
Makam Para Dewa
“Guci Azulet!” Sosok tersebut pun berbicara dengan nada yang sangat dingin. Ia tentu dapat mengenali salah satu dari dua Artefak Surgawi seseorang yang kemudian kini dipegang oleh dua individu.
Salah satunya adalah Menara Kegelapan, itu dipegang oleh Dewa Kegelapan. Dan Guci Azulet, Artefak Surgawi tersebut dipegang oleh Dewi Cahaya.
Tatapan individu tersebut pun tertuju pada arah tertentu. Wajahnya semakin muram ketika melihat hukum cahaya yang begitu kuat perlahan-lahan berkumpul dan membentuk sosok wanita cantik.
“Dewi Cahaya! Akhirnya kau tiba?”
Sosok wanita yang disebut sebagai Dewi Cahaya yang tidak lain adalah Wu Qiu pun muncul tidak jauh dari tempat Ren Yuu berasal.
“Aku tidak menyangka bahwa kau akan hidup kembali setelah menyerap begitu banyak kekuatan jahat di Realms Of The Abyss, Iblis Kuno, atau aku lebih baik memanggilmu Jin Ming?” ucap Wu Qiu dengan wajah sedikit dingin ketika menatap sosok pria muda dengan sayap hitam di punggungnya.
Sementara itu, Ren Yuu yang menatap ke arah Wu Qiu pun tidak bisa berkata-kata. Ia merasa sangat heran saat ini karena tidak menyangka bahwa seseorang yang disebut sebagai Dewi Cahaya adalah kakaknya, Wu Qiu.
Tetapi, ketika mendengar nama Jin Ming yang disebut sebagai Iblis Kuno membuat wajah Ren Yuu serius seketika.
“Ha-ha-ha! Dewi Cahaya, sudah sangat lama seseorang memanggilku dengan nama Jin Ming! Ketika seseorang menyebut nama itu, aku tidak akan pernah melupakan satu sosok yang memecah tubuhku menjadi dua bagian! Dan keduanya disegel di Artefak yang aku miliki sendiri!” ucap Jin Ming dengan tawa ganas.
Kata-kata Jin Ming membuat Ren Yuu tertegun di tempat. Ia saat ini sudah mengerti tentang sejarah yang diceritakan oleh sisa kehendak dirinya sendiri di Kuil Kegelapan.
Dahulu, dirinya dan Wu Qiu pernah melawan dua sosok yang terlepas dari Segel tertentu. Salah satunya adalah Iblis Kuno, Jin Ming yang bisa hidup kembali entah bagaimana caranya menggunakan Tungku Sage. Dan satu lagi pastilah Dewa Jahat Jin Ming yang disegel di Tongkat Sage.
Namun, hal yang membuat Ren Yuu sangat ingin tahu saat ini adalah, siapa yang memecah Jin Ming menjadi dua bagian.
“Masamu sudah lewat, Jin Ming! Kau meninggalkan warisan mu di banyak tempat agar suatu hari seseorang menggunakannya untuk menjatuhkan kami.” ucap Wu Qiu lalu melanjutkan, “Kali ini di tempat ini, kami akan memusnahkan mu sekali lagi!”
Jin Ming tersenyum kejam karena memang benar bahwa dirinya yang selalu ingin balas dendam membuat banyak pengaturan agar dirinya dapat bangkit kembali dengan berbagai cara.
“Benarkah? Perlihatkan kepadaku apakah kau mampu atau tidak karena kali ini tidak akan sama seperti yang terakhir kali!” Balas Jin Ming saat ia mengendalikan Tungku Sage.
Di sisi lain, Ren Yuu yang tau bahwa pertempuran tidak dapat dihindarkan lagi, mengendalikan Menara Kegelapan.
Ketika menara Kegelapan mendekat, Jin Ming sama sekali tidak menghentikannya karena tau bahwa Wu Qiu pasti akan menghalanginya. Ia saat ini hanya berpikir cara untuk memusnahkan salah satu dari keduanya.
__ADS_1
“Ruby!” Ren Yuu memberi perintah ketika Menara Kegelapan telah tiba.
Ruby yang berada di dalam Menara Kegelapan pun mengendalikan lantai pertama sampai keenam.
Tubuh Ren Yuu langsung dilapisi oleh armor yang begitu kuat.
Armor Dark Knight!
Sedangkan untuk Wu Qiu, ia menghilang dan muncul di sebelah Ren Yuu. Di tangan kanannya, Guci Azulet perlahan melayang lalu memancarkan sinar cahaya putih.
“Bagaimana caramu mencapai tempat ini dalam waktu singkat?” Tanya Ren Yuu tanpa mengalihkan pandangannya dari Jin Ming.
“Apa kau lupa bahwa di Kuil yang kau ciptakan sendiri ada sisa dari hukum milikku? Aku akan bisa berpindah ke Kuil yang kau ciptakan kapan saja walaupun membutuhkan hukum dalam jumlah yang besar melakukannya.” Balas Wu Qiu melirik ke arah Ren Yuu.
Ren Yuu mengangguk kecil. Di tangan kanannya, Bloody Mist Sword muncul karena itu adalah senjata yang akan ia gunakan selalu. Walaupun tingkatannya lebih rendah dari pada Artefak Surgawi dan Dua Pusaka Legendaris, tetap saja Sembilan Senjata Dewa tidak bisa diremehkan sama sekali.
Jin Ming yang menatap ke arah dua musuh lamanya pun tersenyum kejam. Ia adalah tipe yang tidak akan mundur dari pertarungan karena pernah merasakan rasa malu ketika mundur dari sosok yang tidak bisa ia kalahkan, yaitu Celestial Emperor.
“Kau hanya setengah tubuh saat ini, Jin Ming. Kau tidak akan pernah bisa mengalahkan kami seperti terakhir kali!” ucap Wu Qiu.
Drrrrtttt!
Hukum yang terasa sangat jahat pun terpancar ke segala arah. Kekuatan Jin Ming tampak membesar dari waktu ke waktu tetapi tetap tidak bisa menembus Tier Beyond True God.
Jin Ming menggertakkan giginya dengan kuat sampai-sampai terdengar saat tinggi tubuhnya melebihi dua meter. Sayap hitam dibelakangnya tampak memancarkan aura gelap.
Dikejauhan, saat ini terlihat Hao Yue, Xia Qingyue, Kun-Peng dan Zhao Feng yang sedang menonton. Keempatnya merasakan kekuatan teramat luar biasa terpancar saat Jin Ming bersatu dengan Tungku Sage.
“Kekuatan ini telah mencapai tingkat level Mythical Ancient Dragon God atau bahkan sudah melebihi itu!” ucap Xia Qingyue dengan wajah muram.
Kun-Peng di sisi lain hanya memasang wajah gelap. Jika ada sosok seperti itu, ia pasti akan kesulitan untuk kabur juga jika dia mencoba mengincarnya. Namun kini, ia tidak memiliki niat untuk pergi karena ia pasti akan ikut bertarung.
Sedangkan untuk Zhao Feng, wajahnya sedikit pucat karena mengingat tentang Clan tertentu di Tujuh Galaxy yang pernah menantang Celestial Emperor. Itu kedua kalinya ada seseorang yang melawan Celestial Emperor dan memberikan perlawanan yang sangat hebat.
Dan seseorang yang melawan Celestial Emperor kedua kalinya disebut sebagai Dewa Jahat Clan Jin, tidak ada yang tau bagaimana cerita tentang awal mula kejadian itu. Tetapi, ketika Dewa Jahat Jin Ming dikalahkan, Clan Jin diburu oleh Celestial Emperor dan membuat semua dari mereka menghilang. Jin Ming juga dikabarkan menghilang setelah kekalahannya.
__ADS_1
Dewa Kegelapan dan Dewi Cahaya Zaman Kuno mengetahui tentang ke mana Jin Ming pergi setelah itu, yaitu Primordial Realm. Tetapi di tempat itu dia juga dikalahkan berkali-kali.
“Aku tidak menyangka bahwa Dewa Jahat akan muncul kembali! Tetapi, kekuatannya saat ini tidak seperti rumor yang diceritakan. Apakah ini karena tampaknya Dewa Jahat terluka?” Batin Zhao Feng. Ia tidak tau bahwa Jin Ming yang saat ini sedang melawan Ren Yuu dan Wu Qiu adalah setengah bagian dari Jin Ming dan disebut sebagai Iblis Kuno.
**
Istana Iblis Kuno
Saat ini, Sheng Mei terlihat sedang berada di dalam istana. Dihadapannya saat ini, ada satu sosok pria yang tidak lain adalah sisa kehendak Jin Ming.
“Oh? Anggota Clan Jin? Sungguh tidak terduga bahwa akan ada yang tersisa karena aku tau bahwa setiap anggota Clan Jin pasti akan diburu oleh Celestial Emperor! Tetapi sangat disayangkan bahwa kau adalah Ras campuran!” ucap sisa Kehendak Jin Ming.
Sheng Mei hanya diam ketika menatap ke arah Jin Ming karena tentu ia sudah tau siapa Jin Ming.
“Karena kau telah datang ke tempat ini membawa garis darah Clan Jin, maka kau akan menjadi wadah yang paling layak untukku!” ucap Jin Ming. Inilah yang membuatnya menjadi tampak seperti abadi dan selalu bisa hidup kembali.
Semua sisa kehendak yang Jin Ming buat mampu berkembang kembali menjadi dirinya sendiri dan membawa ingatan semua yang pernah ia lakukan. Walaupun begitu, ada batasan baginya untuk membuat kehendaknya sendiri di beberapa tempat berbeda. Dirinya selalu mencari seseorang yang sangat cocok untuk ditempati, dan tentu itu adalah tubuh asli dengan darah Clan Jin.
Dan kebetulan Sheng Mei memiliki darah Clan Jin dinadinya yang membuat Jin Ming merasa senang. Sebab, jika ia menggunakan darah Clan Jin lagi, ia pasti akan mampu mengeluarkan potensi penuh dirinya sendiri atau lebih tepatnya mampu mencapai puncak yang pernah ia raih.
“Sudah kuduga bahwa kau akan mencoba merebut tubuh seseorang dengan darah Clan Jin. Dirimu dicatat di Clan Jin sebagai Patriak terkuat yang pernah ada dalam sejarah yang ada.” ucap Sheng Mei.
“Ha-ha-ha! Tampaknya anggota Clan Jin masih mencoba mengingatku? Setelah mereka menjatuhkan ku dahulu lalu membuangku seperti sampah? Sungguh tragis bukan? Tentu aku tidak ingin memusnahkan Clan Jin dengan tanganku sendiri. Oleh karena itu, aku menantang seseorang yang tidak bisa dilawan oleh Clan Jin ketika aku berhasil menciptakan kekuatan tertinggi yang menyamai Celestial Emperor!” ucap Jin Ming dingin penuh kebencian ketika mengingat para anggota Clan Jin.
“Dan kali ini, aku akan menahan diri menggunakan garis darah terkutuk itu. Yaitu mengambil tubuhmu!” Lanjut Jin Ming saat ia melambaikan lengannya.
Dung!
Tekanan tertentu pun muncul dan itu adalah teknik untuk menekan garis darah Clan Jin.
Sheng Mei yang menatap itu menaikkan sudut bibirnya yang membuat Jin Ming merasa heran.
“Apa kau tau? Anggota Clan Jin sangatlah hebat dalam menggunakan kekuatan Samsara. Itulah yang membuatmu mampu menciptakan teknik yang membuat dirimu bisa hidup kembali terus-menerus tetapi membutuhkan banyak syarat.”
“Sangat disayangkan bahwa kau bertemu denganku yang telah mengolah Kitab Samsara Life And Death mencapai puncak! Dan kali ini, kebetulan aku sangat membutuhkan kekuatanmu untuk menghancurkan sesama anggota Clan!” ucap Sheng Mei saat kekuatan Samsara yang begitu dahsyat meledak.
__ADS_1
Jin Ming yang menatap itupun melebarkan matanya. Basis sebenarnya dari kekuatannya agar bisa bangkit adalah kekuatan Samsara. Itu memang sangat tidak terlihat, tetapi jika seseorang mengetahui kelemahannya yang utama adalah Kekuatan Samsara yang lebih tinggi, maka riwayatnya yang hanya sekedar kehendak akan tamat.