God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Bertarung Melawan Tengkorak


__ADS_3

Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci


Tulang-benulang yang bergerak pun membuat para Sipir memasang wajah gelap. Mereka tentu tidak akan menyangka bahwa jiwa-jiwa akan dapat memasuki tulang-benulang yang ada di sana lalu menggunakannya untuk menyerang para kultivator.


“Tetap waspada! Walaupun tidak ada basis kultivasi sama sekali, mereka sangatlah kuat! Tidak hanya itu, serangan mereka berbasis pada serangan jiwa!” Teriak Zhang Fei saat langsung melancarkan serangannya ke arah permukaan tanah.


Sraing!


Jrezh!


Ketika serangan dilancarkan, beberapa tulang-tulang tersebut pun mengayunkan pedang mereka ke arah serangan Zhang Fei.


Duar!


Ledakan besar terjadi. Debu tampak menutupi pandangan bersamaan dengan kabut yang ada di tempat tersebut. Tidak lama kemudian, saat debu-debu menghilang, terlihat tulang-tulang yang telah hancur berantakan mulai berkumpul kembali.


“Apakah kalian bercanda? Jika serangan sekuat itu tidak bisa memusnahkan mereka, jadi bagaimana caranya?” Salah satu Sipir pun bertanya dengan nada muram.


Sebelum ada yang berbicara, para tengkorak menghilang lalu muncul di depan para kultivator lalu menyerang menggunakan pedang tumpul yang ada di tangan mereka.


“Sialan!” Para Sipir meraung keras dan menyerang juga.


Sementara untuk Ren Yuu, ia pun langsung menghilang dan muncul di permukaan tanah.


Zhep!


Salah satu tulang-benulang tersebut pun muncul tepat di hadapannya lalu menyerang ke arah Ren Yuu.


Menggunakan hukum Takdir, Ren Yuu dapat melihat dengan jelas bahwa serangan tersebut akan mencoba mengoyak jiwa seseorang.


“Para tulang-tulang ini hanya menggunakan kekuatan spiritual bersamaan dengan ketangguhan tulang yang jiwa tempati. Ini bukanlah masalah besar jika menangani mereka dengan cara yang tepat.” Batin Ren Yuu. Ia pun langsung mengindari serangan yang sangat cepat tersebut. Ia menduga bahwa para jiwa yang bergentayangan tersebut masih memiliki insting bertarung sama seperti ketika mereka hidup.


Wusssh!


Ren Yuu langsung menghindar ke samping karena sudah melihat semua pergerakan Tengkorak yang ingin menebasnya. Di saat itu juga, ia melapisi kedua tangannya dengan energi spiritual yang sangat kuat.


Tanpa membuang waktu sama sekali, Ren Yuu langsung mengayunkan lengan kanannya ke arah dada tengkorak tersebut.


Brak!

__ADS_1


Tidak hanya sampai di situ, Ren Yuu pun memutar tubuhnya sambil mengayunkan siku kirinya ke arah pinggang tengkorak.


Brak!


Tulang-tulang tersebut pun hancur berantakan dalam sekejap hanya dengan dua serangan sederhana yang dilancarkan oleh Ren Yuu.


Namun, setelah Ren Yuu menghancurkan secara paksa tulang-benulang tersebut sebelumnya, jiwa yang bersemayam di dalamnya pun keluar.


“Kha....!” jiwa yang memiliki kekuatan spiritual yang besar menerjang ke arah Ren Yuu dan mencoba untuk melukai jiwa Ren Yuu.


Tetapi sangat disayangkan bahwa jiwa tersebut salah mencari lawan karena Ren Yuu adalah seorang ahli dalam bidang kekuatan spiritual dan jiwa.


“Mati!”


Sraing!


Ren Yuu yang membuat tangannya berbentuk pedang pun langsung menebas ke arah jiwa tersebut setelah melapisi seluruh lengannya dengan kekuatan spiritual miliknya membentuk bidang tipis akan dapat membelah kekuatan spiritual lainnya.


Jrezh!


Jiwa itupun terbelah menjadi dua bagian dalam sekejap.


“Khaaa...” Jiwa tersebut meraung keras untuk beberapa detik lalu langsung pudar ke udara.


Bahkan untuk Zhang Fei juga menaikkan alisnya ketika menatap cara Ren Yuu yang sangat sederhana dalam berurusan dengan tengkorak tengkorak tersebut.


Namun, di sisi lainnya, pada jiwa-jiwa lain yang telah melihat Ren Yuu memusnahkan salah satu dari mereka pun meraung marah.


Puluhan tengkorak pun langsung menerjang ke arah Ren Yuu seperti tidak ada hari esok.


“Jiwa jiwa ini sama sekali tidak pernah untuk belajar. Tetapi, ini dapat dimaklumi karena jiwa-jiwa itu hanya bergerak karena insting mereka saja. Sebenarnya aku bisa membuat mereka semua pergi dengan kekuatan spiritual saja. Tetapi bisa dipastikan bahwa para Sipir akan mengetahui bahwa aku memiliki jiwa abadi!” Batin Ren Yuu dan merasa bukan keputusan bijak untuk menggunakan kekuatan spiritual penuhnya karena keberadaan Zhang Fei.


Menatap semua tengkorak yang datang padanya, tidak ada rasa takut dalam diri Ren Yuu. Ia pun langsung melesat dengan kecepatan penuhnya ke arah tengkorak-tengkorak tersebut lalu menyerang dengan cara yang sama. Kekuatan pada Tengkorak tersebut memang mencapai rata-rata Tier God Emperor Mid.


Alasan mengapa mereka sangat sulit dihadapi, itu dikarenakan mereka dapat bangkit kembali jika tidak ditangani dengan cara yang tepat. Dan Ren Yuu tentu melakukan cara yang tepat yaitu membuat jiwa secara paksa keluar dari tengkorak lalu ia menghabisi jiwa tersebut.


Brak! Brak! Brak!


Ren Yuu terus menyerang ke sana ke mari dan menghancurkan banyak Tengkorak serta menghabisi jiwa jiwa yang bersemayam di dalamnya. Diwaktu itu juga, ia melirik ke arah tertentu dan menemukan tiga sosok yang sedang mengintai dari jarak yang lumayan jauh.

__ADS_1


“Pasti mereka adalah para tahanan. Tampaknya mereka sengaja memancing tulang-tulang ini untuk menyerang kami dan di saat kami kelelahan, mereka akan muncul!” Batin Ren Yuu.


“Gunakan kekuatan spiritual kalian dengan cara yang tepat! Lakukan hal yang sama seperti Sipir itu!” Zhang Fei pun berteriak keras saat menatap kasi Ren Yuu yang dapat menghabisi para tengkorak dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Para Sipir lainnya langsung paham bagaimana cara Ren Yuu melakukannya walaupun mereka masih kesulitan untuk membuat kekuatan spiritual menjadi gaya tolak untuk mengusir jiwa dari tengkorak serta membuat kekuatan spiritual menjadi tajam agar dapat membelah jiwa hanya dengan satu serangan.


Dikejauhan, tiga sosok yang sedang mengintai pun memasang wajah jelek karena tidak menyangka bahwa akan ada kultivator seperti Ren Yuu yang langsung tau bagaimana cara berurusan dengan jiwa-jiwa.


“Apa yang harus kita lakukan? Apakah kita akan pergi? Tidak mungkin kita bisa menang jika jiwa-jiwa itu dihancurkan.” pria berbaju ungu pun berbicara dengan nada muram.


“Bagaimana?” Tanya pria dengan baju hitam.


Pria dengan baju merah tampak memasang wajah serius serta berpikir keras ketika menatap ke arah Ren Yuu.


“Dia hanya bisa menghabisi mereka satu per satu. Lalu, bagaimana jika kita memancing para jiwa untuk bersatu? Apa kalian ingat apa yang pernah dilakukan oleh bos dahulu?” Tanya pria berjubah merah.


“Hei, apa kau gila? Jika kita melakukan itu, para jiwa akan melacak kita. Mereka akan langsung menyerang kita setelah menghabisi mereka semua!” ucap pria berbaju hitam dengan nada marah.


“Kita hanya perlu kabur. Kita tidak bisa membiarkan seorang kultivator Tier God Exalt masuk ke Lembah Dewa. Bos juga pasti akan menyetujui apa yang ingin aku lakukan.” ucap pria berjubah merah lalu mengeluarkan beberapa benda aneh dari dalam cincin ruang miliknya.


“Kau gila!” Teriak pria berbaju hitam dan ungu bersamaan saat mereka langsung kabur dari tempat tersebut.


Pria berbaju merah hanya menyeringai lalu melaksanakan apa yang ingin ia lakukan.


“Bangkitlah jiwa-jiwa bersembunyi di dalam tempat ini. Ini hadiah untuk kalian!” Setelah menggumamkan hal itu, benda yang dipegang oleh pria berjubah merah itupun langsung tenggelam ke dalam tanah. Ia juga tidak membuang waktu dan langsung menghilang dari tempat tersebut karena jika ia berada di sana, ia mungkin akan menjadi target para jiwa.


Sementara itu, di tempat Ren Yuu yang sudah hampir membereskan semua Tengkorak, getaran yang lebih keras pun terjadi.


Di saat itu juga, tanah dalam radius beberapa km tampak ambruk ke bawah yang membuat Ren Yuu harus terbang ke udara. Bahkan tengkorak tengkorak lainnya juga ikut tenggelam ke dalam.


Para Sipir dan bahkan Zhang Fei menatap ke arah bawah dengan tatapan serius. Mereka semua pun terkejut ketika mendengar teriakan yang tampak seperti teriakan manusia yang sangat serak.


“Aaaaa...!”


Bussssh!


Dalam sejenak, sosok tengkorak raksasa pun muncul dari dalam tanah yang jatuh ke arah bawah. Kekuatan spiritual yang sangat mengerikan pun menyelimuti tengkorak tersebut.


“Apa...? Apa itu? Bagaimana mungkin ada Tengkorak manusia sebesar itu?” Salah satu Sipir bertanya dengan nada takut.

__ADS_1


“Itu adalah gabungan dari semua tengkorak yang ada di sini! Aku tidak tau bagaimana cara jiwa-jiwa itu melakukannya! Tetapi yang pasti, kita dalam bahaya saat ini!” ucap Zhang Fei dengan wajah muram saat menatap tengkorak yang memiliki wujud kolosal.


Sedangkan untuk Ren Yuu, matanya menyipit sedikit karena tentu dapat merasakan level kekuatan spiritual dari tengkorak tersebut. “Jika aku tidak menggunakan seluruh kekuatan spiritual milikku, maka aku tidak akan bisa menang!”


__ADS_2