God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Menghentikan Pertarungan


__ADS_3

Kemunculan Dragon Slayer Lance membuat Dewa Binatang Buas dan Xiao Lin sangat muram. Tentu keduanya tau tentang sejarah mengerikan tombak yang ada di tangan Ren Yuu.


“Dia bahkan telah mendapatkan Dragon Slayer Lance! Tombak itu akan melukai binatang monster dan Beast Race lebih parah dari pada makhluk lainnya.” Batin Dewa Binatang Buas muram.


“Ibu.. Yuu-Yuu.. hentikan.. jangan bertarung lagi!” Xiao Xiao yang masih memeluk Feng Xuer pun akhirnya berbicara sambil masih terus menangis. Ia tidak ingin keluarganya bertarung habis-habisan dengan beberapa Naga Perak yang telah merawatnya sampai saat ini.


Ren Yuu menatap ke arah Xiao Xiao sejenak lalu perlahan berubah ke bentuk manusia dari bentuk setengah Naganya.


“Apakah mereka memperlakukanmu dengan buruk sebelumnya, Xiao Xiao?” Tanya Feng Xuer.


“Tidak ibu, Tuan Dewa Binatang Buas dan Guru Xiao Lin selalu merawatku dengan baik.” Xiao Xiao pun menjelaskan. Ia tidak ingin kedua kubu bertarung karena hanya kehadiran Xiao Qin.


“Cih! Sungguh tidak menyenangkan. Padahal ayahmu Kun-Peng pasti bisa menghabisi kadal sembilan kepala ini.” Kun-Peng mendengus karena sedikit tidak puas bahwa Xiao Xiao menghentikan pertarungan mereka.


Xiao Xiao melepaskan pelukannya dari Feng Xuer dan menghapus air matanya. Ia pun menatap Kun-Peng dengan jijik untuk beberapa saat lalu melihat kembali ke arah Xiao Lin.


“Guru, tolong jangan bertarung lagi. Ibu dan Yuu-Yuu memang selalu seperti itu jika ada seseorang yang mencoba menyakiti aku atau keluarga kami yang lainnya. Guru harusnya mengerti..” Xiao Xiao sedikit memohon agar Gurunya tidak menaruh dendam terhadap keluarganya.


Xiao Lin menatap Xiao Xiao dengan tatapan campur aduk. Ia tau bahwa dari sikap Xiao Xiao, sudah pasti dia akan memilih keluarganya dari pada siapapun dari reaksi pertama Xiao Xiao ketika Feng Xuer dan Ren Yuu tiba.


“Saudaraku, hentikan sampai di sini. Tidak ada gunanya untuk bertarung karena semua ini memang salah Xiao Qin. Mereka memiliki hak untuk membunuhnya karena mencoba untuk membunuh Xiao Xiao sebelumnya. Sudah merupakan sebuah pengampunan hanya dengan mengambil lengan kanannya.” Xiao Lin pun hanya bisa menyerah karena tau pertarungan pasti tidak bisa dimenangkan walaupun kelompok Ren Yuu akan mengalami kerugian besar juga. Namun, satu yang Xiao Lin ketahui, dengan kekuatan Ren Yuu, para Beast Race pasti akan tunduk di bawah perintah Ren Yuu dan mereka harus menghadapi anggota mereka sendiri jika pertarungan pecah.


Dewa Binatang Buas tetap memasang wajah yang sangat dingin setiap saat. Ia juga paham konsekuensi yang akan mereka terima. Namun, tetap saja ia tidak terima seseorang tidak memberinya wajah walaupun itu adalah salah satu dari Raja Naga.


“Bawa muridmu itu. Aku akan melupakan hal ini hanya untuk satu kali. Jika lain kali kejadian seperti ini terulang, aku tidak akan tinggal diam! Walaupun kau adalah Raja Naga, aku akan mencoba sebisaku untuk memusnahkan mu!” ucap Dewa Binatang Buas dan langsung menghilang dalam sekejap ke suatu tempat.

__ADS_1


“Cih! Apakah dia pikir kita akan takut dengan ancaman itu?” Dengus Ren Yuu. Ia adalah pewaris Kirin, adalah hal memalukan jika ia diancam oleh Beast Race.


“Itulah sebabnya kau harus menyerangnya dari awal. Ayahmu Kun-Peng pasti akan membantumu membereskannya!” Kun-Peng pun sedikit mengeluh karena sudah lama ia tidak bermain dengan Dewa Binatang Buas.


Feng Xuer menatap putranya dan Kun-Peng dengan tatapan kosong penuh arti karena tampak sangat egois jika berada dihadapan Beast Race. Ia sekarang mengerti bagaimana hirarki Beast Race, darah mereka membuat mereka sangat egois dan mencoba untuk menekan Beast Race lainnya jika ada masalah kecil terjadi.


Namun, hal ini jugalah yang membuat para God Race dan Abyssal Race sangat malas untuk berurusan dengan para Beast Race, itu karena keagresifan mereka.


Xiao Xiao sudah mengerti tentang hal itu dari awal. Ia adalah Beast Race, dan tentu saja paham tempramen para Beast Race apalagi memiliki garis darah yang tinggi. Ia juga sebenarnya seperti itu, namun, karena terbiasa di awal ia adalah Beast Race tingkat rendah yang telah berevolusi, ia masih bisa menekan keagresifannya sesekali.


Tetapi, untuk Beast Race seperti Raja Naga, itu adalah hal mustahil untuk menekan keegoisan mereka dihadapan Beast Race lainnya.


Untuk Kun-Peng, itu sedikit berbeda karena kekuatannya dalam hal kecepatan tidak bisa dibantah sama sekali. Hal itu membuatnya sangat besar kepada dan bahkan ketika Jin Xan datang, ia juga menantangnya.


Xiao Lin dan Xiao Fang tidak berbicara lagi dan membawa Xiao Qin kembali ke Istana Naga Perak.


“Bagaimana sekarang Yuu'er?” Tanya Feng Xuer kepada putranya itu. Mereka telah berhasil menemukan Xiao Xiao dan tujuan selanjutnya akan diputuskan oleh putranya.


“Kita akan pergi ke Istana Naga Perak untuk saat ini.” ucap Ren Yuu. Ketika ia melihat ke arah ibunya, seseorang sudah menerjangnya dalam sekejap.


“Xiao Xiao..” Bisik Ren Yuu saat melihat Xiao Xiao langsung memeluknya dengan erat.


“Aku sangat merindukanmu selalu.” Bisik Xiao Xiao dengan nada penuh kerinduan.


“Dia istrimu?” Tanya Kun-Peng tidak percaya karena awalnya ia hanya mendengar bahwa Xiao Xiao adalah keluarga mereka.

__ADS_1


“Apakah ada masalah dengan itu?” Tanya Ren Yuu dengan kerutan di wajahnya dan membelai kepala Xiao Xiao yang terbenam di dadanya.


Kun-Peng terdiam dan mengenang masa lalu. Di saat masa itu, sangat banyak Kun-Peng betina yang berada di sisinya, tetapi, karena mengejar kekuatan, ia pun akhirnya meninggalkan mereka semua. Karena hal itu, ia menjadi Kun-Peng terakhir dari jenisnya.


“Tidak ada apa-apa. Ayo kita pergi.” Kun-Peng pun bergerak ke arah Istana Naga Perak dengan wajah sedikit pahit saat ini karena menjadi spesies terakhir dari Kun-Peng. Dan satu hal yang harus diketahui, para Kun-Peng tidak pernah tertarik melakukan perkawinan silang.


Feng Xuer hanya terdiam dan menatap putra dan menantunya itu yang masih terus berpelukan melepaskan rasa rindu yang sudah sangat dalam.


Satu menit.. dua menit..


“Yuu'er.. Xiao Xiao.. sampai kapan kalian akan berpelukan?” Goda Feng Xuer sambil terkekeh kecil.


Xiao Xiao langsung memerah karena sadar bahwa ibu mereka yang masih menonton mereka berpelukan setiap saat.


Xiao Xiao pun perlahan melepaskan pelukannya dan memukul dada Ren Yuu dengan tinju kecilnya. Ia langsung menyalahkan suaminya itu karena terus memeluknya.


Ren Yuu terkekeh kecil melihat Xiao Xiao yang malu-malu. Ia pun mengingat tentang Xinxin dan Mei lalu mengeluarkannya dari Sea God Palace.


“Di mana ini?” Tanya Xinxin penasaran dan menatap Xiao Xiao dengan heran sesaat.


“Xiao Xiao!” Seru Xinxin terkejut dan langsung memeluk Xiao Xiao karena sudah sangat lama ia tidak melihatnya.


“Xinxin?” Xiao Xiao sedikit heran bahwa Xinxin juga berada di sini. Ia pun menatap ke arah Ren Yuu dengan mata sedikit menyipit.


Ren Yuu hanya melihat ke arah lain karena mengerti tatapan itu.

__ADS_1


Xiao Xiao pun cemberut karena ia langsung sadar bahwa Xinxin, mantan Goddess Of The Sea di planet Desolate telah menjadi saudarinya juga.


Lalu tatapan Xiao Xiao jatuh ke Mei tetapi ia tidak memikirkan hal itu karena merasakan darah Kirin tidak lengkap padanya. Ia langsung membuat spekulasi bahwa Mei menerima garis darah Ren Yuu dan memiliki hubungan seperti orang tua dan anak kepada suaminya.


__ADS_2