God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Bergerak Secara Berkelompok


__ADS_3

Makam Para Dewa


Di atas danau yang lumayan sepi, terlihat dua sosok yang saling berhadapan. Salah satunya adalah pria berambut hitam pajang tampan yang selalu memasang wajah dingin.


Satunya lagi adalah seorang pria yang memiliki sedikit kemiripan dengan seseorang yang pernah dilawan oleh Ren Yuu.


“Siapa kau? Dari mana kau mendapatkan kekuatan itu?” Tanya pemuda bernama Fang Li.


“Apakah aku memiliki kewajiban untuk mengatakan siapa aku dan dari mana asal kekuatanku?” Balas pemuda tampan berwajah dingin yang tidak lain adalah Ren Xiu.


Wajah Fang Li sangat dingin ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Xiu.


“Karena kau memiliki kekuatan itu, yang artinya kau pasti mengetahui letak Tingkat Sage dan Tungku Sage! Serahkan kedua benda itu atau aku akan membunuhmu!” Perintah Fang Li.


“Membunuhku? Sungguh kata-kata yang sangat arogan! Perlihatkan jika kau mampu!” ucap Ren Xiu saat tubuhnya diselimuti oleh kabut hitam.


Sebelum keduanya bertarung, satu sosok tiba-tiba muncul di belakang Fang Li lalu mengayunkan lengannya yang membentuk sebuah cakar.


“Kaulah yang akan mati!” ucap sosok pemuda berambut putih panjang dengan nada dingin.


“Apa? Kapan orang ini muncul?” Batin Fang Li dan langsung menggunakan tekniknya untuk menghindar.


Zhep!


Fang Li tampak pudar menjadi butiran-butiran energi aneh yang tidak dikenal oleh Ren Xiu.


“Apa itu?” Batin Ren Xiu saat melirik ke arah tempat yang jauh tempat di mana Fang Li muncul dalam sekejap.


“Xiu! Ayo kita habisi orang ini!” ucap pemuda berambut putih yang muncul. Ia tidak lain adalah Ren Zi, putra tertua Ren Yuu.


“Ya. Dia menginginkan Tungku Sage milik bibi Qingyue. Dia juga tampaknya mengenal kekuatan yang diberikan oleh ayah kepadaku.” ucap Ren Xiu.


“Jika seperti itu, maka kita hanya perlu membuatnya menjadi setengah sekarat dan mengintrogasinya.” ucap Ren Zi saat Memasuki mode setengah naga.


Ren Xiu di sisi lain, kali ini diselimuti oleh kabut hitam samar dan kabut hitam itu sedikit mirip dengan bentuk Ren Zi.

__ADS_1


Di kejauhan, Fang Li yang menatap keduanya pun langsung tau bahwa keduanya pastilah bersaudara.


“Hmp! Dua makhluk tidak dikenal dengan tingkat kultivasi Tier True God 8th Heavenly Layer mencoba untuk menantangku? Akan aku tunjukkan perbedaan antara Tier True God 8th Heavenly Layer dengan Tier True God 9th Heavenly Layer puncak!” ucap Fang Li besar kepala dan langsung melesat ke arah Ren Zi dan Ren Xiu.


Ren Xiu dan Ren Zi juga tidak dianggap diam dan langsung bergerak ke arah Fang Li juga.


Bom! Bom! Bom!


Pertarungan mereka pun terjadi dan membuat danau di bawah mereka hampir saja kering. Pertarungan itu berlangsung selama hampir tiga jam sebelum selesai sepenuhnya.


Saat ini, terlihat di pinggiran danau tersebut Ren Zi dan Ren Xiu yang sedang terengah-engah.


“Orang ini sangat kuat!” ucap Ren Zi saat menatap Fang Li yang tidak lagi sadarkan diri.


“Ya. Sebelumnya dia mengatakan sesuatu tentang Celestial Realm! Dia pasti berasal dari tempat yang pernah dikatakan oleh bibi Qingyue.” Balas Ren Xiu.


“Hei Xiu, apakah kau ingin membuat pasukan menggunakan tubuhnya? Aku tau kau pasti bisa melakukannya.” ucap Ren Zi.


“Ya. Tentu saja aku bisa. Aku akan mencobanya.” Balas Ren Xiu dan langsung menikam kepala Fang Li dengan pedang bayangan.


Ketika Fang Li tewas, Ren Xiu merasakan bahwa kekuatannya meningkat. “Aku merasakan bahwa kekuatanku meningkat. Tampaknya setelah mencari sumber daya di semua tempat dan tidak menemukan apa-apa, sekarang aku sadar bahwa sumber daya sebenarnya di tempat ini adalah para musuh yang kita temui.” Ren Xiu pun menjelaskan penemuannya yang ia rasakan ketika kekuatannya meningkat.


Mendengar penjelasan Ren Xiu, Ren Zi pun bersemangat. “Ayo jangan buang waktu. Dengan skill milikmu, kita akan dengan cepat membereskan semua musuh di tempat ini.”


Ren Xiu juga telah memikirkan hal itu dan langsung menggunakan tekniknya terhadap mayat Fang Li.


Wusssh!


Energi dan hukum Bayangan pun merembes perlahan dari tubuh Fang Li dan itu membentuk sosok yang sama.


Ren Zi yang menatap itu tentu dapat merasakan kekuatan Ren Xiu yang sangat jahat. Tetapi ia tidak peduli sama sekali karen Ren Xiu adalah adiknya.


“Berhasil! Ternyata memang benar bahwa dengan tingkat kultivasi Tier True God 8th Heavenly Layer, aku dapat membuat pasukan Bayangan dengan tingkatan satu tahap diatasku.” ucap Ren Xiu saat menatap pasukan Bayangan pertamanya.


“Namun sangat sulit mengendalikan Bayangan ini. Aku harus memodifikasi teknik tertentu agar pasukan Bayangan ini mampu berpikir sendiri.” ucap Ren Xiu.

__ADS_1


“Tidak masalah sama sekali. Lagi pula, tampaknya kita masih memiliki banyak waktu di tempat ini.” Balas Ren Zi.


Ren Xiu pun mengangguk, setelah itu, keduanya pun pergi setelah Ren Xiu menyimpan pasukan Bayangan miliknya tepat di balik bayangannya sendiri.


**


Di tempat lainnya, terlihat saat ini tidak wanita yang sedang berpergian bersama. Ketiganya tidak lain adalah Xing Jianying, Xueqi dan Cai'Zi.


“Ini seperti yang kita duga sebelumnya. Yang artinya, kita hanya perlu memburu musuh dari waktu ke waktu sampai kita mencapai Tier True God 9th Heavenly Layer.” ucap Cai'Zi.


“Ya. Tapi aku tidak menyangka bahwa kita akan mendarat di tempat yang dekat. Ini merupakan keuntungan bagi kita jika memiliki team.” Lanjut Xing Jianying.


“Ayo kita bergegas. Kita juga harus mencari yang lainnya agar mereka tidak dibunuh lebih dulu oleh kelompok lainnya.” ucap Xueqi.


Ketiganya pun langsung bergerak ke tempat acak bersama-sama setelah mengetahui bagaimana sebenarnya fungsi dari Makam Para Dewa yang tidak memiliki sumber daya apa-apa sama sekali.


**


Di tempat lainnya, Ren Huanran sedang bersama dengan seekor rubah kecil berwana putih di pundaknya pun terus bergerak secara acak.


“Ling-Ling.. apakah kau sudah dapat merasakan keberadaan yang lainnya?” Tanya Ren Huanran kepada rubah putih kecil yang ada di pundaknya.


“Tidak bibi, walaupun aku dapat menjangkau tempat yang sangat luas dengan energi spiritual ku, tetap saja aku tidak menemukan siapa-siapa. Tampaknya Makam Para Dewa ini memang sangat luas.” Balas Xue Ling Long dengan nada yang sangat lembut.


Ren Huanran hanya menghela nafas panjang lalu terus bergerak. Ia tentu sudah melawan seseorang juga sehingga mereka terus bergerak mencari keluarga mereka serta mencari musuh yang dapat dikalahkan.


**


Sementara itu, Xinxin sedang bergerak dengan Lan Xiuro. Keduanya tampak sedang buru-buru karena dikejar oleh banyak jiwa-jiwa yang bergentayangan.


“Xinxin! Tampaknya jiwa-jiwa itu salah mencari lawan! Jika saja suami atau Ling-Ling ataupun ibu berada di sini, semuanya tidak akan sulit!” Keluh Lan Xiuro karena ia bukanlah ahli dalam energi spiritual.


“Jiwa jiwa itu tidak meningkatkan kekuatan jiwa kita sama sekali. Ayo kita menjauh dari mereka.” Balas Xinxin tidak berdaya karena tampaknya mereka sedang sial. Awalnya mereka berdua mengira bahwa jiwa akan meningkatkan kekuatan spiritual mereka seperti ketika mereka membunuh para kultivator. Tetapi nyatanya tidak sama sekali.


Keduanya pun terus bergerak dengan kecepatan tinggi karena melarikan diri dari para jiwa-jiwa yang tidak memiliki akal sehat sama sekali tetapi semuanya sangat kuat.

__ADS_1


__ADS_2