
Jalan Asura, Kota Asyura
Dua sosok pria pun muncul dan memasang wajah gelap menatap ke arah Kun-Peng.
“Kun-Peng! Sampai kapan kau ingin kabur?” Tanya salah satu dari mereka dengan wajah yang sangat marah dan tampak kelelahan mental menghadapi sosok seperti Kun-Peng.
Mendengar pertanyaan itu, Kun-Peng menyilangkan kedua lengannya. “Kenapa aku ayahmu Kun-Peng yang perkasa harus mengikuti kata-kata kalian berdua? Sudah aku katakan, bahkan jika Asura berada di sini, dia tidak akan bisa menghentikanku!”
Semua keluarga Ren Yuu terkejut karena Kun-Peng tampak tidak takut sama sekali dengan penguasa tertinggi di Jalan Asura.
“Ayah! Siapa pria berantakan itu? Tendang dia! Beraninya dia berbicara seperti itu tentang Guru!” Ren Xie'er pun menatap Kun-Peng dengan tidak senang karena tentu ia sangat menghormati Gurunya, Asura.
“Hm? Apakah ada masalah gadis kecil? Tunggu dulu.. kau putri Ren Yuu? Luar biasa.. aku tidak menyangka bahwa garis darah Black Dragon Of Destruction sudah berlanjut!” Seru Kun-Peng terkejut.
“Tuan Di Tian, tolong hentikan. Dia adalah bagian kelompok muridku.” Hao Yue pun yang mengerti langsung berbicara kepada salah satu bawahan kepercayaan Asura.
“Nyonya Hao Yue.. Kun-Peng bukanlah makhluk yang bisa dipercaya!” Balas Di Tian dengan kerutan di dahinya.
“Apa maksudmu aku tidak bisa dipercaya, Di Tian?” Tanya Kun-Peng tidak senang.
“Tanyalah pada dirimu sendiri!” Balas Di Tian geram.
“Kami akan menjaminnya.” Balas Ren Yuu.
Di Tian dan rekannya berkerut menatap ke arah Ren Yuu. Tidak ada dari keluarga Ren yang tampak keberatan ketika Ren Yuu berbicara sehingga mereka semakin heran.
“Hei Kun-Peng. Berhentilah membuat masalah!” ucap Ren Yuu menatap Kun-Peng dengan wajah berkerut. Sebelumnya pun ia mendengar suara ledakan di kejauhan dan pasti Kun-Peng adalah penyebabnya.
__ADS_1
“Cih! Baiklah!” Kun-Peng sedikit tidak puas tetapi ia juga sudah mulai bosan bermain dengan Di Tian sehingga ia setuju.
Di Tian dan rekannya pun terkejut saat melihat Kun-Peng langsung setuju ketika pemuda tersebut berbicara. Keduanya pun saling memandang dan semakin penasaran siapa sebenarnya Ren Yuu.
Tetapi, karena tidak ada yang keberatan di tempat tersebut, Di Tian dan rekannya pun langsung menghilang dalam sekejap untuk melapor kepada Asura.
Ketika Kun-Peng mendarat di dekat Ren Yuu, Ren Xie'er menatap Kun-Peng dengan tatapan maut.
“Ayah! Siapa pria berantakan ini?” Tanya Ren Xie'er sekali lagi.
“Aku ayahmu Kun-Peng yang perkasa!” Balas Kun-Peng dengan seringai lebar diwajahnya.
Garis-garis hitam muncul di dahi Ren Xie'er karena ia sangat benci pada sosok seperti Kun-Peng.
“Abaikan dia Xie'er. Kamu akan kelelahan mental jika terus membalas Kata-katanya.” ucap Ren Yuu lalu menatap ke arah Yao Bing dan Yao Lao sekali lagi ketika mengabaikan Kun-Peng yang mengomel.
“Apa? Pengguna hukum Takdir?” Kun-Peng juga terkejut karena sosok seperti itu sudah pasti akan diperkirakan akan menang melawan semua makhluk di tingkat yang sama. Ketika mencapai puncak, mereka bisa menjadi makhluk yang mendekati level Mythical Ancient Dragon God dan Asura.
Wajah Yao Lao dan Yao Bing semakin muram. Keduanya paham sekarang kenapa Ren Yuu sangatlah kuat karena dia pengguna hukum Takdir yang jauh lebih tinggi dari mereka berdua.
Alasan keduanya tidak bisa melacak Ren Yuu menggunakan hukum Takdir, itu dikarenakan level hukum Ren Yuu yang terlalu tinggi untuk keduanya.
Ren Zi yang masih berbaring pun terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh ayahnya. Ia tidak menyangka bahwa dua rekan yang ia percayai selama dua tahun perjalanan menyembunyikan banyak hal darinya.
“Menurut usia yang kalian samarkan, kalian berdua telah berusia lebih dari 400 tahun. Kalian berdua adalah manusia, yang artinya kalian pasti berasal dari Realms Of The Chaos dan belum lama tiba di Jalan Asura. Menghitung semua itu serta kemampuan kalian menggunakan hukum Takdir, aku telah menebak siapa kalian.”
“Kalian berdua membuat kesalahan besar. Untuk mencapai hukum Takdir atau bahkan menyentuhnya saja, itu sangat sulit kecuali kalian memang terlahir dengan hukum Takdir. Biasanya, jika orang tua kalian terlahir atau mungkin memiliki garis keturunan pengguna hukum Takdir, semuanya akan masuk akal.”
__ADS_1
“Jadi, katakan apa tujuan kalian berdua mendekati putraku, wahai putra dan putri Chuahua?” Tanya Ren Yuu saat tekanan besar muncul dari tubuhnya dalam sekejap.
Ren Huanran yang berada di dekat Ren Yuu juga tertegun di tempat karena tidak menyangka keduanya adalah anak dari mantan muridnya.
Merasakan tekanan yang begitu besar, Yao Lao dan Yao Bing pun berkeringat deras. Keduanya mencoba untuk bergerak sambil menggunakan hukum Takdir. Tetapi, setiap kali keduanya mencoba melihat sesuatu dengan hukum Takdir, hanya kematian yang mereka lihat. Keduanya tidak tau bagaimana Ren Yuu dapat membuat spekulasi seperti itu dalam waktu yang sangat singkat.
“Ayah.. tolong hentikan.” Ren Zi pun buru-buru mendekat dan mencoba menghentikan ayahnya untuk menekan Yao Lao dan Yao Bing.
“Apakah kau tau identitas keduanya?” Tanya Ren Yuu melirik ke arah Ren Zi.
Ren Zi tertegun dan menggelengkan kepalanya karena tidak tau.
“Baiklah, aku akan memberitahumu. Keduanya adalah putra dan putri dari mantan murid bibimu Huanran. Dia bernama Chuahua, wanita itu pernah menghianati kepercayaan kami ketika berada di planet Desolate yang terletak di Realms Of The Chaos. Wanita itu adalah musuh terkuat ayah di dunia fana karena merupakan pengguna hukum Takdir bawaan yang sangat kuat.” Ren Yuu menjelaskan.
Ren Zi membuka tutup mulutnya beberapa kali dan menatap ke arah Yao Bing dan Yao Lao yang mencoba melawan tekanan dengan susah payah. Ia hampir tidak percaya bahwa dua rekan yang ia percayai ternyata musuh dari keluarganya.
“Tuan.. tolong dengarkan penjelasan kami lebih dulu.” Yao Lao yang masih mencoba menahan tekanan pun berbicara.
“Penjelasan? Aku hanya ingin bertanya. Kau pasti sudah menyadari tentang identitas Ren Zi hanya dengan nama depannya. Lalu kalian berdua menemaninya berkelana. Aku tidak salah bukan? Jika dibandingkan dengan Ren Zi, kalian berdua itu lebih kuat. Untuk para kultivator manusia, mereka tidak mungkin mau bergabung dengan seseorang yang lebih lemah karena itulah sifat asli manusia. Kecuali mereka memiliki tujuan tertentu, dan kalian adalah kategori yang kedua.” ucap Ren Yuu dan menaikkan tekanan kepada keduanya.
“Uhuk..” Yao Bing memuntahkan sesuap darah karena tidak mampu menahan tekanan sebesar itu. Ia seperti sedang merasa di tindas oleh makhluk setingkat True God 7th Heavenly Layer.
“Bing’er..” Ren Zi pun buru-buru membantu Yao Bing.
Adegan tersebut membuat keluarga Ren Yuu menghela nafas panjang.
Sementara itu, Ren Yuu hanya menatap putranya tersebut dengan tatapan rumit karena ia tau dengan jelas bahwa Ren Zi mencintai wanita yang menjadi putri musuh lamanya.
__ADS_1