God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Diburu


__ADS_3

Domain Pembantaian


“Apa fungsi kristal berwana merah itu?” Tanya Ren Xie'er ketika melihat Ren Yuu menelan Kristal Darah.


Mendengar pertanyaan putrinya, Ren Yuu pun langsung menjelaskan secara rinci.


“Oh? Jadi seperti itu.” Tanpa membuang waktu, ia pun mengeluarkan Kristal Darah dari cincin ruang yang ia jarah lalu menelannya. Ia merasakan bahwa energi di dalam tubuhnya meningkat dalam jumlah tertentu.


“Kenapa aku tidak merasakan bahwa Origin Core Pembantaian terbentuk?” Gumam Ren Xie'er bingung.


“Tidak semudah itu. Kau menelan dua Kristal Darah, kemungkinan, dibutuhkan puluhan Kristal Darah agar berhasil. Juga, itu tergantung pada tubuhmu apakah cocok menumbuhkan Origin Core Pembantaian.” Balas Ren Yuu.


“Oh.. seperti itu.. jika begitu, ayo kita mencari lebih banyak Kristal Darah.” Ren Xie'er pun sedikit bersemangat karena ingin melampaui apa yang dicapai oleh kakaknya Yu Ling Er.


Bom!


Ledakan besar terjadi dikejauhan sebelum Ren Yuu membalas kata-kata putrinya.


“Tampaknya target kita saat ini ada di sana,” ucap Ren Yuu dengan senyum kecil. Ia tidak terlalu peduli apakah ia bisa membentuk Origin Core Pembantaian atau tidak. Ia hanya datang ke tempat tersebut untuk menemani putrinya berpetualang.


“Baiklah! Ayo kita buru mereka semua!” Ren Xie'er pun langsung melesat tanpa menunggu jawaban Ren Yuu.


Menatap itu, Ren Yuu hanya menggelengkan kepalanya karena merasa bahwa putrinya tersebut hanya memikirkan sebuah kompetensi agar terlihat lebih unggul.


Setelah Ren Yuu dan Ren Xie'er bergerak ke arah tempat lain mendekati pusat Domain Pembantaian, dua makhluk yang merupakan ras Barbarian pun melewati portal memasuki Domain Pembantaian.


“Hm? Mereka sangat cepat bergerak. Untuk pemula seperti mereka berdua, keduanya tidak memeriksa daerah terdekat terlebih dahulu.” ucap salah satu dari mereka yang memiliki tubuh kekar berwana merah. Ia adalah bagian dari ras Blood Titan sama seperti Dewa Pembantaian saat ini, begitu juga dengan satu lagi rekannya.


“Kita tidak ahli dalam melacak karena kekuatan spiritual kita lebih lemah dibandingkan dengan ras lainnya. Jika seperti ini, kita akan menggunakan rencana tercepat.” Satu Blood Titan lainnya membalas.


Blood Titan sebelumnya pun mengangguk. Mereka telah memberikan Blood Drink khusus kepada Ren Yuu dan Ren Xie'er sebelumnya. Tentu mereka telah membuat persiapan yang matang untuk menangkap Ren Xie'er di Domain Pembantaian.


Di telapak tangan salah satu Blood Titan, cairan seperti darah perlahan muncul. Ia pun langsung mencengkramnya lalu cairan tersebut meledak.


Zhep!


Uap merah menyebar ke segala arah dan menuju semua makhluk yang telah masuk dan meminum Blood Drink kecuali untuk Ren Yuu dan Ren Xie'er.


“Aku telah mengirim pesan untuk pencarian dengan hadiah 1.000 Kristal Darah bagi siapapun yang menangkap wanita itu lalu menghabisi pendampingnya.” ucap Blood Titan tersebut.

__ADS_1


“Itu lebih baik! Ayo, kita juga harus mencari keduanya karena lebih cepat kita menangkapnya, lebih cepat rencana selanjutnya dilakukan!”


Blood Titan yang memiliki tinggi dua meter itupun mengangguk kecil dan keduanya langsung bergerak ke arah yang berbeda untuk mencari keberadaan Ren Yuu dan Ren Xie'er.


Para makhluk yang masuk ke dalam Domain Pembantaian pun terkejut bahwa ada misi perburan tiba-tiba. Biasanya, misi seperti itu diterbitkan oleh Dewa Pembantaian untuk menghabisi seseorang yang menantangnya. Tetapi kali ini, hadiah yang ditawarkan pun sangatlah besar.


Karena misi tersebut, semua dari makhluk yang ada di Domain Pembantaian pun langsung bergerak karena mereka tau ke mana tujuan target, yaitu pusat Domain Pembantaian.


Semua makhluk yang ada di sana telah menghitung waktu bahwa ujian mendapatkan Kekuatan Domain Pembantaian akan muncul dalam waktu kurang dari sehari, dan tujuan semua makhluk yang masuk tentu saja mencoba mendapatnya. Jadi, cara tercepat mencari keberadaan wanita Fairy Race yang menjadi misi perburuan pasti akan menuju ke sana.


Ren Yuu dan Ren Xie'er sama sekali tidak tau tentang hal tersebut. Ketika mereka bertemu musuh, pertarungan pun terjadi.


Namun Ren Yuu merasa ada yang janggal ketika menatap musuh-musuh mereka tampak bersemangat menatap putrinya dan semua musuh ingin membunuhnya.


Dari hal itupun, Ren Yuu langsung paham bahwa putrinya saat ini sedang menjadi target karena suatu alasan tertentu.


Duar!


Ledakan besar terjadi saat Ren Yuu menggunakan teknik berbasis Kekuatan Kehancuran. Ia pun menatap ke arah putrinya yang sedang melawan dua makhluk kuat. Ketika ia ingin membantu, putrinya pun mengirim transmisi suara kepadanya yang membuatnya terhenti.


Pertarungan terus berlanjut dan saat ini Ren Xie'er sedang dipojokkan karena melawan satu makhluk Tier True God 5th Heavenly Layer dan satu Tier True God 4th Heavenly Layer.


Ren Yuu menatap ke arah makhluk yang tampak seperti Atlantis Race walaupun sedikit berbeda.


“Ha-ha-ha! Serahkan dirimu! Menyerahlah wanita! Kau masih terlalu lemah saat ini!” Teriak individu yang sedang menekan Ren Xie'er.


Mendengar itu, Ren Xie'er semakin marah. Walaupun ia sudah menggunakan kekuatan penuhnya, ia tetap saja ditekan.


“Jika kau tidak menyerah, maka aku akan membuatmu sekarat!” makhluk yang merupakan campuran Atlantis Race tersebut pun langsung menaikkan level kekuatannya ke puncak dan menerjang ke arah Ren Xie'er.


Bang!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, sebuah pukulan mendarat di perut Ren Xie'er yang membuatnya terpental sangat jauh. Walaupun ia cepat, ia masih jauh lebih lambat dari pada seorang makhluk Tier True God 5th Heavenly Layer.


Bom!


Ren Xie'er yang mendarat, perlahan berdiri. Ia menggerakkan giginya dengan kuat lalu mengerahkan kekuatan yang lebih besar melampaui yang bisa ia tarik dari tubuhnya.


Ketika musuh mendekat, Ren Xie'er ingin menyerang tetapi terkejut karena satu sosok muncul di belakang lawannya.

__ADS_1


“Apa?” Atlantis campuran tersebut terkejut karena tidak dapat merasakan keberadaan sosok yang merupakan Ren Yuu yang tiba-tiba muncul di belakangnya.


Sraing!


Ren Yuu yang sedikit marah pun langsung mengayunkan Bloody Mist Sword ke arah leher Atlantis campuran tersebut.


“Kau kira bisa menyerang ku dengan serangan seperti itu?” Atlantis campuran tersebut mencemooh Ren Yuu dan langsung memiringkan kepalanya karena sudah melihat arah lintasan pedang Ren Yuu.


Namun, Atlantis campuran tersebut terkejut saat sebuah lengan yang kuat mencengkram kepalanya ketika ia menghindar.


“Mati!” ucap Ren Yuu dingin. Tangan kirinya pun langsung diselimuti oleh Kekuatan Kehancuran terkuat yang bisa ia kerahkan.


Blar!


Petir Hitam menyambar ke segala arah saat Ren Yuu membunuh Atlantis campuran tersebut dengan Kekuatan Kehancuran.


Rekan Atlantis campuran yang dibunuh oleh Ren Yuu pun menegang di tempat.


Ren Yuu hanya menatap ke arah samping dan berkata, “Berikutnya giliranmu!”


Deg!


Ren Yuu langsung menghilang dan muncul di belakang musuh sambil mengayunkan lengan kanannya membentuk cakar.


Makhluk tersebut ingin menghindar tetapi Ren Yuu langsung membelokkan arah lintasan serangan agar tidak meleset karena ia sudah melihatnya melalui hukum Takdir.


Jleb!


Tangan Ren Yuu pun langsung menembus jantung makhluk tersebut dan membunuhnya secara instan. Ia menarik lengannya dan menatap tubuh musuh perlahan terjatuh ke permukaan tanah.


Ren Xie'er terdiam dan mengepalkan tangannya. Ia menatap Ren Yuu dengan sedikit tatapan kebencian kali ini.


Tentu hal itu tidak luput dari pandangan Ren Yuu yang membuatnya terdiam.


“Aku membencimu!” ucap Ren Xie'er dan langsung pergi dari tempat itu menuju pusat Domain Pembantaian.


“Apa yang terjadi?” Batin Ren Yuu heran. Ia tidak mengerti mengapa putrinya berkata seperti itu. Ia pun teringat sedikit saat pertama kali ia membunuh dua Abyssal Race, dan tampaknya putrinya tidak senang juga walaupun menyembunyikannya.


Ren Yuu hanya bisa menghela nafas panjang. Ia pun langsung mengikuti putrinya itu karena ia tau bahwa Ren Xie'er memang sangat ceroboh. Dan ia tidak ingin putirnya itu terluka karena kecerobohannya.

__ADS_1


Juga, ia ingin mencari tau kenapa tampaknya putrinya sangat tidak suka dibantu.


__ADS_2