
Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci, Lembah Dewa
Bom! Bom!
Saat ini pertarungan antara para Sipir dan tahanan pun terjadi. Setiap dari para Sipir yang mengelilingi Lembah Dewa yang bertemu dengan salah satu tahanan pasti akan langsung bertarung.
Sedangkan untuk para tahanan, mereka juga mengambil kesempatan untuk menghabisi para Sipir karena sebelum mereka dikirim ke Penjara Neraka Abadi, mereka di siksa habis-habisan.
Yun Xi yang sedang berada di atas langit dekat dengan goa yang dimasuki oleh Ren Yuu pun memasang wajah yang sangat muram.
“Kenapa mereka melepaskan semua tahanan lalu mereka membinasakannya? Dan juga...” Yun Xi menatap ke arah lainnya dan wajahnya semakin muram.
“Para Iblis juga telah masuk! Apa yang sebenarnya terjadi?” Batin Yun Xi karena ia tidak pernah mendengar tentang apapun mengenai Lembah Dewa. Itu juga dikarenakan oleh ia belum lama menjabat menjadi Wakil Master Sekte Cahaya Surgawi. Jika tidak, pasti informasi tentang hal ini juga akan diketahuinya.
Lalu tatapan Yun Xi pun tertuju pada arah tertentu karena seseorang mendekat ke arahnya.
Zhep!
Satu sosok pun muncul, ia tidak lain adalah seorang wanita yang menjadi salah satu dari petinggi Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci.
“Wakil Master Sekte Cahaya Suci!” ucap wanita tersebut dengan wajah serius. Ia telah mendeteksi kekuatan Yun Xi dari jauh karena bisa dibilang ia adalah ahli dalam pelacakan.
Wajah Yun Xi sedikit muram ketika menatap ke arah wanita tersebut. “Aku tidak menyangka bahwa aku akan ditemukan olehmu.”
“Itu tidak sulit sama sekali. Apa kau pikir Yama belum melacakmu? Lalu, aku ingin bertanya, apa yang dilakukan oleh Wakil Master Sekte Cahaya Suci di sini?” Tanya wanita tersebut.
__ADS_1
“Ini bukan urusanmu, Yan Xian!” ucap Yun Xi dingin.
“Apakah Sekte Cahaya Surgawi berniat melakukan perang dengan kami? Kau pasti paham bahwa walaupun kalian lebih kuat, Tuan tidak akan pernah mau membiarkan kalian berbuat sesuka hati kalian.” ucap Yan Xian.
“Lalu, apa yang ingin kau lakukan? Apa kau berniat berurusan denganku? Lihatlah, para Iblis telah datang ke dunia kalian, tidak hanya itu, beberapa kultivator tangguh dari Galaxy lainnya juga telah datang. Jika aku ingin mencari masalah, aku akan melakukannya sedari awal ketika aku datang ke dunia ini!” ucap Yun Xi saat qi-nya sedikit bocor. Ia tentu tau bahwa walaupun Dunia Berdarah berada di wilayah Galaxy Cahaya Suci, penguasa di dunia tersebut tidak tunduk pada Clan Cahaya Suci.
“Apa menurutmu aku akan percaya? Aku telah memprediksi bahwa kau juga menginginkan hal yang sama dengan para kultivator lainnya dan juga Iblis. Oleh karena itu, aku akan mengeluarkan semua darah dari dalam tubuhmu untuk mempercepat rencana kami! Dengan darah Dewa tingkat tinggi sepertimu, itu akan sangat berguna!” ucap Yan Xian saat qi-nya juga perlahan bocor.
“Karena kau ingin menantangku, maka aku akan memperlihatkan apa perbedaan diantara kita!” ucap Yun Xi saat sebuah pedang dengan bentuk yang unik muncul di tangan kanannya. Ia pun langsung melesat ke arah Yan Xian karena ia tau bahwa lawan yang ia hadapi tidak akan bisa dikalahkan semudah itu.
Yan Xian juga tidak membuang waktu dan langsung mengeluarkan pedang miliknya lalu melesat ke arah Yun Xi.
Trang!
Bussssh!
Tidak jauh dari lokasi mereka, terlihat sangat banyak Iblis, tahanan dan Sipir yang menatap ke arah pertempuran tersebut. Mereka sangat paham level apa yang sedang melakukan bentrokan tersebut. Jika mereka mendekat, bisa dipastikan bahwa hanya dengan efek bentrokan, mereka bisa saja tewas, tidak terkecuali untuk para kultivator Tier God Exalt.
Sementara itu, Yama yang sedang berada dikejauhan pun menatap ke arah pertarungan di tempat yang sangat jauh dari posisinya saat ini. Ia tampak sangat tenang walaupun sangat banyak musuh yang datang ke Lembah Dewa. Ia tidak khawatir sama sekali tentang Lembah Dewa akan hancur karena sedari awal, lokasi tersebut adalah yang terkuat di Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci.
Untuk kultivator setingkat mereka, itu hanya akan dapat membuat kerusakan besar dan tidak kehancuran. Tatapan Yama pun beralih ke tempat lainnya karena dua rekannya yang lain telah bentrok dengan para kultivator kuat yang berasal dari Galaxy lainnya.
“Apakah kita akan melakukan hal yang sama?” Suara seseorang pun terdengar di telinga Yama dan ia berbalik badan dan menatap ke arah musuh yang kini telah ada dihadapannya.
“Nie En, aku tidak menyangka bahwa salah satu dari lima Jendral Iblis akan datang ke sini secara pribadi. Tetapi jika Raja Iblis ingin mengambil benda tersebut, kenapa dia tidak mengirim Nie Jie?” Tanya Yama dengan nada acuh tak acuh.
__ADS_1
“Apa kau pikir Tuan bodoh? Jika Nie Jie datang, Tuan mu akan bergerak secara pribadi. Lagi pula, jika sampai Tuanmu bergerak, Raja Iblis juga akan bergerak. Kau harus paham bahwa Tuanmu telah memikirkan hal ini sehingga dia berjaga-jaga di luar dunia ini. Apakah aku salah?” Tanya Nie En dengan seringai lebar diwajahnya.
“Ya, kau benar. Namun, karena kehadiranmu, maka proses pembangkitan akan semakin cepat ketika aku menumpahkan semua darah yang ada di dalam tubuhmu!” ucap Yama saat kabut ungu merembes dari tubuhnya.
Nie En yang menatap itupun langsung merubah ekspresinya karena tau bahwa ia akan berhadapan dengan bawahan terkuat penguasa Alam Neraka Galaxy Cahaya Suci. Ia tentu tidak akan ceroboh, jika tidak, bisa dipastikan bahwa dirinya akan tewas dalam waktu singkat di tangan Yama yang dikenal sebagai Raja Neraka Yama.
Zhep!
Keduanya pun langsung menghilang lalu mengayunkan tinju mereka masing-masing ke arah lawan.
Bom!
Ledakan besar terjadi saat bentrokan keduanya terjadi. Itu membuat Lembah Dewa semakin kacau.
**
Di tempat jauh, Lin Feng yang menatap pertarungan mereka semua pun memasang wajah serius.
“Si Yama itu, aku tidak menyangka bahwa kekuatannya akan mencapai level seperti ini bahkan jika dia belum menerobos. Tampaknya level Yama sudah dekat dengan putraku.” Lin Feng menghela nafas panjang karena merasa dirinya semakin tua. Putranya yang merupakan Patriak Klan Lin saat ini telah melampaui semua level dari kekuatan Patriak empat Clan yang mengelola Organisasi Dunia Bawah. Ia pun menatap kembali ke arah cucunya yang saat ini sedang berjuang merebut benda yang ia perintahkan untuk diambil. Ia tidak ingin ikut campur sama sekali tentang pertarungan tersebut dan hanya terus mengawasi cucunya yang berharga agar tidak mendekat ke Lembah Dewa.
**
Sementara itu, di dalam goa yang dimasuki oleh Ren Yuu, terlihat saat ini jiwa-jiwa yang terbang ke sana ke mari tetapi mereka semua tampak tenang walaupun ada penindasan yang kuat di tempat tersebut.
Ming Hao yang sedang menatap itupun menaikkan sudut bibirnya. Ia melirik sekilas ke arah Ren Yuu karena setelah dirinya berhasil menguasai para kultivator yang ada di sana, maka ia akan melahap Ren Yuu, ia harus menggunakan beberapa jiwa Tier God Exalt yang ia kendalikan nantinya agar dapat menekan Jiwa Ren Yuu.
__ADS_1
Sementara itu, Ren Yuu pun bersiap-siap untuk melakukan pertarungan melawan Ming Hao yang memiliki kekuatan Tier God Exalt, tentu dengan lawan seperti itu, ia harus menggunakan seluruh kekuatannya dan memancing Ming Hao mengeluarkan Jiwa Semi-abadi miliknya agar rencananya juga berjalan lancar.