
Jalan Asura, Kota Asyura
Melihat Ren Yuu yang perlahan berdiri, Ren Yui dan Ren Xiu juga langsung berdiri.
Tetapi Ren Yuu berhenti di tempat ketika mendengar suara Ren Huanran.
“Yuu’er.. ada masalah lainnya. Ini tentang ibu Yao Lao dan Yao Bing.” ucap Ren Huanran sambil menatap ke arah saudara kembar tersebut yang tinggal cukup lama di kediaman Ren.
Ren Yuu pun menatap ke arah Yao Bing dan Yao Lao sejenak lalu menatap ke arah Ren Huanran. “Apa yang terjadi?” Tanyanya.
“Kun-Peng dan ibu mengatakan bahwa sekitar seminggu yang lalu, dia mencoba menyusup ke tempat ini lalu aura kuat yang dikenal oleh Kun-Peng muncul dan membawanya pergi.” ucap Ren Huanran.
“Jin Xan!” Gumam Ren Yuu dengan nada dingin.
“Ya. Tidak salah lagi, dia memang datang ke Jalan Asura tetapi langsung pergi begitu saja. Ini mungkin karena Mythical Ancient Dragon God dan Asura masih berada di Jalan Asura sehingga dia pergi dengan buru-buru. Walaupun dia kuat, menghadapi Raja Naga adalah sesuatu yang sangat berbeda apa lagi Raja Naga yang satu ini adalah pengguna Hukum Waktu!” ucap Kun-Peng.
Sementara itu, Han Zhiya dan Xia Qingyue juga menjadi serius ketika mendengar nama Jin Xan.
“Lalu, apakah Jin Xan tidak mencoba untuk datang ke tempat ini dan membawa mereka berdua?” Tanya Ren Yuu melirik ke arah Yao Lao dan Yao Bing.
“Awalnya ibu merasakan bahwa Jin Xan akan datang ke tempat ini tetapi aura yang sangat kuat tampak mendekat ke arahnya yang membuat Jin Xan pergi begitu saja.” ucap Feng Xuer. Dengan energi Spiritualnya, ia tentu akan dapat melacak kekuatan sebesar itu.
“Jika seperti itu, kita hanya bisa membiarkannya. Jin Xan tidak akan datang kembali ke tempat ini dan aku yakin itu. Dia pasti membawa Chuahua ke Makam Para Dewa!” ucap Ren Yuu lalu langsung berbalik dan melanjutkan, “Yui, Xiu! Ayo pergi!”
Setelah itu, Ren Yuu pun membuka lubang kegelapan dan masuk ke dalamnya.
Tidak ada lagi yang berbicara bahkan untuk Han Zhiya dan Xia Qingyue ketika melihat Ren Yuu, Ren Yui dan Ren Xiu masuk ke dalam lubang kegelapan yang diciptakan oleh Ren Yuu.
“Karena waktunya sangat terbatas, tampaknya Yuu'er begitu buru-buru.” ucap Feng Xuer sambil menghela nafas panjang memikirkan putranya yang sibuk setiap waktu.
“Ya. Tetapi mungkin setelah memasuki Makam Para Dewa, semuanya akan berubah.” Hao Yue menambahkan.
__ADS_1
Di sisi lain, Xia Qingyue tampak berpikir dan langsung membuat teknik gerakan miliknya. Ruangan tersebut tampak diisi oleh hukum yang aneh dan itu hanya disadari oleh Han Zhiya, Hao Yue, Feng Xuer dan Kun-Peng saja.
“Biarkan dia pergi.” ucap Han Zhiya datar yang membuat yang lainnya sedikit bingung karena tidak ada siapapun yang pergi dari tempat tersebut. Hal itu dikarenakan Xia Qingyue membuat sebuah ilusi bahwa dirinya masih terlihat di tempat itu.
“Dia sangat berbahaya! Kau harus tau wanita Alam Dunia Lain. Untukmu, aku paham karena Asura mengatakan bahwa dirimu sudah menjadi sekutu, tetapi tidak untuknya.” ucap Kun-Peng sambil melirik ke arah tempat Xia Qingyue pergi.
“Tidak masalah sama sekali. Dia melakukan hal yang sama denganmu, Kun-Peng.” Balas Han Zhiya.
Mendengar itu, Kun-Peng tercengang karena ia tentu tau bagaimana tempramen sosok Xia Qingyue yang dikatakan tidak dapat dikendalikan oleh siapapun di Zaman Kuno. Untuk dirinya, Kun-Peng masih dapat dikendalikan dan itu dikendalikan oleh para Raja Naga. Tetapi untuk Xia Qingyue, dia sangat berbeda karena bahkan para makhluk puncak tidak pernah berusaha untuk mengendalikan sosok sekuat Xia Qingyue.
“Bagaimana Ren Yuu dapat menundukkan wanita menyeramkan itu?” Tanya Kun-Peng tidak percaya.
“Lalu, bagaimana cara Ren Yuu mengendalikanmu?” Tanya Han Zhiya balik sambil mendengus.
Kun-Peng terdiam lalu menggelengkan kepalanya karena tau bahwa Ren Yuu adalah pria muda yang memiliki pemikiran rubah tua. Dengan kata lain, Ren Yuu pasti melakukan hal licik agar Xia Qingyue bisa tunduk dan prediksi Kun-Peng memang tidak meleset sama sekali.
**
“Ada apa nona?” Tanya Ren Yuu saat merasakan sosok tertentu muncul di dekatnya tiba-tiba.
Wanita tersebut tidak lain adalah Zhu Zhuyan, bawahan kepercayaan Asura.
“Tuan ingin bertemu denganmu. Kau juga wanita Succubus, tidak perlu menggunakan teknik seperti itu karena itu tidak akan berpengaruh pada ras seperti ku.” ucap Zhu Zhuyan dan melirik ke arah tertentu.
Ren Yui dan Ren Xiu bingung tetapi Ren Yuu tidak sama sekali karena ia tentu tau bahwa Xia Qingyue mengikutinya.
Tiba-tiba saja, Xia Qingyue muncul dari udara tipis dan menatap dengan serius ke arah Zhu Zhuyan. Beberapa saat kemudian ia pun paham kenapa Zhu Zhuyan dapat dengan mudah menemukannya karena Zhu Zhuyan sangat sensitif dengan aroma tertentu.
Ren Yui dan Ren Xiu menatap ke arah Xia Qingyue dengan tatapan bingung tetapi tidak berbicara sama sekali.
Sementara itu Ren Yuu menatap ke arah Zhu Zhuyan dan berkata, “Pimpin jalan!”
__ADS_1
Zhu Zhuyan mengangguk dan membuka portal menuju tempat Asura berada saat ini.
“Ayo masuk, Tuan telah menunggu kalian.” ucap Zhu Zhuyan dan masuk ke dalam portal.
Ren Yuu, Ren Yui, Ren Xiu dan Xia Qingyue hanya mengangguk dan mengikuti dari belakang.
Ren Yuu juga bertanya-tanya apa yang diinginkan oleh Asura darinya. Dari prediksi yang ia pikirkan, ini pasti berhubungan dengan putra dan putrinya juga.
Kuil Asura
Saat ini, terlihat Asura yang tengah berdiri di depan sebuah kolam aneh yang menampilkan gambar tertentu seorang diri.
Di jarak hampir sepuluh meter di belakangnya, portal pun terbuka dan lima sosok perlahan keluar.
“Zhuyan, terimakasih. Pergilah, persiapkan semua hal lainnya.” Perintah Asura.
“Baik!” Zhu Zhuyan pun mengangguk kecil dan masuk ke portal yang ia ciptakan dan portal tersebut pun tertutup ketika Zhu Zhuyan menghilang dari tempat itu.
Ren Yuu yang baru tiba menatap Asura dengan seksama. Ia sangat penasaran seperti apa Asura sebenarnya sejak awal.
Sementara itu, Ren Yui juga penasaran karena ia tidak pernah bertemu dengan Asura seperti ketiga adiknya yang merupakan murid dari Asura.
Di sisi lain, Xia Qingyue memasang wajah serius ketika menatap Asura. Meskipun ia terkenal mampu membunuh banyak Tier True God 9th Heavenly Layer di Zaman Kuno, Asura yang kini ada dihadapannya adalah sesuatu yang berada di level yang berbeda.
“Apa yang kau butuhkan dari kami, Asura?” Tanya Ren Yuu acuh tak acuh.
Ren Xiu sedikit menegang karena tampaknya ayahnya berbicara seolah-olah dia setara dengan Gurunya.
Asura perlahan berbalik dan menatap lurus ke arah Ren Yuu. “Melihatmu secara langsung dan melihatmu dari jauh adalah sesuatu yang berbeda sama sekali.”
“Baik! Aku akan langsung ke intinya! Kalian berempat adalah kunci untuk menghancurkan Jin Xan di Makam Para Dewa!”
__ADS_1