God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Jalan Asura (2)


__ADS_3

Jalan Asura


“Xueqi?” Gumam Ren Yuu saat melihat wanita muda yang sedang bertarung dengan tiga Abyssal Race yang lumayan kuat.


“Tidak, dia bukan Xueqi. Hanya mirip. Seperti para Abyssal Race, mereka juga banyak yang memiliki kesamaan. Dari perkataan Kun-Peng, Jalan Asura di isi oleh semua makhluk yang berasal dari Nine Realms. Walaupun mungkin makhluk dari Realms Of The Fey, Realms Of The Fairy, Realms Of The Giant dan sebagainya telah punah, tetap saja mereka masih hidup di Jalan Asura karena tempat ini hampir tidak pernah dimasuki oleh makhluk dari luar.” Batin Ren Yuu dan terus menatap pertempuran yang terjadi.


Sraing!


Wanita tersebut pun mengayunkan kedua pedangnya dengan cara yang sangat unik.


Bilah energi dan hukum Cahaya melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju salah satu Abyssal Race tersebut.


“Kau terlalu meremehkan aku, wanita Fairy Race!” ucap Abyssal Race tersebut dan mengayunkan pedangnya dari arah belakang ke arah depan sekuat tenaga.


Sraing!


Crang!


Benturan terjadi yang membuat semua energi dan hukum menyebar ke segala arah.


“Sial! Tampaknya terlalu berlebihan jika aku melawan mereka bertiga sekaligus!” Batin wanita tersebut dan langsung bergerak pergi ke arah acak untuk kabur.


“Kau tidak akan bisa kabur!” Ketiga Abyssal Race langsung mengejar kembali. Mereka tentu saja sudah memperhatikan Ren Yuu yang menonton dari langit. Tetapi mereka sama sekali tidak peduli karena target mereka saat ini adalah wanita cantik yang sedang mencoba melarikan diri.


Melihat keempatnya menjauh, Ren Yuu langsung melesat kembali dengan kecepatan penuhnya untuk bertanya arah tempat kota Asyura berada.


Bom! Bom! Bom!


Dalam pengejaran Abyssal Race tersebut pertarungan terus-menerus terjadi. Wanita Fairy Race terus di desak dan beberapa luka terlihat ditubuhnya walaupun itu hanya luka dangkal.


Ren Yuu yang terus mengikuti pun mulai kehabisan kesabaran karena pertarungan mereka tidak selesai sama sekali dalam waktu kurang dari tiga menit.


Displacement Of Darkness!


Deg!


Ren Yuu pun langsung menggunakan kecepatan tertingginya dan muncul diantara pertarungan keempatnya.

__ADS_1


“Bisakah kalian berhenti sejenak?” Tanya Ren Yuu sedikit kesal.


Keempatnya tertegun di tempat karena hampir tidak mampu melihat pergerakan Ren Yuu sama sekali.


“Siapa kau? Jangan coba halangi urusan kami! Apa kau mencoba mencari masalah dengan Abyssal Race di Jalan Asura ini? Apa kau tidak tau bahwa ras kami adalah salah satu penguasa wilayah?” Teriak Abyssal Race tersebut ke arah Ren Yuu. Ia pun mengeluarkan kekuatannya dan ingin membunuh Ren Yuu di tempat.


“Larilah! Kau bukan tandingan mereka bertiga!” Teriak wanita Fairy Race tersebut.


Ren Yuu tetap diam dan menatap ke arah Abyssal Race. “Kalian ingin membunuhku?” Tanyanya heran karena ia hanya ingin menanyakan arah menuju kota Asyura.


“Mati!” Salah satu Abyssal Race yang tidak mau membuang waktu langsung menerjang ke arah Ren Yuu sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


“Lari!” Teriak wanita Fairy Race sedikit khawatir.


Ren Yuu tau bahwa Abyssal Race di mana pun tetap sama saja. Mereka tetap menjadi makhluk yang menjijikkan. Sementara itu, ia sedikit heran karena wanita Fairy Race tersebut tampak sangat peduli pada seseorang yang bahkan baru dia temui.


“Kaulah yang akan mati!” Balas Ren Yuu datar.


Displacement Of Darkness!


Deg!


Jleb!


Abyssal Race tersebut terkejut saat merasakan sakit luar biasa di dada kirinya.


“Kau..” Abyssal Race yang di tikam oleh Ren Yuu pun sangat marah karena tidak menyangka bahwa Ren Yuu akan menyerangnya dengan cara diam-diam.


“Dasar sialan!” Teriak dua Abyssal Race lainnya saat menerjang ke arah Ren Yuu di belakang Abyssal Race yang ditikam oleh Ren Yuu.


Menatap semuanya dengan hukum Takdir, Ren Yuu hanya mencengkeram erat Dragon Slayer Lance.


Orb Beginning Of Destruction!


Zrrrt! Zrrrt!


Percikan petir muncul di ujung tombak dan membentuk bola tidak beraturan. Dalam sekejap, cahaya silau menerangi tempat tersebut.

__ADS_1


Blar!


Ledakan energi terjadi dalam sekejap dari ujung tombak yang membuat dua Abyssal Race yang menerjang ke arah Ren Yuu pun terkejut luar biasa.


Wusssh!


Ledakan energi petir hitam dalam ruang lingkup yang sangat luas melesat ke arah kejauhan dan menyapu semua yang di lewatinya.


Duar!


Ledakan dahsyat terjadi dikejauhan. Permukaan tanah tempat tersebut pun tidak lagi beraturan akibat daya hancur teknik milik Ren Yuu.


Wanita Fairy Race tersebut pun tercengang karena baru kali ini melihat seseorang yang tingkat kekuatan Tier True God 3rd Heavenly Layer mampu melakukan hal seperti itu. Biasanya, hanya para makhluk Tier True God 5th Heavenly Layer keatas yang mampu merusak permukaan tanah di Jalan Asura sedemikian rupa. Dari hal itupun, ia sangat tau bahwa sosok yang seperti manusia dihadapannya bukan sesuatu yang sederhana sama sekali.


Ketiga Abyssal Race tersebut tewas dalam sekejap karena tidak mungkin mampu bertahan dari energi Evolusi, yaitu kekuatan Kehancuran yang pernah membuat Kirin menyandang gelar Raja Naga di masa lalu.


“Itulah yang kalian dapat ketika tidak mengetahui batasmu sendiri saat berada di depan makhluk yang kuat.” Gumam Ren Yuu dan menyimpan Dragon Slayer Lance. Ia pun berbalik dan menatap ke arah wanita Fairy Race yang membuatnya mengingat istrinya Xueqi setiap saat.


“Umur wanita ini bahkan belum mencapai 100 tahun tetapi telah mencapai Tier True God 2nd Heavenly Layer! Sungguh bakat luar biasa. Inikah para penghuni Jalan Asura?” Batin Ren Yuu saat memeriksa dengan cermat wanita Fairy Race tersebut.


“Kau..” Wanita Fairy Race tersebut menunjuk Ren Yuu dengan terkejut. Matanya melebar dan ia tampak kaku dalam sekejap.


“Ada apa?” Tanya Ren Yuu heran.


“Kau.. kenapa aku merasa pernah melihatmu?” Tanya wanita Fairy Race dengan bingung. Ia juga telah mengukur Ren Yuu, ia sangat tercengang karena usia tulang Ren Yuu bahkan hanya 19 tahun.


“Dia.. manusia? Bagaimana bisa manusia mencapai level ini dalam waktu 19 tahun?” Batin wanita Fairy Race tersebut tidak percaya sama sekali. Ia merasa bahwa Ren Yuu melakukan sesuatu pada tubuhnya sehingga usia tubuhnya masih muda.


Ren Yuu berkedut sedikit. “Aku ingin bertanya padamu, arah mana kota Asyura? Aku baru saja tiba di Jalan Asura.” Ia pun bertanya informasi yang ia butuhkan.


Wanita tersebut tersadar karena kata-kata Ren Yuu. Ia pun selalu merasa bahwa Ren Yuu sangat familiar. Tetapi ia tidak bisa mengingatnya dengan jelas kapan mereka bertemu. “Oh? Kau baru saja tiba di Jalan Asura. Itu sangat wajar untuk tidak tau arah. Aku juga kebetulan ingin pergi ke sana karena aku tinggal di sana. Sebelumnya aku mencoba berpetualang sendirian. Tetapi, ketika ingin kembali, tiga Abyssal Race itu ingin menangkapku.”


“Baiklah, karena kau terlihat seperti orang baik-baik, aku akan menuntunmu ke kota Asyura. Tetapi ingat... Jangan macam-macam denganku!” Wanita Fairy Race tersebut menunjuk ke arah Ren Yuu lagi dengan tatapan sedikit waspada.


Ren Yuu tidak bisa berkata-kata mendengarnya. “Macam-macam? Apa fungsinya aku melakukan sesuatu yang macam-macam padamu?” Batinnya.


Keduanya saling memandang dan merasa ada ketertarikan khusus tapi mereka tidak tau apa itu.

__ADS_1


Ren Yuu juga merasakan hal itu. Tetapi ia merasa karena wanita dihadapannya adalah seorang Fairy Race yang mirip dengan istrinya walaupun wanita dihadapannya memiliki garis darah tidak murni. Ia mengerti bahwa karena semua makhluk di Nine Realms telah hidup berdampingan di Jalan Asura, itu membuat banyak ras campuran yang muncul dan itu bukan sesuatu yang mengherankan lagi.


__ADS_2