
Makam Para Dewa
Tiga pemimpin tertinggi God Race lainnya pun tewas di tangan para istri Ren Yuu dibantu oleh Ren Zi, Feng Han dan Long Bai.
Xue Ling Long, Ren Zi dan Ren Xie'er terlambat sampai karena keempat God Race tersebut lebih dulu tewas. Tatapan mereka bertiga saat ini tertuju pada Ren Douzi yang sedang berbicara dengan Ren Huanran.
Tidak tau apa yang dipikirkan oleh ketiganya saat ini karena tampaknya Ren Douzi seperti replika Ren Doushi saat masih muda yang membuat mereka membuat spekulasi tentang identitasnya. Tidak hanya itu, bahkan istri Ren Yuu yang lainnya pun seperti itu kecuali untuk Cai'Zi yang langsung mendekat ke arah Ren Douzi lalu memeluknya dengan erat.
“Ayah!”
Ren Douzi tertegun saat Cai'Zi memeluknya dengan erat tetapi ia tersenyum hangat karena tentu tidak akan pernah melupakan putrinya itu.
“Kau telah tumbuh, Zi kecil..” ucap Ren Douzi sambil memeluk kembali Cai'Zi.
Semua istri Ren Yuu pun langsung tau siapa Ren Douzi dengan apa yang dikatakan oleh Cai'Zi. Bahkan untuk Ren Zi dan Ren Xie'er terdiam di tempat karena tidak menyangka bahwa mereka akan bertemu kakek mereka yang dikabarkan telah tewas. Tetapi keduanya tidak berkata apa-apa karena merasa senang juga bahwa kakek mereka pun ternyata masih hidup.
Tidak lama kemudian, tiga semakin banyak sosok yang mendekat. Bahkan Xiao Bai, Lan Yehuang serta Xia Yuan telah tiba di tempat pertarungan dahysat terjadi.
Saat ketiganya menatap ke arah Jin Xan, wajah mereka semakin muram karena merasakan kekuatan luar biasa dahsyat dari tubuhnya.
Xia Yuan yang mengingat tentang Jin Xan pun memasang wajah yang sangat gelap. Ia tidak peduli lagi dengan Xiao Bai dan Lan Yehuang dan langsung melesat dengan kecepatan penuhnya untuk menghabisi Jin Xan.
“Yehuang, datanglah ke sisi adikmu. Aku akan membantu mereka. Kekuatanmu saat ini tidak akan terlalu banyak membantu. Bukannya aku meremehkanmu, tetapi kau harus tau level kekuatan orang itu.” ucap Xiao Bai saat dirinya perlahan membesar dan mengambil bentuk Kirin.
Wusssh!
Xiao Bai pun melesat ke arah Jin Xan karena tentu ia akan membantu juga. Ia tentu tau siapa musuh terkuat di Nine Realms karena saat ini Sheng Mei dan Sheng Qi'er juga sedang berhadapan dengannya.
Lan Yehuang hanya diam dan tidak berkecil hati dengan kata-kata Xiao Bai. Bahkan Ji Xian dan Ji Yan yang baru tiba bersama dengan Bei Xu tidak ikut pertarungan karena dilarang oleh Pan Gu.
Jin Xan yang sedang tersenyum karena persiapan hampir usai pun melirik ke arah tertentu dan mendengus. “Succubus tidak tau diri. Dan aku tidak menyangka bahwa akan ada Kirin baru yang muncul!”
__ADS_1
Meski semakin banyak musuh yang muncul, Jin Xan sama sekali tidak gentar. Tatapannya masih tertuju pada patung-patung yang ada di pusat Makam Para Dewa.
Hanya dirinya dan Sheng Mei yang tau cara menyerap energi dan hukum dari tempat itu karena keduanya tentu memiliki informasi. Namun, selain keduanya, masih ada yang lain mengetahui tentang hal itu, dia tidak lain adalah Wu Qiu, tetapi dia saat ini sedang tidak berada di pusat Makam Para Dewa.
Saat Sheng Mei menatap ke arah Jin Xan yang melirik ke arah patung-patung yang ada di pusat Makam Para Dewa, wajahnya tampak semakin muram.
“Hentikan dia!” Teriak Sheng Mei tiba-tiba sekuat tenaga.
Semua makhluk yang melawan Jin Xan pun terkejut karena tampaknya Sheng Mei berteriak buru-buru akan sesuatu.
Mythical Ancient Dragon God yang lebih dulu bereaski pun langsung menggunakan kekuatan dan hukum Waktu terkuat yang bisa ia keluarkan bahkan jika itu mempengaruhi tubuhnya sendiri.
“Time Freeze!”
Zhep!
Tubuh Jin Xan membeku di tempat karena Mythical Ancient Dragon God telah membekukan waktu menggunakan semua kekuatannya agar Jin Xan tidak bergerak.
Bahkan Sheng Mei yang ahli dalam hukum Waktu pun melakukan hal yang sama agar Jin Xan tidak lolos.
Sheng Qi'er juga sama, dia pun langsung menembakkan api hitam yang telah dipadatkan.
Sementara itu, Xia Yuan langsung melancarkan serangannya juga berupa tumbuh-tumbuhan merambat dari banyak tempat ke arah Jin Xan.
Xiao Bai juga tidak ketinggalan, dalam bentu Kirin, dirinya pun menembakkan teknik eklusif naga dari mulutnya.
Sementara itu, Ren Xiu hanya diam dikejauhan karena pasukan Bayangan miliknya sudah hancur dan butuh waktu untuk pulih.
Dan untuk Ren Yui, banyak nyala api yang tiba-tiba muncul dari Ouroboros God Bone Sword miliknya, pedangnya lalu di selimuti oleh api api tersebut dan ia pun mengayunkannya sekuat tenaga sambil mencampurnya dengan kekuatan evolusi Absolute Dragon God.
Dan untuk Yu Ling Er, God Thome's Slaughter Sword miliknya tampak membesar dalam sekejap, itu terkuat seperti sebuah pedang para Titan dan ia pun langsung mengayunkannya sekuat tenaga setelah dibaluti oleh kekuatan Pembantaian terkuat yang ia miliki.
__ADS_1
Jin Xan yang menatap semua serangan mengarah padanya hanya tersenyum kejam. Ia tau bahwa dirinya tidak akan bisa menghindarinya karena kekangan dari hukum Waktu milik Mythical Ancient Dragon God dan Sheng Mei.
Duar! Duar! Duar! Duar!
Ledakan dahsyat terjadi dalam sekejap di tempat tersebut. Dan ledakan tersebut tidak hanya satu kali tetapi beruntun karena semua serangan mendarat secara bergantian di tubuh Jin Xan.
Wusssh!
Petir menggelegar di langit karena tempat tersebut seperti sedang terjadi bencana alam yang sangat dahsyat. Bahkan jika serangan seperti itu mengenai salah satu Realms, itu akan musnah dalam sekejap mata tanpa tersisa sedikitpun.
Gelombang kejut yang terjadi dari ledakan tersebut pun menghempaskan semua yang ada di sana. Untuk semua petarung yang melawan Jin Xan juga langsung terhempas. Untuk kelompok Ren Douzi dan Ren Huanran juga sama. Mereka sama sekali tidak mampu menahan gelombang kejut dari ledakan besar tersebut.
Bahkan untuk kultivator dari tujuh Galaxy juga mengalami hal yang sama padahal mereka berada di jarak yang sangat jauh. Mereka semua tidak pernah mengenal eksistensi yang sedang bertarung dan menduga-duga dari mana asal mereka berada.
Bahkan untuk Qin Xuantian yang menonton pun berkeringat deras karena para makhluk yang sedang bertarung sangatlah kuat. Ia tidak mengerti mengapa tempat terpencil seperti Primordial Realm memiliki makhluk-makhluk kuat seperti itu.
Untuk kelompok Ren Yuu yang saat ini sedang mendekat dan kemungkinan akan tiba dalam waktu lima menit pun terkejut dengan ledakan dahsyat tersebut.
Ren Yuu, Wu Qiu, Feng Xuer, Hao Yue, Xia Qingyue dan Kun-Peng tentu saja sadar bahwa itu adalah serangan gabungan dari banyak makhluk puncak sehingga menghasilkan efek seperti itu.
Wajah Ren Yuu saat ini sangat serius karena tentu dapat merasakan aura dari ledakan tersebut adalah kekuatan dari beberapa sosok yang ia kenal.
Sementara itu, patung-patung yang ada di pusat Makam Para Dewa tidak mengalami kerusakan sama sekali. Bahkan Chuahua yang ada di bawah patung pun merasa heran karena dirinya tampak terlindungi oleh sesuatu yang menakjubkan.
Namun, ledakan dahsyat tersebut juga membuatnya sedikit gemetaran karena siapapun tidak akan selamat dari serangan seperti itu dan kebahagiaan muncul di hatinya karena merasa bahwa Jin Xan pasti akan tewas.
Namun, mata Chuahua melebar saat melihat ke arah atas bahwa patung-patung tersebut bercahaya tepat di mata mereka semua. Meksipun ia tidak dapat berkultivasi lagi, ia merasakan perasaan yang sangat buruk saat ini.
Drrrrtttt!
Zhep!
__ADS_1
Dari mata semua patung-patung tersebut, sinar yang merupakan energi dan hukum melesat ke arah tempat Jin Xan berada yang baru saja terkena serangan.
Chuahua bergetar di tubuhnya karena merasa bahwa bencana yang disebut sebagai Jin Xan belum berakhir.