
Makam Para Dewa
Aura yang begitu kuat pun terpancar dari tubuh Jin Ming saat tubuhnya bersatu dengan Tungku Sage.
Namun, Jin Ming merasa bahwa jiwanya berguncang karena suatu hal. Wajahnya sedikit gelap dan melirik ke tempat tertentu.
“Kehendak diriku yang berisi pecahan jiwaku telah dilahap oleh seseorang! Siapa itu?” Batin Jin Ming sangat marah. Ia tau bahwa butuh waktu lama untuk membuat sisa kehendak agar mampu bangkit ke bentuk dirinya sendiri. Dan yang telah dihancurkan oleh seseorang yang tidak lain adalah Sheng Mei adalah kehendak jiwa terakhir yang ia miliki.
Dengan kata lain, jika Jin Ming dikalahkan dan dirinya hancur, sudah pasti ia tidak akan bisa dibangkitkan kembali kecuali dirinya yang lain yang saat ini masih di segel di Tongkat Sage terbebas dan mencoba membangkitkan dirinya.
“Setelah ini selesai, aku akan membuat kehendak jiwa lain.” Batin Jin Ming saat menatap ke arah Ren Yuu dan Wu Qiu yang sudah bersiap-siap untuk bertarung.
Karena tingkat kultivasi Ren Yuu saat ini berada di Tier True God 9th Heavenly Layer dan Wu Qiu berada di Tier True God 8th Heavenly Layer, ia merasa yakin akan menang.
Jika saja Ren Yuu dan Wu Qiu berada di puncak Tier True God 9th Heavenly Layer, dirinya pasti tidak akan mau bertarung karena sudah tau pasti akan kalah. Jin Ming sudah membuat prediksi akan hal itu sehingga ia tidak pergi.
Hal lainnya, karena Jin Ming adalah pengguna kekuatan Samsara juga, tentu ia dapat merasakan bahwa siklus reinkarnasi Ren Yuu dan Wu Qiu telah terputus yang artinya jika salah satu dari keduanya tewas, maka tidak akan ada kesempatan untuk bangkit. Ini adalah hal yang membuatnya bingung karena tidak tau siapa yang melakukan hal itu.
Zhep!
Di kedua tangan Jin Ming, dua Tongkat yang merupakan duplikat dari Tongkat Sage pun mulai terbentuk melalui qi-nya yang bercampur dengan kekuatan yang berasal dari Tungku Sage.
Sementara itu, Ren Yuu pun menggunakan Armor Dark Knight. Di belakang punggungnya, terlihat lantai ketujuh dan kedelapan Menara Kegelapan hancur berkeping-keping dan membentuk banyak pedang yang melayang di punggungnya layaknya sebuah sayap.
Di tangan kanan Ren Yuu, Bloody Mist Sword berdengung keras saat dilapisi oleh energi dan hukum Kegelapan serta Darah. Tekanan yang berada dari tubuhnya tampak meningkat drastis.
Ketika menggunakan Menara Kegelapan, Ren Yuu merasa bahwa penglihatannya sedikit berbeda. Hukum Takdir yang ia kuasai juga tampak seperti menyatu dengan tubuhnya sendiri. Itu seperti bahwa dirinya tidak perlu menggunakan hukum Takdir untuk melihat serangan di masa depan untuk sepersekian detik.
Sedangkan untuk Wu Qiu, Guci Azulet bersinar terang di hadapannya. Energi dan Hukum Cahaya pun perlahan merembes lalu menyelimuti tubuhnya sendiri.
“Body of the Goddess of Light!”
Wusssh!
Pakaian baru terlihat perlahan terbentuk di tubuh Wu Qiu. Ia tampak terlihat seperti seorang Dewi sungguhan saat ini. Pedang cahaya berjumlah sepuluh pun muncul di bawah telapak kakinya membentuk lingkaran dan terus berputar-putar.
Tidak hanya sampai di situ, Wu Qiu pun mengibaskan lengannya lalu Guci Azulet bereaksi sekali lagi.
Dung!
Hukum Cahaya tampak meledak dalam radius tidak sampai sepuluh meter.
“Reinforcement Light Art, Heavenly Light!”
Ketika hukum tersebut meresap ke dalam tubuh Ren Yuu dan Wu Qiu, kecepatan keduanya pun tampak meningkat.
Ren Yuu dapat merasakannya. Ia pun menaikkan sudut bibirnya karena tau bahwa Guci Azulet pastilah memiliki banyak fungsi yang belum terlihat.
“Dewa Kegelapan, Dewi Cahaya! Waktunya bagi kalian berdua untuk mati!” Teriak Jin Ming.
Teleportation!
Zhep!
__ADS_1
Jin Ming muncul dalam sekejap di depan Wu Qiu dan langsung mengayunkan tongkat di tangan kanannya.
Mata Wu Qiu menyipit dan langsung menciptakan dua pedang cahaya di tangannya lalu mengangkatnya ke arah atas.
Trang!
Bom!
Ledakan aura kuat tertentu bercampur dengan energi dan hukum Cahaya melesat ke segala arah.
Wajah Wu Qiu sangat serius saat ini karena Jin Ming yang hanya setengah tubuh dan bahkan tidak mencapai kekuatan 5% dari puncaknya sudah sekuat itu.
Zhep!
Ren Yuu muncul dalam sekejap di samping Jin Ming dan langsung melewati Jin Ming tanpa terlihat sama sekali.
“Future Slash!”
Trang!
“Hm?” Ren Yuu terkejut karena dirinya meningkatkan kecepatan waktu ketika menyerang tetapi Jin Ming masih dapat menahan tebasannya.
Teleportation!
“Sage Art, Space Chaos!”
Bam! Bam!
Ren Yuu dan Wu Qiu pun terpental ke dua arah yang berbeda ketika Jin Ming menyerang keduanya menggunakan tongkat sekuat tenaga.
Sword of the Goddess of Light!
Wusssh!
Sepuluh pedang yang ada di bawah Wu Qiu pun melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke berbagai arah yang berbeda.
Sementara itu, Ren Yuu pun menyatukan kedua telapak tangannya karena berkonsentrasi untuk membuka lubang kegelapan tertentu dan menggunungnya ke tempat lainnya.
Dark Hole!
Di tempat sepuluh pedang Wu Qiu, lubang kegelapan pun muncul lalu semua pedang tersebut masuk ke dalam.
Jin Ming yang baru saja memukul mundur Ren Yuu dan Wu Qiu pun memasang wajah serius. Ia pun tiba-tiba memutar tubuhnya lalu memukul ke arah tertentu.
Trang!
Sebuah pedang cahaya tiba-tiba muncul dari udara tipis dan mencoba untuk menusuknya.
Tring! Tring! Tring!
Jin Ming terus-menerus memukul ke sana ke mari dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dan setiap kali ia mengayunkan tongkatnya, sebuah pedang akan terpental menjauh lalu lenyap seketika.
Wu Qiu yang telah menyetabilkan tubuhnya pun membuat kuda-kuda menyerang ketika sebuah pedang biru muncul tiba-tiba di tangan kanannya.
__ADS_1
“Sea Queen Sword, Dance Off The Sea Of Light!”
Wu Qiu berputar dengan cara aneh beberapa kali lalu menebas ke arah Jin Ming yang masih sibuk menghalau pedang-pedang cahaya.
Bussssh!
Cahaya yang tampak seperti sebuah tsunami pun menerjang ke arah Jin Ming berada.
“Hm? Apa itu?” Batin Jin Ming karena tidak pernah mengetahui bahwa Dewi Cahaya akan mampu menggunakan teknik basis cahaya seperti itu.
“Sage Art, Divine Shield!”
Kedua tongkat milik Jin Ming pun melayang di kiri dan kanannya lalu membentuk penghalang yang menahan pedang-pedang cahaya untuk beberapa saat.
Tatapan Jin Ming tertuju pada tsunami cahaya yang sudah sangat dekat. Ia pun mengangkat sedikit kedua tangannya saat aura berwarna abu-abu perlahan muncul.
“Sage Art, Divine Extinction!”
Jin Ming pun mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah tsunami cahaya tersebut. Saat itu terjadi, qi berwana abu-abu meledak membentuk sebuah sosok Raksasa dan menerjang ke arah tsunami cahaya.
Duar!
Ledakan besar terjadi yang membuat tempat tersebut berantakan.
Ren Yuu yang awalnya terus mengendalikan teknik Dark Hole pun menyipit sedikit.
“Dia memang sangat kuat!” Batin Ren Yuu dan langsung masuk ke lubang kegelapan yang ada di hadapannya.
Zhep!
Ren Yuu muncul dalam sekejap di belakang Jin Ming yang baru saja selesai menghancurkan teknik milik Wu Qiu.
Future Shift!
Sraing! Sraing! Sraing!
Bilah berwarna hitam tampak seperti ayunan pedang pun terlihat mengelilingi Jin Ming saat Ren Yuu bergerak di waktu berbeda dan terus mengayunkan Bloody Mist Sword yang telah diselimuti oleh hukum Kegelapan.
Trang! Trang!
Krak! Krak!
“Teknik yang merepotkan!” Batin Jin Ming saat menatap bahwa teknik pertahanan menggunakan dua tongkat yang ia gunakan sebelumnya hampir saja pecah oleh tebasan bertubi-tubi Ren Yuu.
Teleportation!
Zhep!
Jin Ming pun berpindah dalam sekejap ke tempat yang lumayan jauh dari Ren Yuu. Tetapi ia memandang wajah jelek ketika Wu Qiu tiba di depannya sambil mengayunkan pedang biru dengan kedua tangan.
“Kau tidak akan bisa terus-menerus melakukan teleportasi! Matilah!” Teriak Wu Qiu saat mengayunkan Sea Queen Sword.
“The Light of Destruction!”
__ADS_1
Sraing!