God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Bertemu


__ADS_3

Jalan Asura, Kota Asyura


Di depan wilayah kediaman keluarga Ren, Ren Yuu yang sedang mendekat ke gerbang dan membawa Ren Xie'er di punggungnya pun terhenti seketika. Ia langsung melihat ke arah tertentu dengan wajah serius.


“Siapa itu tadi? Sangat banyak sosok kuat yang mencoba memeriksaku. Satu dari mereka memiliki level Jiwa Abadi walaupun kekuatan spiritualnya masih di bawahku. Dan satu lagi, kekuatan spiritual itu begitu besar, jauh di atas ku walaupun masih di bawah ibu. Dan yang terakhir..” Batin Ren Yuu. Wajahnya sedikit muram karena dapat merasakan level kekuatan terakhir yang melacaknya. Itu jauh lebih besar dari Kun-Peng sekalipun. Ia membuat spekulasi bahwa dia adalah Asura.


“Tetapi, siapa dua lainnya?” Batin Ren Yuu lagi. Ketika ia ingin melacak asal sumber kekuatan yang memeriksanya, mereka telah menghilang.


“Siapa pun mereka, mereka bukan sosok yang bisa aku atasi!” Batin Ren Yuu.


“Ayah? Ada apa?” Tanya Ren Xie'er bingung menatap ayahnya yang tiba-tiba terhenti lalu menatap ke arah lain dengan sangat serius.


“Tidak ada apa-apa.” Ren Yuu pun tersadar karena pertanyaan putrinya lalu menggelengkan kepalanya.


“Hei! Siapa kau? Ayo bertarung! Manusia sepetimu yang tidak memiliki nama tak layak dengannya!” Salah satu pemuda berbicara ketika menghampiri Ren Yuu bersama dengan beberapa pemuda lainnya.


“Ha?” Ren Yuu menaikkan sedikit alisnya. Tidak layak? Akulah yang menghasilkannya. Apa urusanmu?


Ren Yuu ingin berbicara seperti itu. Namun ia tetap diam dan terus berjalan karena terlalu malas untuk mengurusi bocah-bocah tidak tau diri.


Melihat Ren Yuu yang hanya diam dan berjalan melewati mereka semua, semua pemuda yang ada di sana sangat marah.


“Bajingan! Jangan abaikan kami!”


Teriakan tersebut hanya diabaikan oleh Ren Yuu.


“Dasar pengecut! Datang kemari dan lawan kami semua! Apa kau takut? Manusia sepertimu cepat atau lambat akan mati!”


“Apa kau dengar? Ibumu pasti j4lang karena melahirkan pengecut sepetimu!”


Teriakan hinaan yang menusuk pun terdengar di telinga Ren Yuu. Wajahnya gelap ketika mendengar kata-kata terakhir tersebut.


Ren Xie'er yang awalnya tidak peduli pun memasang wajah gelap karena mereka bahkan berani menghina neneknya dengan kata-kata seperti itu.


Tap!


Ren Xie'er langsung turun dan menatap semua dari mereka dengan tatapan membunuh.


“Kalian semua akan mati!” ucap Ren Xie'er dingin yang membuat semua pengagumnya terkejut.

__ADS_1


Ren Yuu perlahan berbalik dan menatap sekitar hampir dua puluh pemuda dengan tingkat kultivasi Tier True God 5th Heavenly Layer yang paling tinggi.


“Apa kalian bilang sebelumnya? Bagus! Aku selalu mengabaikan kata-kata kalian yang lain. Tetapi tidak untuk yang terakhir! Kalian sudah mati!” Saat kata-kata Ren Yuu terucap, tubuhnya perlahan membesar dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Bahkan Ren Xie'er yang menatap itu terkejut karena ayahnya bisa berubah menjadi seekor naga. Ia mengingat kembali ketika ia bertarung di Domain Pembantaian bahwa ia bisa menumbuhkan sayap, cakar dan ekor layaknya naga juga.


“Itu..”


Para pemuda yang ada di tempat itupun gemetaran saat merasakan aura mencekam serta penindasan yang sangat mengerikan dari sosok dengan ukuran yang sangat mencengangkan.


“Roar...”


Ren Yuu meraung keras lalu mengayunkannya cakarnya sekuat tenaga ke arah semua pemuda itu.


Bom!


Blar!


Ledakan seperti gelombang kejut bercampur dengan Petir pun menerjang ke arah yang sangat jauh. Hanya dengan satu ayunan cakarnya, jurang yang sangat lebar tercipta sepanjang puluhan km yang membuat banyak bangunan rusak di kota tersebut.


**


Di kediaman Ren, semua anggota keluarga Ren Yuu yang sedang berbincang-bincang pun terhenti karena mendengar suara raungan naga lalu ledakan besar terjadi.


Hao Yue yang merasakan itu pun menggelengkan kepalanya. Ia merasa bahwa muridnya itu selalu saja terlibat dalam masalah.


Ren Yui dan Cai'Zi adalah yang pertama menghilang dan menuju ke tempat Ren Yuu berada karena tentu mereka berdua sudah sangat merindukan Ren Yuu.


Feng Xuer pun langsung menghilang untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Setelah itu, semua anggota keluarga Ren Yuu juga ikut pergi untuk melihat siapa yang mencari masalah dengan Ren Yuu.


**


“Apa yang terjadi?” Yan Di pun langsung muncul di lokasi bersama Hao Ling dan Hao Qinzhu dan terkejut saat menatap sosok raksasa yang baru saja selesai mengayunkan cakarnya.


Tatapan Yan Di kini tertuju ke arah jurang kawah kecil yang di belakangnya terlihat jurang lebar membentang ke tempat yang sangat jauh. Wajahnya pucat saat menatap banyak mayat yang ia kenali.


Hanya beberapa dari mereka yang selamat itupun dalam kondisi yang mengenaskan.


“Ayah.. bagaimana caramu berubah menjadi Naga?” Ren Xie'er pun langsung muncul di atas kepala ayahnya dan bertanya dengan antusias.

__ADS_1


Ketika Yan Di, Hao Ling dan Hao Qinzhu mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Xie'er, ketiganya tertegun di tempat.


Ren Yuu tidak menjawab dan langsung perlahan mengecil kembali ke bentuk manusia. Ia menatap ke arah kawah kecil sejenak lalu ke arah Yan Di.


“Lama tidak bertemu, Yan Di.. tampaknya kau sehat-sehat saja.” ucap Ren Yuu dengan senyum kecil.


“Tuan muda..” Hao Ling dan Hao Qinzhu berteriak terkejut melihat Ren Yuu.


“Tuan muda?” Yan Di pun tercengang menatap Ren Yuu yang sedikit berbeda. Bedanya, Ren Yuu jauh lebih muda dan tampak seperti pemuda berumur 16 tahun.


“Hei ayah.. kenapa ayah kembali ke bentuk manusia? Cepat ayah.. beritahu aku bagaimana caranya berubah menjadi Naga!” Seru Ren Xie'er karena merasa dirinya yang bisa berubah ke bentuk setengah naga pasti juga bisa menjadi naga raksasa seperti ayahnya.


Melihat putrinya yang sangat antusias, Ren Yuu sedikit berkedut. Ketika ia ingin menjawab, suara seseorang yang familiar terdengar di telinganya.


“Kakak..”


“Ayah..”


Ren Yuu langsung melihat ke arah sumber suara dan menemukan dua sosok yang sangat ia kenal.


“Zi Kecil.. Yui..” Ren Yuu pun tersenyum menatap keduanya.


Wusssh!


Ren Yui langsung menerjang dan memeluk Ren Yuu hingga terjatuh ke permukaan tanah. Ia menangis keras karena ternyata ayahnya memang selamat.


“Yui..” Ren Yuu pun mengelus kepala putrinya itu yang sedang menangis keras di pelukannya.


Ren Xie'er di sisi lain pun cemberut menatap kakaknya itu. Ia masih ingin bertanya tentang cara berubah menjadi naga untuk memuaskan rasa ingin tahunya.


Lalu, Hao Yue pun muncul dalam sekejap bersama dengan Feng Xuer juga.


“Yuu'er..” Gumam Hao Yue.


Mendengar suara familiar itu, Ren Yuu pun melihat ke arah samping dan menemukan Gurunya yang saat ini sedang bersama dengan ibunya.


Ren Yuu pun perlahan melayang sambil membiarkan Ren Yui terus memeluknya.


“Guru.. lama tidak bertemu.” ucap Ren Yuu dengan nada yang begitu hangat. Ia tentu sangat merindukan Gurunya itu selalu karena ia memang telah menganggap Hao Yue seperti ibunya juga.

__ADS_1


Dan jawaban yang diterima oleh Ren Yuu tidak sesuai harapannya.


Bletak!


__ADS_2