
Realms Of The Fey
Ren Yuu saat ini terkejut bahwa Chen Fan akan memiliki teknik seperti itu. Ia tidak dapat lagi merasakan keberadaan Dewa Pencipta yang artinya, saat ini Dewa Pencipta pasti telah berada di tempat yang jauh. Ia masih penasaran dengan cara apa Chen Fan memindahkan Dewa Pencipta ke tempat yang tidak diketahui.
Karena itu, Ren Yuu juga tidak membuang waktu dan langsung melahap semua yang ada di Realms Of The Fey.
Ruby juga langsung mentransfer semua energi yang ada ke dalam Menara Kegelapan.
“Ayo Ruby, kita pergi ke Realms Of The Beast!” ucap Ren Yuu saat membuka lubang kegelapan dan masuk ke dalamnya diikuti oleh Ruby.
**
Di ruang hampa tertentu, terlihat portal berwarna ungu yang perlahan terbuka dan melempar sosok tertentu keluar.
Dia tidak lain adalah Dewa Pencipta yang dipindahkan secara paksa oleh Chen Fan.
“Sialan! Sialan! Sialan!” Dewa Pencipta meraung keras karena amarahnya telah mencapai puncaknya. Ketika dirinya masih dalam amarah, ia pun merasakan sakit luar biasa tiba-tiba.
“Uhuk..” Dewa Pencipta memuntahkan seteguk darah karena baru saja Realms Of The Fey dihancurkan oleh Ren Yuu. Ia tau bahwa dirinya saat ini dalam bahaya jika tidak kembali secepat mungkin.
Tatapan Dewa Pencipta yang begitu dingin pun tertuju ke arah tertentu dan itu merupakan tempat Nine Realms berada. Tanpa membuang waktu, dirinya pun langsung merobek ruang lalu bergerak di dalam celah dimensi agar tiba lebih cepat.
“Aku tidak menyangka bahwa ras yang aku ciptakan sendiri akan membuatku mendapatkan masalah setiap saat! Ketika aku menghabisi bocah itu, aku akan memusnahkan semua makhluk dan memulai dari awal lagi!” ucap Dewa Pencipta dengan amarah yang sangat besar.
**
Sementara itu, Ren Yuu yang telah tiba di Realms Of The Beast pun langsung mengerahkan semua energi dan hukum Kegelapan miliknya. Kali ini sedikit berbeda karena Ren Yuu berencana untuk memindahkan banyak Beast Race ke dalam Dimensional Life miliknya dengan cara menghubungkan Senjata Dewa itu dengan energi yang ia sebarkan.
Para Beast Race terkejut dengan apa yang terjadi, banyak dari mereka yang mencoba untuk memberontak tetapi sama sekali tidak mampu melawan ketika dipindahkan.
“Sial! Hanya dengan jangkauan sekitar 20% Realms Of The Beast, untuk memindahkan mereka semua memakan energi dan hukum yang begitu besar.” Batin Ren Yuu dan menghentikan apa yang ia lakukan.
__ADS_1
“Ren Yuu! Kita tidak punya pilihan lain! Walaupun mungkin Fey Race itu sebelumnya memindahkan Dewa Pencipta keluar dari zona Nine Realms, dia akan kembali dengan cepat! Kita tidak bisa membuang waktu!” ucap Ruby dengan nada yang sangat serius.
Ren Yuu paham dengan apa yang dikatakan oleh Ruby. Ia pun menggertakkan giginya dengan kuat lalu langsung melahap Realms Of The Beast seperti yang ia lakukan pada Realms lainnya.
Realms Of The Beast pun perlahan tenggelam ke dalam Kegelapan yang merupakan teknik milik Ren Yuu. Ia saat ini tidak tau lagi sudah berapa banyak makhluk yang ia bantai hanya untuk mengalahkan Dewa Pencipta. Ini adalah perasaan tidak berdaya tetapi ia tidak memiliki pilihan lain walaupun mungkin dirinya akan dicap sebagai seseorang yang tidak memberikan belas kasihan kepada makhluk yang paling lemah sekalipun.
Ruby juga tau bagaimana perasaan Ren Yuu. Tetapi mereka sama sekali tidak memiliki waktu. Jika saja banyak waktu yang mereka miliki, semuanya pasti akan berbeda.
Dalam waktu hampir satu menit, Realms Of The Beast pun telah sepenuhnya tenggelam ke dalam kegelapan.
Ren Yuu yang telah melakukan teknik itu berkali-kali pun sedikit kelelahan. Ia menatap ke arah tempat tujuan berikutnya yaitu Realms Of The God's.
“Ayo pergi!” Ren Yuu pun langsung membuka lubang Kegelapan sekali lagi dan berpindah ke Realms Of The God's bersama dengan Ruby.
**
Sementara itu, Dewa Pencipta yang masih dalam perjalanan menuju Nine Realms pun memuntahkan seteguk darah sekali lagi. Kekuatannya perlahan menurun dan cidera yang ia terima akan membuatnya harus berdiam diri dalam waktu yang sangat lama hanya untuk pulih ke kondisi semula.
**
Lubang kegelapan pun muncul di Realms Of The God's. Ren Yuu dan Ruby keluar dari dalam lubang kegelapan itu dan tiba di tempat Feng Xuer, Hao Yue, Xia Qingyue dan Kun-Peng berada.
“Yuu’er!” Seru Hao Yue ketika menatap ke arah putranya itu.
“Ibu! Aku tidak punya banyak waktu untuk berbicara, masuklah ke dalam Dimensional Life!” Teriak Ren Yuu buru-buru.
Feng Xuer, Hao Yue, Xia Qingyue dan Kun-Peng tentu saja paham. Mereka sangat jarang melihat Ren Yuu yang tampak sangat buru-buru seperti itu sehingga mereka tidak lagi mencoba bertanya.
Setelah memindahkan mereka semua ke dalam Dimensional Life, Ren Yuu pun kembali membuka lubang Kegagalan dan muncul di tempat Sheng Mei, Sheng Qi'er dan Mythical Ancient Dragon God berada.
Ketika Ren Yuu tiba-tiba muncul, Mythical Ancient Dragon God pun langsung berbicara, “Di mana dia?”
__ADS_1
“Aku tidak bisa menjelaskan lebih banyak lagi! Masuklah ke dalam Dimensional Life!” ucap Ren Yuu saat membuka portal kegelapan yang terhubung dengan Dimensional Life miliknya.
Mythical Ancient Dragon God menggertakkan giginya dan mencoba menahan diri untuk bertanya. Ia tau dengan sikap Ren Yuu saja, musuh belum kalah sama sekali. Ia pun langsung masuk ke dalam tanpa berkata-kata lagi.
Tatapan Ren Yuu kini tertuju pada Sheng Mei dan Sheng Qi'er.
“Masuklah.” ucap Ren Yuu karena tau bahwa Sheng Mei sebenarnya bukanlah wanita yang buruk, jika tidak sebelumnya dia pasti akan bekerja sama dengan Jin Xan. Tetapi nyatanya Sheng Mei bergabung dengan Mythical Ancient Dragon God untuk melawan Jin Xan.
“Ratu..” Sheng Qi'er sedikit ragu saat ini.
“Masuklah.” ucap Sheng Mei.
Sheng Qi'er sama sekali tidak berbicara dan langsung masuk kedalam.
Sheng Mei pun perlahan melayang ke arah portal kegagalan dan berkata, “Hindarilah untuk menghancurkan sebuah dunia di tempat tertentu di Realms Of The God's walaupun mungkin aku ragu kau mampu melakukannya. Tempat itu berisi jenis energi yang disebut sebagai qi dan satu-satunya yang ada di Nine Realms.”
Setelah mengatakan itu, Sheng Mei juga masuk ke dalam portal dengan wajah yang sedikit dingin.
Ren Yuu menyipitkan matanya tetapi tidak bertanya lagi. Setelah menutup pintu ke dalam Dimensional Life miliknya, tatapannya tertuju ke tempat tertentu dan ia langsung memasang wajah jelek.
“Ren Yuu! Dia sudah berada di Realms Of The Abyss!” Teriak Ruby buru-buru.
“Aku tau Ruby!” Balas Ren Yuu dan langsung mengerahkan energi dan hukum Kegelapan miliknya untuk menyelimuti seluruh Realms Of The God's.
Awalnya Ren Yuu tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Sheng Mei. Namun, ketika energi dan hukum Kegelapan miliknya menyelimuti sebuah Dunia yang hampir saja tidak terlacak, wajahnya sedikit mengerut.
Memang benar bahwa dunia itu sangatlah kuat dan ia mungkin membutuhkan waktu menghancurkannya. Ia paham bahwa jika ia memasuki dunia tersebut, ia seperti kembali ke dirinya yang dahulu di Planet Desolate ketika mencapai tingkat Tier Ilahi. Di saat itu, ia juga membutuhkan waktu yang sangat banyak jika ingin menghancurkan dunia tersebut.
Juga, ada hal lainnya yang membuat Ren Yuu memasang ekspresi heran karena di dalam dunia tersebut, hanya ada satu aura kehidupan dan itu sangatlah lemah.
Ren Yuu tidak memiliki waktu untuk memikirkan hal itu. Ia memang menghindari dunia tersebut lalu melahap semua yang ada di Realms Of The God's.
__ADS_1