God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Ren Yuu vs Zou En (2)


__ADS_3

Sosok yang berkali-kali lebih besar Zou En pun muncul yang membuatnya membeku di tempat.


“Apa kau pikir dengan ukuranmu yang luar biasa besar itu membuatmu menjadi terlihat kuat?” Tanya Ren Yuu sambil terus menekan pedang besar milik Zou En ke arah samping.


Zou En terdiam. Ia masih terkejut dengan penampilan bentuk Naga Ren Yuu karena mengingat tentang sesuatu tetapi ia lupa apa itu. Sebab, suku Barbarian memang sangat tidak suka mengingat tentang sesuatu. Tetapi, mereka selalu merasakan familiar jika itu sesuatu yang penting atau hebat.


Sebagai sosok yang dinobatkan dengan gelar Dewa Pembantaian, tentu saja harga diri Zou En sangat tinggi dan tidak akan mau mengalami kekalahan. Apa lagi garis darahnya memang keturunan petarung yang tidak akan mau menyerah bahkan dihadapan makhluk yang lebih kuat darinya sekalipun.


“Jangan mengira bahwa aku akan kalah hanya dengan ini!” Zou En pun mengayunkan tinjunya sekuat tenaga ke arah Ren Yuu yang memiliki ukuran lebih besar darinya.


Ren Yuu yang melihat itupun mengayunkan tinjunya sekuat tenaga ke arah tinju Zou En juga.


Bang!


Ketika kedua tinju berbenturan, Zou En merasakan sakit luar biasa. Tinjunya seakan mati rasa karena memang ketika dalam bentuk Naga, kekuatan fisik Ren Yuu tentu saja lebih kuat.


Setelah itu, Ren Yuu pun membuka rahangnya lebar-lebar sebelum Zou En bereaski untuk menyerang lagi.


Dragon Roar's!


Duar!


Zou En sangat terkejut karena kecepatan pelepasan teknik Ren Yuu dan juga reaksinya. Ia bertanya-tanya saat ini apakah inting Beast Race memang lebih tinggi dari pada suku Barbarian.


Sedari dahulu, insting suku Barbarian memang lebih tinggi dari pada Beast Race. Itulah keahlian utama mereka. Dan kekurangan utama para anggota suku Barbarian adalah kekuatan spiritual tidak seperti Beast Race yang memiliki kekuatan spiritual yang umum.


Zhung!


Zou En pun di bawa ke tempat yang sangat jauh ketika di telan oleh energi dan hukum Kegelapan yang sangat pekat dari serangan Ren Yuu.


Menatap Zou En yang melesat jauh, Ren Yuu pun mengepakkan sayapnya dan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju ke arah Zou En.


Zhep!


Ren Yuu tiba di atas Zou En yang masih terpental menjauh di bawa oleh tekniknya. Tanpa membuang waktu, Ren Yuu pun mengepalkan cakarnya lalu menghantam tepat di kepala Zou En.


“Sial!” Zou En yang mencoba menghentikan tubuhnya agar tidak terjadi cidera ketika benturan terjadi pun tidak lagi mengerti bagaimana cara untuk menahan pukulan Ren Yuu.


Bang!

__ADS_1


Gelombang kejut terjadi saat Ren Yuu memukul kepala Zou En sekuat tenaga.


Menerima pukulan itu, Zou En pun langsung terpental ke bawah dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Duar!


Ledakan besar terjadi saat tubuh raksasa Zou En membentur permukaan tanah membetuk kawah yang sangat dalam.


Drrrrtttt!


Zhung! Zhung! Zhung!


Cahaya menyilaukan terpancar dari dalam kawah.


“Sialan!” Zou En meraung keras dan puing-puing bebatuan pun meledak ke langit.


Saat ini, terlihat Zou En yang sangat marah. Seluruh tubuhnya diselimuti oleh energi dan hukum Darah, ini adalah energi sejati dari ras Blood Titan. Tidak hanya itu, Kekuatan Pembantaian pun terpancar ke segala arah dalam jumlah yang sangat besar.


Retakan terlihat di tubuh Zou En yang tampak seperti batu yang di susun dengan rapi.


“Kau akan membayarnya!” Teriak Zou En keras dan langsung menghilang dalam sekejap. Ia muncul tepat di depan Ren Yuu dan langsung mengayunkan tinjunya yang tampak seperti terbakar.


Ren Yuu yang sudah menatap itupun semakin terkejut karena kecepatan Zou En kini meningkat dengan drastis. Ia paham bahwa ras Barbarian sangat lemah dalam hal kecepatan seperti muridnya Yu Ling Er. Jika saja ia tidak mengubah tubuh Yu Ling Er menjadi tubuh Ilahi Cahaya, kecepatan muridnya itu tidak akan bisa menyaingi kultivator yang ahli dalam hal kecepatan.


Bom!


Cahaya merah bercampur hitam yang memercikkan petir pun meledak ke segala arah. Getaran hebat terjadi hanya dari satu bentrokan saja.


Zou En semakin muram karena Ren Yuu masih bisa menyainginya. Ia pun terus mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


Ren Yuu juga tidak mau ketinggalan. Ia juga terus mengayunkan tinjunya sekuat tenaga yang ia bisa karena tau bahwa jika ia ceroboh sedikit, ia akan kalah.


Bom! Bom! Bom!


Benturan demi benturan terus terjadi. Dalam waktu kurang dari sepuluh detik, sudah ratusan pukulan yang berbenturan.


Yang membuat Ren Yuu sedikit kewalahan, tampaknya kekuatan Pembantaian mencoba menghalangi hukum Takdir miliknya. Saat ini, ia paham bahwa kekuatan Evolusi Pembantaian memang sangat unik seperti yang lainnya.


Di sisi lain, Zou En yang terus mengayunkan tinjunya menggunakan instingnya pun mulai kewalahan. Ia tentu paham ketika menggunakan kekuatan penuhnya seperti itu, staminanya akan sangat cepat turun. Juga, retakan yang terlihat di tubuhnya saat ini merupakan efek samping juga dari penggunaan Kekuatan yang bisa dikatakan sebagai kekuatan terlarang dalam rasnya.

__ADS_1


Ren Yuu tetap tenang dari waktu ke waktu karena ia masih bisa menahan semua serangan Zou En. Semakin lama, ia semakin merasa mudah untuk menghalau serangan Zou En. Dari hal itupun, ia sadar bahwa kekuatan Zou En menurun setiap saat.


Zhep!


Zou En pun langsung menjaga jarak sejenak lalu mengangkat tangannya ke langit.


“Matilah!” Teriak Zou En dan ketika ia mengayunkan tinjunya ke bawah, awan darah tercipta di langit dan beberapa tinju yang diselimuti oleh api yang merupakan bentuk dari Kekuatan Pembantaian pun menerjang ke arah Ren Yuu.


Black Hole!


Dung!


Diatas Ren Yuu, lubang kegelapan pun tercipta dan langsung melahap semua tinju raksasa yang mencoba menyerangnya.


Menatap kejadian itu, Zou En semakin marah. “Aku tidak akan pernah kalah!” Teriaknya dan langsung menerjang ke arah Ren Yuu. Kali ini, ia juga menggunakan tinju juga. Tetapi, terlihat banyak retakan di tangannya karena ia mengumpulkan kekuatan pada satu titik.


Zou En melesat ke arah Ren Yuu layaknya sebuah meteror yang terbakar oleh karena kecepatan tinggi saat bergesekan dengan udara.


“Tidak pernah kalah? Jika begitu, kau akan kalah kali ini ditanganku! Karena kau adalah dalang terlukanya putriku, aku akan memusnahkanmu di sini sekarang juga!” Ren Yuu pun mengepalkan cakarnya. Lengan Ren Yuu tampak bergetar, sembilan energi dan hukum pun menyelimuti tinju Ren Yuu. Tidak hanya sampai di situ, ia menggunakan kekuatan penuh dari Kekuatan Kehancuran miliknya sampai batas terkuat yang ia bisa ia gunakan.


Zhep!


Ren Yuu pun melesat dan langsung mengayunkan tinjunya juga.


Bom!


Sebelum kedua tinju berbenturan, energi keduanya pun lebih dulu bentrok.


Drrrrtttt!


Langit tampak terbelah saat dua kekuatan besar tersebut berbenturan. Kedua energi saling menekan dan mata Zou En semakin melebar karena kekuatan Ren Yuu ternyata menekannya.


“Ini adalah kekalahanmu!” ucap Ren Yuu saat energi yang ia kerahkan menghancurkan energi Zou En.


Bussssh!


Pertahanan energi milik Zou En hancur dan tinju Ren Yuu melesat tepat ke arah wajah Zou En.


“Sial!”

__ADS_1


Zou En yang menatap tinju besar mengarah ke wajahnya pun hanya bisa mengutuk Ren Yuu dalam hati.


Blar!


__ADS_2