God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Tiga Anak


__ADS_3

Jalan Asura


Asura yang saat ini sedang bermeditasi seperti biasa pun langsung berdiri dari tempatnya bermeditasi.


“Itu..! Aku tidak menyangka bahwa akan ada makhluk yang mencapai kondisi yang sama dengan para makhluk terkuat dari Alam Dunia Lain! Walaupun saat ini Kultivasinya hanya Tier True God 7th Heavenly Layer, tetap saja dalam hal energi kehidupan, tidak akan jauh berbeda dengan Tier True God 8th dan 9th Heavenly Layer. Dan juga, energi spiritual ini adalah yang terkuat yang pernah aku rasakan. Bahkan melebihi pemimpin Alam Dunia Lain! Tidak diragukan lagi bahwa seseorang telah memiliki cara untuk melahap sebuah inti sebuah Realms!” Ucap Asura ketika melihat ke arah letak Realms Of The Soul dengan tatapan yang sangat serius.


“Siapapun itu, dia adalah seseorang yang sangat berbahaya sampai-sampai aku dapat merasakan terobosannya!” Lanjut Asura dan menatap ke arah tertentu kembali.


Tatapannya menembus ke suatu tempat di Jalan Asura, dan penglihatannya tertuju kepada dua pemuda dan satu wanita yang sedang berlatih bersama.


“Ketiga anak yang tidak memiliki batas potensi untuk tumbuh adalah harapan terakhirku! Tidak ada yang tau bahwa aku, sang Asura akan berada diambang kematian!” Asura menggenggam erat tinjunya karena mengingat tentang hal tersebut. Ia tidaklah maha kuasa, namun ia mengalami hal yang membuatnya hampir tewas yaitu ketika berhadapan dengan Absolute Dragon God. Dengan energi miliknya yang sangat khusus, ia masih bisa bertahan hidup sampai saat ini.


Namun, jika ia melakukan pertarungan sedahsyat itu sekali lagi, ia pasti akan langsung kehilangan nyawanya sendiri.


“Jin Xan! Aku sudah tau bahwa kaulah penyebab amukan Absolute Dragon God!” Ucap Asura dan melihat ke arah lainnya. Tatapannya tertuju kepada seorang wanita cantik yang memiliki tanda tetesan darah di dahinya.


“Ouroboros Snake God! Apakah aku harus mengijinkannya untuk mewarisi semua milik Absolute Dragon God yang berada di Jalan Asura?” Asura tidak bisa memutuskan semuanya saat ini karena masih ingat tentang amukan Absolute Dragon God terakhir.


“Ini adalah cara terakhir. Saat ini aku harus fokus untuk melatih ketiga anak itu. Ren Zi, Ren Xiu dan Ren Xie'er!”


Siapa ketiga individu dengan nama depan Ren tersebut?


**


“Hentikan sampai di sini!” Teriak seorang wanita berambut putih.


“Huft.. Huft.. Huft..” tiga anak yang baru saja beranjak dewasa pun terengah-engah. Dua diantaranya tergeletak di permukaan tanah sementara satu lainnya duduk dengan lemah.

__ADS_1


“Zi'er.. Xiu'er.. kalian harus berusaha lebih keras lagi. Peningkatan kalian terlalu lambat!” Teriak wanita berambut putih tersebut.


“Tapi nenek.. kenapa hanya kami berdua? Kenapa Ren Xie'er tidak pernah ditegur?” Keluh anak berumur 16 tahun yang bernama Ren Zi.


Ren Zi adalah seorang pemuda tampan berambut putih pendek yang membuat banyak orang mengingatkannya tentang seseorang tertentu.


Satu lagi pemuda yang bernama Ren Xiu pun mengangguk setuju walaupun tatapannya terlihat selalu datar. Ia adalah seroang pemuda yang memiliki fitur wajah tampan sangat dingin dengan rambut hitam legam.


“Diam! Dia adalah adik kalian berdua! Sudah seharusnya kalian melindunginya selalu!” Teriak wanita berambut putih dengan nada tidak puas.


Ren Zi dan Ren Xiu menatap ke arah gadis yang tampak berumur hampir mencapai 15 tahun dengan tatapan cemberut lalu keduanya menghela nafas panjang.


Sementara itu gadis cantik dengan pakaian aneh serba hijau, dengan rambut pirang halus panjang, kulit putih seperti batu giok dan mata berwarna emas hanya menjulurkan lidahnya saat melihat kedua kakaknya yang tampak depresi. Ia adalah adik bungsu dari Ren Zi dan Ren Xiu yang bernama Ren Xie'er.


“Nenek Hao Yue.. setelah selesai berlatih, temenin aku berbelanja..” Ren Xie'er berkata dengan nada bersemangat sedikit dan langsung menghampiri wanita cantik berambut putih yang bernama Hao Yue, Guru Ren Yuu.


Karena, tentu ketiga anak itu adalah putra dan putri dari murid yang ia anggap sebagai putranya sendiri, Ren Yuu.


Ren Zi, Ren Xiu dan Ren Xie'er terlahir dengan bakat luar biasa mengerikan dan juga garis darah yang sangat tidak normal. Ketiganya saat ini adalah murid dari penguasa Jalan Asura, Master Asura.


Namun, karena mereka bertiga masih muda, Hao Yue menggantikan Asura sementara waktu untuk melatih ketiganya.


Tiga anak itu juga lahir dalam waktu yang lama karena kuatnya garis darah mereka sehingga membutuhkan waktu yang lama di dalam kandungan. Hal seperti itu biasa terjadi karena persentase untuk seseorang dengan garis darah yang kuat memiliki keturunan sangatlah kecil. Dan untuk menunggu kelahiran anak seperti itu akan dibutuhkan waktu yang lama juga.


Hao Yue juga pernah mengalami hal itu sebelumnya dan mengandung anak dalam waktu ratusan tahun lamanya sebelum putra dan putrinya dibunuh tepat di depan matanya.


“Xie'er.. lebih baik kau berlatih lebih giat lagi. Benda-benda yang selalu kau beli itu tidak berguna sama sekali karena bentuknya sangat cantik. Suatu hari nanti, kau akan mengerti mengapa nenek dan ibumu menekankan agar kalian bertiga berlatih dengan keras. Bukankah Guru kalian juga mengatakan hal itu?” Tanya Hao Yue dengan lembut sambil menepuk kepala mungil Ren Xie'er.

__ADS_1


Ren Xie'er sedikit cemberut dan itu terlihat sangat imut. Ia sangat mirip dengan ibunya yang bernama Xueqi.


Di sisi lain, Ren Zi dan Ren Xiu tidak puas karena nenek mereka tercinta begitu lembut berbicara kepada adik mereka dan ketika untuk mereka berdua, hanya penindasan yang sering terjadi.


Ren Zi adalah putra sulung Ren Yuu dengan Xing Jianying. Itu mengambil nama leluhur clan Ren karena Xing Jianying menghormati sosok tersebut dari cerita yang Ren Yuu pernah katakan kepada Xing Jianying.


Sementara Ren Xiu adalah putra Ren Yuu dengan Ren Huanran. Ini adalah sesuatu yang ambigu sebenarnya karena Ren Yuu adalah keponakan Ren Huanran tetapi ketika anak itu sama sekali tidak mengetahuinya.


“Cih! Maha Guru.. serahkan ketiga anak ini biar aku latih dengan serius!” Kata seorang wanita cantik yang terlihat sedikit tomboi.


Ketiga anak itu kaku di tempat saat mendengar suara yang membuat mereka mengalami mimpi buruk yang sangat nyata.


“Oh? Ling Er? Kau sudah kembali? Bagaimana hasilnya?” Tanya Hao Yue kepada wanita tomboi yang merupakan murid pertama Ren Yuu, Yu Ling Er.


“Seperti biasa.. mereka sama sekali tidak memiliki kemampuan. Aku hanya menggunakan 50% kekuatanku.” Ucap Yu Ling Er sombong. Ia sangat suka memamerkan pencapaiannya kepada Ren Yuu dan satu lagi tentu kepada Hao Yue yang sangat ia hormati.


“Kakak.. kakak sebelumnya tepatnya menggunakan 54% kekuatan penuh.” Suara wanita lembut terdengar kembali.


Wajah Yu Ling Er sedikit kaku dan menatap ke belakang dengan tatapan tidak puas.


“Kakak!” Seru ketiga anak itu dan menghampiri wanita yang berada di belakang Yu Ling Er.


Hao Yue menatap wanita yang dibelakang Yu Ling Er dengan senyum karena ia juga tidak pernah bertemu dengan seseorang selembut, dan sangat suci seperti wanita yang menjadi murid kedua Ren Yuu, Xue Ling Long.


Ketiga anak itu memeluk Xue Ling Long yang membuat Yu Ling Er semakin cemberut. Ia tentu sangat berbeda karena menunjukkan kasih sayangnya kepada tiga anak Gurunya dengan cara melatihnya dengan keras.


Melihat itu, mata Hao Yue sedikit berkaca-kaca dan menatap ke arah lainnya.

__ADS_1


“Yuu'er..”


__ADS_2