
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci, Lembah Dewa
Keesokan harinya, Ren Yuu yang sedang bermeditasi pun membuka matanya karena merasakan seseorang yang mendekat.
“Sepertinya sudah waktunya.” Batin Ren Yuu karena ia mengenali tanda qi tersebut yang tidak lain adalah salah satu dari bawahan kepercayaan Ming Hao. Ia pun langsung berdiri lalu keluar dari kediaman sederhana yang ia tempati selama sehari.
“Bos menunggumu di istana.” ucap pria berbaju merah yang bernama Mo Zu. Ia bisa dikatakan sebagai tangan kanan Ming Hao karena dialah yang terpintar dari dua rekannya yang lain.
“Ya.” Ren Yuu pun mengangguk dan langsung terbang mengikuti Mo Zu yang langsung berbalik pergi setelah mendengar jawabannya.
Selama dalam perjalanan, Ren Yuu juga melihat semua para tahanan lainnya juga sedang bergerak ke arah istana tanda bahwa Ming Hao membawa semua pasukannya untuk mendapatkan Mutiara Jantung Dewa.
Sesampainya di dalam istana, terlihat Ming Hao yang telah berdiri di depan semua kultivator. Di sampingnya terlihat dua bawahannya yang lain yang memiliki tingkat kultivasi Tier God Emperor Late.
Ketika Ren Yuu tiba, ia langsung berdiri di sebelah Ming Hao tanda ia bukanlah bagian dari bawahan seperti tiga kultivator Tier God Emperor Late di belakangnya.
Hal ini membuat Mo Zu dan kedua rekannya memasang wajah yang sangat gelap tetapi hanya diam karena merasa bahwa tidak lama lagi Ren Yuu akan menjadi mayat di tangan mereka dan bos mereka.
Bahkan untuk semua bawahan Ming Hao lainnya terkejut bahwa ada kultivator acak yang hanya memiliki tingkat kultivasi Tier God Emperor Mid berani berdiri dengan setara bersama Bos mereka, Ming Hao.
“Bocah sialan ini!” Wajah Ming Hao sedikit gelap ketika melihat Ren Yuu yang berdiri di sebelahnya seolah-olah mereka setara. Tetapi, ketika memikirkan kembali perjanjian mereka, apa yang dilakukan oleh Ren Yuu memang tidak salah sama sekali. Namun, tetap saja ia ingin menghabisi Ren Yuu sekarang juga. Tetapi karena keahlian Ren Yuu, ia pun menahannya.
“Kalian semua harus tau bahwa sebentar lagi acara besar di Lembah Dewa akan terjadi. Di sini, aku meminta dukungan kalian semua untuk merebut semua Mutiara Jantung Dewa yang akan muncul sesuai dengan legenda yang ada. Namun, kalian jangan berkecil hati, sebagai imbalan, kalian pasti akan mendapatkan banyak benda berharga.”
__ADS_1
“Selain itu, aku dapat menjamin kelangsungan hidup kalian setelah pengambilan Mutiara Jantung Dewa selesai. Apakah ada dari kalian yang keberatan?” Tanya Ming Hao menatap ke arah semua kultivator yang kebanyakan dari mereka memiliki kultivasi Tier God Emperor Late.
Para kultivator yang berada di hadapan Ming Hao tidak ada yang keberatan sama sekali karena memang sedari awal, Ming Hao memang sudah menjadi pelindung mereka semua di tempat tersebut.
Karena tidak ada yang berbicara, Ming Hao pun mengangguk puas. “Ayo kita pergi, tujuan pertama kita adalah Danau Kebenaran.”
Setelah itu, Ming Hao pun langsung terbang memimpin jalan diikuti oleh Ren Yuu, Mo Zu dan kedua rekannya lalu semua bawahan Ming Hao lainnya.
Ren Yuu yang terbang dekat dengan Ming Hao sebenarnya bertanya-tanya apa sebenarnya itu Danau Kebenaran. Mungkin hanya dirinya yang tidak mengetahui tempat seperti apa itu karena semua bawahan Ming Hao tidak memasang wajah penasaran.
“Tempat seperti apa itu Danau Kebenaran?” Tanya Ren Yuu kepada Ming Hao.
“Wajar bila kau tidak mengetahuinya, Danau Kebenaran adalah salah satu tempat unik di Lembah Dewa. Bisa dikatakan, tempat itu merupakan rumah untuk jiwa-jiwa kultivator yang mati di tempat ini. Alasan itu disebut sebagai Danau Kebenaran, itu dikarenakan setiap kultivator yang masuk ke dalam danau yang diisi oleh jiwa-jiwa akan memperlihatkan semua kebenaran tentang dirinya. Tidak hanya itu, masih banyak rahasia yang ada di Danau kebenaran.”
“Danau itu diisi oleh kekuatan spiritual yang sangat besar, para jiwa yang berada di dalam sana sudah terlalu merasa bahwa dengan kekuatan spiritual yang ada di Danau Kebenaran sehingga mereka tidak memiliki niat untuk keluar.”
“Apa yang hendak ingin kau lakukan terhadap jiwa-jiwa itu?” Tanya Ren Yuu dengan wajah serius.
“Tentu saja untuk menyingkirkan pesaing lainnya. Di tempat tertentu di pusat Lembah Dewa, tepatnya di jalan menuju tempat Mutiara Jantung Dewa berada, ada tempat tertentu yang diskusi oleh para jiwa.” ucap Ming Hao dengan senyum kejam diwajahnya.
“Tempat yang disukai oleh para jiwa? Kata-kata orang ini sama sekali tidak memiliki kebenaran. Apa fungsi dari tempat yang disukai oleh para jiwa?” Batin Ren Yuu melirik ke arah Ming Hao sekilas karena sudah menduga tempat seperti apa itu yang dikatakan oleh Ming Hao.
Namun begitu, Ren Yuu hanya diam karena tentu dirinya juga memiliki rencana untuk kedepannya serta cara untuk merebut Mutiara Jantung Dewa.
__ADS_1
**
Di tempat lainnya, saat ini terlihat empat sosok yang muncul di tempat tertentu di Lembah Dewa.
“Apakah kau yakin melakukan ini?” Tanya seorang pria muda dengan tampilan sederhana. Ia adalah salah satu dari petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci.
Di hadapan dua pria muda dan satu wanita muda tersebut, terlihat pria dengan rambut berwarna ungu yang tidak lain adalah Dewa Yama.
“Ya, akan percuma jika apa yang kita incar bersama dengan Tuan tidak kita dapatkan. Tidak hanya untuk kita yang akan datang, masih banyak kultivator kuat lainnya yang akan datang untuk merebut benda ini. Namun, jika kita tidak memberikan pengorbanan yang cukup, maka benda itu kemungkinkan tidak akan muncul!” ucap Dewa Yama.
“Tampaknya insiden terciptanya Lembah Dewa akan terulang kembali.” Petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci yang satu-satunya wanita pun berkata dengan nada serius.
“Ya. Keempat pendahulu kita telah jatuh di tangan Dewa Kegelapan itu dengan cara yang sangat aneh walaupun di waktu itu dia hanya memiliki kultivasi Tier God Exalt. Mendengar cerita ini juga membuat siapapun tidak akan percaya tetapi Tuan mengatakan bahwa itu adalah kebenarannya. Tidak perlu membuang waktu lagi, segera kirim pesan kepada semua Sipir tentang hal ini, tidak terkecuali untuk para Sipir Tier God Exalt! Rencana yang telah di tunggu Tuan dalam waktu yang lama akan dimulai!” Dewa Yama menatap ke arah ketiga rekannya dan memberi perintah.
Ketiga Petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci memasang wajah serius lalu mengeluarkan Giok Komunikasi untuk memerintahkan seluruh Sipir yang merupakan bawahan mereka untuk datang ke Lembah Dewa. Dan misi yang tercatat di dalam adalah, menghabisi semua tahanan yang lepas.
Setelah itu, ketiganya menatap ke arah Dewa Yama lalu mengangguk kecil karena telah melakukan apa yang diperintahkan.
Dewa Yama juga mengangguk lalu melakukan hal yang sama. Setelah itu, ia pun melihat ke arah tempat tertentu di hadapannya saat ini, tempat itu tampak kosong tetapi ketiganya terlihat seperti sedang memperhatikan sesuatu.
“Lakukan!” Perintah Dewa Yama saat ia mendarat di saat bebatuan di tempat yang tampak biasa tersebut.
Ketiga Petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci lainnya pun langsung menghilang lalu muncul di beberapa batu lainnya.
__ADS_1
Keempatnya pun membuat gerakan yang sama lalu meletakkan telapak tangan mereka di batu tersebut.
“Formasi Segel! Pelepasan Penjara Neraka Abadi!”