
Realms Of The God's
Saat ini terlihat dua sosok yang terus mengayunkan Senjata mereka dengan kecepatan yang sangat tinggi, hanya dalam waktu satu detik saja, keduanya mengayunkan puluhan gerakan yang membuat percikan api benturan senjata.
Tring! Tring! Tring!
Ren Yuu terus mengayunkan Primordial Holy Sword dan Bloody Mist Sword secepat yang ia bisa dibantu oleh dua pedang lainnya yang dikendalikan oleh Ruby.
Ruby saat ini terus melayang di samping Ren Yuu, ke mana pun Ren Yuu, ia akan terus bergerak di sekitarnya tanpa bisa tertinggal sama sekali.
Sedangkan untuk Dewa Pencipta, ia sedikit kesulitan saat ini karena bantuan Ruby membuatnya tidak mampu menekan Ren Yuu lagi.
Sraing!
Tebasan yang dapat membelah Realms Of The God's pun dilancarkan oleh Dewa Pencipta.
Menatap itu, Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya. Ia pun menghilang dalam sekejap bersama dengan Ruby dan muncul tidak jauh dari lokasi tempat Dewa Pencipta berada.
“Gaya Ketujuh, Angel Of Darkness!”
“Dark Art, Darkness God's Sword!”
Ren Yuu pun mengayunkan Bloody Mist Sword ke arah Dewa Pencipta menggunakan seluruh kekuatannya. Itu adalah teknik yang berasal dari ibunya Hao Yue, tetapi ia memodifikasinya agar menjadi seni Art dalam sekejap. Tentu tujuannya agar serangan jauh lebih dahsyat.
Dua sosok berwana hitam muncul dalam sekejap dan langsung menyerang ke arah tempat Dewa Pencipta berada.
Menatap itu, Dewa Pencipta mengarahkan lengan kirinya ke arah tempat serangan datang.
Wusssh!
Dinding berwarna warni pun muncul dan mencoba menahan serangan dari Ren Yuu.
Blar!
Tiga tebasan raksasa pun langsung menabrak pengalang tersebut.
Krak! Krak!
Retakan terjadi yang membuat mata Dewa Pencipta menyipit. Ia tidak menyangka bahwa akan ada serangan sekuat itu berasal dari Ren Yuu yang bahkan mampu merusak pertahanannya.
Ren Yuu yang menatap itu pun tidak tinggal diam. Primordial Holy Sword perlahan pudar menjadi butiran hukum dan ia pun mengarahkan tangan kanannya ke arah Dewa Pencipta.
Dark Hole!
Dung!
Ketika lubang kegelapan muncul di dekat Dewa Pencipta, Primordial Holy Sword pun melesat dari dalam lubang kegelapan.
Dewa Pencipta telah mengetahui hal itu, ia pun langsung memutar tubuhnya dan mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
__ADS_1
Trang!
Zrrrrt!
Ketika Dewa Pencipta memblokir Primordial Holy Sword, ruang aneh tampak robek seketika. Tetapi ia menyipitkan matanya karena merasakan dua serangan datang dari dua arah yang berbeda.
Wusssh!
Dua pedang yang diselimuti oleh kabut hitam melesat tepat ke arah kepala Dewa Pencipta. Serangan itu adalah pedang yang dikendalikan oleh Ruby.
“Sungguh merepotkan!” Batin Dewa Pencipta. Ruang hampir saja robek ketika ia mengeluarkan kekuatannya.
Zhep!
Dewa Pencipta tiba-tiba menghilang yang membuat mata Ren Yuu menyipit. Ruby yang gagal menyerang langsung menarik lantai ke tujuh dan ke delapan untuk berjaga-jaga.
“Di mana dia?” Ruby mencoba melacak menggunakan energi dan hukum yang berasal dari Menara Kegelapan.
Ketika Ren Yuu menggunakan insting terkuatnya dan hukum Takdir, matanya melebar karena melihat sekilas bahwa dirinya tekena serangan.
Bam!
Ren Yuu merasakan dunianya berputar saat sebuah pukulan mengenai tepat di kepalanya.
Ruby yang terikat dengan Ren Yuu juga ikut terpental bersama.
Wusssh!
Tubuh Ren Yuu terus bergerak layaknya sebuah meteor menabrak dunia dan keluar dari Realms Of The God's.
“Yuu’er!” Feng Xuer berteriak ketika melihat putranya di pukul dengan kekuatan yang sangat mengerikan. Ia ingin mendekat tetapi di tahan oleh Hao Yue.
“Saudari, tenang! Yuu'er pasti akan baik-baik saja! Jika kita mendekat, dia pasti akan kesulitan bertarung sambil melindungi kita.” ucap Hao Yue.
Feng Xuer yang mendengar ucapan Hao Yue hanya bisa mengepalkan tangannya dengan kuat sampai-sampai berdarah.
Bahkan untuk Kun-Peng dan Xia Qingyue hanya bisa diam karena tau bahwa pertarungan itu sudah berada di luar level yang mampu mereka ikut. Dan jika mereka memasuki pertarungan, mereka hanya akan menjadi beban.
Di sisi lain, Mythical Ancient Dragon God hanya bisa menggertakkan giginya dengan kuat. “Apa tidak ada yang bisa kita lakukan?”
“Jagan pergi ke sana! Kita hanya akan menghalanginya.” Sheng Mei yang berada di sebelah Sheng Qi'er pun berbicara.
Mythical Ancient Dragon God tentu paham apa maksud dari Sheng Mei. Walaupun ia dahulu dijuluki sebagai Raja Naga, ia tidak mampu melawan sosok seperti Dewa Pencipta. Itu sama ketika ia melawan Absolute Dragon God yang telah menemukan God King, ia sama sekali bukan tandingannya. Lagi pula, Dewa Pencipta lebih kuat dari Absolute Dragon God itu sendiri.
Duar!
Tubuh Ren Yuu menabrak penghalang antara Realms Of The God's dan Realms Of The Giant.
Zhep!
__ADS_1
Setelah menyetabilkan tubuhnya, wajah Ren Yuu semakin muram dan mencoba mencari keberadaan Dewa Pencipta.
“Ren Yuu! Dia telah bergabung dengan Nine Realms itu sendiri!” Teriak Ruby karena ia tau dengan jelas ketika Dewa Pencipta melakukan hal itu, dia pasti akan bisa muncul di mana saja.
Namun, Ruby masih berpikir kenapa sedari awal Dewa Pencipta tidak melakukannya ketika Ren Yuu diambang terobosan menjadi God King. Tetapi Ruby tidak tau bahwa itu terkait dengan Wu Qiu yang memegang Guci Azulet.
Dan itu akan membuat semua tekniknya gagal. Itu adalah sebuah Artefak Surgawi curang yang dapat menggagalkan banyak teknik. Tetapi sangat disayangkan bahwa Ren Yuu sama sekali tidak bisa menggunakan Guci Azulet karena itu hanya mengakui satu tuan di setiap generasi, dan saat ini tuan dari Guci Azulet adalah Wu Qiu. Itu sama seperti Menara Kegelapan milik Ren Yuu.
Mendengar kata-kata Ruby, wajah Ren Yuu langsung dingin seketika. Ia pun langsung mengerahkan energi dan hukum dalam jumlah yang sangat besar yang membuat Realm Of The Giant menjadi gelap seketika.
“Ruby! Gunakan perisai!” Teriak Ren Yuu saat merentangkan kedua tangannya.
Ruby langsung paham apa yang dimaksud oleh Ren Yuu lalu mengendalikan lantai pertama sampai Kedelapan Menara Kegelapan.
“Dark Art, Universe Destruction!”
Dewa Pencipta yang sedang bergabung dengan Nine Realms pun melebarkan matanya ketika menatap apa yang hendak dilakukan oleh Ren Yuu.
“Sial!” Teriak Dewa Pencipta saat membaluti seluruh tubuhnya dengan ending dan hukum miliknya.
Duar!
Ledakan energi dan hukum Kegelapan terjadi di Realms Of The Giant.
Wusssh!
Ledakan itu menyapu semua yang ada di Realms Of The Giant.
Dalam waktu satu detik, Realms Of The Giant telah dimusnahkan oleh Ren Yuu.
Ketika ledakan mereda, terlihat Ren Yuu yang dibaluti oleh bintik-bintik hitam yang melindunginya dari ledakan bersama dengan Ruby. Ruang di tempat tersebut sudah kosong. Bahkan tidak ada satu planet pun tersisa.
Dark Hole!
Deg!
Ren Yuu menghilang bersama dengan Ruby dan muncul di Realms Of The Sea karena ia merasakan aura asing di tempat itu.
Ketika Ren Yuu muncul dan menatap sekelilingnya, matanya tertuju ke arah tertentu.
Butiran-butiran hukum pun tercipta lalu membentuk sosok seseorang yang tidak lain adalah Dewa Pencipta.
Namun Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya karena sudah paham bagaimana kekuatan Dewa Pencipta bekerja.
Saat ini Dewa Pencipta sedang menyeka darah dari mulutnya dan menatap ke arah Ren Yuu dengan dingin.
“Ternyata benar! Walaupun mungkin tubuhnya itu bisa dilukai, itu tetap akan pulih dalam sekejap walaupun mungkin kekuatannya akan berkurang banyak untuk beregenerasi. Tetapi, jika kita menghancurkan salah satu Realms dia akan menerima luka permanen yang artinya, tubuh sejatinya adalah Nine Realms itu sendiri!” ucap Ruby.
Ren Yuu mengangguk kecil dan sedikit kagum dengan analisis Ruby. Tetapi dengan begitu, ia akhirnya tau seperti apa cara untuk melukai Dewa Pencipta dengan serius.
__ADS_1