God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Reuni


__ADS_3

Kota Asyura


“Ibu..”


Xueqi memeluk Feng Xuer dengan erat karena tentu ia merindukan ibu mertuanya itu. Ia meneteskan air matanya karena mengingat tentang Ren Yuu yang tidak memiliki kabar lagi yang tidak diketahui apakah masih hidup atau tidak.


“Xueqi?” Feng Xuer pun tersenyum lembut dan memeluk menantunya itu. Tentu ia sangat kenal dengan Xueqi. Meskipun keifka di planet Desolate ia sering koma, di waktu tertentu ia akan sadar dan sering berbicara dengannya.


Sementara itu, Hao Yue menatap Feng Xuer dengan tatapan rumit. Ia tentu mengenalnya karena pernah melihat Feng Xuer di ingatan Ren Yuu ketika ia masih dalam bentuk jiwa.


Ren Douzi, Chi Youyu terdiam di tempat karena tidak tau harus menjelaskan seperti apa tentang Ren Yuu. Keduanya tidak tau bahwa Ren Yuu juga sedang berada di kota Asyura.


Feng Jiu Er di sisi lain langsung mendatangi putrinya itu. Ia meneteskan air matanya karena tidak mampu menahan emosinya. Feng Xuer adalah putrinya satu-satunya dan selalu menderita karena clan Feng di masa lalu. Bahkan kondisinya selalu tidak stabil yang membuat Feng Jiu Er merasakan sakit hati.


“Xuer..” Feng Jiu Er pun memanggil putrinya itu dengan nada yang sangat parau.


Mendengar suara ibunya, Feng Xuer pun sedikit menegang. Ia menatap ke arah ibunya dengan senyum lembut sambil terus memeluk Xueqi yang masih menangis.


“Ibu.. bagaimana kabarmu?” Tanya Feng Xuer lalu menatap Feng Luo yang hanya diam sedari tadi karena mereka memang memiliki hubungan yang buruk sebagai ayah dan anak. Tetapi ia telah melupakan semua hal itu, ketika melihat putranya yang datang mencarinya, ia tau bahwa keluarga sangatlah penting. Sebagai putri Feng Luo, ia harus mencoba untuk memaafkan kesalahan ayahnya tersebut.


“Senang bahwa ayah baik-baik saja.” ucap Feng Xuer kepada ayahnya.


Feng Luo menegang di tempat. Ia mengepalkan tangannya dengan kuat lalu mengangguk sambil meneteskan air matanya. Ia tau bahwa putrinya itu telah memaafkannya.


“Nenek!” Yu Ling Er pun langsung memeluk Feng Xuer dari belakang. Ia muncul entah dari mana.


“Kamu..” Feng Xuer tertegun melihat Yu Ling Er. Ia tidak terlalu mengenalinya karena ia hanya sering bermain dengan Yu Ling Er ketika dia masih kecil.

__ADS_1


Yu Ling Er dengan wajah antusias pun berbicara setelah melepaskan pelukannya. “Ini aku nenek, Ling Er..” Serunya.


“Ling Er?” Feng Xuer terkejut melihat gadis imut zaman dulu telah tumbuh menjadi wanita yang siapapun tau bahwa dia tomboi hanya dengan perilaku dan caranya berpakaian. “Kau sudah tumbuh besar Ling Er..”


Yu Ling Er tersenyum lebar dan menampilkan gigi-giginya. Tetapi senyumnya pudar dalam sekejap dan matanya berkaca-kaca, “Nenek.. Guru..” Ia tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Ia selalu percaya bahwa Gurunya masih hidup sampai saat ini. Ia selalu ingin pergi untuk mencari Gurunya tetapi tidak diizinkan oleh Hao Yue.


Bahkan semua istri Ren Yuu juga seperti itu termasuk kakek dan nenek Ren Yuu. Namun Hao Yue melarang mereka semua dengan tegas. Ia juga percaya bahwa muridnya masih hidup, tetapi ia memutuskan untuk menunggu karena kehadiran Ren Zi, Ren Xiu dan Ren Xie'er.


Feng Xuer bingung menatap Yu Ling Er yang bersedih.


Sementara itu, Ren Yui dan Ren Xiu hanya mematung di tempat melihat reaksi mereka semua. Keduanya langsung membuat spekulasi siapa sebenarnya Feng Xuer.


Bahkan untuk istri Ren Yuu yang lainnya juga terdiam di tempat karena tidak tau cara untuk bereaski.


Tetapi, Cai'Zi di sisi lain yang sudah mengenal Feng Xuer dengan baik meneteskan air matanya. Ia perlahan berjalan menghampiri Feng Xuer, salah satu sosok yang menyelamatkannya dari kesendirian ketika ia masih kecil.


“Ibu..”


“Zi kecil..” Feng Xuer pun tidak mampu menahan emosinya karena tentu ia menganggap Cai'Zi seperti putri kandungnya sendiri. Ia adalah yang membesarkan Cai'Zi.


Cai'Zi yang menangis pun langsung memeluk Feng Xuer juga. Ia menangis sangat keras karena akhirnya bertemu dengan ibunya yang sangat ia cintai sama seperti Ren Yuu.


Semua yang ada di sana terdiam karena tentu tau bagaimana hubungan Feng Xuer dengan Cai'Zi.


Zhu Zhuyan yang dekat dengan mereka pun mengerti mengapa mengapa Feng Xuer ingin datang ke kediaman Ren. Ia menatap ke arah Hao Yue lalu memberi isyarat untuk berbicara nanti. Ia pun menghilang dari tempat tersebut setelah Hao Yue yang mengerti mengangguk kecil.


Reuni mengharukan terjadi di dalam kediaman Ren. Semua Istri Ren Yuu yang lainnya langsung menyapa Feng Xuer termasuk Ren Huanran.

__ADS_1


Ketika melihat Ren Huanran dan mendengar namanya, ia sangat terkejut karena suaminya dahulu selalu mencari keberadaan Ren Huanran. Tetapi, ketika melihat ke arah Ren Xiu, Feng Xuer tidak bisa berkata-kata karena tentu ia sadar bahwa Ren Xiu adalah putra Ren Yuu dengan Ren Huanran.


Dan ketika Ren Yui memperkenalkan diri, Feng Xuer semakin heran karena Beast Race legendaris menjadi putri angkat putranya dan putrinya. Sekarang ia mengerti mengapa Ren Yuu dan Cai'Zi melewati batas sebagai saudara.


Setelah itu, Feng Xuer menatap ke arah Ren Xiu yang hanya diam karena memang sifatnya yang tidak suka berbicara jika tidak diajak mengobrol.


“Sapa nenekmu!” Ren Huanran pun menarik telinga Ren Xiu karena sedari tadi hanya diam.


Ren Xiu berkedut karena melihat sikap ibunya yang seperti itu. Ia pun dengan canggung menyapa Feng Xuer.


“Kamu sangat mirip dengan kakekmu.” ucap Feng Xuer membelai pipi Ren Xiu karena memang cucunya itu mengambil banyak fitur Ren Douzi kecuali sifatnya.


Ren Doushi dan Chi Youyu mengangguk kecil dan merasa sedikit pahit karena putra mereka saat ini telah tiada. Tetapi mereka tidak tau bahwa putra mereka saat ini masih hidup. Keduanya pun tidak mengatakan apa-apa. Ketika Ren Shia lahir, mereka berdua tidak mau melakukan kesalahan yang sama seperti di masa lalu.


“Benarkah?” Tanya Ren Xiu menatap ke arah kakek buyutnya, Ren Doushi.


“Ya, kau mirip denganku, tidak mungkin kau tidak mirip dengan kakekmu.” Ren Doushi mengangguk kecil.


“Jika saja Ren Zi dan Ren Xie'er berada di sini, mereka akan bahagia bertemu denganmu, ibu..” ucap Xueqi yang telah menenangkan dirinya.


Tanpa bertanya pun, Feng Xuer tau bahwa keduanya adalah cucunya juga. Ia tersenyum kecil karena ternyata putranya tidak percuma memiliki banyak istri dan sudah memiliki keturunan.


Tatapan Feng Xuer pun beralih ke Hao Yue. Tanpa ia bertanya, mengingat Hao Yue adalah yang terkuat, ia tau bahwa dia adalah Guru putranya.


Feng Xuer menghampiri Hao Yue lalu memeluknya. Ia pun berbicara beberapa kata yang membuat Hao Yue merasa semakin sedih. “Kamu pasti Guru Yuu'er, dia selalu menceritakan tentangmu dan bagaimana kalian bertemu, kamu adalah sosok ibu baginya. Terimakasih telah menuntun Yuu'er selama ini.”


Setelah mengatakan itu, Feng Xuer melepaskan pelukannya. Tetapi ia bingung kenapa Hao Yue tampak sedih saat ini.

__ADS_1


“Ini tentang Yue'er.. dia telah..” Hao Yue ingin mengatakan tentang hilangnya Ren Yuu.


“Yuu'er? Dia saat ini sedang berada di Jalan Asura juga. Kami datang ke Jalan Asura bersama tetapi terpisah.” ucap Feng Xuer yang membuat semua yang ada di sana menegang di tempat.


__ADS_2