
Semua peserta telah maju dan termasuk duet dari Reyhan dan Risma. Mereka menyanyikan lagu Dasi dan Gincu
milik Bang Haji Rhoma Irama. Berduet dengan begitu mesra membuat semuanya tersentuh. Sayangnya, keduanya tidak menang karena pemenangna adalah solo wanita dari bagian HRD. Meskipun begitu, semua peserta tidak kecewa karena memang wanita ini suaranya sangat merdu. Lagi pula, semua ini terjadi karena keseruan semata.
Malam puncak yang dinantikan semuanya telah dimulai. Diawali dengan group band Wali yang menyanyikan lagu Lamar Aku. Sang vokalis, Faank, bahkan memberikan kalimat pembuka.
“Lagu perdana malam ini. Bagi kalian para wanita yang digantung statusnya. Dan kalian para pria yang menggantung status sang kekasih. Inilah lagu yang mewakili perasaan kekasih kalian. Lamar Aku”
Prok prok prok. Tentu saja yang paling semangat adalah kaum hawa karena memang lagu ini sangat cocok bagi
mereka yang menjadi korban PHP.
Musik mulai beralun dari keyboard yang dimainkan Ovi. Dilanjutkan dengan petikan gitar yang dimainkan dengan apik oleh Apoy, sang pencipta lagu. Begitu juga drammer Wali yang tak kalah apik memainkan dramnya.
Buka mata buka hati
Buka mata hati kasih
Tolong baca tolonglah dibaca
Lihat tulisan ini
Pelan pelan pelan pelan
Pelan pelan kau pahami
Tiap kata setiap baris kata
Ini permintaan hati
Aku tak butuh kata I love you
Aku tak butuh kata I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku 'kan lamar putrimu
Sudah cukup darimu I love you
Sudah cukup darimu I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku 'kan lamar putrimu
Apalagi apalagi alasannya apalagi
Lamar aku lamarlah diriku
Tak cuma I love you
Aku tak butuh kata I love you
Aku tak butuh kata I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku kan lamar putrimu
Sudah cukup darimu I love you
Sudah cukup darimu I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku kan lamar putrimu
Aku tak butuh kata I love you
Aku tak butuh kata I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku kan lamar putrimu
Sudah cukup darimu I love you
Sudah cukup darimu I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku kan lamar putrimu
Aku tak butuh kata I love you
Aku tak butuh kata I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku kan lamar putrimu
Sudah cukup darimu I love you
__ADS_1
Sudah cukup darimu I need you
Yang ku mau datangi ayahku
Katakan ku kan lamar putrimu
Semua penonton yang hafal lagunya ikut bernyanyi mengikuti Faank yang bersuara merdu itu. Lagu pertama selesai dengan sempurna dengan tepuk tangan meriah dari penonton.
“Lagi, lagi lagi” sorak semuanya.
“Hahaha. Nanti lagi ya? Kita ganti personel dulu” ucap Faank menjawab permintaan semuanya.
“Silahkan kepada personel serta artis dari New Pallapa. Nanti kita akan kolaborasi bareng” ucap Faank dan tak lama semua personel New Pallapa masuk dibarengi oleh Tasya juga Gery Mahesa.
“Yeee” sorak penonton begitu mendengar rencana kolaborasi Wali dan New Pallapa.
“Hahaha, sabar ya. Itu nanti. Silahkan diambil alih. Kami permisi dulu” kali ini Apoy yang bicara. Personil Wali turun untuk istirahat sejenak sebelum kembali beraksi. Diatas panggung sudah ada Tasya dan Gery yang bersiap hendak bernyanyi duet.
“Mas Gery. Aku tuh cinta sama mas. Kenapa mas malah milih dia?” ucap Tasya mengawali drama.
“Maafkan aku ya Dek Tasya. Mas tidak melihat cinta dari Dek Tasya” jawab Gery dengan gaya khasnya.
“Aku kecewa, Mas” ucap Tasya manja.
“Maafkan daku, Dek Tasya” jawab Gery.
“Hehehehe. Lagu Gerhana dalam cinta untuk kalian semua” ucap Tasya menjadi kode para personel untuk memuali memainkan alat musiknya.
“Mas Geryyyyyy”
“Tasya”
Gery dan Tasya saling menyorak nama satu sama lain.
Gery :
Manalah ku tahu engkau suka
Di mata tak ada jejak cinta
Bagai di terik mentari
Hujan datang tiba-tiba
Tasya :
Keputusanmu memilih si dia
Membuat aku kecewa
Aku tak menyangka akhirnya kau pilih dia
Tasya :
Lama ku pendam cinta ini
Engkau yang tak pernah peduli
Gery :
Bukan bukanlah maksud hati
Maaf cintamu tak ku sadari
Tasya :
Kini tiada harapan lagi
Sampai mati kah aku sendiri
Gery :
Jangan jangan kau patah hati
Jodoh hanya Tuhan yang tahu pasti
Gery : Ini sebab gerhana cinta
Tasya : Sembunyi di hati yang lara
Gery : Terlambat menyatakan cinta
Tasya : Tinggal lah aku yang merana
Lagu demi lagu telah dinyanyikan oleh para artis. Bahkan Wali berkolabirasi dengan dua Pallapa yaitu Anisa Rahma dan Tasya Rosmala membawakan lagu Jamin Rasaku. Selain itu, Wali juga bernyanyi dangdut, yaitu Cinta Hampa.
Reyhan sedari tadi memandang wajah istrinya yang tampak tidak menikmati malam ini. Reyhan menghampiri istrinya yang sedang bersama anak-anak dan istri Bagas.
“Sayang” panggil Reyhan dan merangkul bahu Risma.
“Iya Bang?”
“Kenapa?” tanya Reyhan lembut.
__ADS_1
“Nggak apa-apa” jawab Risma tanpa mau berterus terang.
“Bund” panggil Rendi dengan tatapan yang berkaca-kaca.
“Sayang. Kenapa?” tanya Risma panik. Kenapa anak bujang kecilnya itu menangis. Reyhan juga mengerutkan dahinya.
“Kami mau nyanyi buat ayah. Kan hari ini ultah ayah” pinta Rendi dan diikuti oleh dua adiknya. Risma juga berkaca-kaca saat anaknya mengingat mendiang suaminya.
“Jadi ini yang membuatmu murung sedari tadi? Mau nyanyi juga untuk Erik?” tanya Reyhan yang tahu bagaimana posisi Erik di hati istrinya. Cemburu sebenarnya, namun dia sadar kalau Erik begitu berharga bagi keluarga sambungnya ini.
“Boleh Bang?” tanya Risma penuh harap.
“Boleh. Nanti Abang temani”
“Pa, Bund. Boleh kamu ikut mereka nyanyi?” tanya Sila diikuti oleh Sean dan Seno.
“Iya. Gpp. Kalian juga bisa panggil papa mereka dengan ayah” jawab Risma dengan senyum yang selalu menyejukkan.
“Terimakasih Bunda. Kami juga sayang ayah”
Risma berkaca-kaca mendengar ucapan tulus tiga anak sambungnya.
“Lihatkan mas. Anak kamu bertambah tiga dan mereka menyanyangimu” lirih Risma. Reyhan mengecup dahi istrinya dan dia juga bisa merasakan kerinduannya.
Mungkin Risma tadi tidak mau mengatakan yang sebenarnya karena menjaga hatiku. Terimakasih sayang, karena kamu mau memikirkan hatiku. ~ Reyhan.
Risma yang kini bersandar di dada bidang suaminya memandang anaknya yang meminta ijin pada Gery dan Annisa yang baru saja bernyanyi.
“Kita akan dengarkan anak-anak manis ini bernyanyi untuk ayahnya. Om Gery akan temani yah?” keenamnya langsung mengangguk.
“Cak met. Siap?” tanya Gery dan mendapat jawaban jempol.
Musik mulai mengalun dengan merdu. Rendi juga Sila sudah mulai mengambil nadauntuk syair pertama.
Dimana, akan ku cari
Aku menangis seorang diri
Hatiku slalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyayi
Together :
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Rindi dan Seno :
Lihatlah, hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah, aku ingin bertemu
Untukmu, aku bernyanyi
Together :
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Mereka bernyanyi sambil menangis karena memang sangat merindukan Erik. Bahkan Risma tersedu mendengar anak-anaknya bernyanyi penuh perasaan untuk ayahnya. Trio S sampai ikut terhanyut dan menangis. Reyhan juga menitikkan air matanya sambil memluk istrinya dengan sayang.
“Aku akan menjaga kalian seperti Erik menjaga kalian” ucap Reyhan dan mengecup puncak kepala istrinya yang berbalut hijab.
“Aku tahu” jawab Risma lirih dan semakin erat memeluk suaminya.
*****
Ketemu lagi sama bunda di novel DUREN ANTIG. Novel ini selow update seperti novel-novel sebelumnya. Bagi readers baru yang belum membaca novel bunda sebelumnya, boleh dikepoin dengan klik profil dan pilih novel yang ingin dibaca. Ada PERNIKAHAN DADAKAN, OH SUAMIKU dan TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI.
Jangan lupa untuk Like, Komentar, Vote, Beri Hadiah dan Rating Bintang limanya. Terimakasih karena sudah bersedia mampir. Salam sayang dari bunda untuk readers semua.
*****
__ADS_1
NEXT
*****