God Of Darkness 2

God Of Darkness 2
Warisan Demon Abyssal (4)


__ADS_3

Makam Demon Abyssal


Mendengar apa yang dikatakan oleh Han Zhiya, wajah Ren Yuu semakin serius saat ini. Ia mengetahui spesies Dewa Racun tetapi ia tidak tau gelar yang telah diperoleh oleh pria paruh baya tersebut.


Di Zaman Para Dewa, setiap makhluk yang mendapatkan gelar adalah seseorang yang telah diakui oleh banyak makhluk kuat. Dan kali ini, Ren Yuu bertemu dengan salah satunya dan Dewa Racun tersebut berniat untuk melahapnya dan Han Zhiya karena ras Demon Rock Spider Abyssal memang menggunakan cara itu untuk tumbuh.


“Oh? Tampaknya kau mengenal siapa aku! Jika begitu, aku akan memberi kalian hadiah yaitu kematian yang cepat!” ucap Dewa Racun saat banyak kaki kaki berwana abu-abu keluar dari punggungnya.


Dewa Racun saat ini tampak seperti manusia yang diperlengkapi oleh kaki laba-laba berjumlah delapan. Di ujung kaki laba-laba yang tajam tersebut, tampak racun yang terus menetes. Tetapi, di setiap kali laba-laba, warna racun yang menetes semua berbeda yang artinya Dewa Racun menguasai banyak jenis racun.


“Ha-ha-ha! Terimalah kematianmu wahai Dewa Kegelapan!” ucap Dewa Racun saat melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Hukum Takdir!”


Mata Ren Yuu langsung melebar dan mencoba memprediksi gerakan Dewa Racun yang terasa sangat aneh.


Zhep!


Dewa Racun muncul dalam sekejap di depan Ren Yuu dengan wajah seringai lebar. Ia pun langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga yang telah dilapisi oleh aura berwana abu-abu.


“Poison Fist!”


Karena tau bahwa tidak mungkin menang dengan cara biasa melawan Dewa Racun, Ren Yuu pun langsung mengubah tubuhnya menjadi lengan Naga. Kepalan tangannya kini diselimuti oleh energi dan hukum Kegelapan bercampur dengan Kekuatan Kehancuran.


Bam!


Bussssh!


Saat bentrokan pertama terjadi, petir hitam menyambar di mana-mana lalu menggelegar ke segala arah. Ruang tampak berdenyut-denyut karena level kekuatan bentrokan tersebut sudah hampir melampaui kekuatan Tier True God 8th Heavenly Layer.


“Kekuatan tubuh ini..” Wajah Ren Yuu mengerut sedikit karena bahkan dengan kekuatan tubuhnya, ia masih hanya unggul dalam selisih yang sangat kecil.


Sementara itu, Dewa Racun tercengang dengan kekuatan tubuh Ren Yuu yang berada diatasnya. Ia pun semakin terheran-heran karena lengan Ren Yuu berubah menjadi sebuah cakar naga.


Tetapi, yang membuat Dewa Racun tidak bisa berkata-kata, ada Kekuatan hebat yang dapat menghancurkan racun miliknya walaupun itu tidak terlalu besar.

__ADS_1


“Kekuatan Kehancuran Raja Naga!” ucap Dewa Racun dan semakin ragu dengan identitas Ren Yuu sebagai Succubus.


Ren Yuu tidak membalas dan hanya menciptakan bola-bola tak beraturan di sekitarnya menggunakan energi mendalamnya.


“Orb Beginning Of Destruction!”


Delapan bola kecil tak beraturan yang muncul pun langsung melesat ke arah Dewa Kegelapan secara bersamaan.


Menatap bola berbahaya yang menghampirinya, Dewa Racun pun langsung menciptakan hal yang sama untuk melawan teknik yang dilancarkan oleh Ren Yuu.


Duar! Duar! Duar! Duar!


Ledakan beruntun terjadi seketika saat teknik milik Ren Yuu dan Dewa Racun saling berbenturan.


Bam! Bam! Bam!


Setelah ledakan terjadi, Ren Yuu dan Dewa Racun bergerak ke sana ke mari sambil terus mengayunkan tinju mereka sekuat tenaga. Kedua kekuatan Evolusi tersebut tampak saling melawan satu sama lain.


Ren Yuu tau bahwa tingkat kultivasi mempengaruhi Kekuatan Kehancuran miliknya sehingga terlihat hanya setara dengan Kekuatan Racun Evolusi milik Dewa Racun.


“Matilah!”


Empat kaki laba-laba sebelah kanan pun langsung melesat dari belakang punggung Dewa Racun ke arah Ren Yuu dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Ketika menatap hal tersebut dengan hukum Takdir, Ren Yuu pun tidak tinggal diam.


“Iblis Tua!”


Iblis Darah muncul dalam sekejap dan langsung menghadang empat kaki laba-laba tersebut menggunakan Bloody Mist Sword dan tubuhnya sendiri.


Tring! Tring! Jleb! Jleb!


“Apa?” Dewa Racun terkejut ketika menatap Iblis Darah. Walaupun racunnya tampak menghancurkan tubuh Iblis Darah perlahan, tetapi ia langsung sadar bahwa tubuh Iblis Darah sangatlah spesial sehingga dapat pulih dalam waktu yang sangat cepat.


Sebelum Dewa Racun bereaksi kembali untuk menyerang dengan empat kaki laba-laba lainnya, Han Zhiya muncul tepat di atasnya sambil mengayunkan pedang yang telah diselimuti oleh aura putih yang sangat berbahaya.

__ADS_1


“Spiritas Beheader!”


Dewa Racun yang merasakan kehadiran Han Zhiya pun langsung mengangkat empat kaki laba-laba sebelah kiri ke arah Han Zhiya untuk menahan tebasan pedang berbahaya dari Han Zhiya.


Sraing!


Tetapi Dewa Racun terkejut ketika tebasan tersebut menembus empat kaki laba-laba miliknya. Ia pun merasakan sesuatu yang tidak terduga yaitu empat kaki laba-laba miliknya tampak mati rasa dan sulit digerakkan seolah-olah telah terputus dari jiwanya.


Tanpa memberi waktu untuk Dewa Racun bereaksi, Ren Yuu muncul tepat diatas Dewa Racun lalu mengayunkan tinjunya sekuat tenaga dengan cara kedua tangan dikepalkan menjadi satu.


Bam!


Pukulan yang di lapisi oleh energi dan hukum Kegelapan serta Kekuatan Kehancuran pun langsung mengenai tepat di kepala Dewa Racun.


Dewa Racun merasakan tengkorak kepalanya seolah-olah hendak pecah ketika ia melesat dengan kecepatan layaknya meteor ke arah permukaan bebatuan.


Duar!


Ledakan besar terjadi seketika sewaktu tubuh Dewa Racun membentur permukaan bebatuan. Kawah Raksasa juga tercipta tepat di lokasi benturan terjadi.


Daerah tersebut bergetar dalam waktu beberapa detik lalu kemudian berhenti.


“Dasar sialan! Itu sangat sakit!” Teriak Dewa Racun sekuat tenaga. Teriakannya menggema ke tempat yang sangat jauh.


Saat teriakannya pecah, cahaya menyilaukan berwana-warni pun meledak dari kawah tersebut.


Duar!


Bebatuan terbang ke arah langit saat Dewa Racun perlahan-lahan melayang ke udara. Wajahnya terlihat sangat gelap saat ini ketika menatap ke arah Ren Yuu, Han Zhiya dan Iblis Darah.


Aura yang tampak seperti pelangi terus-menerus merembes dari tubuh Dewa Racun karena saat ini ia akhirnya menggunakan seluruh kemampuan racun yang ia miliki.


Ren Yuu menatap ke arah bawah dengan dingin. Ia tau bahwa Dewa Racun tersebut memang sangat kuat dan layak dipandang sebagai salah satu Dewa berbahaya dengan tingkat kultivasi Tier True God 8th Heavenly Layer.


“Hei Ren Yuu.. Abyssal Race itu sangat berbahaya! Dia sama seperti Kun-Peng! Aku dapat merasakannya hanya dari level garis darahnya!” ucap Iblis Darah sedikit muram. Ia juga terkejut ketika Ren Yuu bentrok dengan sosok luar biasa seperti itu.

__ADS_1


“Ya, aku tau! Tapi kita tidak punya pilihan lain! Ayo kita habisi dia!” Balas Ren Yuu. Aura Kegelapan dan Kekuatan Kehancuran pun merembes dari tubuhnya, tidak hanya itu ia juga menggunakan kekuatan lainnya karena tau bahwa dirinya yang bergabung dengan Han Zhiya dan Iblis Darah tidak mungkin menang jika bertarung secara setengah-setengah.


__ADS_2