
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci
Kata-kata yang keluar dari mulut Tang Chen membuat wajah Ren Yuu berkedut keras. Ia tidak menyangka bahwa Tang Chen akan memikirkan sesuatu sampai seperti itu.
Sedangkan untuk Zi Ling, tubuhnya membeku di tempat.
“Apa yang baru saja dia katakan? Untuk membuat keturunan?” Batin Zi Ling memproses semua kata-kata Tang Chen.
Zi Ling menatap ke arah wajah polos Tang Chen yang tampak bangga dengan kata-katanya sebelumnya. Wajahnya tiba-tiba gelap karena sangat marah.
“Persetan keturunan ibumu!” Teriak Zi Ling saat mengayunkan tendangan super kuat ke arah sel4*ngkangan Tang Chen.
Tang Chen yang tidak siap pun menerima tendangan maut tersebut.
Brak!
Sengatan listrik yang membuat semua tulang-tulang di tubuhnya bergetar pun terasa yang membuat Tang Chen membatu di tempat.
Ren Yuu yang menatap itu merasa sengatan listrik kecil di tubuhnya. Ia tidak bisa membayangkan rasa sakit seperti apa yang dialami oleh Tang Chen saat ini.
Bruk!
Tang Chen berlutut di tanah dan menatap ke arah Zi Ling dengan tatapan membunuh.
“Wanita sialan! Aku akan membunuhmu!” Tang Chen berkata dengan nada yang sangat marah bercampur dengan kesedihan karena ini adalah rasa sakit terkuat yang pernah ia rasakan seumur hidupnya. Ia hampir saja kehilangan buah zakarnya ketika menerima tendangan super kuat dari Zi Ling.
“Akulah yang akan membunuhmu!” Teriak Zi Ling saat mengayunkan tendangan lainnya ke arah wajah Tang Chen yang sedang berlutut memegang ke arah benda pribadinya.
Tap!
__ADS_1
Kaki Zi Ling di tangkap oleh Ren Yuu yang membuat wajah Zi Ling semakin marah. Ia menatap ke arah Ren Yuu dengan tatapan kesal karena ia dihentikan untuk memberi pelajaran pada Tang Chen.
“Hentikan Zi Ling.” ucap Ren Yuu dengan wajah sedikit lelah.
“Cih!” Zi Ling berdecak kesal mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Yuu tetapi ia tidak melanjutkan lagi.
Ren Yuu menggelengkan kepalanya lalu menatap ke arah Tang Chen dengan tatapan kasihan.
Dengan tubuh sedikit gemetaran, Tang Chen perlahan berdiri. Ia terus menatap ke arah Zi Ling dengan tatapan marah. Tetapi karena tampaknya Ren Yuu tidak ingin mereka bertengkar, ia hanya bisa diam. Tetapi ia saat ini sudah membenci Zi Ling sampai ke tulang-tulangnya.
“Lalu, kenapa kau masuk ke dunia ini Tang Chen?” Tanya Ren Yuu.
“Aku sedang mencari adikku yang diadili oleh seseorang lalu di lempar ke dunia ini!” ucap Tang Chen sedikit marah ketika mengingat adiknya yang malang.
“Jadi, berapa banyak dari kalian yang tersisa?” Tanya Ren Yuu penasaran.
“Jumlah kami mencapai dua puluh. Tetapi kami semua tersebar di Galaxy Cahaya Suci. Jika kami bersama, kami mungkin akan ketahuan karena biasanya suku kami selalu membentuk kelompok, tidak seperti binatang mitos serigala lainnya.” ujar Tang Chen.
“Apa yang kau lihat?” Tanya Zi Ling marah saat melipat kedua lengannya di depan dadanya.
Tang Chen hanya mendengus dan menatap ke arah Ren Yuu kembali karena terlalu malas berurusan dengan Zi Ling.
“Kami datang ke dunia ini untuk mencari seseorang yang sangat ahli dalam menempa.” jawab Ren Yuu tidak menyembunyikan tujuannya sama sekali.
“Seorang penempa? Aku pertama kali mendengarnya. Apakah ada seorang penempa luar biasa di dunia ini?” Tanya Tang Chen kembali.
“Ya. Zi Ling mengetahui di mana dia berada.” ucap Ren Yuu dan menatap ke arah Zi Ling.
Ketika Ren Yuu menatapnya, Zi Ling mengangguk kecil, “Aku ingat dengan jelas bahwa dia tinggal di Gunung Meteor, tempat yang memiliki banyak biji besi yang sangat berharga.”
__ADS_1
“Apa? Gunung Meteor? Bukankah itu salah satu dari tempat paling berbahaya di dunia ini? Yang aku tau, untuk mencapai kota yang terletak di Gunung Meteor, kita harus melewati para binatang buas yang sangat kuat. Mereka semua tampaknya menjaga tempat tersebut! Hanya para kultivator Tier God Exalt yang berani ke tempat itu!” ucap Tang Chen terkejut. Tetapi, ada hal lainnya yang ada di benak Tang Chen saat ini, yaitu ia juga mendapatkan informasi tentang beberapa tahanan yang di tangkap ulang lalu di kirim ke sana oleh pemimpin Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci.
Dan tujuan Tang Chen selanjutnya jika tidak dapat menemukan keberadaan adiknya adalah Gunung Meteor karena mungkin adiknya adalah salah satu dari mereka yang di tangkap dan di hawa ke sana.
“Benarkah? Jika seperti itu, apakah semua dari mereka yang tinggal di sana memiliki tingkat kultivasi Tier God Exalt?” Tanya Ren Yuu.
“Tidak seperti itu. Banyak juga kultivator yang lebih lemah lainnya tinggal di sana. Bisa dikatakan, kota yang terletak di puncak Gunung Meteor hanya bisa diakses oleh para kultivator Tier God Exalt. Dan sudja pasti banyak dari mereka yang memiliki keturunan ataupun kultivator yang secara acak terlempar ke sana.” ujar Tang Chen.
Ren Yuu hanya mengangguk kecil. Ia tentu akan tetap pergi ke sana karena ia harus membuat sebuah pedang yang bagus untuk Iblis Darah.
“Zi Ling, apakah kau tau arahnya?” Tanya Ren Yuu.
“Tidak. Letak tepatnya Gunung Meteor tidak aku ingat. Tetapi kita bisa membeli peta di beberapa kota acak yang ada di dunia ini.” ucap Zi Ling.
“Aku memiliki peta yang menjangkau lokasi Gunung Meteor.” ucap Tang Chen dan mengeluarkan sebuah peta lalu memberinya kepada Ren Yuu.
Ren Yuu tentu langsung menerimanya karena ia tidak mau membuang waktu lebih banyak lagi karena masih banyak yang harus ia lakukan setelah keluar dari Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci.
Saat menatap peta, Ren Yuu tau bahwa peta yang diberikan oleh Tang Chen kemungkinan hanya mencakup 1/16 dari luas dunia tersebut.
“Tampaknya dari lokasi kita saat ini kita bisa mencapai Gunung Meteor dalam waktu satu minggu lebih.” ucap Zi Ling saat menatap semua tempat di sekelilingnya dan langsung tau di mana lokasi mereka saat ini.
“Ayo kita pergi.” ucap Ren Yuu dan menatap ke arah Tang Chen, “Lalu ke mana tujuanmu?”
Tang Chen tampak berpikir untuk beberapa saat. Walaupun dikatakan untuk mencapai Gunung Meteor sangatlah sulit, ia pasti akan pergi ke sana juga akhirnya jika tidak dapat menemukan adiknya.
“Aku akan ikut.” ucap Tang Chen dan tidak ingin membuang waktu lagi berkeliling tidak jelas dan tidak mendapatkan hasil apa-apa.
“Cih! Kenapa kita harus bepergian bersama dengan makhluk berbulu ini?” Zi Ling sedikit tidak puas dan wajah Tang Chen menjadi gelap.
__ADS_1
Tang Chen sangat ingin mengalahkan Zi Ling saat ini tetapi tetap menahannya.
Ren Yuu hanya menggelengkan kepalanya lalu langsung terbang tanpa menunggu keduanya yang masih saling melotot.