
Realms Of The Chaos
Hao Long langsung mengetahui bahwa Ren Yuu pernah mengalami Reinkarnasi sebelumnya atau bisa dikatakan Ren Yuu telah pernah mati sebelumnya dan terlahir kembali.
“Siapa yang melakukan ini? Apakah Dewa Samsara? Tidak, dia tidak akan bisa mengubah Karma seseorang. Lalu siapa? Anak ini..” Hao Long terus menatap Ren Yuu dengan serius. Baru kali ini melihat kejadian seperti itu. Ia juga mendeteksi bahwa Ren Yuu menggunakan manual yang diciptakan oleh Dewa Samsara yang hidup di Zaman yang bahkan lebih jauh dari dirinya sendiri sehingga manual Samsara Life And Death menjadi salah satu manual legendaris.
Banyak pikiran yang terlintas di benaknya saat ini. Ketika Ren Yuu berinkarnasi kembali menjadi pewaris Dewa Kegelapan, sangat banyak hal yang janggal di benang Karma yang terputus tersebut.
“Dewa Cahaya Bulan, Dewa Kegelapan, Dewa Kehancuran, Dewa Samsara, Dewa Yin-Yang, Dewa Jiwa, Dewa Api, Dewa Air dan bahkan Dewa Takdir! Bagaimana mungkin seseorang dipilih oleh sangat banyak Dewa untuk menjadi pewaris sahnya?” Batin Hao Long. Tubuhnya menegang di tempat melihat benang Karma yang tidak terhubung dengan apapun. Yang artinya, takdir Ren Yuu tidak memiliki batas sama sekali dan memiliki kemungkinan tak terbatas.
Wusssh!
Hao Long melambaikan tangannya untuk menghilangkan teknik Karma untuk melihat sebab akibat yang terjadi pada seseorang.
“Apa yang kau lakukan?” Tanya Ren Yuu dengan wajah gelap. Ia tentu dapat merasakan sesuatu yang sangat mirip dengan kekuatan Samsara yang ia pegang tetapi berada di level yang jauh lebih mengerikan.
“Kau tidak perlu tau nak. Lakukan apa yang ingin kau lakukan, di Makam Para Dewa mungkin kau mengetahui jawaban dari semua pertanyaan yang ada di kepalamu dan bahkan pertanyaan yang belum muncul di benakmu.” Hao Long pun pudar menjadi serpihan cahaya setelah mengatakan itu.
Serpihan Cahaya tersebut pun melesat ke arah tertentu. Hao Long yang bergerak melewati Ren Yuu pun tetap memasang wajah serius dari waktu ke waktu.
“Putra Takdir? Atau ini direncanakan seseorang? Jika memang benar, zaman akan berubah kembali. Era baru telah tiba! Kita akan bertemu lagi di Makam Para Dewa. Kau adalah keturunan langsung dari Dewi Cahaya Bulan zaman kuno, seseorang telah mencampuri takdirmu atau memang inilah jalan kebangkitan Era Baru. Dan Gurumu..” Batin Hao Long yang dalam bentuk serpihan cahaya dan menaikkan sudut bibirnya. Ia pun langsung melesat ke arah tertentu secepat Cahaya.
Ren Yuu yang menatap itu pun melihat ke arah belakang karena kecepatan pergerakan Hao Long tidak dapat diikuti olehnya sama sekali.
Bahkan Han Zhiya yang memiliki kekuatan Tier True God 8th Heavenly Layer tidak mampu mengikutinya sama sekali. “Sangat cepat! Inikah kecepatan Dewa Cahaya yang dirumorkan memiliki kecepatan mendekati milik Kun-Peng?” Gumamnya.
Ren Yuu yang mendengar kata-kata Han Zhiya pun setuju karena Hao Long tampak secepat Kun-Peng meskipun ia yakin bahwa Kun-Peng menang dengan selisih kecil.
“Apa yang diperiksa olehnya sebelumnya menggunakan sedikit kekuatan Samsara?” Batin Ren Yuu. Ia merasa bahwa banyak seseorang yang terhubung dengannya sebelumnya seolah-olah Hao Long melacak siapa saja yang berhubungan dengannya.
__ADS_1
Jika saja Ren Yuu tau apa yang diperiksa oleh Hao Long sebelumnya, ia pasti akan terkejut karena tidak menyangka bahwa seseorang bisa membaca dirinya bahkan sampai ke masa lalunya dalam waktu singkat walaupun secara kasar.
“Lalu, apa yang akan kita lakukan saat ini?” Tanya Han Zhiya menatap ke arah Ren Yuu.
Ren Yuu terdiam sejenak dan menatap ke arah tertentu. Tidak lama kemudian, ia pun menjawab, “Ayo kita pergi ke tempat selanjutnya!”
Tanpa membuang waktu, Ren Yuu pun membuat lubang Kegelapan lagi dan masuk ke dalam dan Han Zhiya pun mengikuti Ren Yuu kembali.
Dan tujuan mereka saat ini adalah inti terkahir dari Realms Of The Chaos, Dunia Tersegel.
**
Waktu terus berlalu, di suatu tempat, terlihat serpihan cahaya yang melesat keluar dari Nine Realms. Ia tidak lain adalah Hao Long yang telah meninggalkan tempat Ren Yuu berada.
Dalam sekejap, Hao Long tiba di Jalan Asura karena ia mendeteksi seseorang tertentu di tempat tersebut.
“Asura dan Mythical Ancient Dragon God. Tampaknya kalian berdua masih hidup. Tetapi..” Hao Long menghela nafas karena merasakan nafas Asura yang telah sekarat. Karena mengolah manual legendaris lainnya yaitu manual tubuh tertinggi, Tubuh Dewa Asyura, Asura masih mampu bertahan hidup.
Dalam waktu beberapa detik, dua sosok muncul di dekat Hao Long. Keduanya tidak lain adalah Mythical Ancient Dragon God dan Asura.
“Lama tidak bertemu.” Hao Long berbicara tanpa menatap ke arah keduanya karena ia sedang menatap ke arah tertentu di kejauhan.
“Hao Long! Apa kau datang untuk menantangku sekali lagi? Tampaknya kau telah pulih selama beberapa juta tahun ini! Katakan, kenapa kau muncul kembali?” Tanya Mythical Ancient Dragon God sedikit dingin.
“Aku tidak berniat menantangmu karena aku yakin bahwa aku tetap bukan tandinganmu. Aku hanya memperingati kalian berdua bahwa Makam Para Dewa tidak lama lagi akan dibuka. Juga, aku bertemu dengan seseorang yang sangat menarik beberapa saat lalu. Dia adalah Dewa Kegelapan yang baru.” Balas Hao Long tanpa melihat kedua sosok perkasa tersebut. Tatapannya menembus tempat yang sangat jauh dan tertuju pada seorang wanita berambut putih yang sedang menindas dua pemuda dan satu wanita muda.
“Dewa Kegelapan yang baru? Apa yang kau maksud adalah Ren Yuu?” Tanya Asura karena ia tentu telah mengetahui bahwa Ren Yuu memenangkan pertarungan.
“Aku tidak tau namanya tetapi kekuatan Kegelapan miliknya melampaui milik Dewa Kegelapan Zaman Kuno. Namun, ada hal lainnya yang sangat aneh padanya, kalian berdua paham bukan jika aku bisa menghubungkan Karma seseorang? Jika tidak salah, kau pasti telah melihatnya juga dengan hukum Waktu milikmu, Mythical Ancient Dragon God!” Balas Hao Long.
__ADS_1
“Ya. Dia adalah anomali di Nine Realms! Hanya ada satu seperti dia setelah aku memeriksa zaman yang berbeda. Di masa depan, dia sama sekali tidak ada, dan bahkan di masa lalu, dia tidak menjadi Dewa Kegelapan!” Balas Mythical Ancient Dragon God.
“Kau benar. Walaupun aku tidak terlalu mahir dalam menghitung Karma tentang sebab akibat, aku menemukan satu benang Karma yang tidak terhubung sama sekali pada anak itu. Yang artinya, takdirnya hanya bisa dipilih oleh dirinya sendiri, siapapun tidak bisa mengubahnya.” Hao Long terus berbicara sambil menatap ke arah wanita yang ia lihat sebelumnya yang tidak lain adalah Hao Yue.
Asura dan Mythical Ancient Dragon God tetap diam beberapa saat.
“Lalu, katakan tujuanmu, tidak mungkin seseorang sepertimu hanya datang untuk menyapa kami!” Mythical Ancient Dragon God berbicara dengan nada sedikit ganas seolah-olah ingin menghajar Hao Long.
Hao Long sama sekali tidak keberatan dengan sikap Mythical Ancient Dragon God karena memang dia layak bersikap seperti itu.
“Aku hanya ingin melihat dua wanita yang melahirkan Putra Takdir!” ucap Hao Long saat ia mengalihkan pandangannya ke arah wanita berambut putih lainnya yang merupakan Feng Xuer.
Mata Asura dan Mythical Ancient Dragon God menyipit karena tentu masih ingat tentang kata-kata Han Guan sebelum kematiannya.
“Apakah itu tujuanmu datang ke tempat ini?” Tanya Mythical Ancient Dragon God sedikit agresif.
Hao Long berbalik dan menatap ke arah seseorang yang pernah mengalahkannya secara parah di masa lalu yaitu Mythical Ancient Dragon God.
“Kita akan bertemu kembali di tempat itu. Para Dewa Zaman Kuno telah terbangun. Sudah saatnya Era baru terlahir kembali!”
Mendengar apa yang dikatakan oleh Hao Long, Mythical Ancient Dragon God hanya mendengus lalu menghilang dalam sejenak sambil mengayunkan cakarnya sekuat tenaga ke arah Hao Long.
Srak!
Ketika cakar Mythical Ancient Dragon God mengenai Hao Long, tubuh Hao Long pudar menjadi butiran cahaya.
“Cih!” Mythical Ancient Dragon God berdecak karena memang ingin mencabik-cabik Hao Long sama seperti Kun-Peng karena suka mengganggu hanya karena memiliki kecepatan tinggi.
Sementara itu, Asura hanya diam karena ia tentu paham bahwa ada permusuhan besar tanpa akhir antara makhluk yang memiliki kecepatan tinggi dengan makhluk yang menggunakan hukum Waktu.
__ADS_1
“Putra Takdir..” Gumam Asura saat menatap ke arah Hao Yue sejenak lalu ke arah Feng Xuer. Hanya dengan kata-kata Hao Long, ia mengetahui garis besar tentang apa yang ingin dibicarakan oleh Hao Long kepadanya.