
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci, Lembah Dewa
Tatapan bersemangat Ming Hao membuat Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya. Ia tau bahwa dirinya tidak mungkin mengalahkan Ming Hao untuk saat ini. Tetapi itu tidak ketika Ming Hao mengeluarkan Jiwa Semi-abadi, di saat itulah ia bisa menghabisinya. Jadi, ia hanya perlu memancing Ming Hao melakukan itu.
Zhep!
Jiwa Ren Yuu kembali ke tubuhnya dan Ming Hao yang sebelumnya menatap hal itu pun tersenyum sedikit. Ia memang bersemangat tentang hal itu. Tetapi ia memiliki pemikiran lainnya saat ini.
“Aku harus melemahkan jiwa anak ini! Dengan begitu, aku akan bisa melahapnya dan mencapai bentuk Jiwa Abadi!” Batin Ming Hao. Ini adalah aturan yang ada pada ras campuran sepertinya, untuk mencapai hal itu, dibutuhkan korban lainnya.
Bahkan Ren Yuu telah mengetahui hal itu sedari awal sehingga ia membuat Ming Hao melihat bentuknya yang merupakan evolusi dari jiwanya yang melahap jiwa Heavenly Demon Immortal Soul di masa lalu. Di saat itu, dirinya juga hanyalah Jiwa Semi-abadi, tentu ia langsung paham bagaimana cara membuat Jiwa menjadi Abadi, yaitu melahap yang lainnya.
“Aku tidak menyangka bahwa kau adalah ras campuran yang memiliki asal yang sama denganku. Karena mau adalah bagian dari Clan ku, maka aku akan mengajakmu untuk bekerja sama.” ucap Ming Hao dengan senyum tulus yang membuat Ren Yuu sedikit muak.
Tentu Ren Yuu sangat paham apa tujuan dari Ming Hao.
“Apa yang akan kau rencanakan?” Tanya Ren Yuu penasaran. Langkah Ming Hao selanjutnya akan menjadi cara bagi Ren Yuu menjatuhkan Ming Hao. Ia memiliki Jiwa Abadi, jika seseorang dengan Jiwa Semi-abadi mencoba melahapnya, mereka pasti akan dilahap balik. Ini adalah alasan mengapa Ming Hao ingin melemahkan jiwa Ren Yuu juga karena tidak terlalu yakin melahap sesama pemilik Jiwa Semi-abadi walaupun Ren Yuu sebenarnya memiliki Jiwa Abadi yang sebenarnya.
“Di jalan tempat ke lokasi munculnya Mutiara Jantung Dewa, ada satu tempat di mana para jiwa akan melemah. Di tempat itu juga aku ingin menjebak banyak kultivator lalu dirasuki oleh jiwa yang kau tahan sebelumnya. Melakukan ini, peluang keberhasilan kita akan lebih tinggi. Tetapi tenang saja, dengan kendaliku terhadap jiwa-jiwa, kita pasti akan aman di tempat itu.” ujar Ming Hao mengatakan rencananya.
Ren Yuu sangat paham bahwa Ming Hao sebenarnya berniat melemahkan jiwanya di sana, ia juga yakin bahwa Ming Hao pasti memiliki alat tertentu untuk melindungi jiwanya, jika tidak, dia tidak mungkin membuat rencana sepeti itu.
__ADS_1
“Baik, lalu bagaimana dengan mereka semua?” Tanya Ren Yuu menatap ke arah bawahan Ming Hao yang kini tampak seperti boneka yang hanya akan bergerak jika diperintahkan.
“Mereka semua akan membantu melemahkan kultivator yang dapat menanggung tekanan jiwa di sana. Baiklah, ayo kita pergi. Tidak perlu membuang waktu lagi karena di trmpat itu juga adalah penentu kemunculan Mutiara Jantung Dewa.” ujar Ming Hao dan langsung berbalik lalu perlahan melayang dengan senyum jahat diwajahnya.
Ming Hao saat ini tentu membuat Ren Yuu senyaman mungkin karena asal mereka yang sama. Sangat disayangkan untuk menghabisi Ren Yuu karena itu tidak ada artinya, yang ia butuhkan saat ini adalah melahap jiwa Ren Yuu.
Ren Yuu yang tatapan acuh tak acuh hanya mengikuti Ming Hao. Ia pasti akan menghabisi Ming Hao di tempat itu nantinya. Ia saat membutuhkan seorang pemandu sehingga ia tidak memulai gerakannya. Karena ia tau bahwa Ming Hao mencoba melacaknya, sudah pasti Ming Ming akan menghindari untuk menghabisinya, itu juga merupakan keberuntungan bagi Ren Yuu.
Ming Hao pun langsung menuntun Ren Yuu di ikuti oleh semua bawahannya yang kini telah berada di bawah kendalinya.
Semua bawahan Ming Hao juga telah diperhatikan oleh Ren Yuu. Setiap dari mereka memiliki peningkatan kekuatan yang sangat drastis, setiap dari mereka hampir saja menerobos.
Setelah bergerak selama lebih dari setengah hari dengan kecepatan yang sangat tinggi, Ren Yuu menyipitkan matanya karena dari segala arah, banyak kultivator yang bergerak ke arah yang sama dengan mereka yang artinya semua para tahanan mengetahui tentang kemunculan Mutiara Jantung Dewa.
“Tentu saja itu adalah niatku. Untuk bisa bertahan di Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci dari para Sipir yang ada, aku harus memiliki pasukan Tier God Exalt. Dan dengan bantuan Mutiara Jantung Dewa yang akan kita dapatkan, aku yakin akan menerobos kultivasi dan dapat keluar dari Dunia ini menggunakan kekuatan tinggi. Para kultivator Tier God Exalt yang merupakan para tahanan juga memikirkan hal yang sama.” ujar Ming Hao.
Ren Yuu hanya mengangguk kecil dengan apa yang dikatakan oleh Ming Hao. Kelompok mereka juga diperhatikan oleh kelompok lainnya yang memiliki anggota rata-rata mencapai 60-70. Jumlah itu tentu sangat besar, dan dengan semua jiwa yang ia tahan di palunya, jika rencana Ming Hao berhasil, maka dia akan memiliki pasukan yang sangat kuat.
Tidak lama kemudian, mereka pun tiba di sebuah tempat yang lumayan aneh, itu adalah sebuah goa raksasa, sudah sangat banyak kultivator yang menunggu di tempat itu.
“Inilah tempatnya!” ucap Ming Hao saat mendarat di jarak tertentu dari goa yang tampak memiliki gerbang aneh yang hanya memiliki dua tiang pagar lalu ada aura tak kasat mata diantaranya.
__ADS_1
“Apakah di dalam sana Mutiara Jantung Dewa akan muncul?” Tanya Ren Yuu penasaran.
“Ya. Tetapi ada beberapa syarat khusus agar itu muncul, yaitu menggunakan darah para kultivator, tempat itu akan langsung menyerapnya. Selain itu, efek ini juga berlaku di luar wilayah dalam goa, Tetapi efeknya lebih kecil. Inilah mengapa para kultivator tidak saling bertarung diluar dan menunggu waktu goa itu dibuka sepenuhnya.” ucap Ming Hao.
Ren Yuu merasa heran saat ini karena tampaknya semuanya seperti telah diatur oleh seseorang agar tempat tersebut dimasuki pada waktu tertentu saja. Ia pun menyampingkan pemikirannya saat ini dan berfokus pada rencana menyingkirkan Ming Hao.
**
Sementara itu, empat petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci telah membuat segel kuat di Lembah Dewa. Tetapi ada tempat tertentu yang terbuka dan itu merupakan jalan masuk untuk para Sipir yang telah mendapatkan perintah.
Banyak dari mereka yang memiliki kekuatan Tier God Exalt karena semua dari mereka adalah elit terbaik dari para Sipir.
Sedangkan untuk para Iblis, mereka telah berkeliaran di semua tempat dan telah memulai pertarungan dengan para tahanan yang dilepaskan oleh empat petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci dark Penjara Neraka Abadi.
Dewa Yama yang sedang berada di dekat salah satu jalan masuk yang dibuka pun menatap ke arah para Sipir yang terus masuk ke dalam Lembah Dewa.
“Akhirnya dimulai, aku tidak tau apakah semua darah para kultivator yang telah mencapai ranah Tier Beyond True God akan mencukupi untuk memunculkan benda tersebut. Sebagian kecil darah akan tersalur melalui goa tempat Mutiara Jantung Dewa berada. Namun, di trmpat itu jugalah benda itu akan muncul karena Mutiara Jantung Dewa berasal darinya.” ucap Dewa Yama sangat serius.
Tidak lama kemudian, Dewa Yama pun mengerutkan keningnya saat menatap ke arah tertentu di kejauhan. Ia memasang wajah sedikit gelap saat ini karena ia sudah menduga bahwa mereka pasti telah mengetahui tentang berita ini juga atau bahkan sudah menunggu saat yang tepat untuk datang karena informasi kemunculan sesuatu yang luar biasa dan bahkan di incar oleh Celestial Emperor tidak akan mereka lewatkan sama sekali.
“Salah satu tangan kanan Pemuja Celestial Emperor? Untung bukan pemimpin dari salah satu Galaxy! Jika tidak, mungkin Tuan akan mengalami kerepotan nantinya melawan mereka!” Batin Dewa Yama. Ia sangat menyadari bahwa Celestial Emperor belum berniat bergerak sendiri karena sudah pasti tiga pemimpin Galaxy yang bermusuhan dengannya akan bergerak juga.
__ADS_1
Ini juga alasan mengapa Raja Iblis juga tidak datang secara pribadi karena jika dia bergerak, pemimpin lainnya juga pasti akan bergerak.
Dan inilah awal mula dari perang besar di Galaxy Cahaya Suci.