
Realms Of The Chaos
Di suatu dunia, terlihat saat ini jurang spasial yang terbuka lebar. Dari situ, terlihat satu makhluk raksasa yang keluar. Dia tidak lain adalah Kun-Peng.
Tubuhnya saat ini dibaluti oleh kekuatan evolusi miliknya agar semua yang ada di atas punggungnya tidak bisa dilacak oleh seseorang yang berada di Realms Of The Abyss, Jin Xan.
Tubuh Kun-Peng terlihat mengecil saat mengambil bentuk manusia.
“Kita akhirnya tiba! Aku merasakan sebelumnya bahwa Jin Xan sialan itu melacak ku sekilas lalu membiarkanku pergi.” ucap Kun-Peng saat merasakan bulu kuduknya masih berdiri tegak hanya karena dilacak oleh seseorang.
“Apakah dia akan mengejar kita?” Tanya Ren Yuu dengan kerutan di dahinya.
“Tidak, dia bergerak ke arah yang berbeda sebelumnya. Yang artinya, dia pasti memiliki urusan yang lebih penting daripada mengejarku.” Balas Kun-Peng.
Ren Yuu mengangguk kecil melupakan tentang Jin Xan sejenak dan menatap ke arah Xinxin.
Tanpa bertanya pun, Xinxin langsung mengeluarkan Sea God Palace.
Setelah Xinxin membuka pintu Sea God Palace, Ren Yuu langsung berbicara sambil menatap semua yang ada di sana, “Kita akan berpergian dengan ini.”
Semuanya mengangguk dan langsung masuk ke dalam Sea God Palace. Setelah itu, Xinxin pun langsung mengendalikan Sea God Palace ke arah Jalan Asura berada sesuai dengan instruksi Kun-Peng.
“Kita akan tiba sekitar 33-35 tahun di Jalan Asura dengan kecepatan Sea God Palace, lebih lambat dari kecepatan Kun-Peng. Aku akan mulai mempelajari bagian keempat kitab Samsara Life And Death. Bersantailah selama waktu itu.” ucap Ren Yuu.
“Dan untukmu, aku punya sesuatu yang ingin aku katakan. Ini tentang ras God Primal. Apakah kau bisa melahap semua kutukan itu?” Tanya Ren Yuu pada Kun-Peng.
__ADS_1
“Hm? Kutukan yang di tanam oleh God Race? Ha-ha-ha, itu bukan sesuatu yang luar biasa. Tentu saja aku ayahmu Kun-Peng yang luar biasa bisa melahapnya dan tidak ada pengaruh padaku sama sekali karena aku bukan bagian dari God Primal. Dan alasan kenapa aku bisa, itu dikarenakan kutukan yang mereka terima akan semakin encer disetiap generasi.” Balas Kun-Peng dengan bangga.
Ren Yuu hanya menatap Kun-Peng dengan mata putih. “Baiklah, kau masuk ke dalam Dimensional Life dan hapus kutukan mereka. Jika kau ingin keluar, kau pasti bisa merobek ruang secara paksa dengan tingkat kekuatanmu.”
Tanpa menunggu jawaban Kun-Peng, Ren Yuu langsung melemparnya ke dalam dan menghubungi Nie Xuang. Ia paham bahwa suatu hari nanti, God Primal akan menjadi pasukan yang penting juga.
Setelah itu, Ren Yuu pun langsung masuk ke sebuah ruangan tertentu diikuti oleh ibunya, Xiao Xiao, Xinxin dan Mei.
Mereka semua tentu tau apa yang akan terjadi ketika Ren Yuu melakukan teknik Samsara. Mereka harus merawatnya beberapa tahun hingga Ren Yuu tumbuh lebih dewasa.
Tanpa membuang waktu, Ren Yuu langsung bermeditasi dan mengeluarkan bagian keempat kitab Samsara Life And Death. Ia mulai mempelajari bagian keempat tersebut. Setiap bagian akan memiliki perbedaan karena itu memiliki tujuan untuk memperkuat kekuatan yang berasal dari kitab Samsara Life And Death.
Waktu terus berlalu, tanpa terasa, Ren Yuu telah mempelajari kitab Samsara Life And Death selama hampir dua minggu. Karena sudah menguasai bagian pertama sampai ketiga, ia tidak akan terlalu merasa kesulitan untuk mempelajari bagian keempat.
Sebelumnya, Kun-Peng langsung keluar karena baru saja selesai melepaskan kutukan yang melekat pada setiap anggota ras God Primal. Ketika melihat Ren Yuu yang sedang sibuk mempelajari sesuatu, Kun-Peng pun pergi keluar mencari sesuatu untuk menghabiskan waktu kosong. Karena itu, akhirnya Mu Qian dan Mu Zhi di tindas oleh Kun-Peng dari waktu ke waktu.
Teknik Samsara!
Dung!
Aura aneh perlahan menyelimuti Ren Yuu. Saat ini, terlihat di dahinya muncul tiga kelopak tanda ia telah melakukan tiga kali Reinkarnasi. Kelopak keempat perlahan muncul, dan saat itu terjadi, tubuh Ren Yuu langsung ditutupi oleh energi khas lalu membeku membentuk kepompong.
Feng Xuer, Xinxin, Xiao Xiao dan Mei yang sedari semula berada di ruangan yang lumayan luas tersebut, menatap Ren Yuu yang saat ini dibaluti oleh energi aneh yang sangat asing namun familiar.
“Inikah kekuatan yang berasal dari kitab Samsara Life And Death? Ini seperti energi evolusi baru.” Feng Xuer yang menatap itupun sedikit terkejut.
__ADS_1
“Setiap kali Guru melakukan Reinkarnasi, kekuatannya akan lebih besar di tingkat yang sama. Aku tidak tau seberapa kuat Guru jika melakukan sembilan kali Reinkarnasi.” ucap Mei menatap ke arah kepompong dengan kagum.
“Berapa lama agar Yuu'er keluar dari kepompong itu?” Tanya Feng Xuer lagi.
“Setiap Reinkarnasi akan memakan waktu lebih cepat. Pertama kali dahulu itu melebihi 50 tahun, dan yang kedua hanya sekitar hampir 30 tahun. Dan yang ketiga sekitar 22-25 tahun. Yang keempat mungkin memakan waktu 15 tahun.” Mei menjelaskan.
“15 tahun? Jika seperti itu, dalam waktu 20 tahun, kemungkin Yuu'er akan mencapai Tier True God 3rd Heavenly Layer seperti yang dikatakan olehnya.” Feng Xuer membuat spekulasi dengan menghitung waktu serta kecepatan peningkatan kultivasi putranya.
“20 tahun mencapai Tier True God 3rd Heavenly Layer? Itu sangat cepat!” Seru Xiao Xiao terkejut.
“Inilah keunikan manual Samsara Life And Death seperti yang dikatakan oleh Ren Yuu walaupun kelemahannya adalah waktu.” Tambah Xinxin.
“Jika salah satu dari kita ada yang menguasai hukum waktu..” Xinxin mengentikan kata-katanya karena sudah pasti itu akan mempercepat proses Reinkarnasi.
“Tidak seperti itu. Guru pernah mengatakan bahwa untuk Reinkarnasi ke tujuh, kedelapan dan kesembilan sangatlah berbeda. Itu dikarenakan setiap kali mencapai Tier True God 7th Heavenly Layer, pengguna kitab Samsara Life And Death harus menemukan evolusi baru. Walaupun Guru berkata itu akan mudah, tetapi jika memikirkannya kembali, untuk membuat evolusi baru, membutuhkan waktu ribuan tahun. Itukah sebabnya Guru pasti akan memakan waktu lebih dari 10.000 tahun hanya untuk menyelesaikan tiga Reinkarnasi terakhir. Walaupun itu hanya spekulasi waktu tercepat, lagi pula, Guru belum menemukan bagian kesembilan kitab Samsara Life And Death.” Mei menjelaskan.
“Bagian kesembilan?” Suara Kun-Peng tiba-tiba terdengar saat ia membuka pintu ruangan tersebut dengan daging di tangannya yang entah dari mana ia ambil.
“Apakah kau tau sesuatu?” Tanya Feng Xuer.
“Ya. Tentu saja aku tau bagian ketujuh, kedelapan dan kesembilan karena itu disembunyikan oleh tiga makhluk kuat.” jawab Kun-Peng.
“Siapa?” Tanya Feng Xuer karena ia tentu akan mencoba membantu putranya untuk mengambil lagian kesembilan.
“Untuk bagian ketujuh ada di tangan Sheng Mei, untuk bagian kedelapan, itu berada di tangan Jin Xan. Jika benar Ren Yuu memiliki bagian ketujuh dan kedelapan, aku juga akan merasa heran bagaimana dia bisa memperolehnya. Dan yang terakhir ada pada penguasa tempat yang kita tuju.”
__ADS_1
“Bagian kesembilan dipegang oleh Penguasa Jalan Asura, Master Asura!”