God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Pertemuan Dengan Kenalan Lama


__ADS_3

Realms Of The Fairy


Kegelapan tampak menenggelamkan Realms Of The Fairy. Dan itu adalah teknik yang digunakan oleh Ren Yuu agar membuat Dewa Pencipta semakin terluka.


“Ruby! Gunakan Menara Kegelapan dan serap semua kekuatan yang ada di Realms Of The Fairy!” Perintah Ren Yuu.


Ruby yang mendengar itupun mengangguk kecil dan langsung melakukan apa yang dikatakan oleh Ren Yuu. Ia pun langsung menghubungkan Menara Kegelapan dengan tubuh Ren Yuu sebagai jalur jalannya energi. Ia sangat paham bahwa ketika Ren Yuu melakukan itu, maka mereka akan memiliki energi cadangan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika pertarungan dengan Dewa Pencipta sedang berlangsung.


Sedangkan untuk Dewa Pencipta, ia tentu mengerti tentang kegunaan dari Menara Kegelapan karena sedari awal dirinyalah pencipta Menara Kegelapan. Jika ia tau bahwa suatu hari putra dan putrinya akan mengkhianatinya, ia tidak akan melepaskan kepemilikan kedua Artefak Surgawi tersebut.


“Aku harus buru-buru! Jika dia menghancurkan Realms Of The Abyss atau Realms Of The God's, maka aku pasti akan kalah karena kedua tempat itu adalah sumber energi dan hukum awal yang aku miliki, yaitu Yin dan Yang!” Batin Dewa Pencipta dan langsung menghilang seketika. Ia tentu tidak akan membuang waktu karena proses penyerapan jauh lebih lama di kedua Realms tersebut.


Dung!


Tidak sampai sepuluh detik kemudian setelah kepergian Dewa Pencipta, Realms Of The Fairy berubah menjadi ruang hampa yang sangat kosong.


Ren Yuu sedikit frustasi sebenarnya melakukan hal itu. Walaupun di Realms Of The Fairy tidak ada Fairy Race tersisa, tetap saja banyak makhluk hidup dan ia memusnahkan mereka semua dalam sekejap termasuk para Dewa Dewi Zaman kuno. Ia tidak memiliki waktu untuk memperingati mereka semua karena bahaya sebenarnya akan mengakibatkan kekalahan mereka.


“Ruby! Selanjutnya Realms Of The Fey!” ucap Ren Yuu saat membuka lubang kegelapan lalu langsung masuk ke dalam bersama dengan Ruby.


Ketika mereka muncul di Realms Of The Fey, beberapa sosok langsung muncul di dekatnya. Mereka semua adalah Dewa Zaman Kuno yang memasang wajah gelap.


Mereka tentu langsung tau tentang kehancuran semesta lainnya karena mereka semua memiliki kekuatan puncak Tier True God juga.


“Apakah kau berencana untuk memusnahkan Realms Of The Fey juga?” Tanya salah satu dari mereka dengan nada dingin.

__ADS_1


“Dengar, aku tidak memiliki waktu untuk menjelaskan apapun. Saat ini ada musuh kuat yang sebenarnya adalah pemilik Nine Realms, jika aku tidak menghancurkan semua bagian tubuhnya, bisa dipastikan bahwa kita akan kalah!” Balas Ren Yuu sedikit terburu-buru.


“Apa kau pikir kami akan percaya padamu?” Teriak salah satu Fairy Race dengan nada sangat marah.


“Ren Yuu! Tampaknya kita tidak memiliki pilihan lain! Saat ini Dewa Pencipta sedang berada di Realms Of The Abyss, aku dapat merasakannya! Jumlah energi di sana jauh lebih besar dari pada di sini!” Ruby memperingati.


Wajah Ren Yuu sedikit kompleks dan ia pun hanya mengangguk kecil. Ia tidak ingin mempertaruhkan apapun saat ini, jika ia gagal, semua keluarganya akan musnah, jalannya akan terhenti di sini. Tentu ia tidak akan mau sama sekali.


“Percayalah padanya.” suara seseorang terdengar saat portal perlahan terbuka.


Dari portal terserah, pemuda tampan yang memiliki wajah pucat pun terlihat.


“Chen Fan!” Ren Yuu terkejut karena tidak menyangka bahwa Chen Fan akan ada di Realms Of The Fey. Ia mengerti alasannya mengapa Chen Fan tidak terlihat di Makam Para Dewa, itu dikarenakan dia sedang terluka parah.


“Apa maksudmu? Walaupun kau adalah penerus Xinzhan, kami tidak akan percaya begitu saja kepada seseorang yang memusnahkan miliyaran makhluk hidup tanpa berkedip!” ucap salah satu Fey Race.


Merasakan level kekuatan Ren Yuu, para Fey Race pucat seketika. Sebagai para makhluk puncak yang selamat dari insiden amukan Absolute Dragon God, mereka tentu mengetahui bahwa level Ren Yuu bahkan lebih tinggi dari Absolute Dragon God yang dikatakan tak terkalahkan di zaman kuno.


“Para manula! Relakan semesta ini! Masih banyak Fey Race yang tersisa di Jalan Asura! Kami tidak akan punah!” ucap Chen Fan marah karena para Tetua tolol itu tidak berpikir kedepannya.


Dung!


Sebuah portal tiba-tiba diciptakan oleh Ren Yuu saat ia berkata, “Jika kalian ingin hidup, masuklah ke sana! Aku tidak akan mengatakan ini untuk kedua kalinya!”


Setelah kata itu terucap, Realms Of The Fey perlahan tenggelam ke dalam kegelapan itu sendiri. Bahkan untuk para Dewa Zaman Kuno Fey Race pun hampir di tarik ke dalam sana.

__ADS_1


“Cepat masuk!” Teriak Chen Fan saat tanda di dahinya bersinar terang. Ia adalah pemimpin asli Fey Race dan sudah seharusnya semua Fey Race mematuhinya.


Para Dewa Zaman Kuno memasang wajah muram tetapi mereka hanya masuk ke dalam portal karena memikirkan kembali apa yang dikatakan oleh Chen Fan sebelumnya.


Setelah semuanya masuk, Chen Fan juga perlahan melayang ke dalam lalu berkata, “Ren Yuu, ijinkan aku membantumu untuk terakhir kalinya.”


Ren Yuu awalnya sedikit bingung, tetapi ketika Chen Fan menatap ke arah tertentu, matanya tiba-tiba berdarah dan wajahnya semakin pucat.


“Dimension Transfer!”


Ketika Chen Fan selesai menggunakan tekniknya, tubuhnya langsung tersedot ke dalam portal yang diciptakan oleh Ren Yuu. Ia juga langsung pingsan setelahnya karena bahkan membakar hampir seluruh esensi darahnya hanya untuk melancarkan satu teknik.


Mata Ren Yuu tertuju ke tempat Chen Fan melihat sebelumnya dan ia pun terkejut karena tidak menyangka bahwa Chen Fan akan memiliki teknik sekuat itu.


**


Realms Of The Abyss


Dewa Pencipta yang telah tiba di Realms Of The Abyss pun langsung mendarat di Alam Dewa Abyssal. Wajahnya masih muram sampai saat ini. Ia pun tidak membuang waktu dan menyentuh permukaan tanah Alam Dewa Abyssal.


Dung!


Kekuatan dahsyat langsung menyelimuti seluruh dunia tersebut karena saat ini Dewa Pencipta sedang berkonsentrasi untuk melahapnya secara paksa agar kekuatannya meningkat lagi. Walaupun ia terluka nantinya, itu lebih baik dari Ren Yuu menghancurkannya.


“Bocah pengkhianat, kau akan membayarnya bersama kakakmu!” ucap Dewa Pencipta sangat marah saat Alam Dewa Abyssal perlahan mengering.

__ADS_1


Tetapi, ketika Dewa Pencipta sedang berfokus untuk menyerapnya, wajahnya sangat jelek karena tidak menyangka bahwa ada serangan mendadak yang tiba-tiba muncul di tubuhnya.


“Dasar bajingan!” Teriak Dewa Pencipta lebih marah dari sebelumnya. Karena konsentrasinya sedang pecah, ia pun tidak sempat untuk bertahan. Ia yakin bahwa dirinya tidak akan terluka, tetapi masalahnya saat ini adalah, dia langsung disedot oleh sebuah portal dimensi yang akan memindahkannya ke tempat yang tidak diketahui.


__ADS_2