan sedari tadi memandang wajah istrinya yang tampak tidak menikmati malam ini. Reyhan menghampiri istrinya yang sedang bersama anak-anak dan istri Bagas.


“Sayang” panggil Reyhan dan merangkul bahu Risma.


“Iya Bang?”


“Kenapa?” tanya Reyhan lembut.

__ADS_1


“Nggak apa-apa” jawab Risma tanpa mau berterus terang.


“Bund” panggil Rendi dengan tatapan yang berkaca-kaca.


“Sayang. Kenapa?” tanya Risma panik. Kenapa anak bujang kecilnya itu menangis. Reyhan juga mengerutkan dahinya.


“Kami mau nyanyi buat ayah. Kan hari ini ultah ayah” pinta Rendi dan diikuti oleh dua adiknya. Risma juga berkaca-kaca saat anaknya mengingat mendiang suaminya.


“Jadi ini yang membuatmu murung sedari tadi? Mau nyanyi juga untuk Erik?” tanya Reyhan yang tahu bagaimana posisi Erik di hati istrinya. Cemburu sebenarnya, namun dia sadar kalau Erik begitu berharga bagi keluarga sambungnya ini.


“Boleh Bang?” tanya Risma penuh harap.


“Boleh. Nanti Abang temani”


“Pa, Bund. Boleh kamu ikut mereka nyanyi?” tanya Sila diikuti oleh Sean dan Seno.


“Iya. Gpp. Kalian juga bisa panggil papa mereka dengan ayah” jawab Risma dengan senyum yang selalu menyejukkan.


“Terimakasih Bunda.  Kami juga sayang ayah”


Risma berkaca-kaca mendengar ucapan tulus tiga anak sambungnya.


“Lihatkan mas. Anak kamu bertambah tiga dan mereka menyanyangimu” lirih Risma. Reyhan mengecup dahi istrinya dan dia juga bisa merasakan kerinduannya.


Mungkin Risma tadi tidak mau mengatakan yang sebenarnya karena menjaga hatiku. Terimakasih sayang, karena kamu mau memikirkan hatiku. ~ Reyhan.


Risma yang kini bersandar di dada bidang suaminya memandang anaknya yang meminta ijin pada Gery dan Annisa yang baru saja bernyanyi.


“Kita akan dengarkan anak-anak manis ini bernyanyi untuk ayahnya. Om Gery akan temani yah?” keenamnya langsung mengangguk.


“Cak met. Siap?” tanya Gery dan mendapat jawaban jempol.


Musik mulai mengalun dengan merdu. Rendi juga Sila sudah mulai mengambil nadauntuk syair pertama.


 Dimana, akan ku cari


Aku menangis seorang diri


Hatiku slalu ingin bertemu


Untukmu aku bernyayi


Together :


Untuk ayah tercinta


Aku ingin bernyanyi


Walau air mata di pipiku


Ayah dengarkanlah


Aku ingin berjumpa


Walau hanya dalam mimpi


Rindi dan Seno :


Lihatlah, hari berganti


Namun tiada seindah dulu


Datanglah, aku ingin bertemu


Untukmu, aku bernyanyi


Together :


Untuk ayah tercinta


Aku ingin bernyanyi


Walau air mata di pipiku


Ayah dengarkanlah


Aku ingin berjumpa


Walau hanya dalam mimpi


Mereka bernyanyi sambil menangis karena memang sangat merindukan Erik. Bahkan Risma tersedu mendengar anak-anaknya bernyanyi penuh perasaan untuk ayahnya. Trio S sampai ikut terhanyut dan menangis. Reyhan juga menitikkan air matanya sambil memluk istrinya dengan sayang.


“Aku akan menjaga kalian seperti Erik menjaga kalian” ucap Reyhan dan mengecup puncak kepala istrinya yang berbalut hijab.


“Aku tahu” jawab  Risma lirih dan semakin erat memeluk suaminya.


 *****


Ketemu lagi sama bunda di novel DUREN ANTIG. Novel ini selow update seperti novel-novel sebelumnya. Bagi readers baru yang belum membaca novel bunda sebelumnya, boleh dikepoin dengan klik profil dan pilih novel yang ingin dibaca. Ada PERNIKAHAN DADAKAN, OH SUAMIKU dan TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI.


Jangan lupa untuk Like, Komentar, Vote, Beri Hadiah dan Rating Bintang limanya.  Terimakasih karena sudah bersedia mampir. Salam sayang dari bunda untuk readers semua.


*****

__ADS_1


NEXT


*****


__ADS_2