
Kota Pembantaian
“Tempat ini sangatlah buruk. Tidak ada yang menyenangkan sama sekali di sini seperti yang dikatakan oleh kakak Ling Er. Tapi, apakah hal menyenangkan akan ada di sana?” Gumam Ren Xie'er saat menatap ke arah gedung yang tidak jauh lagi ketika ia bersama dengan ayahnya terus masuk ke dalam kota.
Ren Yuu hanya diam saja dan menatap ke arah gedung yang memiliki tinggi ribuan meter tersebut. Ia bertanya-tanya, apa sebenarnya tujuan membuat gedung seperti itu. Tetapi, ketika ia mencoba melacak menggunakan energi Spiritualnya keseluruhan gedung, ia tertegun karena memang banyak makhluk kuat dan semua dari mereka memiliki aura yang mencekam mengelilingi tubuh mereka, tentu ia paham apa itu, itu adalah haus darah yang begitu kuat.
Juga, ada satu makhluk yang membuat Ren Yuu merasa sangat waspada, itu adalah makhluk yang tinggal di puncak gedung tersebut, dari pelacakan yang ia lakukan, ia tau bahwa makhluk tersebut adalah ras yang berasal dari Realms Of The Giant.
“Itu bukan makhluk yang sama dengan Ling Er walaupun berasal dari tempat yang sama. Jika tidak salah, dia adalah ras yang bernama, Blood Titan!” Batin Ren Yuu. Ia ingat dengan jelas bahwa dari informasi yang berasal dari Kirin, Blood Titan adalah pejuang dari suku Barbarian, memiliki skill unik untuk berubah menjadi raksasa setinggi ratusan meter sehingga disebut sebagai Titan.
“Xiao Yuu, ayo kita masuk. Kita akan mendaftar masuk ke Domain Pembantaian. Tampaknya tempat menyenangkan itu harusnya berada di sana,” ucap Ren Xie'er.
Ren Yuu hanya mengangguk kecil dan mengabaikan sosok perkasa yang berada di puncak gedung. Keduanya pun masuk ke dalam bangunan tersebut untuk mendaftar memasuki Domain Pembantaian.
**
Di lantai tertinggi gedung yang dimasuki oleh Ren Yuu dan putrinya, terlihat satu sosok berwarna merah yang memiliki terlihat sangat garang. Semua bagian tubuhnya diisi oleh otot-otot kuat.
“Hm? Ras Jiwa?” Gumam Sosok tersebut yang kini disebut sebagai Dewa Pembantaian di Kota Pembantaian.
“Aku tidak menyangka bahwa akan ada Ras Jiwa yang mencapai kekuatan spiritual seperti ini.” Lanjutnya karena ia merasakan bahwa Ren Yuu melacaknya, dengan kekuatan jiwa Ren Yuu, ia pasti akan dianggap sebagai ras Jiwa.
“Apa kau sudah menemukan keberadaannya?” Tanya Dewa Pembantaian kepada beberapa sosok yang berlutut dihadapannya.
“Tidak tuan, kemungkinan saat ini dia berada di Kota Asyura.” Salah satu makhluk yang berlutut pun berkata dengan nada penuh hormat.
“Sialan! Jika dia di sana, tidak mungkin aku memiliki kesempatan untuk mengambil Pedang itu! Aku tidak menyangka bahwa God Thome's Slaughter Sword akan mengakui seorang gadis lemah! Terlalu banyak makhluk kuat di kota Asyura, terutama manusia yang bernama Hao Yue! Aku tidak mampu melawannya sama sekali! Juga, beberapa kerabat mereka sangat kuat!” Dewa Pembantaian semakin marah ketika mengingat sosok seorang wanita yang pernah ia lawan tetapi ia tidak bisa mendapatkan keuntungan apa-apa walaupun kultivasinya lebih tinggi.
“Tuan, baru saja seorang wanita yang di duga adalah Ren Xie'er telah masuk ke dalam Menara Pembantaian!” Satu makhluk lainnya berbicara dan memberikan informasi baru.
__ADS_1
“Apa? Ren Xie'er? Maksudmu adik dari Ren Zi yang menjadi jenius baru bersama dengan adiknya Ren Xiu yang mengambil warisan Dewa Kematian?” Tanya Dewa Pembantaian terkejut.
“Ya Tuan, tidak salah lagi!” Makhluk tersebut mengangguk dan mengkonfirmasi identitas Ren Xie'er.
“Ha-ha-ha! Aku tidak menyangka bahwa dia akan berani datang ke tempat ini! Jika dia masuk ke Domain Pembantaian, tangkap dia! Wanita itu akan bisa menjadi alat tukar mendapatkan God Thome's Slaughter Sword!” Perintah Dewa Pembantaian.
“Jangan sentuh dia saat ini karena banyak mata yang melihat! Jika keluarganya datang ke tempat ini, kita akan binasa jika ketahuan menangkapnya! Kita bukanlah Abyssal Race terkutuk itu yang selalu memprovokasi mereka! Jika kita bisa menangkapnya di Domain Pembantaian, pasti wanita yang memegang God Thome's Slaughter Sword akan datang menjemputnya ke dalam!” Lanjut Dewa Pembantaian.
“Baik!” Beberapa bawahan Dewa Pembantaian pun langsung menghilang dari tempat itu untuk mencari informasi baru apakah Ren Xie'er masuk ke Domain Pembantaian atau tidak. Jika tidak, mereka harus membuat rencana untuk menangkapnya secara diam-diam.
Dewa Pembantaian menyeringai karena informasi tersebut merupakan kesempatan baginya. “Dewi Kematian? Kau tidak pantas mendapatkan gelar itu walaupun kau berasal dari Suku Barbarian! Kau sangat menjijikkan karena bahkan menggubah dirimu menjadi pemilik Tubuh Ilahi Cahaya!” Ucapnya sangat marah.
Sebagai Suku Barbarian, tentu saja Dewa Pembantaian akan memegang teguh pendirian suku mereka. Jika Yu Ling Er hanya menggunakan kekuatan Pembantaian saja, ia tidak akan protes, tetapi, ketika mengetahui bahwa Yu Ling Er memiliki tubuh Ilahi Cahaya, ia tidak menerimanya sama sekali karena tidak pernah sejarahnya Suku Barbarian melahirkan pemilik Tubuh Ilahi.
**
Ketika memasuki gedung, lantai pertama terlihat seperti sebuah bar tempat minum yang membuat Ren Yuu bertanya-tanya sebenarnya apa fungsi dari gedung tersebut.
“Apa yang bisa kami bantu?” Tanya seseorang di tempat pembelian minuman.
Ren Yuu menatap sosok tersebut yang tampak seperti pria sederhana, namun aura darah yang sangat pekat menyelimutinya. Jika ia tidak sensitif seperti itu, ia tidak mungkin menyadarinya.
“Hei, bagaimana cara mendaftar memasuki Domain Pembantaian?” Tanya Ren Xie'er bersemangat.
“Domain Pembantaian bisa dimasuki sepanjang waktu. Tetapi, event yang berlangsung akan diadakan seminggu sekali karena, di waktu itu, altar di tengah Domain Pembantaian akan bekerja untuk mengeluarkan kekuatan tertentu yang bisa diserap oleh setiap makhluk untuk membuat Domain Pembantaiannya sendiri. Tetapi, untuk keberhasilan, jangan tanya, karena hanya ada dua makhluk yang berhasil.” ucap pria tersebut dan menjelaskan dengan sedikit kasar.
“Oh? Jika begitu, aku ingin masuk ke sana.” Ren Xie'er pun langsung bersemangat karena itu seperti yang dikatakan oleh kakaknya Ling Er, di Domain Pembantaian, mereka akan mendapatkan kesenangan serta bisa meningkatkan kekuatan secara besar-besaran.
“Apakah kau yakin?” Tanya pria tersebut dengan alis sedikit terangkat.
__ADS_1
“Ya, tentu saja!” Jawab Ren Xie'er cepat.
“Baiklah, apakah kau juga akan ikut?” Tanya pria tersebut ke arah Ren Yuu yang sedari tadi diam.
“Ya.”
Tentu Ren Yuu akan ikut karena tidak mungkin membiarkan putrinya pergi sendirian.
Tanpa berbicara, pria itu hanya mengangguk dan mengeluarkan dua gelas berisi cairan berwarna merah.
“Ini adalah Blood Drink, untuk memasuki Domain Pembantaian, kalian harus menggunakannya,” ucap pria tersebut.
“Hm?” Kerutan muncul di dahi Ren Yuu. Ia langsung tau bahwa cairan tersebut memang darah sungguhan yang telah diolah agar tidak memiliki bau sama sekali seperti air yang diwarnai.
“Oh? Apakah ini tidak dibayar?” Tanya Ren Xie'er heran.
“Tidak, ini adalah aturan dari dahulu kala, kota Pembantaian harus menyediakan Blood Drink untuk semua makhluk yang ingin mencoba menantang Domain Pembantaian.” Balas pria tersebut.
Tanpa membuang waktu, Ren Xie'er pun mengambil satu gelas dan langsung meminumnya.
Ren Yuu tidak bisa berkata-kata karena putrinya tersebut sangatlah ceroboh.
“Giliranmu Xiao Yuu..” ucap Ren Xie'er dan memberi segelas darah kepada Ren Yuu.
Ketika menerima Blood Drink, Ren Yuu hanya menggelengkan kepalanya dan meminumnya. Tetapi, tentu saja ia tidak akan ceroboh begitu saja.
Bloody Mist Sword di dalam tubuhnya langsung bekerja dan menyerap darah tersebut untuk diolah lalu dialirkan ke tubuhnya kembali.
“Ternyata benar, darah ini sudah dimodifikasi agar seseorang bisa mengendalikan mereka yang meminumnya walaupun ini kenyataan bahwa cara untuk masuk ke dalam Domain Pembantaian adalah meminum darah!” Batin Ren Yuu. Wajahnya sedikit dingin saat ini. Ia pun menaikkan sudut bibirnya karena tampaknya ada seseorang yang mengincar mereka dengan sengaja.
__ADS_1
Ketika Bloody Mist Sword menyerap darah tersebut, ia sudah memperhatikan komposisinya menggunakan energi spiritual dan itu sedikit berbeda dari Blood Drink yang digunakan oleh beberapa makhluk lainnya.