
Jalan Asura, Kota Asyura
“Apakah benar bahwa ayah akan mengampuni mereka berdua?” Tanya Ren Zi penuh harap bahwa ayahnya akan melepaskan teman baiknya serta wanita yang ia cintai.
Ren Yuu melirik ke arah Ren Zi dan langsung menendang perutnya dengan keras.
Buak!
Ren Zi pun terpental beberapa meter dan merasakan sakit di perutnya karena ayahnya menggunakan cara khusus agar membuat tubuhnya merasakan sakit walaupun itu tampak seperti tendangan sederhana.
“Kau sangat lemah. Jika itu orang lain dan bukan ayah, keduanya pasti sudah terbunuh. Ingat ini Ren Zi, aku tidak melarangmu untuk bersamanya dan berteman dengannya juga. Tetapi, jadilah kuat. Jika tidak, kau akan kehilangan orang yang penting bagimu!” ucap Ren Yuu sedikit dingin. Ia tentu akan melakukan hal itu karena tidak ingin putra pertamanya jatuh hanya karena wanita.
Ren Zi pun yang masih berbaring mencengkram erat permukaan tanah. Ia paham dengan apa yang dimaksud oleh ayahnya. Ayahnya memberikan kebebasan kepadanya tetapi harus menanggung semuanya sendiri. Keputusan ada di tangannya. Ia sama sekali tidak membenci ayahnya karena melakukan hal itu tetapi ia sangat berterimakasih karena ia semakin bertekad untuk menjadi jauh lebih kuat agar bisa melindungi orang yang penting baginya.
Bahkan Feng Xuer saat ini hanya diam karena mendengar kata-kata yang diucapkan oleh putranya itu. Memang benar bahwa apa yang dikatakan oleh Ren Yuu adalah yang paling masuk akal saat ini.
Jika saja yang berdiri di depan Yao Lao dan Yao Bing saat ini adalah Jin Xan, tidak akan ada ampun sama sekali, keduanya pasti tewas dengan cara paling brutal.
“Ren Yuu.. karena keduanya berhubungan dengan Jin Xan walaupun mereka korban dan yang kau katakan bahwa ibu mereka adalah musuh lamamu, aku hanya mengatakan bahwa kau masih terlalu lunak.” Kun-Peng pun berbicara.
__ADS_1
Ren Yuu paham dengan apa yang Kun-Peng katakan. Ia tidak akan membantahnya sama sekali karena memang ia masih memiliki sifat pemaaf walaupun hampir kehilangan hal itu sebelumnya ketika membangkitkan garis darah Black Dragon Of Destruction.
“Ya, jika itu situasi lain, aku pasti akan menghancurkan mereka.” Balas Ren Yuu dan menatap ke arah Yao Lao dan Yao Bing lagi.
Keduanya menegang mendengar percakapan Ren Yuu dan Kun-Peng.
“Namun, kesalahan ibumu sama sekali tidak terkait denganmu, bukan karena aku melihat bahwa Ren Zi memiliki hubungan yang sangat bagus dengan kalian. Walaupun aku tidak bisa dianggap sebagai manusia lagi, pada dasarnya asalku adalah manusia, aku akan mencoba menaruh kepercayaan kepada kalian berdua. Namun, ingat hal ini, ketika kalian melakukan kesalahan yang sama dengan ibu kalian, maka disaat itulah aku akan menunjukkan seperti apa neraka yang sesungguhnya!” ucap Ren Yuu saat matanya berubah menjadi mata Naga.
Yao Lao dan Yao Bing gemetaran menatap mata Ren Yuu. Keduanya pun mengangguk cepat karena sedari awal memang mereka tidak ingin mengecewakan Ren Zi ketika mereka berkelana bersama selama dua tahun. Bahkan ibu mereka berbicara banyak hal tentang masa lalu, setelah mereka jatuh di tangan Jin Xan, hanya penyesalan yang tersisa karena bahkan ibu mereka selalu mencari cara untuk lepas dari Jin Xan dan membebaskan mereka berdua walaupun harga yang harus dibayar adalah nyawanya.
“Tuan.. aku..” Yao Lao ingin berbicara tetapi di potong oleh Ren Yuu.
Yao Lao dan Yao Bing hanya menunduk dan menggertakkan gigi keduanya. Mereka tentu paham bahwa tidak semudah itu memaafkan perbuatan ibu mereka yang mengkhianati Ren Yuu dan Ren Huanran di masa lalu. Setelah itu, ibu mereka bahkan mencoba membunuh dan menjebak Ren Yuu sekali lagi. Sudah merupakan berkah menurut mereka Ren Yuu tidak membunuh keduanya ditempat.
“Yan Di!” Teriak Ren Yuu.
Zhep!
Yan Di muncul dalam sekejap ketika mendengar teriakan Ren Yuu yang diperluas menggunakan energi spiritual.
__ADS_1
“Buat pasukan yang ahli dalam melacak dan buat penjagaan di titik tertentu di wilayah keluarga Ren agar tidak ada yang mencoba melacak apapun ke dalam.” Perintah Ren Yuu.
“Baik!” Yan Di pun langsung menghilang untuk memberi tau kepada Hao Ling dan Hao Qinzhu juga.
“Ibu, buat Segel Spiritual. Aku yakin pasti akan ada yang mencari kedua anak ini! Aku tidak ingin sesuatu terjadi pada keluarga kita walaupun ini hanya mungkin untuk berjaga-jaga.” ucap Ren Yuu menatap ke arah ibunya.
Feng Xuer hanya mengangguk kecil karena itu bukanlah sesuatu yang sulit untuknya yang memiliki kekuatan spiritual terkuat yang pernah ada. Ia langsung mengarahkan telapak tangannya ke arah langit dan energi spiritual langsung menyelimutinya seluruh wilayah Keluarga Ren. Bahkan untuk semut pun tidak akan lolos dari pelacakan Feng Xuer saat ini.
“Dan ingat Kun-Peng, mungkin suatu hari nanti Jin Xan akan datang sendiri menjemput keduanya walaupun aku tidak terlalu yakin. Tanam segel Devour milikmu kepada semua anggota keluargaku agar ketika sesuatu yang buruk akan terjadi, pindahkan mereka semua. Aku akan menjelaskannya kepada mereka nanti.” Ucap Ren Yuu melalui transmisi suara. Walaupun hal ini terlihat berlebihan, tentu ia tidak akan tinggal diam ketika menyangkut terhadap sosok yang bernama Jin Xan.
Kun-Peng mengangguk kecil karena ia paham bagaimana brutalnya Jin Xan dan pasti akan melakukan apa saja demi mencapai tujuannya. Dengan adanya dirinya, serta kesedian para anggota keluarga Ren di tanam segel Devour yang dapat memindahkan apapun ke tempat yang sangat jauh, semuanya akan baik-baik saja.
“Jika semuanya sudah selesai, aku ingin beristirahat,” ucap Ren Yuu sedikit lelah. Ia tidak menyangka bahwa menjadi pemimpin ternyata sulit. Walaupun keluarga Ren saat ini masih di pimpin oleh kakeknya Ren Doushi dan Gurunya Hao Yue, suatu hari tanggung jawab pasti jatuh ke tangannya. Ia tidak mengerti bagaimana keduanya mampu mengurus banyak hal dalam waktu ratusan tahun di Jalan Asura.
Ketika Ren Yuu mengatakan itu, Lan Xiuro pun tiba di samping Ren Yuu lalu menggandengnya.
“Baiklah, aku akan mengantar suami ke tempat beristirahat.” Lan Xiuro langsung menawarkan dengan senyum di wajahnya yang membuat banyak istri Ren Yuu lainnya memutar bola mata mereka ke arah Lan Xiuro.
Menatap ke arah Lan Xiuro, Ren Yuu hanya bisa menghela nafas lebih panjang karena tampaknya memiliki istri banyak bahkan lebih merepotkan dari pada menjadi seorang pemimpin.
__ADS_1